PERAWAN 500 JUTA

PERAWAN 500 JUTA
BAB 69. PERTEMUAN TAK TERDUGA


__ADS_3

Tuan Gladuks berusaha mencari keberadaan Daniel saat ini. Ia tidak ingin keadaannya semakin terpuruk. Terakhir sekali Ia mendapat informasi dari salah satu rekan bisnisnya, kalau saat ini Daniel tidak tinggal di rumah yang selama ini menemani Daniel.


"Dimana anak itu tinggal Sekarang? di apartemen tidak ada, di rumah juga tidak ada!"gumam tuan Gladuks sembari terus menghubungi nomor ponsel Daniel.


Tuan Gladuks kembali mendatangi Daniel ke perusahaan samera Company. Terlihat salah satu pegawai yang bertugas di samera company menatap heran Tuan Gladuks datang dengan menggunakan mobil yang tidak biasa digunakan oleh Tuan Gladuks.


Tuan Gladuks dengan langkah terburu-buru masuk ke ruang kerja Daniel.


Ketika Tuan Gladuks sudah berada di ruang kerja Daniel, Daniel terhenyak melihat kehadiran Tuan Gladuks di sana.


"Ada angin apa yang membuat Papi datang ke kantor saya? tanya Daniel penuh selidik seolah dirinya tidak ingin bertemu dengan Tuan Gladuks.


"Apa tidak bisa lagi kamu berbicara sopan kepada Papi kamu? tanya Tuan Gladuks kepada Daniel. "Bagaimana mungkin aku dapat berbicara sopan kepada Papi. Sementara papi selama ini berusaha untuk memisahkan Daniel dengan ibu kandung saya sendiri dengan memfitnahnya.


"Apa maksud kamu?


"Tidak perlu bertanya. Seharusnya Tuan sudah mengetahui apa maksud dan tujuan omongan Daniel. Papi sengaja memfitnah mami Eliana. Dengan papi mengatakan, kalau Mami Eliana meninggalkan Daniel karena memilih menikah dengan lelaki lain yang lebih kaya dari papi. Nyatanya apa? Papi sendiri yang menghianati cinta mami. Hingga saat ini Mami Eliana tidak pernah menikah Seperti yang papi tuduhkan.


Papi benar benar lelaki pecundang. Untuk menutupi kesalahan Papi, Papi mengkambinghitamkan Mami Eliana." ucap Daniel.


Tuan Gladuks terhenyak ketika mendengar Daniel mengatakan kalau Eliana tidak pernah menikah setelah berpisah dengan Tuan Gladuks.


"Tahu dari mana kamu Eliana tidak menikah lagi setelah berpisah dengan papi? tanya Tuan Gladuks penuh dengan selidik. Karena dirinya ingin sekali mengetahui keberadaan Nyonya Eliana saat ini. Sudah sangat lama sekali Tuan Gladuks tidak mengetahui kabar tentang mantan istrinya itu.


"Bagaimana mungkin Papi tidak mengetahui Mami Eliana, tidak menikah lagi setelah berpisah dengan papi. Papi tidak perlu berbohong. Papi pasti mengetahui Kalau Mami Eliana sebenarnya tidak pernah mengejar harta kekayaan laki-laki lain, yang lebih kaya dari Papi, seperti yang Papi tuduhkan kepada mami." ucap Daniel mengintimidasi.

__ADS_1


Tuan Gladuks terdiam. Ia tidak dapat menjawab apa yang dikatakan Daniel kali ini. Karena semua yang dikatakan Daniel benar adanya. Kini kebohongan yang selama ini ditutup rapat-rapat oleh Tuan Gladuks sudah diketahui oleh Daniel.


Membuat Tuan Gladuks tidak dapat berbuat apa-apa lagi, selain harus berterus terang kepada Daniel. Saat ini Tuan Gladuks memilih merendahkan dirinya untuk menceritakan kejadian yang sebenarnya di masa lalu.


Setelah Tuan Gladuks memberitahu segalanya tentang masa lalu Tuan Gladuks, sehingga Nyonya Eliana menggugat cerai Tuan Gladuks. Membuat emosi Daniel semakin memuncak.


Apalagi selama ini Tuan Gladuks dan nyonya Julia selalu berkata bohong kepada Daniel tentang Nyonya Eliana.


Tuan Gladuks berusaha meminta maaf kepada Daniel, atas segala fitnah keji yang dilakukannya, tentang Nyonya Eliana.


Papi tidak perlu meminta maaf kepadaku. Seharusnya Papi minta maaf kepada mamiku, Mami Eliana." ujar Daniel kepada tuan Gladuks ketika melihat Tuan Gladuks memohon maaf kepada Daniel.


