
lanjutttt lagiii..
maafkan Author yang masih banyak kekurangan dalam penulisannn
mohon dukungannya....
Di Rumah Selvia
Tepat pukul 19.00 rombongan keluarga Angga baru sampai di kediaman rumah Selvia
Keluarga besar Angga, langsung di sambut oleh keluarga besar Selvia untuk segera memasuki tempat acara, yang berada di halaman rumah Selvia, halaman rumah selvia yang sederhana sekarang sudah di sulap seperti suasana ballroom hotel bintang lima.
Para tetangga pun, begitu sangat antusias di buatnya, saat mereka melihat keluarga calon Selvia sangat membuat mereka penasaran dengan paras calon Selvia.
Di kamar Selvia, Selvia sudah selesai bersiap dan kini sedang memeluk sang ibu dan bapak untuk terahkir kalinya sebagai anak gadis mereka.
Karena sebentar lagi Selvia akan segera menjadi seorang istri dan juga seorang ibu.
Pak Yadi dan bu Sumi sudah menceritakan semuanya, Ternyata mereka lah yang meminta Angga mengadakan akad nikah di rumah ini, pak Yadi meminta maaf pada sang Putri, karena kemarin diam saja tidak memberitahu apa yang sebenarnya terjadi.
Pak yadi dan bu Sumi tidak menjawab saat Selvia banyak bertanya tentang semua kemewahan yang telah Angga persiapkan di rumahnya untuk Selvia.
''Tos neng... tong nangis neng na tos geulis, ke make upna bisi luntur'' ucap ibu sumi memeluk selvia yang meneteskan air mata.
(sudah jangan menangis neng nya udah cantik, nanti make up nya takut luntur)
Pak Yadi sudah terlebih dahuluu keluar, untuk menyambut calon keluarga besan yang baru saja datang.
''Tos geulis, sing tenang tong rewas seerkeun istigfar'' ucap bi siti adik bu sumi.
(sudah cantik, yang tenang jangan panik banyakin istigfar)
''Muhun bi'' jawab selvi
(iya bi)
Di luar sana tepatnya di halaman rumah Selvia, MC sudah memulai acara, dengan di awali ramah tamah kedua keluarga, di mulai dari keluarga Angga yang di wakilkan papi Agung langsung, keluarga besan yang mendahului ramah tamah tersebut karena ingin segera mengenalkan diri pada calon besan yang belum ia temui.
Kembali pada niat awal kedatangan keluarga Angga ke Bandung, yakni untuk melamarkan sang putra Angga dahulu baru nanti di lanjut akad nikah.
Assalamualaikum wr. wb
perkenalkan saya Agung prayoga Dirgantara dan istri saya Anggi diana dirgantara, saya adalah papi dan mami dari Angga prayudha Dirgantara, kami yang sengaja datang dari Jakarta ke sini, karena kami ingin mengkhitbah sekaligus meminang putri dari Bapak Yadi mulyadi dan ibu sumiyati yang bernama Selvia permatadewi, untuk menjadi istri dan pelengkap hidup putra kami Angga prayudha Dirgantara.
Cukup sekian dari kami keluarga besar Angga, mohon jawaban dari keluarga besar Selvia.
'' Wa'alaikum salam wr. wb keluarga bapak Agung dan ibu Anggi yang sudah datang jauh jauh dari jakarta '' ucap MC tersebut.
''Sekarang mohon untuk di jawab oleh perwakilan keluarga perempuan pinangan dari keluarga pria'' ucap MC kembali mempersilakan pada perwakilan keluarga Selvia untuk menjawab.
Assalamualaikum wr. wb
Selamat datang untuk keluarga calon besan, yakni Bapak Agung dan ibu Anggi yang sudah bersedia hadir jauh jauh dari Jakarta ke gubuk sederhana kami di Bandung.
__ADS_1
Perkenalkan saya Yadi dan ini istri saya Sumi, kami orangtua dari Selvia.
Bismillahirohmanirohiim kami keluarga menerima pinangan dari keluarga Bapak Agung dan ibu Anggi pada putri kami selvia Permatadewi.
''Singkat, padat sekali yah pak yadi dan bu sumi shohibul baiit, dan Alhamdulillah wasyukurillah, sudah di terima dengan sangat baik pinangan dari keluarga aa Angga oleh keluarga teh Selvia'' ucap Mc acara.
