
Vika terus berceloteh kepada Daniel dan juga Olivia yang sedang berada di pelaminan. Tiba-tiba Alex datang menghampiri Daniel. "Selamat Tuan Daniel atas pernikahan tuan dan nyonya." ucap Alex sambil memberi salam kepada Daniel dan juga Olivia.
"Terima kasih Alex, kamu sudah datang menghadiri pesta pernikahan kita. Jujur semua ini terjadi berkat bantuan kamu." sahut Daniel sambil memeluk sahabatnya sekaligus asistennya itu.
"Tuan Alex kapan menyusul?ucap Olivia yang mampu membuat Alex langsung tertawa cengengesan. "Gimana mau nyusul nyonya? calonnya saja tidak ada." sahutnya singkat. "loh kok tidak ada? begitu banyak wanita-wanita cantik yang ada di kantor, masa tidak ada yang menarik perhatian Taun Alex. "Noh Ada Vika wanita cantik tapi sedikit barbar." Timpal Daniel yang mampu membuat Olivia langsung menatap Daniel dengan tatapan tajam.
Karena Daniel mengatai sahabatnya sedikit barbar. Membuat Olivia tidak terima kalau Daniel mengatai sahabatnya. Vika yang tidak menyadari kalau saat ini Tuan Daniel dan Alex sedang membicarakannya, menatap keduanya dengan tatapan penuh tanya.
Karena ketika Vika melihat ke arah mereka, Kedua lelaki itu langsung tertawa. "Ada apa sih Memangnya ada yang lucu ya sehingga kalian tertawa? gerutu Vika. Ah sudahlah Lebih baik aku turun dan berjaga di luar daripada mendengar ocehan Pak Bos ini." ucap Alex sambil turun dari pelaminan membuat Olivia dan Daniel pun saling pandang.
Banyak dari college bisnis dan kerabat sudah datang memberi salam kepada Olivia dan Daniel. Terlihat Olivia sudah mulai gelisah karena kakinya sudah mulai terasa pegal berdiri menyalami banyak tamu undangan, yang hadir di acara pernikahan mereka.
" Mas tamunya banyak banget sih, kaki Olivia sudah pegel nih." gerutu Olivia sambil memijat betis kakinya.
"Sabar ya, Sayang nanti sebentar lagi kelar kok, setelah kamu undangan selesai memberi salam kepada kita Kamu bisa duduk deh." ucap Daniel berusaha untuk membuat istrinya sabar.
Terlihat Nyonya Eliana begitu bahagia bersama Tuan Gladuks menyaksikan acara akad dan resepsi pernikahan putranya berjalan dengan lancar sesuai yang mereka inginkan. "Tidak menyangka Setelah sekian lama berpisah dengan Putraku Daniel, Sekarang aku sudah memiliki menantu dan cucu. Terima kasih ya Allah atas rahmat yang engkau berikan kepada hamba." doa Nyonya Eliana yang dapat didengar oleh Tuan . Tuan Gladuks. Tuan Gladuks mengelus pundak istrinya seolah dirinya memberikan kekuatan kepada Nyonya Eliana.
Sementara di tempat lain, pemberitaan tentang pernikahan Daniel dan Olivia viral di media sosial. Tampak Nyonya Julia marah besar menonton layar kaca yang memberitakan tentang pernikahan Daniel dengan Olivia diselenggarakan secara mewah dan disiarkan secara live di layar televisi .
__ADS_1
"Aku tidak terima ini. Aku akan menghancurkan kehidupan keluarga Gladuks sampai ke akar-akarnya." teriak Nyonya Julia sembari menghempaskan barang-barang yang ada di dekatnya. Alvaro yang mendengar suara teriakan Nyonya Julia pun langsung berlari menghampiri Nyonya Julia.
" Ada apa mom Mengapa Mami marah-marah seperti ini? tanya Alvaro penuh selidik, lalu apa yang sudah kamu lakukan saat ini kamu sudah berjanji untuk membalaskan dendam Mami kepada keluarga laknat itu? tetapi sampai sekarang kamu tidak berbuat apa-apa! amarah Nyonya Julia memuncak kepada Alvaro.
Membuat Alvaro pun menggelengkan kepalanya. Ia langsung menghubungi Amara yang tak kunjung pulang ke rumah. Tetapi ketika Alvaro menghubungi nomor ponsel Amara tak kunjung mendapat jawaban membuat Alvaro pun semakin emosi.
