PERAWAN 500 JUTA

PERAWAN 500 JUTA
BAB 101.MERINDUKAN KAMU


__ADS_3

Kring ....


kring....


kring.....


Suara deringan ponsel milik Herman terdengar-gelas di telinganya. Ia melihat nomor ponsel Amara yang menghubunginya. Ya malam itu Herman tidak kembali ke apartemen miliknya dan memilih kembali ke rumah utama miliknya bersama istri yang sangat ia cintai.


Herman menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya. Agar sambungan telepon selulernya tersambung kepada Amara.


"Hallo sayang sapa Herman dalam sambungan telepon selulernya.


"Mas Herman Kamu di mana? semalam kok tidak pulang ke apartemen? tanya Amara penuh dengan selidik.


"Maaf sayang, tadi malam Mas lembur ada banyak pekerjaan yang harus mas kerjakan di kantor. Kamu tidak apa-apa kan di apartemen sendiri? Herman memberikan pertanyaan kepada Amara.


"Amara baik baik saja mas,


"Tapi Amara kangen sama kamu Mas." ucap Amara berusaha merayu Herman agar Herman kembali ke apartemen malam itu juga.


"Mas juga sangat merindukanmu sayang, kamu tenang saja Mas akan segera kembali ke apartemen, jika urusan kantor cepat selesai." ucap Herman berusaha meyakinkan Amara


Amara sama sekali belum mengetahui kalau saat ini Herman sudah menikah dengan Electra. Yang ia tahu mantan kekasihnya itu ingin kembali kepadanya karena sangat mencintainya. Hal itu yang membuat Amara merasa dirinya terbang ke awan langit ketujuh setelah Herman memberikan fasilitas yang mewah kepadanya.


Hingga amara pun tidak mempermasalahkan hubungan mereka bagaimana. Yang ia inginkan saat ini hanya fasilitas mewah dari Herman dapat ia nikmati harta kekayaan Herman. Daripada hidup bersama Nyonya Julia dan Alvaro di rumah kontrakan yang sempit dan panas.


Padahal Herman kembali mendekati Amara, karena Elektra yang memintanya untuk mencari wanita yang mampu memberikan Herman keturunan. Dan itu akan didapatkan Herman dari Amara.

__ADS_1


Terbukti saat itu Amara hamil anak dari Herman. Tetapi karena saat itu Amara tidak ingin menikah dengan Herman dan kondisi ekonomi Herman saat itu, tidak sebaik sekarang. Apalagi Amara masih hidup bergelimpangan harta di rumah utama keluarga Gladuks. Sehingga ia pun gelap mata dan menggugurkan kandungannya..


Herman mengetahui kalau Amara menggugurkan kandungannya. Sehingga Herman saat ini menuntut kepada Amara untuk mengandung anaknya kembali dan melahirkannya untuk Herman. Menggantikan bayi yang telah digugurkan Amara sebelumnya. Amara seolah tidak peduli syarat yang diberikan Herman kepadanya. Asalkan Amara tetap bisa hidup mewah bersama Herman.


Jam kerja Herman telah selesai. Untuk kembali menemui Electra. Tetapi ia teringat kalau Amara menghubungi dirinya siang tadi. Membuat Herman mengurungkan niatnya kembali ke rumah yang ditempati oleh Electra


Saat ini Herman memilih untuk kembali ke apartemen mewah miliknya. Tetapi sebelumnya Herman mengirimkan pesan Whatsapp kepada Elektra. Memberitahu kepada Electra kalau Herman saat itu tidak dapat pulang ke rumah. Electra tidak pernah mempermasalahkan hal itu. Yang pasti Herman tidak akan meninggalkannya.


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 40 menit tepatnya pukul 19.15 Herman, tiba di apartemen mewah miliknya. Terlihat Amara sedang menikmati siaran televisi yang tayang di salah satu televisi swasta.


Amara yang mengetahui Herman akan datang ke apartemen yang ia tempati saat ini, sudah terlihat cantik dan anggun dengan menggunakan lingerie tipis yang melekat di tubuhnya. Tanpa menggunakan dalaman.


Membuat Herman pun langsung terpukau melihatnya. "Sayang kamu sudah pulang?" tanya Amara sambil berdiri menghampiri Herman. Dan mengalunkan tangannya di jenjang leher Herman. Membuat Herman merasa bahagia disambut oleh pemandangan yang cukup indah di matanya.


"Aku sangat merindukanmu Mas." ucap Amara sambil langsung mengecup bibir manis Herman. Herman yang sudah di bayang-bayang tubuh mulus milik Amara pun langsung meraih tubuh Amara ke pelukannya. Ia pun kembali mengecup bibir manis Amara.


