
Vika dan Alex berlalu meninggalkan Villa berniat untuk nyekar ke makam almarhum ayah kandung Vika. Ketika Alex melajukan mobilnya ke arah jalanan menuju TPU yang ada di desa Limbangan yang lokasinya sekitar 3 KM dari villa keluarga Gladuks. Akhirnya mereka tiba di pemakaman almarhum ayah Vika.
Vika terhenyak melihat makan ayahnya yang ditumbuhi rerumputan yang lumayan tinggi. membuat Vika menggelengkan kepalanya. Itu artinya makan Ayah kandungnya jarang dikunjungi. Apalagi semenjak Ibu Florida dan Vika memilih untuk pindah ke Jakarta.
Membuat makam Ayah Vika
sama sekali tidak ada yang datang nyekar selama ini. Terlihat jelas rerumputan tebal tumbuh di sani." ucap Vika sambil mencabut rerumputan yang tumbuh di makam ayahnya.
Alex tidak tinggal diam. Ia pun meminta kepada petugas untuk membersihkan makam ayah kandung Vika dan itu dilakukan oleh petugas TPU yang ada di sana. Setelah makan ayah kandung Vika sudah terlihat bersih.
Vika berbicara di makam Ayah kandungnya memberitahu kalau mereka saat ini meninggalkan kampung halaman memilih untuk mencari nafkah di kota. Vika juga memperkenalkan Alex kepada Al hawarhum ayahnya.
Sambil menaburkan bunga yang mereka bawa sebelumnya. Vika dan Alex berdoa di makam ayah kandung Vika. Setelah selesai nyekar di makam ayah kandung Vika Mereka pun berlalu dari sana. "Mas ingin langsung pulang ke Jakarta?tanya Vika kepada Alex.
Terserah kamu Sayang, mas ikut saja. Di daerah sini ada tempat yang indah. Kalau Mas pengen ke sana, Vika bisa menemani." ucap Vika kepada Alex.
" Kamu serius sayang? Vika menganggukkan kepalanya lalu meminta Alex melajukan mobilnya ke arah tempat yang wisata yang lokasinya tidak jauh dari keberadaan mereka Sekarang.
Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 10 menit mereka tiba di tempat wisata yang indah. Terlihat Alex sangat takjub melihat pesona wisata yang ada di Limbangan. sungai yang mengalir begitu tenang.Air yang jernih membuat Alex begitu takjub dengan pesona alam indah yang ada di Limbangan. Alex merentangkan tangannya ketika mereka sudah turun dari mobil menghirup udara segar yang membuat hati Alex merasa damai.
luar biasa ciptaan Tuhan indah sekali tempat ini Puji Alex. Memuji keindahan objek wisata hamparan sungai yang mengalir begitu tenang. Terlihat beberapa pasang anak muda sedang berada di sana. Membuat Alex mengembangkan senyumnya menatap beberapa pasang anak muda itu yang begitu romantis.
Suasananya begitu sejuk tempatnya indah sungainya jernih. Ingin rasanya aku nyebur ke dalam." ucap Alex sambil mengembangkan senyumnya. Kenapa tidak kalau membawa baju ganti." ucap yang dapat membuat Alex terhenyak.
Dulu Vika ketika masih duduk di bangku sekolah Vika sering sekali bermain ke sini bersama teman-teman Vika. Vika menceritakan memorinya saat hidup tinggal bersama kedua orang tuanya di Limbangan.
Alex membuka kaos oblong yang ia gunakan sebelumnya. Hingga dada bidang milik Alex terlihat jelas di mata Vika. Setiap pemuda pemudi yang berpasangan di sana menatap Vika Dan juga Alex. Seseorang yang mengenali Vika datang menghampirimu.
"Vika! Panggil salah seorang pria yang ada disana.
"Daren!
__ADS_1
"Kamu kapan datang Vika? Kamu semakin cantik saja." puji Daren ketika melihat Vika bersama Alex berada di tempat yang sering mereka kunjungi ketika masih berada di Limbangan.
"Semalam saya Tiba di sini bersama Mas Alex."
"Oh iya, kenalin ini Mas Alex, mas Alex ini Daren teman kecil Vika." Vika memperkenalkan Alex kepada Darren teman kecilnya.
Lebih tepatnya mantan kekasih kita saat berada di Limbangan. Daren menatap Alex dengan tatapan penuh tanya begitu juga dengan Alex. "Ada sedikit rasa cemburu di hati Daren dan ketika melihat kedekatan Vika dengan Alex. Lalu Daren menarik tangan Vika membuat Alex bertanya-tanya dalam hati.
