
Dilanjut lagi Readers terima kasih selalu setia menunggu update karya Author.
Author ucapkan terima kasih sudah mau like dan komen membuat author menjadi semangat update nya.
ππππππππππ
Di perjalanan Angga tak henti henti menatap intens sang istri yang begitu terlihat cantik dan anggun, Angga juga tak lepas terus menggenggam tangan mungil sang istri dan tangannya merangkul sang dari belakang padahal ada safhira duduk di tengah tengah mereka.
Walaupun ada safhira, pak Mardi dan Bi minah di tengah tengah mereka Angga seakan akan tak perduli, seharian tidak menatap sang istri membuat Angga begitu merindukannya seperti yang sudah lama saja tidak bertemu.
Selvia yang tak nyaman di tatap seperti itu oleh sabg suami, langsung bersuara pelan berbisik pada Angga sang suami.
'' Mas.. sudah jangan menatapku seperti itu'' ucap Selvia pelan berbisik di telinga Angga karena ada Safhira yang sedang asyik menonton youtube lagu anak anak di ipad nya.
'' Kenapa sayang? mas begitu sangat merindukanmu, hampir seharian kita tidak bertemu, biasanya weekend kita habiskan waktu bersama sayang'' jawab Angga yang malah merasa merinding saat sang istri berbisik di telinganya.
'' Huuff '' Selvia menghela nafas yang ada tatapan sang suami semakin ganas seperti akan menerkamnya.
Tak terasa Mobil yang di kendarai oleh Pak mardi sampai di depan Hotel baru milik Angga.
Selvia yang belum pernah kesana pun bersuara karena terakhir mereka mengadakan resepsi pernikahan mereka di Hotel milik Fandi.
'' Mas ini hotel Kak Fandi kok seperti berbeda'' tanya Selvia saat akan keluar dari mobil.
'' Bukan sayang, ini adalah hotel baru milik kita, mas baru saja selesai membangunnya sebulan yang lalu dan ternyata pas peresmian pembukaan Hotelnya sekaligus Syukuran ulang tahun Perusahaan'' ucap Angga sembari tersenyum berjalan menuju lobby Hotel.
Di lobby para staf Hotel langsung memberi hormat pada Angga dan keluarga kecilnya.
Selvia tersenyum berjalan anggun memegang tangan Safhira yang berjalan di tengah tengah dirinya dan Angga.
'' Masya Alloh Tabbarokalloh mas... selamat ya hotelnya indah sekali'' ucap Selvia yang merasa senang dan bersyukur dengan apa yang di miliki sang suami.
'' Iya sayang ini juga milikmu, kita bisa bebas menginap di sini, mas ada ide nanti malam kita menginap di sini saja bagaimana?'' ucap Angga dengan dengan senyum yang Selvia mengerti arti senyumannya.
'' Isshh ngapain mas, mas pasti ada maunya '' balas Selvia.
Mereka sampai kedalam Ball room hotel yang sudah penuh dengan para tamu undangan.
Ternyata acaranya belum di mulai karena para tamu masih saling berdatangan dan masih salinh bercengkrama satu sama lain.
Staf Hotel langsung mengantar Angga dan keluarga kecilnya menuju Meja khusus keluarga inti Dirgantara Group.
Saat sampai meja yang di tuju, Selvia langsung syok menutup mulutnya dengan tangannya karena melihat orang tua dan adik nya ada hadir disana.
'' Mas ada Ibu dan Bapak juga Sandi juga di sini'' tanya Selvia tersenyum senang pada sang suami.
Angga tersenyum, ternyata dengan menghadirkan orang tua dan adiknya di syukuran Hotel begitu membuat sang istri begitu senang.
'' Iya sayang, ini acara penting Peresmian Hotel milik kita dan Syukuran ulang tahun perusahaan, masa mas tidak mengundang orang tua kita kesini'' jawab Angga santai namun begitu membuat sang istri tersenyum senang.
Selvia sangat bersyukur Angga begitu sangat menghargaai dan menghormati orang tuanya seperti orang tuanya sendiri.
Ternyata Angga sengaja menyuruh pak Mardi untuk menjemput orang tua dan adik Selvia ke Bandung, Angga sengaja tidak memberitahu sang istri, karena Angga senagaja ingin memberinya Kejutan karena akhir akhir ini Selvia bilang kangen dan selalu keinget orang tuanya, karena Angga sibuk belum sempat mengajak pulang ke Bandung, Jadilah orang tua Selvia yang di jemput ke jakarta pas dengan acara Syukuran perusahaan dan peresmian Hotel barunya.
Safhira langsung berlari karena senang melihat semua keluarganya berkumpul.