''Dan insya Alloh akan di lanjutkan ke acara selanjutnya yang paling di tunggu setelah lamaran yakni Akad nikah nya, namun sebelum itu kita hadirkan dulu calon pengantin perempuan untuk menjawab langsung pinangan dari aa Angga sang calon suami'' ucap sang MC mempersilahkan Pengantin wanita.
Selvia keluar dari kamar menuju tempat acara di dampingi bi siti adik dari bu sumi dan bi tini adik dari pak yadi, mengaping di kanan dan kiri Selvia.
Selvia tiba di hadapan hadirin dan keluarga Angga, semua orang yang hadir tampak kagum melihat ke arah Selvia, tanpa terkecuali, apalagi Angga begitu terlihat sangat terpesona dengan kecantikan Selvia.
mungkin Karna sehari hari Selvia tidak pernah ber make up, jadi sekarang pas di make up begitu terlihat panggling seperti bukan Selvia.
''Mommy itu mommy... oma mommy cantik sekali'' ucap Safhira di pangkuan Anggita antusias.
'' Iya... iya sangat cantik sekali mommy fhira'' jawab mami Anggi yang juga pangling pada calon menantu nya.
(Ceuk urang sunda mah namina teh cahayaan cenah pangling kitu mah)
(kata orang sunda namanya bersinar katanya pangling kaya gitu mah)
''Masya Alloh, Cantik sekali'' batin Angga yang tak berkedip menatap ke arah Selvia.
Selvia berjalan pelan dan sedikit menunduk menuju tempat duduk di tengah tengah diantara pak Yadi dan bu Sumi.
Selvia berhadapan langsung dengan Angga yang juga duduk di tengah tengah di antara papi Agung dan mami Anggi.
MC kembali memberikan aba aba untuk Angga sang calon pengantin pria untuk memulai.
''Silahkan aa Angga, mari di mulai'' ucap MC mengarahkan.
Assalamualaikum wr wb.
Saya Angga prayudha Dirgantara memohon izin, saya ingin meminang perempuan yang kini sedang berdiri di hadapan saya, yakni Selvia Permatadewi, saya ingin meminang mu Selvia untuk menjadi pelengkap dalam hidup saya, menjadi istri, patner, soulmate dan ibu dari anak anakku.
Bila mungkin hidup mu yang lalu pernah merasakan luka dan duka, maka ijinkan saya mulai sekarang hadir untuk melengkapi hidupmu, Saya akan berusaha untuk selalu membahagiakanmu dan membawa mu hidup bersama menuju surga nya Allah'' ucap Angga mantap sambil menatap intens pada Selvia yang berada di depannya.
Selvia yang di tatap oleh Angga, begitu terharu dengan apa yang Angga sampaikan tadi pada dirinya.
MC pun kembali bersuara.
''Masya Alloh, sosweet banget yah para hadirin, sekarang mari di jawab langsung sama teh Selvia, saya persilahkan'' ucap sang MC acara.
Assalamualaikum wr wb
Saya Selvia Permatadewi, Bismillah...insya Alloh saya ikhlas dan ridho lillahitaala menerima pinangan dari mas Angga'' ucap Selvia singkat dan padat, Angga yang sedari tadi menatap Selvia langsung tersenyum senang dan lega dengan jawaban singkat Selvia namun begitu penuh makna.
Setelah mendapat jawaban dari Selvia, Sekarang mami Anggi selaku, mami dari Angga, di persilahkan untuk memberikan cincin pada Selvia sebagai tanda di terimanya lamaran.
''Alhamdulillah...sudah di jawab oleh teh Selvia dan jawabannya masya Alloh memuaskan mas Angga, dan cincin pun sudah di pakaikan sang ibu dari mas Angga pada Sang calon menantu, terus tadi kata teh Selvia itu mas Angga, saya dari tadi mengucapkan aa Angga, aa Angga, mohon di maafkan ya mas Angga'' ucap MC yang sedikit gemulai itu tertawa, dan Angga yang di maksud hanya tersenyum, mau aa atau mas untuk Angga itu tidak masalah.
''Sekarang mari kita lanjut ke acara yang sangat di tunggu tunggu, yakni memulai ijab kobul, di mulai dengan bacaan surah Al quran, Saya persilahkan bapak Qory untuk melantunkan Bacaan Ayat suci Al qur'an'' ucap MC lagi.
__ADS_1
Setelah pembacaan Ayat Suci Al qur'an selesai, Angga dan Selvia di tuntun menuju tempat ijab kobul yang sudah di sediakan, Angga dan Selvia duduk berdampingan berhadapan dengan pak Yadi dan pak penghulu.