"Siapa dia? gumam Alex dalam hati ketika Daren berani menarik tangan Vita menjauh dari Alex.
"Jadi karena ini kamu memutuskan hubungan kita dan kamu kembali ke Jakarta? tanya Daren kepada Vika yang belum terima diputuskan Vika Beberapa bulan yang lalu.
"Bukan karena mas Alex, tetapi Vika tidak bisa menjalin hubungan jarak jauh. Apalagi kedua orang tuamu tidak merestui hubungan kita. Kamu tahu itu, kedua orang tuamu menolak keras hubungan kita.
"Tapi aku sangat mencintaimu Vika!" tolong jangan seperti ini. Tega sekali kamu meninggalkan aku demi pria itu, apa karena pria itu yang lebih kaya dariku? tuduh Daren membuat Vika menggelengkan kepalanya.
" Omong kosong Apa yang kamu katakan Daren? saya tidak pernah memandang seseorang itu dari ekonomi. Justru kedua orang tuamu yang mempermasalahkan ekonomi. Mereka tidak sudi kamu menjalani hubungan denganku.
Sementara Alex terus memperhatikan interaksi keduanya yang terlihat berdebat. Karena tidak ingin memperpanjang permasalahan dengan Daren. Vika memilih meninggalkan Daren di sana. Dan mengatakan hubungannya dengan Alex. Kalau pernikahan mereka akan berlangsung dalam waktu dekat.
Padahal Vika sama sekali belum menerima lamaran Alex. Ia sengaja mengatakan kepada Daren kalau pesta pernikahannya akan berlangsung dalam jangka waktu dekat. Agar Daren tidak banyak berharap kepada Vika. Karena sebelumnya, kedua orang tua Daren sudah meminta Vika untuk menjauhi Daren.
Karena mereka sudah memiliki jodoh untuk putra mereka. Hal itu yang membuat Vika memutuskan hubungan dengan Daren setelah beberapa bulan yang lalu kedua orang tua Daren datang kepada Vita meminta Vika menjauhi Daren.
"Sudah selesai bicaranya?
"Hummm
"Siapa dia?
"Kekasih kamu?
__ADS_1
"Mantan lebih tepatnya!"
"Jadi Daren mantan kekasih kamu? Vika menganggukkan kepalanya. Ia tidak ingin membohongi Alex sama sekali.
Karena Vika berpikir, sekali memulai berbohong untuk menutupi kebohongan sebelumnya maka akan berbohong selanjutnya. Hal itu yang ditakutkan Vika sehingga Vika berterus terang kepada Alex mengenai hubungannya dengan Daren di masa lalu.
Jam sudah menunjukkan pukul 05.00 sore perut Vika sudah mulai keroncongan. Itu dapat didengar oleh Alex. Membuat Alex mengembangkan senyumnya. "Jika lapar Mengapa kamu tidak mengatakan kepadaku?" tanya Alex. Vika menunjukkan kepalanya. lalu berjalan masuk ke dalam mobil mendahului Alex.
Alex melajukan mobilnya berniat untuk mencari makanan. Setidaknya mengganjal perut yang sudah keroncongan. Hingga ketika mereka di tengah perjalanan Alex melihat warung bakso yang ada di kawasan perkebunan teh milik keluarga Daniel. Alex menghentikan mobilnya di sana.
"Ayo kita makan dulu,habis ini kita langsung balik ke Villa." ujar Alex langsung menarik tangan Vika keluar dalam mobil miliknya.
"Mang baksonya dua ya!" ucap Alex
"Eh Neng Vika toh!"
"Iya mang!" sahut Vika sambil nyengir.
"Sudah lama tidak makan bakso di sini Dari mana saja Neng?
"Iya mang, sekarang Vika sudah tidak tinggal di Limbangan lagi. Vika bersama ibu sudah pindah ke Jakarta. Vika memberitahu kepada penjual bakso langganan Vika saat berada di desa.
Pemilik warung bakso menganggukkan kepalanya. lalu bergegas membuat bakso pesanan Vika dan juga Alex beberapa menit kemudian pemilik warung datang menghampiri Vika dan Alex dan menghidangkan dua mangkok bakso di hadapan keduanya. "Silakan Neng Vika, pemilik warung bakso mempersilahkan Vika untuk menyantap bakso pesanan mereka sebelumnya.
Bersambung......
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓💓
JANGAN LUPA ,MAMPIR KEKARYA BARU MORATA YANG BERJUDUL "CONTRAC WEDDING 30 DAY'S WITH CEO
__ADS_1