PERAWAN 500 JUTA

PERAWAN 500 JUTA
BAB 98. SADAR UMUR


__ADS_3

Entah karena Olivia terlalu merindukan baby Arya Vito. Ia langsung meninggalkan suaminya bersama Nyonya Eliana di ruang tamu. Berniat untuk langsung menghampiri putranya. Karena sudah dua hari lamanya Olivia tidak menimang baby Arya Vito.


Ketika Olivia sudah berada di kamar yang ditempati oleh baby Arya Vito selama ini, ia langsung meraih tubuh putranya. Padahal Arya Vito masih tertidur pulas. Olivia menghujani putranya dengan kecupan demi kecupan. Ia begitu gemas melihat putranya yang sangat ia rindukan. Membuat tidur baby Arya Vito pun menjadi terganggu.


Olivia sudah tidak tahan ingin langsung terus bersama putranya. Putra yang sangat ia sayangi. Olivia menggendong tubuh putranya menghampiri Daniel yang ada di ruang tamu bersama Nyonya Eliana dan Tuan Gladuks


"Ya Allah, kamu ini ternyata buru-buru masuk meninggalkan Mas, bersama mami untuk menggendong Putra kita?" tanya Daniel sambil langsung meraih tubuh putranya dari gendongan Olivia. "Ia dong Mas, sudah dua hari Olivia tidak bersama Putra kita." sahut Olivia sambil kembali mengecup wajah tampan putranya.


Daniel mengembangkan senyumnya, melihat istri dan putranya secara bergantian. Ada kebahagiaan tersendiri di hati Daniel. Daniel dapat menggendong tubuh mungil putranya saat ini dengan leluasa. Tanpa ada hambatan dari Olivia seperti hari-hari sebelumnya, Ketika Olivia dan Daniel belum melangsungkan pernikahan. Apalagi saat Olivia masih berada di Limbangan seolah Olivia tidak Sudi dekat dengan Daniel kala Olivia sedang hamil.


Nyonya Eliana dan Tuan Gladuks mengembangkan senyumnya melihat Putra dan menantunya bahagia. "Ya Allah aku bersyukur kebahagiaan menghampiri keluarga kami. Terima kasih ya Allah." Doa Nyonya Eliana yang dapat didengar oleh Tuan Gladuks.


Tuan Gladuks mengelus pundak istrinya. Lalu meraih tubuh istrinya ke pelukannya dan Memberikan kecupan hangat di wajah cantik istrinya.


"Maafkan mas sudah melewatkan masa-masa indah kita beberapa puluh tahun yang lalu." ucap Tuan Gladuks merasa bersalah.

__ADS_1


"Sudahlah mas, tidak perlu diingat-ingat lagi. Yang penting saat ini Bagaimana kehidupan kita agar lebih baik dan Kita merubah sikap dan tingkah laku kita yang tak patut dicontoh oleh anak-anak kita kelak. Semoga rumah tangga Putra dan menantu kita menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warohmah." sahut Nyonya Eliana dibalas anggukan dari Tuan Gladuks.


Melihat kemesraan Nyonya Eliana dan Tuan Gladuks, Daniel langsung tertawa ngakak "Ingat umur, sudah tidak muda lagi. Kami yang pengantin baru sepatutnya bertingkah seperti itu bukan Mami atau Papi." ucap Daniel menggerutu. Membuat Olivia menatap suaminya dengan tatapan tajam.


"Kamu ya mas, tidak bisa melihat orang bahagia. Biarkan saja mami dan papi bahagia kenapa? Lagian namanya juga suami istri sudah sepatutnya seperti itu. Jangan pernah iri melihat kemesraan orang lain. Kalau Mas ingin bermesraan ya bermesraan sama istri Sendiri." ujar Olivia yang dapat membuat mata Daniel langsung berbinar.


"Ho....ho...ho, ada lampu hijau nih." ucap Daniel merasa mendapatkan kesempatan dari Olivia. Ia bersorak kegirangan di hadapan Nyonya Eliana dan Tuan Gladuks. Membuat Nyonya Eliana menggelengkan kepalanya melihat tingkah putranya yang tidak ingin membiarkan istrinya istrihat.


"Kamu ini seperti anak kecil saja. Sudah bawa sana Anak dan istrimu." gerutu Tuan Gladuks karena merasa terganggu dengan ocehan Daniel. Karena Daniel senang sekali menjahili Tuan Gladuks dan nyonya Eliana.


" Daniel akan pergi bersama istri Daniel paling cantik dan juga dengan Putra dan yang paling tampan. Daniel membiarkan Mami dan Papi di sini bermesraan." celetuk Daniel langsung berjalan masuk ke kamar yang selama ini ditempati Daniel dan membawa Putra dan istrinya ke sana.


"Benarkah mas?


"Iya sayang!" apalagi ketika Daniel sudah memimpin perusahaan. Kami tidak pernah akur. Daniel tidak pernah menyukai Julia ada dirumah ini dan juga Amara dan Alvaro.

__ADS_1


Sejujurnya Daniel sudah sering meminta Mas untuk meninggalkan Julia. Tetapi ketika Mas berniat untuk meninggal Julia, Julia selalu dapat meluluhkan hati Mas. Sehingga Mas tetap mempertahankan Julia saat itu. Karena mas tidak tahu apa maksud dan tujuannya tetap tertahan hidup bersama Mas. Padahal di antara kami tidak ada sama sekali keturunan dari Julia


Terakhir mas mengetahui maksud dan tujuannya menikahi Mas, hanya untuk menguasai harta kekayaan mas saja. Sama seperti yang dikatakan Daniel sebelumnya dan kedua anaknya juga ingin harta kekayaan mas saja.


Bahkan mereka sanggup meminjam uang kepada rentenir dan mengadaikan mobil fasilitas yang mas berikan kepada mereka. Tanpa sepengetahuan Mas. Padahal selama ini, mereka tidak pernah kekurangan selama bersama mas.


Mas bersyukur dapat lepas dari wanita jahanam itu dan Dapat bertemu kembali bersama kamu. Kebahagiaan Mas berlipat-lipat ganda ketika kamu bersedia rujuk Kembali kepada Mas." ucap Tuan Gladuks sambil langsung meraih tubuh istrinya ke pelukannya.


Tuan Gladuks pun memberikan kecupan hangat di wajah cantik istrinya. Walaupun saat ini usia mereka sudah tidak muda lagi Tetapi kalau yang namanya romantis tuan Gladuks jagonya. Tuan Gladuks ingin memberikan kasih sayang dan perhatian penuh kepada Nyonya Eliana.


Apalagi Tuan Gladuks sudah menyadari kesalahannya terhadap Nyonya Eliana. Dan itu berkat Daniel yang berusaha mencari keberadaan Nyonya Eliana. Tian Gladuks selama ini percaya Sagala apa yang di ucapkan oleh Nyonya Julia.


Bersambung...


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓

__ADS_1


JANGAN LUPA TEKAN FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


JANGAN LUPA FOLLOW OUTHOR MORATA KARNA ADA GIVEAWAY DI AKHIR BULAN


__ADS_2