Serta di samping telah hadir juga para saksi dari pihak calon pengantin pria dan saksi dari pihak calon pengantin perempuan.
Selvia terlihat sangat gugup dan malu, Selvia terus saja menunduk karena merasa nervous, menjadi pusat perhatian orang orang yang begitu banyak.
Angga juga terlihat beberapa kali menghela nafas nya, untuk menghilangkan kegugupannya, walaupun ini bukan ijab kobul yang pertama bagi Angga, namun Angga tetap merasakan gugup seperti dulu saat pertama pernikahan nya.
Setelah semua lengkap, acara ijab kobul pun segera dimulai oleh pak penghulu.
Pak penghulu mempersilahkan Angga dan pak Yadi untuk melihat contekannya terlebih dahulu, sebelum mereka memulai ijab kobul.
Pak yadi terlihat syok saat melihat kertas yang berisi contekan yang berisi mahar pernikahan yang Angga berikan pada putrinya, saat di perlihatkan Pak penghulu.
''Mari sudah siap'' tanya pak penghulu dan di angguki pak Yadi dan Angga yang saling bersalaman.
''Mari kita mulai'' ucap pak penghulu menepuk bahu pak Yadi.
'' Ananda Angga Prayudha Dirgantara saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan putri kandung saya Selvia Permatadewi dengan mas kawin seperangkat alat solat, satu set perhiasan, tiga puluh gram logam mulia dan uang tabungan lima ratus juta di bayar kontan'' ijab pak Yadi dan langsung di sambung Angga.
'' Saya terima nikah dan kawinnya Selvia Permatadewi binti Yadi mulyadi dengan mas kawin yang tersebut tunai'' kobul Angga lantang dalam satu tarikan nafas.
''Bagaimana para saksi'' ucap pak pengghulu menyadarkan semua yang mendengar ijab qobul tersenut, karena semua yang hadir terlihat syok mendengar begitu banyak mahar yang di berikan Angga pada Selvia.
''sah, sah, sah '' ucap para saksi berbarengan dengan para hadirin yang hadir.
''Alhamdulillah...sahhhhh'' ucap para tamu yang hadir.
Angga tersenyum menatap Selvia, dan Selvia balik tersenyum lega karena Angga sudah menyelesaikan melakukan ijab kobul.
Selvia juga bertanya pada Angga dengan gerakan bibir tanpa suara, mempertanyakan begitu banyaknya mahar yang di berikan Angga padanya.
''Mas... maharnya terlalu berlebihan'' ucap Selvia tanpa suara namun Angga mengerti dengan yang Selvia maksud.
''Semua pantas untuk kamu, itu wujud cinta saya dan wujud menghargai saya pada kamu, karena kamu mau melengkapi hidup saya dan Safhira'' ucap Angga pelan membuat Selvia tersenyum.
(Alhamdulillah... barokalloh wa baroka alaika, dan di tutup dengn doa pernikahan oleh pak penghulu dan penyampaian sighot ta'lik oleh Angga selaku pengantin pria)
Setelah itu para pengantin melakukan sungkem kepada orang tua Selvia dan bergantian sungkem pada orang tua Angga.
Orang tua Selvia terharu sembari membisikan kata kata pada Selvia, semoga Selvia menjadi istri sholehah patuh pada suami dan agama.
Begitu pula orang tua Angga membisikan Selvia, semoga selalu bahagia menjadi keluarga sakinah mawaddah warohmah dan satu lagi menitipkan sang cucu safhira pada selvia.
Setelah selesai sungkeman, di lanjut kan dengan sesi berfoto antara angga dan Selvia sembari memegang buku nikah mereka, juga foto Angga saat mencium kening Selvia, di tambah foto dimana mereka bertiga dengan Safhira yang sudah tertidur di gendongan Angga, terus mereka berlanjut foto dengan keluarga besar Angga dan Selvia bergantian.
Semoga Sudah hilang rasa penasarannya para pembaca setia Authorrr,, besok kita sambung lagiii
Author mau mengucapkan.
SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1443 H
semoga di tahun baru ini kita bisa lebih baik lagi dalam segala hal kebaikan, dan semoga pandemi ini segera berlalu di ganti dengan keberkahan dan kesejahteraan Amiiin Ya Alloh Ya Robbal alamiin..
__ADS_1