Setelah bersalaman kepada semua keluarga besar Safhira langsung beralih duduk di samping Sandi sang om yang menceritakan Kelinci kelinci yang ia miliki.
'' Masya Alloh neng gimana kandungannya sehat, maaf ibu sama bapak baru bisa kejakarta'' ucap Bu sumi memeluk Selvia sembari tangannya mengelus perut Sang putri.
__ADS_1
'' Via yang harusnya minta maaf ke ibu sama bapak belum sempat pulang, soalnya mas Angga sedang banyak pekerjaan'' ucap Selvia tersenyum.
Selvia begitu senang di lihatnya baju orang tuanya senada Couple dengan baju yang di gunakan keluarga besar Angga.
Setelah itu Selvia berbalik menyalami keluarga yang lain yakni bapaknya, orang tua Angga, Sandi dan terakhir Anggita yang ikut duduk di meja yang sama.
Selvia mengucapkan terima kasih pada Anggita melihat karena begitu baiknya keluarga Mereka.
'' Git makasih yah... pasti kamu yang udah siapin semuanya'' ucap Selvia begitu berterima kasih karena Anggita juga mempersiapkan baju Couple senada untuk orang tuanya juga.
'' Iya sama sama kak, orang tua kakak juga orang tua kak Angga berarti orang tua ku juga, sudah ayo duduk bumil pasti lelah '' Jawab Anggita balik tersenyum.
'' Iya makasih git'' ucap Selvia tersenyum.
Beralih ke Angga setelah menyalami semua keluarga dan meminta maaf karena keterlambatannya, ia langsung duduk di samping Sang istri tercintanya.
'' kenapa belum di mulai pi acaranya'' tanya Angga pada papi Agung yang duduk berdampingan dengan bapak mertuanya.
'' Yah belum lah, wong CEO nya baru datang mana tadi bisa di mulai'' jawab Papi Agung tersenyum.
'' Kan tadi Angga sudah bilang biar papi Ambil alih saja pembukaannya'' ucap Angga lagi.
'' Papi ga mau nanti kurang afdol biar menunggu kamu saja CEO nya ga, toh massih banyak tamu juga yang telat jadi ga masalah'' ucap Papi Agung santai.
Tak lama terdengar suara MC yang telah bertugas mulai membuka acaranya setelah di beritahu kalau sang CEO Dirgantara Group sudah datang hadir di tengah tengah mereka.
'' Assalamualaikum wr. wr
Saya ucap kan selamat datang pada semua tamu yang sudah hadir di malam hari ini dan paling khusus kepada keluarga besar Bapak CEO Dirgantara Group yang sudah hadir di sini.
Saya mengucapkan Selamat atas Peresmian Dirgantara Hotel dan Sekalian Ulang tahun Perusahaan Dirgantara Group.
Waktu dan tempat saya persilahkan'' ucap Sang MC mempersilahkan Angga memberi sambutan di Atas panggung.
Angga dengan gagahnya Dan elegannya berjalan menuju panggung yang sudah di sediakan.
Saat tiba di atas panggung Angga selaku CEO langsung memberikan sambutannya.
'' Assalamualaikum wr. wr.
Selamat datang dan sukses selalu untuk para tamu, kolega, klien dan semua para Staf karyawan Dirgantara Group Company yang sudah hadir di sini.
Saya ucapkan puji dan Sykur kehadirat Alloh SWT dan salam saya curahkan kepada Nabi besar Muhammad SAW yang sudah senantiasa meridhoi dan memberikan melancarkan semua rangkaian acara malam ini.
Saya sangat bersyukur kita semua bisa berkumpul hadir di Acara Syukuran Ulang tahun Dirgantara group dan di satukan sekalian dengan peresmian Dirgantara Hotel yang akan segera beroperasi untuk umum.
Saya ucapkan Terima kasih sebesar besarnya kepada orang tua saya, orang tua istri saya atas Do'a mereka lah saya ada di posisi ini.
Saya juga ucapkan terima kasih kepada para Staf dan semua karyawan Dirgantara Group Company yang begitu gigih mendedikasikan pemikiran dan tenaganya untuk kemajuan Dirgantara Gruop.
Dan terakhir saya ucapkan terima kasih kepada My lovely wife and girl yang duduk bersama keluarga besar saya di sana, mereka yang sudah melengkapi hidup saya mereka juga selalu bersabar mendengarkan keluh kesah dan selalu menyemangati serta menghibur saya dikala lelah dan letih.
