
Setelah obrolan di rumah Angga usai, Anggita dan mami Anggi mengajak Selvia ke butik Anggita untuk melakukan fitting baju pengantinya.
Sedangkan Angga langsung ke kantor karena sudah banyak berkas yang harus di tanda tangani, selama Angga tinggal ke Bandung kemarin.
di Butik Anggita
Selvia sedang mencoba beberapa model baju pengantin, namun Selvia merasa bingung karena tidak nyaman dengan model baju yang kebanyakan terbuka, hingga mami Anggi bersuara karena melihat kebingungan Selvia.
''Kenapa sayang? apa tidak ada yang cocok dan kamu suka? '' Tanya mami Anggi pada Selvia yang kebingungan.
'' Eem maaf mi, semuanya bagus bagus tapi via tidak nyaman dengan baju terbuka seperti ini'' ucap Selvia.
Anggita yang mengetahui itu langsung berinisiatif membawa koleksi baju pengantin muslimah untuk sang calon kakak ipar.
Anggita datang membawa baju pengantin yang berhijab dari koleksi terbarunya.
''Semoga kak Selvia suka'' pikir Anggita karena melihat Selvia yang bingung dengan model baju modern yang sedikit terbuka.
''Kak via, coba lihat yang ini'' ucap Anggita menyodorkan baju pengantin berhijab plus dengan hijabnya, baju semi brukat berwarna putih untuk akad nikah nya.
Di kantor
Angga baru saja selesai meeting di temani dito, Angga memberitau Dito bahwa dua minggu lagi dirinya akan melangsungkan pernikahan, Angga juga menyuruh Dito untuk mengirim undangan pada seluruh kolega dan sahabatnya.
Sebelum itu Angga sudah mengabari keluarga Selvia di Bandung, bahwa tanggal pernikahan nya dua minggu lagi, dan seminggu lagi keluarga Angga akan berencana ke Bandung untuk mengkhitbah Selvia secara langsung pada keluarganya, barulah seminggu kemudian akan melaksanakan pernikahan di jakarta, Angga akan memboyong keluarga inti Selvia ke jakarta saat acara pernikahan.
''Dit... siapkan jadwal meeting penting beberapa hari ke depan, soalnya weekend saya akan ke Bandung untuk melamar resmi Selvia'' Suruh Angga pada sang asisten.
Angga melihat jam tangan mewahnya, Angga ingat harus segera menjemput Safhira dan mengajaknya untuk melihat Selvia fiting baju pengantin di butik Anggita, Angga pamit pada Dito untuk keluar dari kantor untuk menjemput Safhira.
Saat Angga baru memasuki mobil nya, Angga menerima notif pesan dari Selvia.
Selvia
📩
mas Angga... jangan lupa untuk jemput Safhira
__ADS_1
Angga tersenyum mengingat Selvia selalu mengingat Safhira, dan langsung membalas pesan Selvia.
Angga
📩
iya.. Siap mommy via, saya sekarang sedang bersiap mau jalan untuk menjemput Safhira😘
Selvia yang menunggu balasan pesan dari Angga, di buat tersenyum membaca balasan yang Angga kirim.
Selvia merasa tak tenang, sedari tadi di sela sela Selvia mencoba baju pengantin ia selalu mengingat Safhira yang akhir akhir ini selalu bersama nya.
Di sekolah Safhira
Saat sampai sekolah, Angga langsung turun dari mobil, ternyata anak anak sekolah tk baru saja keluar dari kelasnya, anak anak berhambur menuju orang tua/ wali murid yang menjemputnya.
Safhira berlari senang, setelah melihat sang papa menjemputnya berdiri bersama wali murid yang sedang menjemput, karna sudah cukup lama Angga tidak menjemput Safhira karena kesibukan nya, apalagi setelah ada Selvia.
''Papa.. mana mommy via'' tanya Safhira saat sampai di depan Angga, celingak celinguk mencari mommy Selvia.
''Biasanya mommy menunggu Fhira sampai pulang, tapi kok sekarang gak ada?'' tanya Safhira lagi dengan wajah cemberut.
