Pernikahan Kedua Sang Duda

Pernikahan Kedua Sang Duda
episode 65


__ADS_3

🌼 kita lanjutt lagiii 🌼


Angga dan Selvia sampai di villa mereka, dengan baju sudah basah kuyup.


Mereka langsung masuk ke kamar mereka, dan langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri bersama.


Angga menyiapkan air hangat di Bathtube, untuk sang istri, sedangkan dirinya mandi di bawah guyuran shower.


Setelah selesai membersihkan diri, mereka mengambil air wudhu untuk melaksanakan solat maghrib.


Mereka solat maghrib berjamaah, setelah selesai berdzikir dan berdoa Selvia meyalami tangan Angga, dan Angga membalas mencium tangan dan pucuk kepala sang istri lama.


Namun saat mencium pucuk kepala Selvia Angga merasakan hawa panas pada tubuh Sang istri dan ternyata benar Selvia demam mungkin karena mereka habis kehujanan.


'' Sayang.. sepertinya kamu demam '' ucap Angga memeluk tubuh sang istri.


'' Iya mas, badan aku gak enak banget rasanya '' jawab Selvia lemas di pelukan sang suami.


'' Ya udah, makan dulu terus minum obat sama vitamin yah '' Ucap Angga terus menggendong tubuh sang istri yang masih menggunakan mukena ke tempat tidur.


Angga langsung menelpon pelayan villa agar mengirim makan malam, obat demam dan vitamin ke kamar.


Tak lama pelayan datang mendorong meja yang berisi makanan, obat dan vitamin.


Angga langsung menyuapi sang istri, yang terlihat lemah tak berdaya karena demamnya cukup tinggi.


'' Ayo sayang sedikit lagi, biar perut kamu gak kosong'' ucap Angga membujuk sang istri Agar mau makan.


'' Udah mas, rasanya pait banget '' ucap Selvia ingin menyudahi makannya.


'' Sekali lagi sayang, abis itu minum obat sama vitamin, agar segera turun demamnya'' bujuk Angga lagi.


Selvia menurut akan ucapan suaminya, setelah beberapa menit minum obat dan vitamin, Selvia akhirnya langsung tertidur lelap.


Angga membawa tubuh sang istri ke dalam pelukannya, agar ia bisa mengetahui perubahan suhu badan sang istri yang takutnya malah semakin tinggi.


Angga memeluk perut ramping sang istri, sembari terus mengompres kening nya, Anggap juga memperhatikan wajah mungil sang istri, yang terlihat pucat.


Angga masih tak menyangka, dengan kisah cinta nya dengan Selvia saat ini, mereka yang dulu berawal karena Angga berniat menikahi Selvia demi putrinya Safhira, karena memerlukan sosok seorang ibu.


Namun sekarang berbeda Angga begitu benar benar mencintai Selvia, seluruh hatinya sudah tertambat pada perempuan yang kini sedang ada dalam pelukannya.


Malam semakin larut, Angga yang merasakan kantuk, segera menyusul sang istri ke Alam mimpi, dengan posisi tidur Angga terus memeluk erat tubuh mungil sang istri yang membuatnya nyaman.


Dering Alarm ponsel Selvia membangunkan tidur lelap Angga, sedangkan si empunya ponsel masih tertidur dengan pulasnya, mungkin karena faktor obat yang Selvia minum membuat ia masih terlelap.


Angga mengerjap ngerjapkan matanya yang masih mengantuk, Angga mengechek suhu tubuh sang istri yang sudah kembali normal.


'' Alhmdulillah.. sudah turun demamnya'' batin Angga bersyukur


Angga menyelimuti Selvia yang masih tertidur pulas, Angga turun dari tempat tidur menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu untuk melaksanakan Solat subuh.


Selesai solat, Angga keluar kamar ingin meminta di buatkan kopi pada pelayan, sekalian juga ingin meminta tolong pelayan untuk membuatkan bubur dan sup ayam jahe untuk sarapan sang istri.


Angga membawa kopi nya kembali ke kamar, Angga juga membuka tirai panjang kamarnya,dan sekarang terlihatlah kolam renang pribadi khusus di kamar utama milik Angga.

