PERAWAN 500 JUTA

PERAWAN 500 JUTA
BAB.81 BERNAFAS LEGA


__ADS_3

Hari sudah sore. Nyonya Eliana dan Tuan Gladuks ingin sekali pulang hari itu. Tetapi Olivia memohon kepada Nyonya Eliana dan Tuan Gladuks agar Olivia dan Daniel menginap di rumah yang ditempati oleh ibu Nurhaida, dengan alasan Olivia masih sangat merindukan Ibu Nurhaida dan juga Anisa.


Nyonya Eliana minta pendapat dari Daniel. Ia setuju atau tidak dengan permohonan calon istrinya. Daniel menganggukkan kepalanya pertanda Ia setuju Kalau malam itu mereka menginap di sana. Tetapi untuk Tuan Gladuks dan nyonya Eliana Begitu juga dengan ibu Florida kembali lagi ke rumah utama milik Nyonya Eliana.


"Kalau begitu kalian menginap di sini saja. kami akan segera pulang. Hari sudah sore nanti kemalaman." pamit Nyonya Eliana sambil memberi salam kepada Ibu Nurhaida dan juga Anisa.


Nyonya Eliana dan Tuan Gladuks pun langsung masuk ke dalam mobil yang sama, dikendarai oleh sopir pribadi Daniel. Karena mobil yang ditumpangi Daniel hari ini akan ditinggalkan di rumah Ibu Nurhaida .


****


"Aduh Akhirnya aku bisa bernapas lega setelah Ibu Nurhaida mengetahui kebohongan yang selama ini kita tutupi. Jujur aku tegang tadi di sana. Apalagi ketika melihat suara tangis Olivia dan juga Anisa Ibu nurhaida, aku merasa tidak tega sama sekali.


Nyonya Eliana membayangkan apa yang terjadi di rumah Ibu Nurhaida ketika Daniel memberitahu kenyataan yang sebenarnya kepada Anisa dan juga Nurhaida.


"Iya nyonya!" Saya juga akhirnya merasa lega seperti plong begitu karena rahasia yang aku tutup-tutupi selama ini akhirnya terbuka juga dan sekarang saya tidak merasa berdosa lagi. Sudah bisa memberitahu hal yang sebenarnya." sahut Ibu Florida.


Tuan Gladuks hanya menatap Nyonya Eliana yang duduk di sampingnya. Ingin sekali Tuan Gladuks merangkul Nyonya Eliana, di dalam mobil. Tetapi ia enggan melakukannya,karena Ibu Florida berada di sana duduk di samping sopir pribadi Daniel.

__ADS_1


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih satu jam menelusuri jalanan ibukota, yang kebetulan lumayan macet. Mereka akhirnya tiba di rumah. Tuan Gladuks turun dan langsung membuka pintu mobil untuk Nyonya Eliana.


"Tidak perlu memperlakukanku seperti itu. Aku bisa membuka pintu mobil ini sendiri. Aku sudah terbiasa kok pergi kemana-mana sendiri." ucap Nyonya Eliana sembari langsung berjalan mendahului Tuan Gladuks masuk ke dalam rumah.


Rumah yang selama ini ia tempati bersama Olivia. Nyonya Eliana, menginginkan agar Tuan Gladuks segera pergi dari rumah itu. Tetapi sepertinya Tuan Gladuks, tak kunjung pergi dari sana.


Nyonya Eliana angkat bicara. "Kamu tidak pulang masih tetap di sini? walau tidak ada Daniel dan Olivia? tanyanya sambil menatap Tuan Gladuks dengan tatapan tajam.


"Ngapain Aku pulang ke rumah? tidak ada siapa-siapa di sana. Yang ada hanya asisten rumah tangga yang bekerja di rumah. Lebih baik aku di sini tinggal bersama wanita yang sangat aku cintai. Kata-kata itu yang langsung keluar dari mulut Tuan Gladuks.


Sehingga dirinya pun tidak dapat memberontak. Dan Tuan Gladuks pun memberikan serangan mendadak kepada nyonya Eliana. Tuan Gladuks mengecup bibir manis Nyonya Eliana tanpa ada rasa malu sedikitpun. Perlahan itu semakin mendalam. untungnya Ibu Florida tidak sempat melihat keduanya begitu menggelora.


Tetapi Tuan Gladuks langsung menggendong tubuh Nyonya Eliana masuk ke dalam kamar yang selama ini ditempati oleh Nyonya Eliana. Nyonya Eliana memberontak. Karena ia malu jika Ibu Florida dan para asisten rumah tangga yang bekerja di sana mendengar teriakannya dan datang menghampiri mereka.


Hal itulah yang membuat Nyonya Eliana mengurungkan niatnya berteriak. Tetapi berusaha melepaskan diri dari dekapan Tuan Gladuks. Tetapi Tuan selalu menggendong Nyonya Eliana dengan erat. Hingga Mereka pun tiba di kamar. Tuan Gladuks langsung mengunci pintu kamar itu.


Membuat Nyonya Eliana ketakutan. Ia khawatir Kalau Tuan Gladuks melakukan sesuatu terhadapnya. " Apa yang kamu lakukan Gladuks? hentikan! jangan gila kamu." teriak Nyonya Eliana yang sudah ada di dalam kamar.

__ADS_1


Mas tidak akan menggapai kamu sayang. Hanya saja mantan suami kamu ini ingin mengulangi masa-masa lalu kita yang sudah terabaikan begitu saja. Please Eliana, kita mulai kembali dari awal. Mohon Tuan Gladuks sambil langsung memberikan kecupan hangat di Keling Nyonya Eliana.


"Dasar laki laki mesum!" Gerutu Nyonya Eliana. Tuan Gladuks hanya tertawa cengengesan, ketika Nyonya Eliana mengatainya lelaki mesum. Tuan Gladuks kembali memeluk Nyonya Eliana. Dan memberikannya kecupan demi kecupan diwajah dan Bibir Nyonya Eliana.


Entah mengapa, Nyonya Eliana menikmati kecupan dari Tuan Gladuks. Hingga nyonya Eliana, terbuai dalam keadaan. Nyonya Eliana sudah mulai membalas kecupan Tuan Gladuks. Membuat Tuan Gladuks merasakan sensasi yang sangat luar biasa.


"Sayang kita mulai dari awal lagi. Mas berjanji akan selalu setia dan sayang sama kamu. Mas sudah sadar kesalahan mas sudah cukup fatal sama kamu." ucap Tuan Gladuks sambil menakup wajah Nyonya Eliana dengan kedua telapak Tangannya.


Nyonya Eliana menatap Tuan Gladuks dengan tatapan mendalam. Ia berusaha mencari kebohongan disana. Tetapi sepertinya Nyonya Eliana, tidak menemukan kebohongan disana.


"Eliana Aku sangat mencintai Mu." ucap Tuan Gladuks sambil merekatkan pelukannya kepada Nyonya Eliana.


Bersambung....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏


JANGAN LUPA, TEKAN FAVORIT, LIKE, COMMENT , VOTE DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2