
Jam sudah menunjukkan pukul 21.30 terlihat Vika sudah menyelesaikan ritual mandinya dan terasa lebih segar. Setelah wisata harian menghabiskan waktu berkeliling di kawasan Limbangan.
"Eh dicariin ternyata ada disini." ucap Vika ketika melihat Alex duduk santai di balkon yang berada di lantai dua. "Ada apa kamu mencariku sayang? apa kamu merindukanku? tanya Alex sambil menatap Vika dengan tatapan genitnya. Membuat Vika kesal melihat Alex yang ingin terus menjahilinya.
"Mas jangan terlalu percaya diri. Vika takut dibawah sendirian. Secara villa ini sangat besar. Tetapi penghuninya hanya dua orang, kan seram, Apalagi hujan diluar deras bangat. mana dingin lagi." ucap Vika sambil melipat kedua tangannya di dada.
"Kamu pakai ini saja." sahut Alex sambil membuka jaket miliknya lalu ia pasangkan ke tubuh Vika membuat Vika merasa sedikit hangat, setelah menggunakan jaket milik Alex "Mas berikan jaket mas kepada Vika, jadi Mas mau pakai apa? tanya Vika ketika melihat Alex hanya menggunakan kaos oblong begitu saja.
"Kamu tenang saja sayang, fisik lelaki lebih kuat daripada wanita. Daripada kamu kedinginan di sini, lebih baik kita sekarang tidur. Hujannya deras banget, takut nanti mati lampu lagi." ucap Alex sembari bangkit dari tempat duduknya berniat untuk kembali masuk ke dalam kamarnya. "Vika masuk ke dalam kamar lalu membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur. Suhu yang begitu dingin membuat Vika sulit untuk memejamkan matanya.
"Dingin sekali malam ini. Sudah seperti berada di kutub Utara."gumam Vika sembari meraih selimut yang ada di atas tempat tidur. Vika bolak-balik, putar ke kanan dan putar ke kiri. Tetapi ia tak kunjung dapat memejamkan matanya. Hingga ia memilih untuk keluar duduk di ruang tamu dan menghidupkan televisi yang ada di sana.
Vika membuka siaran televisi yang tayang di salah satu siaran televisi swasta. Ia terhenyak melihat pemberitaan yang ada di layar televisi, salah satu teman satu kelasnya, kala duduk di bangku SMA terlibat kasus narkoba. Membuat Vika seolah tidak percaya akan apa yang dilakukan temannya itu.
Setelah selesai menonton pemberitaan itu, Vika mengganti channel televisi yang ada di sana. Padahal Jam sudah menunjukkan pukul 23.00 malam. Drama Korea kesukaan Vika akhirnya tayang juga di salah siaran televisi swasta, yang membuat Vika hingga larut malam menonton televisi.
Sementara di jam yang sama, Alex yang sudah membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur. Ia juga tidak bisa memejamkan matanya, Entah mengapa pikirannya selalu mengarah kepada Vika. Ia khawatir Vika tidak bisa tertidur pulas, Apalagi setelah Alex mengetahui Vika memiliki rasa takut jika ditinggal sendiri.
__ADS_1
Hujan yang sangat lebat, membuat suasana semakin dingin. Alex berniat untuk melihat Vika di kamar sebelahnya. Tetapi ia terhenyak Alex tidak menemukan Vika di dalam kamarnya. "Wah dimana dia? Kok tidak ada di kamar? gumam Alex dalam hati mengkhawatirkan sosok Vika.
Alex memanggil-manggil nama Vika. Tetapi tak kunjung ada jawaban. Membuat Alex semakin khawatir. Vika yang lagi asik menonton drama Korea pun, tidak memperhatikan suara panggilan Alex kepadanya. Ia terfokus dengan drama Korea yang kesukaannya, yang tayang di televisi swasta.
