Pernikahan Kedua Sang Duda

Pernikahan Kedua Sang Duda
episode 88


__ADS_3

Di lanjut lagi Readers...


πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•


Di Rumah Angga


Sudah dua hari setelah kepulangan Selvia dari Rumah sakit dan sudah dua hari pula Angga tidak berangkat ke kantor karena khawatir dan tak mau jauh dari sang istri yang masih sering mengalami mual muntah apalagi di pagi hari di saat bangun tidur.


Angga mengerjakan urusan kantor dari rumah melalui laptopnya dan sesekali Dito yang datang ke rumah bila ada berkas penting yang harus di tanda tangani.


Setiap hari Angga mengurusi Sang istri dari mulai memandikan, membuatkan susu hamil dan menemani sang istri kemana saja sang istri bergerak.


Seperti hari ini Angga berniat ke kantor namun ia tak mau meninggalkan dan berjauhan dengan sang istri.


'' Mas udah aku biar mandi sendiri'' ucap Selvia ingin ke kamar mandi terus di ikuti sang suami.


'' Mas saja yang mandikan takutnya terpeleset sayang'' ucap Angga khawatir.


'' Isshhh mas aku tuh hamil bukan sakit, aku bisa mandi sendiri mas'' ucap Selvia gemas.


Selvia kesal karena kalau sang suami yang memandikan pasti akan lama karena Angga selalu mengerjai Selvia.


Yah maklum sudah tiga hari ini Angga bersabar puasa seperti yang di perintah Dokter Dani.


Namun Setiap memandikan Selvia Angga selalu mencari cari kesempatan dan itu membuat Selvia kesal.


Sudah Dua hari ini juga Safhira masih di rumah sang omah karena kebetulan seminggu ini Safhira libur sekolah.


Mami Anggi sengaja membujuk Safhira untuk tinggal sementara di rumahnya Sembari menunggu kesehatan Selvia stabil dan kandungannya kuat setelah insiden pingsan kemarin.


Angga keukeuh memandikan kembali sang istri, Selvia di buat gemas Karena Angga memancing mancing gairahnya, namun Angga masih memegang prinsip belum mau menerobos sarang sang istri hingga kesehatan dan kandungan sang istri stabil.


'' Mas sudah ke kantor saja, aku sudah sehat mas, kasihan Dito bolak balil ke rumah hanya minta tanda tangan mas saja'' ucap Selvia sembari memakai baju dress selutut di depan suaminya.


'' Mas ga mau berjauhan dengan mu sayang'' ucap Angga yang terus memperhatikan sang istri.


Terdengar dering ponsel Angga, ternyata telepon dari Asistennya Dito.


Angga


πŸ“ž


Hallo dit, ada apa?


Dito


πŸ“ž


Ini Pak saya mau mengingatkan Hari ini ada jadwal rapat penting dengan klien dari luar negri, Mereka akan tiba pukul sebelas nanti pak.


Angga


πŸ“ž


Apa tidak bisa di undur dit saya sedang mengurus istri saya.


Dito


πŸ“ž


Sepertinya tidak pak, ini jadwal sudah di undur dari minggu kemarin sewaktu bapak minggu kemarin ke Bandung, dan klien sudah berada di sini untuk menghadiri rapat siang nanti pak.


Angga menghela nafas, dan ia putuskan hari ini akan ke kantor untuk rapat.


Angga


πŸ“ž


Baiklah dit, sebentar lagi saya ke kantor.


Dito

__ADS_1


πŸ“ž


Baik pak.


Setelah sambungan telepon terputus Angga langsung menuju sang istri yang tengah menggunakan cream wajahnya duduk di depan meja rias.


'' Sayang mas harus ke kantor, padahal mas malas sekali untuk berangkat, maunya sama kamu terus sayang'' ucap Angga memegang bahu sang istri.


Selvia langsung berdiri menghadap sang suami, Selvia memeluk sang suami ingin menyemangatinya karena semenjak mengetahui kehamilannya, Angga begitu tak bergairah ke kantor untuk bekerja.