__ADS_1


Angga membuka jendela agar udara segar masuk ke dalam kamarnya, kemudian Angga membuka pintu keluar menuju kolam renang pribadi khusus di kamarnya.


Angga bersantai menikmati kopi di kursi santai, yang berada percis di pinggir kolam renang, sesekali ia melihat ke arah sang istri yang masih terlelap, Angga tak tega membangunkan sang istri yang masih tertidur pulas, mungkin karena pengaruh obat demam nya semalam.


Tak terasa waktu menunjukan pukul 08.00, pas sekali sinar matahari menyorot ke arah kamar dan Area kolam renangnya.


Angga tergugah, setelah melihat air jernih di kolam, ingin rasanya ia terjun ke kolam, sudah lama ia tak berenang pikir Angga, bahkan kolam renang di rumahnya di jakarta pun sudah lama ia tak pernah gunakan.


Angga yang selalu sibuk, bahkan Safhira mau berenang pun Anggita yang selalu menemani.


karena Angga yang selalu saja sibuk dengan pekerjaannya.


Angga melepas kaos dan celana pendeknya, ia hanya menggunakan boxer saja.


Angga melompat ke kolam, ia putuskan ingin berenang merasakan air yang begitu segar, sembari menunggu sang istri terbangun dari tidurnya.


Saat Angga asyik berenang, Selvia bangun dari tidurnya, Selvia mencari cari sang suami yang tidak ada di sampingnya.


'' Mas Angga kemana yah? '' batin Selvia melihat kamarnya kosong.


Selvia turun dari tempat tidur dengan kain bawahan mukena yang masih di pakainya dari semalam, Angga sengaja tak melepasnya, agar kain itu menutupi paha mulus Selvia yang begitu sexy, karena saat itu Selvia menggunakan lingeri minim warna merah maroon, Agar tak membuat juniornya meronta ketika melihatnya.


Selvia membuka bawahan mukena dan berjalan menuju sofa, yang menghadap ke arah kolam renang pribadi, yang berada di kamar Angga.


Selvia bengong sekaligus kagum, tangannya menutup mulutnya saat melihat kolam pribadi, yang berada tepat di samping kamar pribadi mereka.


(duh gening aya kolam renang di jero kamar, ges dua poe didieu karek apal aya kolam renang soalna kamari katutup ku hordeng panjang jadina te katingali batin Selvia)


( Duh ternyata ada kolam renang di dalam kamar, udah dua hari di sini baru tau ada kolam renang soalnya kemarin ketutup tirai panjang jadinya ha kelihatan)


'' Isshhh Mas Angga, teganya gak ngasi tau'' gerutu Selvia berjalan menuju kolam renang.


Angga yang sadar dengan kedatangn sang istri, yang begitu cantik mempesona dengan lingeri merah maroonnya, walaupun Selvia baru bangun tidur, dan terlihat juga Selvia sudah terlihat segar setelah demam semalam.


'' Sayang... kamu sudah bangun '' tanya Angga berenang mendekat kearah sang istri berada.


'' Aku cari cari, ternyata mas Angga di sini'' jawab Selvia cemberut.


'' Iya sayang mas boring sekali, nunggunin kamu tidurnya lelap banget, jadinya mas putuskan berenang saja, sambil menunggumu bangun sayang'' ucap Angga beranjak dari kolam menuju sang istri.


'' Bagaimana demamnya, sudah baikan sayang'' ucap Angga lagi mengelap tangannya yang basah dengan handuk ingin menyentuh kening sang istri.


'' Sepertinya sudah mas, aku sudah lebih baik'' jawab Selvia.


Angga menyentuh kening Selvia yang ternyata sudah stabil suhu tubuhnya.


Selvia menelan salivanya dengan susah payah, karena melihat tubuh kekar sang suami, yang mendekatinya hanya mengenakan boxer saja, dengan memperlihatkan benda di dalamnya yang menegang sempurna karena kedinginan, mungkin juga karena menatap tubuh sexy mempesona Selvia membuat yang di balik boxer menegang.


'' Mas aku baru tau kalau di sini ada kolam renang pribadi, mas Angga gak cerita'' ucap Selvia berjalan duduk menuju kursi santai di pinggir kolam renang.


'' Mas lupa sayang '' jawab Angga berjalan mendekati Selvia yang sedang duduk santai.


