PERAWAN 500 JUTA

PERAWAN 500 JUTA
BAB. 51 KENYATAAN


__ADS_3

Daniel mengenali ibu kandungnya hanya dari sebuah foto. Daniel seolah tidak percaya wanita yang ada di hadapannya merupakan Nyonya Eliana, ibu kandung Daniel sendiri. Kini Daniel hanya terpaku menatap wanita paruh baya yang ada di hadapannya.


Alex dan Arif mengernyit melihat Daniel yang belum mengasih respon apa-apa. Daniel hanya diam dan tak mampu berkata-kata. Ketika melihat sosok Nyonya Eliana di sana. "Tuan!" Panggil Arif untuk sekedar menyadarkan Daniel yang hanya terdiam melihat sosok Nyonya Eliana.


"Apakah Kau memang ibuku?


"Kalau kau memang Ibu kandungku Mengapa kamu tega meninggalkanku dan tidak pernah mencari tahu tentangku? Apa salahku sehingga kamu meninggalkanku begitu saja aku tumbuh besar tanpa belaian kasih sayang dari kamu? pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan Daniel kepada Nyonya Eliana.


Nyonya Eliana menangis histeris mendengar putranya menyalahkannya. Padahal Daniel sama sekali tidak mengetahui pokok permasalahan yang sebenarnya. Alex meminta Daniel untuk duduk dan tenang agar mereka memberitahu apa yang sebenarnya terjadi. Sehingga Nyonya Eliana terpaksa harus meninggalkan Daniel kala itu.


Nyonya Eliana meminta maaf kepada Daniel. Telah meninggalkannya ketika usia Daniel masih Dua bulan. Rasa perih di hati nyonya Eliana mendengar tuduhan Daniel yang sama sekali tidak peduli dengannya.


Padahal diam diam Nyonya Eliana selalu memantau perkembangan putranya. Jika saja Tuan Gladuks memberikan kesempatan kepadanya, untuk merawat Daniel maka tidak mungkin kata kata itu akan keluar dari Daniel.


Nyonya Eliana berusaha ingin memeluk putranya. Putra yang sangat ia rindukan selama ini. Tetapi sepertinya Daniel belum bisa menerima segala kenyataan yang ada di hadapannya.


Sehingga Arif mulai angkat bicara. Ia tidak membiarkan rasa benci yang ada di dalam hati Daniel terhadap Nyonya Eliana semakin mendalam. Padahal kenyataan yang sebenarnya tidak diketahui mengetahuinya.


Jangan seperti ini Tuan. Seharusnya Tuan mencari tahu terlebih dahulu Apa yang sebenarnya terjadi. Sehingga Nyonya Eliana terpaksa harus meninggalkan Tuan saat usia Tuan masih bayi." ujar Alex dan Arif kepada Daniel.


Daniel menghela nafas berat. Menatap wanita paruh baya yang ada di hadapannya dengan tatapan penuh arti. Entah apa yang ada di dalam pikiran Daniel ia bingung apa yang harus Daniel lakukan saat ini.


Akhirnya Daniel memberikan kesempatan kepada Nyonya Eliana untuk menjelaskan semuanya kenyataan yang sebenarnya. Perlahan nyonya Eliana membuka suara dan memberitahu segalanya. Sampai Nyonya Eliana terpaksa meninggalkan Daniel saat itu.

__ADS_1


Daniel menangis dan memeluk ibunya dengan erat. "Maafkan Daniel sudah menuduh Mami tidak menyayangi Daniel dan memilih menikah dengan lelaki lain. Karena mengejar harta kekayaan yang papi katakan sebelumnya kepadaku.


Ternyata mami tidak seburuk yang mereka tuduhkan. Bahkan mami tidak menikah sama sekali. Sungguh fitnah yang sangat kejam yang mereka lakukan terhadap mami. Aku tidak akan memaafkan kedua orang itu dan orang-orang yang ada di rumah utama." ucap Daniel dengan penuh emosi.


Rahangnya mengeras seolah dirinya ingin memakan Tuan Gladuks hidup-hidup. "Mami tenang saja, aku tidak akan membiarkan fitnah ini berkepanjangan terhadap ibu. Aku akan menuntaskan segalanya dan membersihkan nama baik mami" ucap Daniel memberikan pengharapan kepada Nyonya Eliana, kalau nama baik nyonya Eliana dibersihkan dari Tuduhan fitnah Tuan Gladuks dan nyonya Julia.


Daniel sudah menduga ada sesuatu yang tak beres sehingga Mami harus meninggalkan Daniel. Apalagi ketika Daniel memergoki Tuan Gladuks sedang bercumbu mesra di ruangannya sendiri.


