PERAWAN 500 JUTA

PERAWAN 500 JUTA
BAB 155. ARIF & DANIEL


__ADS_3

"Tapi apa masalahnya sehingga Mami Anjani tidak merestui hubungan kalian? tanya Daniel penasaran karena ia tahu tante Anjani tidak menyetujui itu semua karena ada penyebabnya. "Mami tidak menyukai keluarga Anisa. Terutama Pak Roberto yang mantan narapidana.


Apalagi Pak Roberto mendapatkan hukuman karena mencabuli anak di bawah umur itu yang tak bisa diterima oleh Mami Anjani. Mami tidak ingin memiliki pesan mantan narapidana. Apalagi Mami mengetahui pokok permasalahan yang dijalani Pak Roberto ketika dirinya harus mendekam di penjara.


Mami juga mengetahui kalau Pak Roberto sudah bolak-balik menikah sirih dengan wanita-wanita lain selain dari ibu Nurhaida. sehingga Mami Anjani menolak keras hubungan Arif dengan Anisa. ucap Arif menerangkan kepada Daniel apa yang menjadi beban pikirannya saat ini.


"Kamu tenang saja, Aku akan mencoba memberikan penjelasan kepada tante Anjani. kalau Olivia dan Anisa tidak sama seperti Pak Roberto. Walaupun mereka berdua darah daging Pak Roberto. Arif menghela nafas panjang. Ia tidak yakin kalau Daniel berhasil membuka pintu hati Mami Anjani. Agar memberikan Restu untuk hubungan Daniel dengan Anisa.


Ya sudah mencoba tidak apa-apa. daripada tidak sama sekali. Tapi sebelumnya kamu harus memastikan kalau Anisa baik-baik saja setelah kembali dari rumah kedua orang tuamu. Karena saya yakin Anisa pasti merasa tersinggung dan terluka. Mendengar hinaan tante Anjani. "ujar Daniel kepada Arif sehingga Arif langsung meraih ponselnya.


Jangan menghubunginya melalui jaringan telepon selulernya. Habis makan siang saya izinkan kamu menghampiri Anisa di rumah ibu mertua saya. kamu izin saja setengah hari. Aku memberi waktu kepadamu untuk menyelesaikan permasalahanmu dengan Anisa." ucap Daniel kepada Arif sambil mengelus pundak Arif meyakinkan Arif kalau semuanya akan baik-baik saja.


"Mudah-mudahan semuanya baik-baik saja. aku pasti membantumu. Jangan khawatir dan tetaplah berpengharapan kalau kamu memang mencintai Anisa dengan tulus. Jangan pernah kecewakan Anisa, karena Anisa itu wanita yang baik."ucap Daniel sambil menyantap menu makan siang yang ada di hadapan mereka setelah para pelayan restoran itu menghidangkan menu makan siang untuk Daniel dan juga Arif.


Di sisi lain tepatnya di rumah sederhana yang selama ini ditempati oleh ibu Nurhaida. terlihat Anisa menyibukkan dirinya untuk mengelola usaha dagang sembako yang mereka geluti selama ini. Agar pikirannya teralihkan dari kata-kata Nyonya Anjani yang begitu menyakitkan buat dirinya.


"Kecewa? itu pasti dirasakan Anisa setelah mendapat hinaan dari Nyonya Anjani. kalau Nyonya Anjani mengatakan kalau Anisa tidak pantas untuk putranya Arif. padahal sebenarnya Anisa sudah menjaga itu semua sehingga Anisa tidak bersedia menerima cinta Arif.

__ADS_1


Tetapi sebelum Anisa menerima cinta Arif kenyataan pahit sudah diterima oleh Anisa. karena ketika Anisa pergi menemui dokter Iskandar. Untuk sekedar mengucapkan terima kasih atas kesembuhan yang dirasakan oleh Anisa dengan bantuan medis dari dokter Iskandar.


Kali ini Anisa tidak bisa membuka hatinya lagi kepada lelaki lainnya. Mengingat rasa sakit hati yang begitu menyakitkan di hatinya membuat dirinya bertekad untuk tidak menjalin hubungan lagi kepada setiap pria. karena iya khawatir kejadian yang sama juga akan ia alami.


Tiba-tiba Bu Narsih datang menghampiri Anisa tetangga yang super duper kepo itu pun ingin berbelanja ke sana. setiap Ibu Narsih datang ke warung milik keluarga Anisa. Bu Narsih selalu ada saja yang akan digosipkan nya. Sehingga Anisa memilih untuk tidak langsung bertegur sapa kepada Ibu Narsih.