'' Kamu mau, menemani mas berenang sayang '' tanya Angga


'' Aku gak bisa berenang maas, terus aku juga baru sembuh dari demam, gak bagus mas'' ucap Selvia padahal hatinya ingin sekali berenang.

__ADS_1


'' Ayo mas akan ajarin, kalau masalah air kolam renangnya yang dingin, gampang nanti mas ganti dengan Air hangat'' ucap Angga melihat sang istri yang sepertinya ingin berenang.


'' Memang bisa mas, berubah jadi air hangat kolam renangnya mas'' tanya Selvia antusias.


'' Iya sayang, nanti mas nyalakan pemanas air yang menuju kolam dulu, agar suhu air kolam menjadi hangat'' ucap Angga.


Angga beranjak menyalakan tombol pemanas yang mengalir menuju kolam renang, sekalian ia memanggil lewat telepon pelayan untuk mengirim menu sarapan sang istri dan dirinya.


Setelah pelayan mengantar makanan, Angga dan Selvia menyantap sarapan mereka sambil menunggu Air kolam manghangat.


Setelah selesai Angga mengechek air kolam renang yang sudah berubah suhu menjadi hangat.


Angga menggendong tubuh mungil sang istri ala bridal style menuju kolam renang.


Selvia tersenyum dengan apa yang suaminya lakukan, Selvia mengalungkan kedua tanganya ke leher Angga.


Angga bukannya mengajari Selvia berenang, malah terus menggoda sang istri dengan bermain air dengan nya.


Bahu lebar Angga terus memepet ke tubuh mungil sang istri di pinggir kolam, Angga terpesona dengan tubuh basah Sang istri yang tercetak sempurna di balik lingerinya.


Membuat senjata Angga di bawah sana menegang menggelora melihatnya.


'' Mas apa sih, geli tau '' ucap Selvia merasakan tangan sang suami yang terus bergerilya sambil memeluk tubuhnya.


'' Sayang kamu sexy sekali, sampai bikin dia berdiri '' ucap Angga membawa tangan Selvia menyentuh juniornya.


'' Isshh mas,, apaan sihhh kesitu mulu mikirnya'' ucap Selvia mengibaskan tangannya setelah memegang senjata Angga.


'' Tak ada salahnya sayang, biar adik Safhira segera tumbuh di sini '' ucap Angga memegang perut rata sang istri.


Angga yang tak tahan membalika tubuh Selvia menghadapnya dan langsung ******* bibir mungil sang istri dengan begitu gemasnya.


Selvia tak habis pikir yang ada di pikiran suaminya hanya tentang daerah pangkal paha nya saja.


Selvia tak kuasa menolak sang suami yang begitu bisa membangkitkan gairahnya.


Selvia pun membalas ******* Suaminya, membuat hati Angga tersenyum senang.


'' Boleh yah sayang, mas melakukannya '' tanya Angga pada sang istri setelah ****** Merek terlepas.


'' Mas... kamu gak ada lelahnya yah'' jawab Selvia


'' Mas tidak lelah sayang, justru dengan melakukannya, akan hilang semua lelah nya mas Sayang'' ucap Angga serak menahan hasratnya.


'' Ya sudah, lakukan lah mas'' ucap Selvia tersenyum manis pada suaminya.


Angga langsung menggendong tubuh basah sang istri keluar dari kolam renang.


Angga membuka lingeri basah Selvia, dan mengelap tubuh basah sang istri, setelah itu Angga kembali menggendongnya ke ranjang king size kamar mereka.


Angga langsung membuka boxernya, dan merangkak mengungkung tubuh polos sang istri yang begitu membuatnya Candu.


Dan Akhirnya terjadilah pergulatan panas di pagi hari, Angga melakukannya dengan sangat lembut dan pelan mengingat sang istri yang baru sembuh dari demam semalam.


Sebenarnya Angga tak tega melakukaannya, namun apa mau di kata, junior Angga di bawah sana tak bisa di ajak kompromi, apalagi setelah melihat tubuh sintal nan menggoda milik sang istri.

__ADS_1


🌹bersambung dulu Readers nanti di lanjut sembari menunggu Angga dan selvia yang sedang memadu cinta🌹


Jangan lupa selalu dukung Authorrrr


__ADS_2