'' Bapak Angga Prayudha Dirgantara, keberadaan bapak sangat di butuhkan di kantor, makanya bapak Angga harus semangat ke kantor, bapak dulu bersusah payah membuat kantor bapak seperti sekarang ini, masa sekarang bapak malah tak bersemangat pak, apalagi ada Safhira dan ini yang akan bangga dengan kepintaran dan kesuksesan papanya'' ucap Selvia di pelukan Angga sembari memegang perut nya yang masih rata.


'' Iya sayang, namun mas masih khawatir dengan mu dan calon anak kita'' ucap Angga mencium pucuk kepala Selvia.


'' Sudah mas ga usah khawatir kan ada bi Minah yang membantu'' ucap Selvia mendongak menatap sang Suami.


'' Baiklah sayang, mas akan ke kantor kamu baik baik di rumah dan jangan sampai lupa minum obat dan vitaminnya'' ucap Angga lembut.


Angga bersiap ke kantor setelah menghabiskan sarapan bersama sang istri.


Selvia mengantar Angga sampai ke depan pintu, Angga berangkat ke kantor di antar pak Mardi.


Selvia masuk ke rumah setelah mengantar sang suami.


Selvia merebahkan tubuhnya di sofa di depan TV, Selvia tiduran sembari menonton acara televisi.


Saat iklan es cream, Selvia merasa ngiler ingin sekali memakan es cream.


Selvia berniat ke Cafe Anggita untuk memakan es cream yang ia mau. Sebelumnya Selvia mengirim pesan kepada sang suami agar menyuruh pak mardi pulang agar mengantarnya ke Cafe Anggita.


Selvia


πŸ“©


Mas aku mau minta ijin ke Cafe Anggita ya, aku ingin sekali makan es cream di sana.


Angga yang baru sampai lobby kantor mendengar notif pesan dan langsung membacanya.


Angga sembari menaiki lift menelpon pak Mardi untuk pulang agar mengantar Selvia.


Setelah menelpon Pak mardi, Angga langsung menelpon Sang istri saat sampai ruang kerjanya.


πŸ“ž'' Assalamualaikum mas'' ucap Selvia menerima telpon dari Angga.


πŸ“ž'' Wa'alaikum salam sayang, mas sudah menyuruh pak mardi pulang ke rumah untuk mengantar mu, ingat sayang di sana harus hati hati langsung ke ruangan Anggita'' ucap Angga yang selalu protectif.


πŸ“ž'' Iya mas aku ga lama hanya makan es cream saja setelah itu aku langsung pulang biar aku suruh pak Mardi menungu saja'' jawab Selvia.


πŸ“ž'' Sayang pulangnya ke kantor saja ya, mas sudah kangen sama kamu biar nanti pulang ke rumah bareng mas sekalian, setelah mas seleesai meeting'' ucap Angga yang kembali merasa rindu pada sang istri.


πŸ“ž'' Isshh mas gombal baru juga berapa menit yang lalu mas, Ya sudah aku akan sekalian membawa makan siang buat mas kalau begitu'' jawab Selvia tersenyum.


Tak lama suara ketukan pintu ruangan Angga.


'' Iya masuk'' ucap Angga


Ternyata Dito sang asisten yang ingin memberika laporan untuk meeting nanti.


πŸ“ž'' Sayang sudah dulu yah mas sebentar lagi mau ke ruang meeting, nanti mas telpon lagi Assalamualaikum,,, muaahh'' ucap Angga


πŸ“ž'' Iya wa'alaikum salam mas, semoga meetingnya lancar'' jawab Selvia.


Selvia bersiap mengganti baju santai nya, dan memoles wajahnya sedikit agar tak terlihat pucat.


Tak lama pak mardi datang, dan langsung menyuruh bi minah memanggil Selvia.


'' Neng via pak mardi sudah menunggu di depan'' ucap bi minah saat mengetuk pintu kamar selvia.


Tak lama Selvia keluar sudah rapi dengan pakaian casualnya santainya, Selvia tampil cantik dengan Dress warna putih di padu cardigan dan sepatu sneaker putih senada dengan dressnya.


Bila orang lain melihat mungkin menyangka Selvia masih SMA dengan penampilannya.

__ADS_1


Selvia berangkat menuju Cafe Anggita, setelah tiga puluh menit mereka sampai Cafe Anggita, kedatangan Selvia langsung di serbu teman temannya yang ingin mengucapkan Selamat atas kehamilannya.