Safhira menurut berjalan masuk mobil, Angga membuka pintu mobil kemudian mendudukan Safhira di kursi depan, kemudian memasangkan sabuk pengaman.
Angga beralih membuka pintu kemudi, duduk di kursi kemudi mobilnya kemudian barulah menjawab pertanyaan Safhira mengenai Selvia.
''Mommy via sekarang sedang bersama oma dan aunty Anggita, di butik aunty Anggita, mommy via di sana sedang mencoba baju pengantin'' ucap Angga
''Emang nya untuk apa mommy via mencoba baju pengantin di butik Aunty'' tanya Safhira penasaran pada sang papa sambil menekuk wajahnya karena merasa sedih tak di jemput Selvia.
''Karena papa dan mommy via akan menikah, jadi nanti mommy via akan mengenakan baju pengantin, jadi nanti mommy via akan jadi mommy Safhira selamanya, kita akan serumah terus akan selalu berkumpul bersama tidak akan berpisah'' ujar Angga memberiahu sang putri.
''Jadi mommy via akan jadi mommy Safhira beneran pah?'' tanys Safhira tersenyum senang.
''Iya... betul sekali sayangnya papa'' ucap Angga mengelus rambut Safhira.
Di butik Anggita
__ADS_1
Selvia sedang mencoba baju pengantin muslimah di ruang ganti, setelah tadi selesai di kecilkan karena sedikit kebesaran pada Selvia, tubuh Selvia yang mungil membuat bajunya kebesaran.
Sedangkan Angga baru saja sampai di butik Anggita dan langsung masuk ke dalam butik sambil menggandeng tangan sang putri Safhira, di sana Angga lihat sang mami dan Anggita sedang duduk di sofa menunggu Selvia yang sedang berganti baju pengantin nya.
''Ooma, aunty'' teriak Safhira berhambur menuju sang oma dan auntynya.
'' Iya... fhira Sayang '' jawab Mami Anggi dan Anggita.
''Mana mommy via oma, aunty,'' tanya Safhira saat sudah di Berpelukan pada sang oma dan auntynya.
''Mommy via, sedang di dalam mencoba baju pengantin sayang'' ucap sang oma sambil mencium pipi gemas Safhira.
''Dimana mommy vianya aunty, Safhira sudah kangen ingin bertemu'' ucap Safhira berganti bertanya pada Anggita
''Tunggu aunty panggilkan'' jawab Anggita pada Safhira yang sudah tak sabar ingin bertemu Selvia.
Anggita masuk ke ruang ganti dan melihat sang asisten sudah selesai membantu Selvia mengenakan baju pengantin plus hijabnya.
Anggita di buat takjub, melihat Selvia yang sederhana begitu panggling saat menggunakan baju pengantin rancangannya.
''Kamu cantik sekali kak'' ujar Anggita pada Selvia, Selvia hanya tersenyum di puji Anggita.
Anggita mengarahkan Selvia melihat cermin besar di sampingnya dan Selvia kaget melihat penampilannya di depan Cermin.
''Masya alloh.. tabbarokalloh'' ucap Selvia sambil menutup mulutnya.
''Ayo kita tunjukan pada mami, pasti mami suka, ini cocok sekali sama kamu kak'' ucap Anggita mengajak Selvia keluar dari ruang ganti, namun tidak memberitahu kalau sudah ada Angga dan Safhira di sana.
Safhira yang pertama melihat Selvia langsung berteriak senang memanggil Selvia, sontak membuat Angga yang tadinya sibuk memeriksa file di ponselnya beralih menatap Selvia yang berjalan keluar dari ruang ganti dan sekarang sudah ada di depannya.
''Masya alloh cantik'' ucap Angga pelan namun bisa di dengar oleh yang lain, membuat yang lain tersenyum termasuk Selvia yang malu malu di tatap intens oleh Angga.
Selvia juga merasa kaget, karena di sana sudah ada Angga dan Safhira.
''Mommy.. mommy sangat cantik '' ujar Safhira di hadapan Selvia.
''Masya Allah terima kasih sayangnya mommy, Safhira juga sangat cantik, malah lebih cantik dari mommy'' ucap Selvia mencium Safhira.
__ADS_1
Bersambung...