Di tempat lain tampak Amara menikmati hidupnya lebih tepatnya menikmati harta kekayaan milik Herman. Tetapi ia tidak mengetahui maksud dan tujuan Herman untuk mendekatinya kembali, yang ia inginkan saat ini dapat menikmati hidup mewah dengan fasilitas yang diberikan Herman kepadanya.
Untuk menghilangkan rasa bosan karena menunggu Herman yang tak kunjung pulang, ke apartemen Ia pun akhirnya menghidupkan layar televisi yang ada di kamarnya. Ketika Amara menghidupkan televisi,pemberitaan tentang pernikahan Daniel dengan Olivia langsung yang tampil di layar kaca.
Membuat Amara terhenyak seolah dirinya tidak terima, kalau Daniel sudah menikah dengan wanita lain. "Aku tidak akan mengampunimu. Suatu saat aku akan menghancurkan hubungan rumah tanggamu. Kamu bahagia sekarang, tetapi tidak nanti." umpat Amara dalam hati ketika melihat acara pernikahan Olivia dan Daniel secara live di layar kaca. Yang terlihat mewah dan juga ramai dihadiri para kolega bisnis dan juga kerabat.
"Aku akan meminta Mami untuk menuntut haknya sebagai istri. Harta gono gini pasti akan didapatkan Mami, dari Tuan Gladuks,. lumayan untuk dapat berbelanja yang aku suka." gumamnya dalam hati sembari langsung mematikan televisi yang ada di hadapannya.
Karena ia tidak ingin menyaksikan pernikahan Olivia dan Daniel yang begitu mewah. Padahal Amara menginginkan posisi Olivia saat ini, di kehidupan Daniel. Tetapi itu tidak dapat terkabulkan karena Amara bukanlah wanita yang pantas untuk pendamping hidup Daniel.
****
Acara resepsi pernikahan telah usai dilaksanakan. terlihat para tamu undangan sudah banyak yang berpulangan yang ada hanya Olivia, Daniel, Vika, Arif, Alex dan keluarga dekat seperti Nyonya Eliana,Tuan Gladuks, ibu nurhaida dan Annisa Begitu juga dengan ibu Florida dan Aria Vito.
__ADS_1
"Sepertinya kita sudah bisa pulang mas. Olivia sudah capek dan tubuh Olivia juga sudah gerah ingin sekali merendam tubuh Olivia, agar Olivia terasa segar." ucap Olivia membayangkan dirinya membersihkan diri dengan berendam di bathtub.
"Ya sayang, kita tunggu instruksi Dari mana saja. Tiba-tiba Nyonya Eliana menghampiri Daniel dan Olivia.
" Mami, papi dan yang lainnya akan segera pulang ke rumah. Kalian menginap di sini saja. biarkan Mami dan ibu Florida begitu dan juga ibu nurhaida yang menjaga baby Arya Vito. Kalian tidak perlu khawatir. Kami dapat menjaganya.
Karena kami sangat sayang kepada Arya Vito . "Apa mom? kami menginap di sini? tanya Olivia penasaran. Karena nyonya Eliana sudah mempersiapkan segalanya untuk acara bulan madu Olivia dengan Daniel saat ini.
" Iya sayang, lebih baik kita menginap di sini saja.
" Bagaimana mungkin Kita menginap di sini mas? baju ganti Olivia tidak ada." gerutu Olivia yang dapat membayangkan kalau tubuhnya istirahat dengan menggunakan balutan gaun kebaya yang ia gunakan saat acara resepsi pernikahan.
"Kamu tenang saja sayang, semuanya sudah mami persiapkan." ucap Nyonya Eliana memberitahu kalau pakaian mereka sudah ada di kamar hotel yang didesain khusus untuk Daniel dan Olivia. "Ya sudah kalau begitu kalian Langsung saja istirahat. Kami akan segera pulang." ujar Nyonya Eliana meminta kepada Olivia dan Daniel untuk segera istirahat.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓
JANGAN LUPA TEKAN FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
__ADS_1
JANGAN LUPA FOLLOW OUTHOR MORATA . KARNA AKAN ADA GIVEAWAY YANG AKAN MENANTI KALIAN SEMUA .