Pernikahan Kedua Sang Duda

Pernikahan Kedua Sang Duda
episode 24


__ADS_3

Setelah dari toko oleh oleh, mereka kembali melanjutkan perjalanan menuju rumah Selvia, yang berada di daerah jelekong kabupaten Bandung.


Setelah menempuh perjalanan tiga jam lebih, mereka akhirnya sampai di rumah Selvia, rumah yang sederhana namun asri karena masih banyak pohon buah dan bunga yang berada banyak di sekeliling rumah orang tua Selvia, di sana juga tampak masih banyak persawahan yang terhampar luas, udara nya pun masih sangat asri apalagi di tambah suara hewan malam yang masih terdengar, berbeda sekali dengan kota jakarta.


Mereka sampai di rumah orang tua Selvia, pas sekali waktu mahgrib tiba, Selvia langsung turun sembari menggendong Safhira.


''Assalamualaikum'' ucap Selvia dan Angga bersamaan, Angga mengambil Safhira dari gendongan Selvia karena masih tertidur lelap, kasihan juga Selvia pasti lelah sekali karena selama perjalanan Safhira terus menempel padanya.


'' Waa'alaikum salam'' ucap seorang dari dalam yakni ibu Sumi, ibu selvia.


'' Aduh neng suganteh moal jadi uih teh, cek adik neng moal waka uih cenah sibuk'' ucap bu sumi


(aduh neng kirain ga jadi pulang, kata adik neng ga jadi pulang karena sibuk)


Selvia sengaja tidak mengabari sang adik karena ingin membuat suprise untuk sang adik.


''Muhun bu kamari sibuk, tapi ayeuna tos menang ijin ti mba Anggita jadi bisa uih'' ucap Selvia tersenyum pada sang ibu yang masih menggunakan mukena karna baru selesai melaksanakan solat mahgrib.


(iya bu kemarin sibuk, tapi sekarang udah dapat ijin dari mba anggita jadi bisa pulang)


''Oh syukur Alhmdulillah atuh neng '' ucap bu Sumi


'' Itu..neng kadieu sareng saha'' tanya bu Sumi melihat Angga dan langsung menyuruhnya masuk.


(itu si neng kesini sama siapa)


'' Ieu teh raka na mba Anggita, nu di ais putrana bu'' ucap Selvia memberitahu


( ini teh kakaknya mba anggita, yang di gendong anaknya)


'' Oh nya atuh lebet, karunya itu cangkeuleun'' ucap bu Sumi


( oh ya udah masuk, kasihan pegel)


Tak lama suara pak yadi, bapak Selvia terdengar dari luar baru pulang dari masjid.

__ADS_1


''mobil saha nya'' batin bapak Yadi.


(mobil siapa ya)


''Assalamualaikum '' ucap pak yadi


''waalaikum salam'' jawab semua yang ada di


dalam


''Eeh... aya si neng iraha dongkap'' ucap pak Yadi.


(eh ada si neng kapan datang)


'' Barusan pak, bapak sama ibu ini kenalin mas Angga kakaknya mba Anggita bosnya Via'' ucap Selvia berbahasa indonesia karena kasian melihat Angga dari tadi kebingungan tidak mengerti bahasa sunda yang di gunakan oleh orang tua nya.


''Perkenalkan pak, saya Angga kakaknya Anggita'' ucap Angga mengulurkan tangannya untuk menyalami bu Sumi dan pak Yadi orang tua Selvia.


pak Yadi dan bu Sumi sumbringah menerima uluran tangan Angga yang langsung mencium punggung tangan mereka.


''Mmm... Safhira ada di mana? '' ucap Safhira terbangun karna gerakan Angga dan langsung Selvia ambil untuk berpindah pada nya


''Mommy kita sudah sampai '' tanya Safhira sambil mengucek ngucek matanya.


'' Iya sayang ini sudah sampai di rumah orang tua mommy'' ucap Selvia membuat orang tua Selvia bertanya tanya di buatnya.


'' Ooh sudah sampai yah '' ucap Safhira malu malu melihat ada orang tua Selvia di depannya.


'' Iya sayang...ini kenalin orang tua mommy,'' ucap Selvia.


Safhira yang pintar langsung menyalami orang tua Selvia.


''Aduh meni geulis sareng lucu pisan'' ucap ibu sumi setelah membawa minum dari dapur.


(aduh cantik dan lucu banget)

__ADS_1


''Ayo di minum dulu'' ucap pak Yadi.


''Iya pak' terima kasih'' ucap Angga.


Bu sumi langsung ke dapur, menyiapkan untuk makan malam dan Selvia langsung mengikuti ibunya ke dapur untuk membantu sambil menggendong Safhira.


'' Bu sandi masih di masjid'' tanya Selvia menanyakan keberadaan Sandi.


'' Iya ngumpul ngumpul dulu sama remaja masjid neng'' ucap bu Sumi sambil memasak.


Selvia menceritakan semuanya pada Bu sumi mengenai kedatangan Angga, dan mulai menceritakan awal mulanya ia di lamar Angga, karena putri Angga yang begitu dekat padanya sampai bu sumi di buat bingung karena Safhira memanggil Selvia mommy.


Di ruang tamu Angga dan pak Yadi sedang mengobrol dan tak lama suara Sandi datang dari masjid.


''Assalamualaikum '' ucap Sandi dan di jawab Angga dan pak Yadi berbarenga trus Selvia datang dari dapur.


''eh... teh via iraha uih, tos aya di dieu wae''ucap sandi adik selvia


(eh teh kapan pulang, udah ada di sini aja)


''tadi barusan saja ucap'' selvia


'' kenalin itu mas Angga, kakak mba Anggita bos teteh'' ucap Selvia.


Sandi bersalaman dengan Angga, yang sedang bercengkerama dengan pak Yadi.


'' San, ayo bantuan teteh bawain oleh oleh di mobil mas Angga'' ucap Selvia lagi


'' Eleh teteh, cieee teteh nyebutnya mas '' ucap Sandi dan langsung di pelototi via, ia langsung membantu via menurunkan barang dari mobil dan di ikuti Angga dan pak Yadi.


'' Aduh ni seer pisan neng oleh olehna'' ucap pak Yadi.


'' Ini dari mas Angga pak yang membeliken'' ucap Selvia


''Ya alloh, jadi merepotkan nak Angga'' ucap bapak yadi

__ADS_1


'' Tidak merepotkan pak ini buat keluarga yang ada di sini, saya hanya membawa ini karena tidak ada persiapan sebelumnya pak, jadi tidak ada persiapan, di tambah lagi Selvia sempat tidak mengijinkan saya mengntarnya ke Bandung'' ucap Angga sambil pandangannya menatap ke arah Selvia, yang di tatap pura pura tak melihat dan langsung memandang ke arah lain.


πŸ’ŸπŸ’ŸπŸ’ŸπŸ’ŸπŸ’Ÿmohonn dukungannyaaa


__ADS_2