Tetapi mereka seolah tidak peduli akan hal itu. Yang mereka inginkan saat ini menuntaskan hasrat mereka masing-masing. Herman menuntut Amara ke sofa yang ada di ruang tamu apartemen miliknya.


Lalu kembali melakukan adegan panas di sofa. Ya malam itu malam yang begitu menggairahkan kepada kedua insan itu. seolah dunia ini milik mereka berdua. Hingga 30 menit lamanya permainan panas itu mereka lakukan di atas sofa, tanpa peduli adanya asisten rumah tangga di sana.


Mereka tetap melakukannya di atas sofa hingga tubuh Mereka pun terekspos jelas di mata asisten rumah tangga itu. Asisten rumah tangga itu hanya menggelengkan kepala, melihat tingkah majikannya yang seolah tidak peduli dengan kehadirannya di apartemen itu.


Asisten rumah tangga itu menyaksikan semuanya. Membuat Ia pun langsung kembali ke dapur tanpa niatan untuk menegur sang majikan. Hingga keduanya benar-benar mencapai puncak. Dan Herman langsung berniat untuk membersihkan diri meninggalkan Amara di sana sendiri.


Tampak Amara menikmati segala gerakan demi gerakan yang dilakukan Herman kepadanya. "Kamu sangat luar biasa sayang." ucap Herman sambil mengecup kening Amara. lalu berlalu ke kamar mandi.


Amara memungut yang ia gunakan sebelumnya berserakan di atas lantai bersama pakaian kerja Daniel. Amara berteriak memanggil asisten rumah tangga setelah dirinya kembali menggunakan pakaiannya. lebih tepatnya pakaian kurang bahan.

__ADS_1


"Bi! Panggil Amara. "Iya Nyonya ada apa? ada yang bisa bibi bantu?" sahut asisten rumah tangga itu pura-pura tidak mengetahui apa yang dilakukan majikannya di atas sopa.


" Bi tolong bawakan kain kotor Mas Herman ya." ucap Amara sambil menunjukkan pakaian kerja Herman yang berserakan di lantai. Asisten rumah tangga itu menganggukkan kepalanya. Lalu mengerjakan perintah Amara. Karena ia tidak ingin lebih lama melihat Amara yang tubuhnya terlihat seksi di mata setiap umat manusia.


Setelah melakukan ritual mandinya, Herman kembali menghampiri Amara. Kamu memang sangat luar biasa ya sayang. Nanti malam Mas tagih lagi." ucap Herman yang dapat membuat Amara bergidik ngeri.


"Memangnya kamu belum puas Mas?" tanya Amara penuh dengan selidik. Bagaimana mungkin aku melewatkan momen seperti ini sayang, melihat tubuhmu yang seksi itu Ingin rasanya Mas terus melahap kamu." sahut Herman sambil kembali mengecup bibir manis Amara.


Dan tangannya pun bergerilya di bagian gunung kembar Amara. "Mas jangan mulai deh, Memangnya mas masih tahan berapa ronde? tanya Amara sambil terkekeh dan mengedipkan matanya sebelah kepada Herman.


Herman langsung menggendong tubuh Amara masuk ke dalam kamarnya. "Jangan mengundangku sayang. Aku tahan beberapa ronde seperti yang kamu inginkan.


"Tidak mungkin." jawab Amara enteng.


"Kalau kamu tidak percaya, kita buktikan saja." ucap Herman sambil langsung membuka benang yang melekat di tubuh Amara saat itu. Membuat Amara seolah tidak percaya apa yang dilakukan Herman kepadanya.


Padahal baru beberapa menit yang lalu mereka melakukan adegan panas itu. Herman bagai singa kelaparan. Ia terus langsung melahap tubuh mulus Amara. Tetapi Amara tidak ingin mengecewakan Herman.


Ia pun meladeninya dan berusaha mengimbangi permainan Herman. Amara sadar kalau Herman memang lelaki yang sangat luar biasa. Dapat membuatnya merasa sangat puas. Begitu juga dengan Harman, ia tidak menyangka Amara masih tetap mampu melayaninya dengan maksimal. Dan dari gerakan demi gerakan yang dilakukan Amara membuat desiran yang cukup hebat di tubuh Herman.


bersambung......


Hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓


JANGAN LUPA TEKAN FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


JANGAN LUPA FOLLOW OUTHOR MORATA KARNA ADA GIVEAWAY DI AKHIR BULAN

__ADS_1


__ADS_2