Daniel tidak mempermasalahkan papi membohongiku. Tetapi Daniel mempermasalahkan, "Mengapa papi tega memfitnah Mami yang telah melahirkan Daniel ke dunia ini? jujur Daniel tidak menyangka kalau Papi sanggup melakukan hal kotor seperti itu.


Untung saja saat itu, Daniel memergoki papi saat berada di ruang kerja Papi, sedang bercumbu mesra dengan sekretaris Papi itu. "Ingat umur Papi sudah tua. Tidak muda lagi. seharusnya Papi bertobat dan meminta maaflah kepada Mami yang sudah Papi zolimi.


Papi.....Papi tidak mengetahui keberadaan Mami kamu saat ini." ucap Tuan Gladuks Membuat Daniel langsung tertawa ngakak.


"Dimana sosok Papi Gladuks yang terlihat Arogant dan selalu dapat meraih apapun yang diinginkannya?" tidak mungkin hanya mencari seorang wanita seperti mamiku, kesulitan bagi Papi jika Papi memang memiliki niat untuk mencari keberadaan Mami selama ini. Bilang saja Papi sudah digelapkan cinta buta papin kepada Julia yang wanita yang tidak tahu di untung itu."


Selama ini keluarga Julia memanfaatkan papi untuk menikmati harta kekayaan papi dan harta kekayaan peninggalan Kakek. Awalnya Daniel sudah tidak menyukai sosok Julia, tetapi karena cinta buta Papi, membuat Papi sanggup menghianati cinta mami.


Apalagi menurut informasi yang Daniel ketahui, Papi sanggup bercumbu mesra di kantor Papi, bersama Nyonya Julia saat Mami mempertaruhkan nyawanya melahirkan Daniel.


"Dimana pikiran papi saat itu? Daniel meninggikan nada suaranya, membuat Tuan Gladuks pun langsung terdiam.

__ADS_1


Tiba-tiba suara ketukan pintu ruang kerja Daniel terdengar jelas di telinga Daniel. Ia tidak mengetahui siapa yang mengetuk pintu saat itu. Daniel meminta seseorang yang mengetuk pintu itu untuk masuk ke ruang kerjanya.


Padahal saat itu, Tuan Gladuks masih bersamanya di dalam ruang kerja Daniel. Nyonya Eliana masuk dengan membawakan sebuah kotak bekal untuk putra kesayangannya Daniel.


" Putra Mami," ucap Nyonya Eliana sambil langsung memeluk Daniel tanpa memperhatikan sosok tuan Gladuks di sana. "Mami datang ke kantor?" tanya Daniel penuh selidik sambil memperhatikan kotak bekal yang dibawa oleh Nyonya Eliana.


"Ya sayang, mami membawakan makan siang untukmu. Ini masakan Mami khusus untuk kamu." ucap Nyonya Eliana sambil mengembangkan senyumnya.


Daniel senyum sumringah ketika mendapat jatah makan siang masakan maminya sendiri. Masakan yang sangat ia rindukan semenjak kecil. "Eliana!" pekik Tuan Gladuks terhenyak melihat kehadiran Nyonya Eliana di ruang kerja Daniel.


"Gladuks," Nyonya Eliana tidak kalah terkejut dari tuan Gladuks. Daniel tidak peduli apa pandangan Nyonya Eliana dan Tuan Gladuks. Yang penting baginya saat ini, ingin menikmati masakan maminya yang sangat ia rindukan selama ini.


"Mom ,Daniel bisa langsung makan makanannya? tanya Daniel kepada Nyonya Eliana. "Iya dong Sayang, tidak mungkin Mami membawa kotak bekal itu, kalau tidak untuk kamu makan." sahut Nyonya Eliana sambil membuka kotak bekal yang ia bawa sebelumnya.


" Wah ....Sepertinya enak banget nih." Puji Daniel sambil langsung menyendok menu makanan ke dalam mulutnya. "Jujur mom masakan Mami sangat enak sekali." ucap Daniel sambil terus menyantap menu makanan itu sampai ludes tampa sisa.


Hati nyonya Eliana merasa bahagia melihat putranya sangat menyukai masakannya. "Apa kamu menyukai masakan Mami sayang? kalau kamu menyukai masakannya, Mami besok akan memasaknya lagi untukmu." tanya Nyonya Eliana kepada putranya


"Iya mom, Daniel sangat suka sekali." ucap Daniel sambil langsung memeluk Nyonya Eliana. "Mami memang Mami terbaik bagiku." ucap Daniel sambil langsung mengecup wajah cantik wanita paruh baya itu, yang selama ini dirindukan Daniel.


Melihat interaksi keduanya, Tuan Gladuks pun menatap Daniel dan nyonya Eliana secara bergantian. Ia bersyukur dapat bertemu kembali dengan Nyonya Eliana, walaupun sepertinya Nyonya Eliana enggan untuk berbicara kepada Tuan Gladuks.


Bersambung....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓🙏🙏


__ADS_2