
pagi hari pun tiba, sekarang sudah menunjukkan pukul 06.00 WIB, Selvia baru bangun karena semalaman tidak bisa tidur, karena terus teringat tindakan Angga yang telah mencium dan memeluknya semalam.
Selvia juga sengaja mengabaikan Alarm ponselnya subuh tadi, karena Selvia sedang tidak solat sedang kedatangan tamu bulanan, jadi Selvia melewatkan dering alarm waktu subuhnya.
Selvia terbangun setelah mendengar Suara Safhira membangunkannya.
''Mommy bangun, fhira lapar'' ucap Safhira yang mengelus perut nya, Selvia ingat kalau semalam Safhira tidak makan apa apa hanya ngemil saja, karena semalam langsung tidur pulas.
'' Ya ampun... kasihan sekali anak mommy lapar ya, ya sudah kita mandi dulu setelah itu sarapan, soalnya hari ini Safhira harus masuk sekolah, karena sudah beberapa hari ijin kemarin jalan jalan dari Bandung okeee'' ucap Selvia dan diangguki Safhira sambil tersenyum.
''oke...asalkan bersama mommy terus... '' ucap Safhira senang.
setelah selesai mandi Selvia dan Safhira turun ke lantai bawah dan langsung menuju area dapur untuk membuat sarapan, Selvia melihat Angga sudah ada di ruang tv, tapi Selvia memilih pura pura tidak melihatnya, namun berbeda dengan Safhira yang langsung bergegas ke arah sang papa saat mendengar suara sang papa menyapanya.
''Eeh....anak papa yang cantik sudah rapi mau sekolah ya'' Tanya Angga, Angga melihat Safhira sudah rapi memakai seragam tk nya.
'' Iya dong papa, fhira kan mau sekolah diantar sama mommy, sekarang mommy mau buatin dulu Safhira sarapan'' ucap Safhira berceloteh memberitahu.
di dapur
Sudah ada bi Minah yang sedang membersihkan dapur dan mempersiapkan bahan masakan untuk makan siang.
''Eeh... nyonya via, ada yang bisa bibi bantu'' tanya bi Minah ramah pada Selvia.
''Enggak bi terima kasih, bibi gak usah panggil saya nyonya pangil saya via saja bi lebih enak di dengarnya''ucap Selvia pada bi minah.
''Eeh...nanti ga sopan atuh non, kalau bibi manggil nama sama majikan''ucap bi Minah khawatir nanti di sangka tidak punya sopan santun.
''Bi aku bukan siapa siapa di sini, jadi bibi gak usah panggil aku nyonya'' ucap Selvia sambil memanggang roti untuk Safhira dan membuat kopi untuk Angga.
__ADS_1
''Tapi kata nyonya Anggi, non Selvia sebentar lagi akan jadi menantu keluarga dirgantara jadi sama saja dari sekarang saya memanggil nyonya'' ucap bi minah
'' Iya sih bi, tapi via mohon panggil via aja atau terserah bibi asal jangan panggil nyonya bi, saya gak nyaman'' ucap Selvia memberitahu.
'' Iya sudah bibi panggil non atau neng via saja gimana? kata nyonya Anggi neng via orang sunda yah, soalnya temen saya orang sunda suka dipanggil neng'' kata bi Minah.
''Benar banget bi... itu lebih nyaman kedengarannya, eh bi via boleh minta tolong sama bibi, tolong antar kopi sama roti ini untuk mas Angga sarapan yah bi, soalnya saya mau siapin bekal buat Safhira ''ucap Selvia, karena ia belum mau menemui Angga karena kejadian semalam.
'' Iya boleh neng via, dari tadi bibi tawarin bikinin teh sama kopi katanya tuan Angga belum mau, ya sudah sekarang bibi antar dulu kopi nya ya'' ucap bi Minah.
'' Terima kasih ya bi'' ucap Selvia ramah.
Di depan tv Angga dan Safhira yang sedang asyik bercerita, kalau Safhira ingin segera punya adik seperti temannya di sekolah, agar juga bisa punya teman main di rumah, mengingat Safhira begitu kesepian.