"Setelah Ibu Narsih siap berbelanja Anisa menghitungnya. Tetapi sebelum Ibu Narsih melakukan pembayaran ia bertanya kepada Anisa."wah Anisa, Pak Roberto sudah kembali dari penjara pasti disogok oleh Adik iparmu itu sehingga Pak Roberto dapat menghirup udara segar saat ini.


Kalau saya berada di posisi kalian, Aku tidak akan menerima Pak Roberto lagi di rumahku. Karena dia sudah menyakiti hati ibuku dan hatiku." saya juga bingung melihat kalian. kalian menerima lelaki tukang cabul Itu Di Sini. Apa kau tidak takut kalau Pak Roberto akan mencabuli mu? ucap Ibu Narsih yang mampu membuat amarah Anisa semakin memuncak.


"Ibu Narsih jangan keterlaluan. membuat kesabaranku habis teriak Annisa sambil menggebrak meja kasir.


Karena kamu anak tukang cabul. dan itu kenyataan semuanya dibarengi dengan bukti-bukti yang dipegang oleh pihak Kepolisian." ucap Ibu Narsih yang mampu membuat Anisa semakin emosi.


"Pergi dari sini! jangan pernah kembali lagi ke warungku. Aku tidak butuh uang manusia seperti kamu. Selalu sok-sok sempurna. Kamu lihat anak kamu itu. Yang sekarang dikejar-kejar pihak Kepolisian karena terjerat jaringan narkoba.


Jangan Ibu pikir saya tidak mengetahuinya semua. Tapi saya hanya diam saja karena itu bukan urusan saat pribadi saya. Selagi orang tidak mengusikku aku tidak akan ikut campur dengan urusan orang lain.

__ADS_1


Tetapi saat ini, Ibu narsis sudah sangat keterlaluan mengusik kehidupan pribadi keluargaku. Maka aku tidak akan tinggal diam." ucap Anisa karena dirinya sudah sangat kesal melihat ibu Narsih yang selalu ingin membuat dirinya emosi tingkat dewa.


Padahal setiap kali Ibu Narsih datang ke warung milik keluarga Anisa. Anisa selalu meredam emosinya,agar tidak terjadi perkelahian seperti sekarang. Tetapi untuk saat ini Ibu narsis sudah sangat keterlaluan.


Membuat dirinya tidak dapat menerima segala ocehan dari ibu Narsih. mendengar suara jeritan dan teriakan Anisa Pak Roberto dan ibu nur haida keluar dari rumah. "Ada apa Anisa?Mengapa kamu berteriak?


"Ini wanita songong Ini ingin terus mengusik keluarga kita. tanpa intropeksi Bagaimana kehidupan keluarganya. Aku ingin sekali mencabik-cabik mulut wanita ini ." teriak Annisa berapi-api karena dirinya sangat emosi mendengar ocehan dari ibu Narsih.


Anisa juga tidak paham Mengapa senang sekali Ibu Narsih mengusik kehidupan keluarganya. Ibu Nurhaida menggenangkan kepalanya menatap Ibu Narsih dengan tatapan tajam. "Tidak perlu menatapku seperti itu nurhaida memang kenyataan suami kamu ini tukang cabul. Sehingga dia di penjara." ucap Ibu Narsih di hadapan ibu nurhaida dan juga Pak Roberto.


Selama ini Ibu Nurhaida hanya diam saja jika Ibu Narsih mengusik keluarganya. Tetapi sepertinya kali ini Ibu Nurhaida akan memberikan pelajaran kepada Ibu Narsih. Yang senang sekali mengoceh dan menilai kehidupan orang lain.


"Kamu jangan pernah menilai orang saja. Apa aib kamu ingin saya bongkar di sini sekarang? jangan pernah kamu kira aku tidak mengetahui apa yang kamu lakukan di belakang suami kamu. Dan aku juga memiliki bukti-buktinya. Kau wanita murahan, memiliki suami tetapi kamu masih saja berselingkuh dengan lelaki lain.


"Kau lebih bejat dari suamiku. Suami kau bekerja keluar kota untuk menafkahi anak dan istrinya seperti kamu. Tetapi apa balasan kamu justru kamu menghianati cinta suami kamu dengan pria-pria yang tidur denganmu. sekarang kau mau pergi dari sini atau aib kamu akan semakin saya bongkar? teriak ibu nurhaida membuat Ibu Narsih langsung terdiam.


Bersambung.....

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


__ADS_2