'' Aduhhh cafe kita kedatangan bumilll '' ucap Nita sahabat dekat Selvia


'' Selamat ya bu via'' ucap teman teman yang lain.


'' Selamat ya semoga kandungannya sehat selalu'' ucap teman temannya lagi.


'' Makasih banyak ya teman teman, pasti Anggita yang memberitahu '' ucap Selvia


'' Iya via, kabar gembira kita bakal punya ponakan dari kamu'' ucap Nita.


'' Ehh iya nit aku kesini sekalian pengen makan Es cream coklat dan Strawberi pasti seger'' ucao Selvia yang sedari tadi sudah membayangkan Segernya Es cream.


'' Okee aku siapkan dulu, mau makan di mana di depan atau belakang daerah taman nyonya'' ucap Nita sembari bercanda.


'' issshh apaan si nit, aku makan di ruangan Anggita saja sekalian mau nanyain Safhira yang sudah dua hari menginap di ruamah mami'' jawab Selvia.


'' okee nanti aku antar kesana'' ucap Nita tersenyum.


Sembari makan Es cream Selvia berbincang dengan Anggita mengenai Safhira, ternyata Safhira sangat anteng di sana apalagi bila di ingatkan akan segera jadi kakak Safhira makin pintar dan mandiri.


Setelah puas mengobrol dengan Anggita, Selvia pamit karena ingin mengantar makan siang untuk Angga ke kantor, makanan yang ia pesan tadi ke chef Cafe Anggita sudah siap.


Selvia juga pamit pada teman teman nya dan pada Nita sahabat dekatnya.


Selvia berangkat menuju Kantor Dirgantara Group di antar pak mardi.


----


Di kantor Angga selesai meeting kedatangan tamu yang ternyata teman dekatnya sewaktu kuliah dulu di Amerika.


Teman Angga bernama Cintya anderson perempuan berdarah jawa blesteran Amerika.


Sewaktu kuliah Cintya sempat menaruh hati pada Angga namun Angga tak meresponnya.


'' Hello Cintya, sejak kapan datang ke indonesia'' tanya Angga saat Cintya tiba di ruangannya dan mempersilahkannya duduk di sofa.


'' I'm fine, ga'' jawab Cintya


'' Ya sudah seminggu aku di indo, aku mampir kesini mendengar katanya istrimu meninggal enam tahun yang lalu, benarkah'' jawab Cintya lagi.


Cintya mendapat alamat kantor Angga dari teman teman kuliahnya yang seangkatan dengannya dan Angga. Namun ia tak tahu kalau Angga sudah menikah lagi.


'' Iya benar dan meningalkan putri kecil kami sekarang sudah berusia mau genap Enam tahun'' ucap Angga lesu mengingat kembali Alm Dita sang istri.


Angga asyik mengobrol dengan Cintya mengenang sewaktu kuliah di Amerika.


Sembari makan siang bersama karena Cintya membawa makanan dari Restoran temannya.


---


Selvia tiba di lobby kantor Angga, Selvia langsung menaiki lift menuju ruangan Angga sembari menenteng paper bag berisi makan siang untuk sang suami.


Saat menuju ruangan Angga Selvia berpapasan dengan Sekretaris Angga yang bernama winda.


'' wuiiihh bakal ada perang nihh'' batin Winda mengingat di ruangan Angga ada perempuan cantik.


Winda masih menyimpan kekesalan pada Selvia yang berhasil menaklukan Angga atasannya.


Selvia berjalana menuju ruangan Angga, Selvia langsung masuk tak mengetuk pintu dulu.


Selvia berpikir pasti sang suami sudah tak sabar menunggu kedatangannya.


Namun saat pintu selvia buka, Selvia syok melihat Sang Suami sedang Asyik tertawa dengan perempuan yang tidak di kenalnya


'' Astagfirullah mas'' ucap Selvia syok hingga paper bag yang ia bawa jatuh dari genggaman nya.


Angga yang kaget langsung bangkit dari duduknya...


❀❀❀

__ADS_1


Bersambung dulu yahhhh


__ADS_2