Bi Minah datang mengantar kopi dan roti isi untuk Angga yang sudah di siapkan oleh Selvia.
''Tuan ini kopi dan rotinya'' ucap bi Minah
''Bukan saya yang buat tuan, ini tadi neng selvia yang buatin untuk tuan dan menyuruh saya yang antar sama tuan'' ucap bi Minah, membuat Angga tersenyum mendengarnya.
''Ooh ya udah bi makasih, dan ucapkan juga terima kasih buat yang buatin nya juga'' ucap Angga tersenyum dan bi Minah pamit kembali ke dapur.
''Kenapa bi Minah yang mengantarnya, aku justru gak mau menyuruh bi minah dari tadi bikin sarapan, aku ingin biar Selvia yang mengantarkan pada ku, apa mungkin dia masih marah soal semalam'' batin Angga bertanya tanya.
di dapur
''Neng via kata tuan Angga, katanya terima kasih'' ucap bi Minah pada Selvia yang sedang mengaduk susu untuk Safhira, via tersenyum
Selvia segera memanggil Safhira yang sedang asyik mengobrol dengan Angga untuk Segera Sarapan, Selvia bertanya dalam hati entah apa yang sedang mereka obrolkan, tapi dari melihat ekspresi Safhira, Seperti nya Safhira sedang merengek meminta sesuatu pada Angga.
__ADS_1
''Safhira... sayang ayo sarapan dulu takut terlambat berangkat sekolahnya'' suruh Selvia memanggil Safhira sedikit keras, karrna Selvia memanggil Safhira dari arah meja ruang makan sedangkan Safhira di ruang tv bersama Angga yang letaknya dekat dengan ruang makan.
''Iya.... siap mommy'' jawab Safhira beranjak dari duduknya pamit pada Angga untuk sarapan bersama mommy nya.
Angga membisikan sesuatu pada Safhira dan diangguki Safhira, Angga membisikan keinginan Safhira tadi, agar Safhira juga meminta adik pada Selvia, karena Angga tadi malas menjawab dan punya ide menyuruh Safhira menanyakan pada Selvia saja, karena yang mengandung adik bayi adalah mommy.
Saat sedang sarapan Safhira terus berceloteh pada Selvia, hingga yang Angga suruh katakan, langsung Safhira ungkapkan pada sang momny.
'' Mommy... Safhira ingin punya adik dong, biar di rumah ada temannya seperti teman fhira pada punya adik jadi pulang sekolah ada teman untuk bermain'' ucap Safhira dan sontak membuat Selvia terbatuk mendengarnya, Angga pun segera beranjak ke ruang makan setelah mendengar Selvia terbatuk, Angga datang untuk meyodorkan air minum dan sekalian ingin mendekati Selvia agar bisa seperti biasanya.
Selvia kaget melihat Angga sudah berdiri di sampingnya, sambil menyodorkan minum untuknya.
'' Ini...minumnya'' ucap Angga menyodorkan air putih.
''Makasih mas'' ucap Selvia menerima minum yang di berikan Angga.
'' Kenapa, apa kamu sakit'' tanya Angga yang sempat sempatnya akan menyentuh kening Selvia, namun Selvia menolak dan menahannya.
'' Tidak mas, aku gak apa apa'' jawab Selvia
Selvia bingung Angga belum bersiap ke kantor, Angga masih mengunakan kaos polos dan celana pendek santainya.
''Mas Angga.. gak pergi ke kantor'' tanya Via pada Angga yang ikut duduk di meja makan bersama via dan Safhira.
'' Hari ini mami mau ke sini, paling nanti agak siangan baru ke kantor '' ucap Angga ikut duduk untuk sarapan.
''Ooh,, ya sudah'' ucap via pendek.
Selvia langsung memasukan bekal Safhira dan menuntun mengajak Safhira agar segera berangkat ke ssekolah.
__ADS_1
''Sayang pamit dulu sama papa'' Suruh Selvia pada Safhira, mereka pamit pada Angga, Angga sempat akan mau mengantar mereka, namun di tolak halus oleh Selvia, yang seperti nya masih kesal kepadanya.
Tong hilap dukung terus Author🙏🙏