
Di kantor angga
Angga baru saja selesai melakukan meeting, dan berniat untuk langsung kembali ke rumah sakit, tapi sebelum ia kembali ke rumah sakit Angga ingin terlebih dahulu menelpon Selvia untuk membelikannya makan siang, karena Angga sudah mempunyai nomor ponsel Selvia dari Anggita waktu itu, jadi Angga gampang untuk menghubunginya.
'' Hallo Assalamualaikum via '' sapa Angga menatap ponsel pintarnya saat sambungan teleponnya tersambung, Angga sengaja melakukan video call agar bisa melihat keadaan Safhira dan ternyata yang menjawab telepon Angga adalah Sang putri kesayangannya Safhira.
'' Wa'alaikum salam papa '' jawab fhira tersenyum mengangkat ponsel milik Selvia.
'' Eeehh sayangnya papa, gimana apa sudah baikan sayang'' tanya Angga yang senang melihat sang anak kembali ceria sudah tidak pucat lagi seperti semalam.
'' Sudah papa, malah kata pak dokter fhira sudah boleh pulang pa, papa ingat kan janji papa pada Fhira, kalau nanti di rumah fhira akan selalu di temani tante cantik '' cerocos Safhira mengingat janji sang papa padanya.
'' Iya sayang, semoga tante via mau yah, nanti papa bicarakan lagi'' ucap Angga yang tak enak hati terus merepotkan Selvia.
'' Tante via nya mana sayang.....papa mau bicara'' tanya Angga karena ia tak melihat keberadaan Selvia di layar ponselnya.
''Tante cantik sedang solat dzuhur pa, tapi sudah selesai pa, tante cantik solatnya'' ucap fhira karna melihat via sedang melihat padanya dan menghampiri Safhira dengan masih menggunakan mukenanya.
'' Iya sudah sayang, tolong berikan pada tante via ponselnya....papa mau bicara'' Suruh Angga tak lama Selvia pun menerima hpnya dari Safhira.
''Iya... ada apa pak'' tanya Selvia.
Angga yang di tanya malah bengong memperhatikan layar ponselnya, Angga begitu terpesona dengan wajah teduh Selvia yang masih menggunakan mukena.
''Oh iya via, maaf saya hanya mau tanya, kamu mau makan siang apa, biar saya sekalian belikan'' tanya Angga saat tersadar karena teriakan Safhira.
''Oh.. gak usah pak terima kasih, tadi mba Anggita sudah membawakan makan siang untuk saya pak'' jawab Selvia dengan senyum ramahnya.
__ADS_1
''Oke baiklah kalau begitu, apa Anggita masih di sana '' Tanya Angga.
'' Iya pak, mba Anggita lagi di kamar mandi untuk mengambil air wudhu pak, mau solat dzuhur'' jawab Selvia lagi dengan senyum manisnya membuat Angga terpesona.
'' Syukurlah.... sudah ada kemajuan anak itu'' ucap Angga pelan.
Angga senang sang adik jadi rajin beribadah karena setahu Angga Anggita hanya sibuk berkerja.
''Ya sudah via, saya sebentar lagi kesana Assalamualaikum '' ucap Angga yang ingin mengakhiri telponnya.
''iya waalaikum salam pak'' jawab selvia
Pintu kamar mandi terbuka Anggita keluar dari kamar mandi dan langsung bertanya pada Selvia karena seperti mendengar suara sang kakak.
''Aku dengar suara ka Angga, apa dia sudah pulang via'' tanya Anggita yang tadi mendengar suara Angga
'' Sepertinya kak Angga sudah mulai menaruh hati pada mu via, kakak ku cuek banget tapi sama kamu perhatian banget sekarang hahahah'' goda Anggita dan membuat Selvia tersenyum malu.
'' Aah... apasih mba Anggita bisa saja, mana mungkin aku kan cuman seorang pelayan'' ucap Selvia tak sadar..membuat Anggita tersenyum.
'' Selvia kalau jodoh siapa yang tau, kalau kalian berjodoh aku pasti merestuinya hahahaha'' cerocos Anggita semakin menggoda Selvia.
Tak berselang lama setelah Anggita selesai solat, kemudian suara pintu terbuka... ternyata Angga yang datang membawa cemilan kesukaan Safhira dan beberapa box makan siang untuknya.
''Assalamualaikum'' ucap Angga tersenyum senang di sambut tiga orang perempuan yang begitu berarti dalam hidupnya.
(eehh tunggu tiga orang... oke yang 2 anak dan adiknya.... terus 1 selvia udah jadi siapanya bisa ikut berarti cieeeeecieee pak Anggga)
__ADS_1
''Waalaikumsalam'' jawab mereka bertiga, karena Anggita masih disana.
'' Tumben udah pulang kak?'' tanya Anggita
'' Papa... fhira sudah bisa pulang'' ucap Safhira sambil menghambur ke pelukan Angga, karena sudah stabil infusan Safhira sudah di copot oleh perawat saat visit kamar tadi pagi.
Sedangkan Selvia berinisiatif menyiapkan minum untuk Angga, membuat Angga tersenyum melihatnya.
'' Ini minumnya pak'' ucap Selvia
''iya terima kasih'' ucap Angga.
''kak kata dokter Safhira sudah boleh pulang,
katanya nanti menunggu dokter melakukan pemeriksaan terakhir baru pulang'' ucap Anggita memberitahu Angga.
''Alhamdulillah....yeyyyy fhira sudah bisa pulang horeee'' ucap Angga senang sambil mencium kepala Safhira.
'' Kak... tadi mami ngomong sama aku katanya mau ajak fhira menginap di rumah, karena besok ulang tahun mami'' ucap Anggita.
''Astagfirullah kakak lupa git belum membelikan kado untuk mami'' ucap Angga.
''Santai ka besok masih ada waktu'' ucap Anggita, sedangkan Selvia sedang asyik bercanda dengan Safhira.
'' Terua aku bilang aja..gak bisa mih soalnya Safhira sedang berlibur dengan calon mamanya'' ucap Anggita membuat Angga dan Selvia menatap pada Anggita.
bersambung
__ADS_1
jangan lupa tinggalkan jejak para yahhhh