Sungguh cermin yang tidak bagus untuk Daniel yang selama ini aku ketahui, Papi begitu setia kepada Nyonya Julia setelah berpisah dari mami. Ternyata tidak sama sekali. Halnya yang dilakukan oleh nyonya Julia kepada Mami, akhirnya Nyonya Julia mendapatkan balasan segala apa yang ia lakukan di masa lalu terhadap mami.


"Kalau Mami tidak menikah lagi, terus Mami selama ini di mana? tanya Daniel penuh selidik.


"Semenjak perceraian Mami dengan Papi kamu, Mami bersumpah tidak akan menikah lagi. Karena menurut Mami laki-laki sama saja sama-sama hanya ingin menyakiti hati wanita.


Papi kamu mengusir Mami dengan paksa. deraian air mata mami mengalir. Tidak sanggup harus berpisah dengan kamu nak. Ketika mami meninggalkan kamu sendiri di sana, bersama wanita murahan itu." ucap Nyonya Eliana sambil membayangkan kejadian 35 tahun yang lalu.


Daniel kembali memeluk nyonya Eliana dan meminta Nyonya Eliana untuk tinggal bersamanya. Ia tidak ingin berpisah lagi dengan Nyonya Eliana, setelah beberapa puluh tahun ditinggal pergi oleh nyonya Eliana.


Nyonya Eliana akhirnya setuju. Sekalipun rumah yang ia miliki begitu mewah dan megah. Hasil dari kerja kerasnya selama ini. Ia berhasil memimpin perusahaan di bidang transportasi online. Membuat Nyonya Eliana berhasil memiliki harta yang cukup banyak.


Selama ini nyonya Eliana memilih tinggal di negeri Singapura, hanya karena tidak sanggup melihat Daniel yang tak bisa Ia temui. Sehingga Nyonya Eliana memilih tinggal di Singapura dan rumah yang ditempatinya hari ini, Rencananya akan diberikan kepada Daniel jika waktunya sudah tepat.


Sementara di tempat lain, Tuan Gladuks menghampiri Daniel ke kantor yang selama ini dipimpin Daniel. Ia takut kalau Daniel akan memberitahu kepada Nyonya Julia mengenai apa yang dilihatnya di kantor saat itu.

__ADS_1


Tetapi Ketika Tuan Gladuks sudah berada di ruang kerja Daniel. Ia tidak menemukan Daniel di sana. Emosinya semakin memuncak dan langsung mencari tahu keberadaan Alex. Tetapi yang dicarinya pun tidak ada di sana.


Membuat Tuan Gladuks pun semakin kesal. kini Tuan Gladuks memanggil salah satu karyawan yang bertugas di sana. "Dimana Daniel dan Alex? Mengapa mereka tidak ada di ruang kerjanya? tanyanya dengan suara meninggi.


" Maaf Tuan!" kami tidak mengetahuinya. Tapi sepertinya Tuan Daniel dan Tuan Alex keluar dengan langkah terburu-buru Tadi." ucap karyawan yang bertugas di perusahaan samera company.


Tuan Gladuks pergi dengan kekesalannya. Ia meraih ponsel yang ada di saku celananya. Berniat untuk menghubungi nomor ponsel milik Daniel. Tetapi yang di hubungi tak kunjung mengangkatnya


Tuan Gladuks berlalu dari kantor Samera campany berniat mencari tahu keberadaan Daniel saat ini. Tetapi Tuan Gladuks tidak mengetahui mencari Daniel ke mana saat ini. sehingga ia memilih untuk kembali ke kantornya.


Setelah Daniel sudah mengetahui kenyataan yang sebenarnya tentang kepergian nyonya Eliana, saat itu juga Nyonya Eliana bersama Daniel, Alex , dan Arif berlalu dari rumah mewah itu. Menuju rumah yang selama ini ditempati oleh Daniel.


Rumah hasil kerja keras Daniel. Nyonya Eliana ingin memberikan kasih sayang penuh kepada Daniel. Apalagi Nyonya Eliana sangat merindukan sosok putranya. Sehingga ia langsung setuju dengan permintaan Daniel yang menginginkannya tinggal bersama Daniel.


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih satu jam, mereka tiba di rumah milik Daniel. Terlihat Nyonya Eliana terpaku melihat rumah pribadi putranya, yang begitu mewah dan terlihat elegan. "Benarkah ini rumah kamu sayang? tanya Nyonya Eliana sambil terus memegangi tangan putranya.


"Iya mom, ini rumah hasil kerja keras Daniel semenjak Daniel dapat memimpin perusahaan. Daniel memilih tidak tinggal di rumah utama, karena Daniel tidak suka tinggal di sana. Melihat wanita yang menjadikan kehidupan keluarga kita hancur berantakan. Sehingga Daniel memilih untuk hidup mandiri." ucap Daniel sambil terus memeluk Nyonya Eliana. Seolah Daniel tidak ingin berpisah lagi dengan ibu yang selama ini ia cari-cari.


Bersambung....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN FAVORIT LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2