Sambutan saya tutup terima kasih kepada para staf dan adik saya Anggita yang sudah menyiapkan acara ini agar bisa terselenggara dengan baik.
untuk mempersingkat waktu saya ucapkan terima kasih dan selamat menikmati hidangan yang sudah terhidang dan live musik yang akan menemani para hadirin terima kasih
Wasalamualaikum wr. wb
__ADS_1
Semua tamu undangan yang hadir bertepuk tangan memberikan apresiasi untuk CEO Dirgantara Group.
Semua keluarga Angga tersenyum menyambut Angga yang turun dari panggung menuju meja keluarga besarnya.
Selvia tersenyum bangga menatap sang suami yang datang untuk kembali duduk di sampingnya.
Sebelum kembali duduk Angga mencium kening sang istri dan beralih mencium pipi sang putri, membuat semua para hadirin tersenyum dan kembali bertepuk tangan melihat keharmonisan keluarga CEO Dirgantara group.
Semua para hadirin saling bercengkrama sembari menikmati hidangan yang di sediakan sambil mendengarkan live music dari penampilan artis ibu kota.
Disana juga hadir beberapa kolega Papi Angung yang di undang menyapa keluarga besar Angga.
Selvia yang merasa ingin buang air kecil pamit pada sang suami untuk pergi ke toilet, setelah memberi tahu Angga Selvia berjalan ke toilet di temani Bi minah atas perintah Angga yang kembali bercengkrama dengan kolega sang papi.
Setelah selesai dari toilet Selvia di hampiri nita teman baiknya sewaktu bekerja di Cafe Anggita.
'' Eehh bumil gimana kabarnya... Alhamdulillah kita bertemu lagi'' ucap Nita tersenyum memeluk Selvia.
'' Alhamdulillah nit aku baik baik saya, iya Alhamdulillah kita bertemu di sini nit'' ucap Selvia tersenyum ramah.
'' Iya bumil, kita bertemu sebagai nonya dan bawahan bukan sebagai sahabat seperti di Cafe '' ucap Nita bercanda membuat Selvia mencubitnya.
'' Isshh kamu ngomong apaan sih, mau dimana aja kita tetap sahabat, aku ga suka kamu ngomong gitu nit'' ucap Selvia pura pura marah.
'' Aduhh iya maaf bumil yang baik hati, aku bercanda aku di sini di suruh mba Anggita karena sedang kekurangan orang untuk bantu bantu bumil'' ucap Nita memberitahu dan di angguki Selvia tanda mengerti.
karena takut Selvia pegal Nita mengajak Selvia duduk di kursi para tamu.
'' bumil aku mau cerita sama kamu, tapi kamu jangan marah, aku ga mau kamu sedih aku sebenernya ga tega mau cerita tapi kalau aku ga cerita aku akan merasa bersalah sebagai sahabat kamu'' ucap Nita ragu ragu ingin memberitahu.
'' Cerita aja nit, aku ga apa apa kok, emangnya ada apa, mau cerita apa?'' tanya Selvia penasaran.
Nita mengerakan dagunya mengarah pada bi Minah, Selvia yang mengerti Nita hanya ingin bercerita dengannya saja langsung menyuruh Bi minah agar duluan ke meja bersama Safhira dan keluarganya.
'' Bi duluan aja takut Safhira nyariin, bilangin aja aku lagi sama teman aku nita'' suruh Selvia pada Bi minah.
'' Baik neng.. bibi duluan '' jawab Bi minah meninggalkan Selvia dan Nita.
'' Ayo Nit kamu mau cerita apa, bikin aku penasaran'' tanya Selvia kembali setelah kepergian Bi minah.
''Ini bumil kamu kenal perempuan ini'' Ucap Nita memberitahu Foto Angga dan Disti di ponselnya yang ia ambil tadi siang saat mereka ke Cafe Anggita.
Selvia mengamati foto yang di perlihatkan Nita, karena foto dari samping jadi tak terlalu jelas sempurna, namun Selvia yakini itu Angga suaminya dan Disti adik Alm Dita.
'' Ooh ini Mas Angga dan Disti adik alm mba Dita'' ucap Selvia memberitahu Nita.
Nita menghela nafas di kira Selvia akan panik atau sedih.
'' Alhamdulillah kamu mengenalnya bumil'' tanya Nita bersyukur karena tak mau terjadi apa apa pada rumah tangga temannya.
Selvia berusaha tenang dan biasa saja, namun dalam hatinya Selvia merasa kesal dan cemburu, Karena ia lihat di foto itu Angga merangkul mesra Disti adik iparnya.
'' Isshh mas Angga bohong katanya Meeting tau taunya bersama Disti'' Batin Selvia kesal.
πππππππ
Bersambung dulu Readers
Terus like dan komen agar Author makin semangat..
__ADS_1
Terimakasih