
Dikamar hotel**
Angga dan Selvia yang begitu kelelahan, menjatuhkan tubuh mereka yang lelah di ranjang king size hotel, tempat tidur yang di penuhi dengan hiasan dan taburan bunga mawar.
Angga dan Selvia sama sama menatap ke langit langit kamar hotel, mereka bersyukur sekali karena semua rangkaian acara sudah berjalan lancar.
Angga berbalik menatap Selvia, yang di tatap ternyata telah memejamkan matanya karena saking lelahnya.
Angga terus saja menatap ke arah sang istri, yang sepertinya begitu kelelahan, karena mereka lama berdiri untuk menyalami para tamu undangan.
Angga berniat melepaskan hijab sang istri, Angga juga berniat mengganti gaunnya sekalian agar Selvia tidurnya lebih nyaman.
Angga pelan melepas hijab Selvia dengan hati hati, karena banyak jarum kecil yang menahan hiasan mahkota indah di kepala Selvia.
Setelah hijabnya terlepas, Angga sekarang berusaha melepas Gaun sang istri yang ternyata begitu susah sekali untuk buka, apalagi dengan keadaan Selvia yang tertidur.
Selvia yang merasa terganggu, karena gerakan Angga yang berusaha membuka gaunnya, akhirnya Selvia pun terbangun.
''Mmas.. lagi ngapain'' Tanya Selvia melihat Angga di belakang punggung nya, Angga sedang berusaha membuka resleting gaun Selvia.
'' Eeh... sayang maaf mas, membangunkan mu, mas hanya ingin mengganti gaun mu saja, agar tidurmu nyaman'' jawab Angga.
'' Astagfirullah mas... maaf aku ketiduran, habis saking lelahnya mas, jadinya ketiduran '' ucap Selvia yang langsung beranjak dari tempat tidur.
'' Tidak apa apa sayang, mas juga mengerti, mas juga lelah sekali karena kita dari tadi terus berdiri menerima tamu'' ucap Angga tersenyum pada sang istri.
'' Ya sudah mas, aku mau bersihkan make up dulu, sekalian mau mengganti gaunnya'' ucap Selvia menuju meja rias untuk membersihkan wajahnya dari make up menggunakan micellar water.
Setelah selesai membersihkan wajahnya, Selvia berusaha membuka gaunnya yang ternyata susah sekali untuk di buka, ternyata karena resletingnya belum terbuka sempurna.
Angga yang baru saja, melepas jas tuxedonya dan menyisakan kemejanya saja, melihat sang istri yang kesusahan Angga langsung mendekat sang istri ingin membantunya.
'' Kenapa sayang, apa susah sekali'' tanya Angga mendekati sang istri.
'' Iyaa mas, gak tau nih susah sekali, tolongin mas sepertinya resletingnya belum terbuka sempurna'' pinta Selvia pada Angga yang berjalan mendekati nya.
'' Iya sayang... sini mas bantu'' ucap Angga memegang pundak Selvia.
Angga membuka sempurna resletingnya, ternyata resletingnya cukup panjang sampai ke pinggul, yang saat terbuka semua, terlihatlah dengan jelas punggung mulus Selvia.
Angga menelan salivanya dengan susah payah, dan beberapa kali menghela nafas dikala mengingat bila sang istri masih sedang datang bulan.
''Sudah... mas '' tanya Selvia setelah resletingnya terasa sudah terbuka.
''Ehh.. iya sayang...ini sudah '' ucap Angga tersadar dari lamunannya.
__ADS_1
Selvia di bantu Angga membuka gaunnya, Saat gaun nya terbuka ke bawah semua, terpampanglah pemandangan yang membuat Angga langsung berdiri seketika.
Selvia langsung berlari mengambil Bathrobe yang sudah di sediakan dan langsung masuk ke kamar mandi untuk mencuci muka dan membersihkan badan nya yang lengket, Selvia juga sekalian mengambil air wudhu untuk solat isya karena Selvia telah selesai haidnya.
Saat Selvia keluar dari kamar mandi, Angga yang rebahan di sofa langsung menoleh saat terdengar pintu kamar mandi terbuka.
'' Gantian mas...Ayo mandi dulu'' ucap Selvia pada sang suami yang menatap intens padanya.
'' Iya sayang...badan mas juga lengket sekali'' jawab Angga mengambil handuk dan langsung masuk ke kamar mandi.
Saat Angga keluar kamar mandi, di lihatnya sang istri yang sudah menggunakan mukena menunggunya untuk solat isya berjamaah, Selvia tengah duduk di atas sejadah menunggu sang suami.
Angga kini dalam hatinya tersenyum lebar,langsung bersuara.
'' Sayang... memang sudah selesai datang bulannya'' tanya Angga melihat Selvia sudah memakai mukena.
'' Iya mas... tadi siang haid nya sudah kering jadi tadi sore langsung bersuci'' jawab Selvia malu.
Angga tersenyum senang mendengarnya, kemudian setelah itu mereka melaksanakan Solat isya berjamaah.