"Ya ampun, kamu dicariin ternyata lagi asik di sini menonton drama Korea kesukaan Mu." gerutu Alex sambil melilitkan tubuhnya menggunakan selimut. Membuat Vika langsung tertawa ngakak melihat Alex melilitkan tubuhnya dengan selimut yang disediakan di atas tempat tidur.
"Sudah, jangan terlalu banyak mengoceh. jika Mas mau ikut nonton ,.nonton saja lagi seru nih.' gerutu vika sembari netranya terus mengarah ke arah televisi yang mana drama Korea kesukaannya sedang tayang di sana.
"lihatlah Mas, pria itu tampan sekali." Puji Vika ketika aktor drama Korea yang ia tonton terlihat tampan dan juga mempesona.
Alex menggelengkan kepalanya. Ketika Vika memuji-muji ketampanan aktor yang ada di layar kaca. "Kamu tahu tidak? aktor drama Korea itu, sebenarnya aslinya tidak tampan. Tetapi mereka melakukan tindakan operasi plastik agar Mereka terlihat tampan dan diterima menjadi aktor.
Tidak bisa dipungkiri. Apa yang dikatakan Alex benar adanya. Ketampanan yang ia miliki murni tanpa ada polesan dari operasi plastik.
"Ya.....ya.... kalau bukan kita yang muji diri kita sendiri, siapapun tidak akan memuji kita." ucap Vika sambil terus tertawa.
Mendengar suara tawa Vika, membuat Alex semakin gemes kepada wanita yang ada di hadapannya. Alex langsung menggendong tubuh Vika masuk ke dalam kamar, tanpa mematikan televisi terlebih dahulu. "Daripada kamu membayangkan oppa Korea itu, lebih baik kamu membayangkan Mas, calon suami kamu." ucap Alex karena dirinya merasa sangat kesal, ketika Vika memuji-muji ketampanan aktor Korea yang Vika tonton di televisi.
__ADS_1
****
Terlihat Olivia sudah mempersiapkan barang bawaan mereka, termasuk dengan pakaian dan alat-alat yang mereka perlukan saat melakukan perjalanan bulan madu seperti yang direncanakan oleh Nyonya Eliana dan Tuan Gladuks
"Bagaimana sayang, Apa kamu sudah siap ingin berangkat? tanya Daniel kepada Olivia dibalas anggukan dari Olivia. " Mas jika kita tidak membawa baby Arya Vito, Olivia sangat merindukannya." ucap Olivia mengatakan kalau dirinya Pasti sangat merindukan putranya Arya Vito selama mereka mengadakan perjalanan bulan madu. Seperti yang impikan oleh Nyonya Eliana sebelumnya.
Nyonya Eliana dan Tuan Gladuks menghampiri Olivia dan Daniel. Bagaimana Apa kalian sudah siap ingin langsung berangkat sekarang?" tanya Nyonya Eliana kepada Putra dan menantunya. "Iya mom, tapi baby Arya Vito, Olivia titip kepada mami. Olivia yakin kepada Mami,Mami memberikan kasih sayang penuh kepada baby Arya Vito."mohon Olivia kepada Nyonya Eliana.
"Kamu tenang saja, tanpa kamu katakan Mami pasti akan menjaga cucu mami yang tampan ini. Kamu jangan khawatir, percayakan Arya Vito sama mami. Lagian ada ibu Florida dan beberapa asisten rumah tangga juga disini." sahut Nyonya Eliana agar Olivia merasa nyaman dalam melakukan perjalanan bulan madu bersama suaminya.
Hari itu juga, Olivia dan Daniel berangkat ke salah satu kota yang menjadi impian Olivia. Untuk ia jalani semasa hidupnya. Kali ini Olivia berhasil melakukan perjalanan itu
Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 45 menit mereka tiba di bandara. Terlihat salah satu asisten Daniel sudah mengatur perjalanan mereka selama bulan madu.
Bersambung......
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏🙏
__ADS_1
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓💓
JANGAN LUPA ,MAMPIR KEKARYA BARU MORATA YANG BERJUDUL "CONTRAC WEDDING 30 DAY'S WITH CEO