Setelah solat dan berdoa saat Selvia menyalaminya Angga, Angga yang gemas menarik tangan Selvia kepelukannya, Angga membisikan kata kata sensual di telinga sang istri, membuat Selvia tersipu malu mendengar nya.
'' Sayang... coba lihat ini... dia sudah seminggu ini terus menegang...dia sudah tidak tahan ingin mencari sarangnya'' ucap Angga membawa tangan Selvia memegang juniornya.
'' iishhh mass'' ucap Selvia melepas tangannya setelah menyentuh yang Angga maksud.
Hasrat Angga yang sempat tertunda seminggu ini, karena Selvia kedatangan tamu bulanan nya.
Angga yang sudah tidak tahan, terus memepetkan tubuhnya pada sang istri.
Angga pelan mendekatkan wajahnya ke wajah Selvia, semakin dekat sampai tak ada jarak, dan akhirnya Angga ******* bibir mungil Selvia dengan lembut.
Angga tersenyum senang, melihat Selvia yang sudah lihai membalas nya, sesekali mereka saat mulai kehabisan nafas, melepas ciumannya dan kembali melakukannya.
Ciuman yang semula lembut dan tenang, lama kelamaan berubah menjadi jadi ciuman panas dan saling menuntut, apalagi junior Angga di bawah sana sudah menegang sempurna, seperti meronta ronta minta di keluarkan.
Angga membantu Selvia membuka mukenanya, dan saat terbuka terlihat Selvia begitu cantik dengan linggeri warna merah muda yang pas di badan begitu membuatnya semakin mempesona.
Angga kemudian menggendong Selvia menuju ranjang king size hotel, yang di penuhi dengan bunga mawar.
Selvia tersenyum malu membalas Angga sang suami yang terus tersenyum menatapnya.
Angga menjatuhkan Selvia diranjang dengan lembut, Angga terus berbisik di telinga Selvia sambil sesekali menggigit lembut telinganya. membuat Selvia merinding di buatnya.
'' Sayang.... bolehkah mas lakukannya sekarang, mas benar benar sudah tak tahan'' ucap Angga tersenyum menahan hasrat dan Selvia pun mengangguk.
__ADS_1
'' Iyaa mas.... lakukan lah, itu sudah jadi hak kamu mas'' jawab Selvia serak, menahan gejolak yang baru Selvia rasakan.
Tak menunggu waktu lama Angga langsung ******* bibir ranum Selvia dengan rakusnya, Selvia pun langsung membalas ******* Angga, bibir Angga beralih ke menciumi leher jenjang Selvia, Angga juga membawa tangan aktifnya menyelusup ke dalam lingeri Selvia.
Angga yang sudah tak sabar, langsung membuka paksa Linggeri Selvia dan membuangnya ke sembarang tempat.
Saat linggerinya terbuka, Angga terus menghela nafasnya yang menggebu melihat tubuh mulus dan sintal milik sang istri.
Dan terpampanglah Tubuh mulus Selvia yang hanya menyisakan kain segitiga di pangkal pahanya, dan Angga langsung membuka kain yang tersisanya dengan lembut.
Angga beberapa kali menelan Salivaanya dengan susah payah, sudah lama Angga tak melihat pamandangan indah seperti sekarang yang ada di depannya.
Selvia yang malu langsung mengambil selimut untuk menutupi tubuh polosnya.
Angga tersenyum sambil turun dari ranjang, Angga langsung melepas kaos dan sarungnya yang belum sempat Angga lepaskan habis solat tadi.
Selvia di balik selimut bengong sekaligus kagum melihat tubuh perfect Angga dengan perut sixpack dan bahu lebarnya.
Terakhir Angga langsung melepas boxernya dan langsung naik kembali ke ranjang dan membuka selimut yang menutup polos Selvia.
'' Mmass.. aku takuuttt'' ucap Selvia yang tak lepas menatap tubuh polos Suaminya apalagi menatap ke area junior Angga, membuat Selvia syok saat melihat tubuh polos Angga yang begitu kekar dan proposional.
'' Tak usah takut sayang... mas akan melakukannya dengan sangat pelan'' ucap Angga lembut.
Angga tak mau, malam pertama Selvia membuatnya trauma.
Angga berpikir sejenak, padahal dulu saat malam pertama dengan Alm Dita tak sesulit ini.
Setelah beberapa kali, Angga terus berusaha mencoba menerobosnya.
Dan...mak jlebbb
Angga langsung berhenti sejenak dengan juniornya yang sudah bersarang di dalam sarang Selvia.
''Auuuuww.... maas sakiiittt'' ucap Selvia meneteskan Air mata.
Angga langsung kembali ******** bibir Selvia, Angga berusaha menenangkan Selvia.
'' Sabar sayang... sakitnya hanya sebentar saja nanti akan berubah jadi nikmat'' bisik Angga ditelinga Selvia.
Selvia mengangguk-angguk masih merasa syok, merasakan malam pertamanya.
Angga sesekali melepas ciumannya saat Selvia kahabisan nafas, dan kembali menciumnya.
🌸bersambungggg dulu🌸
__ADS_1
Soalnya Author sudah up tapi beberapa kali di tolak semoga ini berhasilll.