
Dilanjutkan kembali Readers...
Selalu semangat dan sehat semua readers.
Author sempatkan kembali Update.
πΈπΈπΈπΈπΈπΈππππππππππ
Angga dan Selvia cukup lama saling berpelukan, Selvia begitu senang dan terharu akan surprise ulang tahun yang di siapkan sang suami untuk dirinya.
Angga merenggangkan pelukannya dan menatap intens wajah sang istri yang begitu berkaca kaca menatap balik pada nya.
'' Sayangku...my wife, ibu dari anak anaku.. Happy Brithday, semoga Allah selalu memberikan sehat dan panjang umur padamu, semoga semua yang kau harapkan dan cita citakan segera terkabul, pokoknya Selalu bahagia dunia dan akhirat Sayang....mmmpp..cup... '' ucapan Angga pada sang istri dan Angga langsung menghujani ciuman di wajah berseri Selvia.
Selvia yang masih berkaca kaca, dan akhirnya meneteskan air mata bahagianya, sembari terus menatap sang suami di depannya.
Angga dengan lembut menyeka air mata yang jatuh di pipi sang istri, hingga istri kesayangannya bersuara.
'' Mmass.. terima kasih banyak untuk semuanya, aku gak tahu cara bales kebaikan mas gimana, yang pasti aku ucapkan selalu terima kasih sama kamu mas, mas udah begitu baik sama aku....aahhhhh aku jadi nangis jadinya'' Balas Selvia yang tak kuat menahan tangis, yang akhirnya pecah juga.
Angga dengan sigap langsung merengkuh kembali tubuh sang istri kedalam pelukannya.
Tangan Angga mengusap usap punggung sang istri untuk menenangkannya.
'' Cup... cupp sudah sayang jangan menangis, mas ingin selalu membuat kamu tersenyum bahagia, mas gak mau lihat kamu nangis sayang, ini semua sudah kewajiban mas sebagai seorang suami, mas gak perlu di balesan dari kamu sayang, yang ada ini adalah rasa terimakasih mas sama kamu, yang mau melengkapi hidup mas menjadi istri dan ibu yang begitu hebat untuk mas, Safhira dan sebentar lagi janin di dalam perutmu sayang'' ucap Angga panjang lebar, sembari terus menenangkan sang istri yang masih tersedu sedu terharu dengan apa yang telah di siapkan Angga.
(Sangat di maklumi ini adalah perayaan ulang tahun pertama kalinya dalam hidup Selvia)
Selvia begitu senang dan bahagia, Selvia pasti tak akan lupa dan akan selalu di mengingat dalam memori nya.
'' Sekali lagi makasih yah mas.. '' ucap Selvia lagi sembari tersenyum manis pada sang suami.
'' Iya sayang.. sudah nangisnya katanya tadi udah laper, Ayo...'' ucap Angga mengajak sang istri ke arah meja yang sudah di sediakan.
Mereka berjalan ke arah Meja yang berukuran besar, di sana sudah di siapkan Kue ulang tahun Dua tingkat dengan tulisan '' Happy Brithday my Wife yang ke 23 tahun'' tulisannya mengelilingi cake ulang tahun.
Angga menggeser kursi untuk duduk sang istri dan segera menyalakan lilin angka 23 dengan menggunakan korek api yang sudah tersedia di meja.
Anggga juga meraih bucket bunga besar dan di berikannya pada Sang istri.
Lagi lagi Selvia tersenyum bahagia, atas perhatian Angga.
'' Makasih mass'' ucap Selvia menerima bucket bunga dari sang suami.
Angga juga mengambil kotak perhiasan berwarna biru dongker dengan bahan bludru, dari dalam jas tuxedonya, perhiasan yang sudah di persiapkan Angga untuk sang istri.
'' Sayang ini kado untuk kamu '' ucap Angga menyerahkan kotak perhiasan pada Selvia.
Selvia melongo, Ternyata masih banyak surprise dari sang suami yang terus membuatnya kaget sekaligus bahagia.
'' Sayang....Ayo di buka'' suruh Angga pada sang istri yang malah memandangi kotak perhiasan pemberiannya.
'' Ini apa mas? '' tanya Selvia penasaran.
'' Bukalah sayang, nanti kamu tahu isinya'' ucap Angga tersenyum.
__ADS_1
Selvia dengan lembut membuka kotak pemberian Angga, dan saat Selvia membukanya, Selvia di buat melongo, melihat begitu indahnya Kalung berlian yang berkilauan di depan nya dengan liontin hati dan terukir namanya di sana.
'' Masya Allah...ini indah sekali mas'' ucap Selvia menutup mulutnya.
'' Iya Sayang... kamu suka'' tanya Angga menatap intens sang istri.
'' Mmmm iya mas, makasih yah... '' jawab Selvia terharu dengan pemberian sang suami.
'' Syukurlah sayang kalau kamu suka, sini mas pakaikan'' ucap Angga membantu sang istri untuk memakai kan kalung pemberian nya dan tak lupa mendaratkan kecupan manis di kedua pipi sang istri, setelah Angga selesai memakaikan kalungnya.
'' Perpect... kamu semakin cantik sayang'' ucap Angga melihat kalung nya yang sudah terpasang di leher indah sang istri.
'' Terima kasih mas... '' Balas Selvia tersenyum manis pada sang suami.
'' Iya sayang.... sekarang kita tiup lilinnya dulu baru kita makan'' Ajak Angga.
Di meja juga sudah Banyak terhidang beberapa makanan pembuka, Angga langsung mengajak sang istri meniup lilinnya.
'' Ayo sayang di tiup lilinnya'' suruh Angga pada sang istri yang malah melamun menatap kue besar di depannya.
'' Ya Allah ya robb..hatur nuhun kanggo sadayana, Abdi bersyukur pisan kanggo sagalana nu tos di gariskeun dina hirup abdi, semoga sagalana ngajadi berkah barokah ya Robb'' Batin Selvia bersyukur atas apa yang terjadi di hidupnya.
(Ya Allah ya robb... terima kasih atas semuanya, aku sangat bersyukur atas segalanya yang udah di gariskan dalam hidup aku, semoga segalanya menjadi berkah dan barokah ya Robb)
'' Sayang... sayang kenapa malah melamun'' panggil Angga membuyarkan lamunan Selvia.
'' Eeh iya mas.. maaf ehhehe'' Ucap Selvia tersenyum.
'' Kenapa sayang? gak suka yah sama kue nya'' tanya Angga melihat sang istri yang melamun cukup lama.
''Sudah sayang jangan Sedih, kita bisa video call, mas akan coba menelpon Sandi, pasti Safhira bersama nya'' jawab Angga yang langsung meraih ponsel dari saku jasnya.
Angga memencet nomor telepon Sandi untuk melakukan Video call, dan tak lama telponnya pun tersambung.
π'' Hallo Assalamualaikum Kak Angga'' sapa Sandi di layar ponsel Angga.
π'' Iya Wa'alaikum salam San'' jawab Angga.
Selvia Langsung mengerutkan keningnya melihat Di mana Sandi berada, Selvia tak mengenal tempatnya, padahal bilang masih di rumah orang tua Angga.
Selvia mengambil Ponsel yang di pengang sang suami.
π'' San, lagi dimana kakak gak kenal tempatnya? ibu, bapak sama Fhira mana? teteh ingin bicara" Sela Selvia pada Sandi sang adik.
π'' ishh teteh hayang nyaho wae, cieee teteh ker bobogohan deui nya jeng kak Angga, cieee ni geulis pisan ker emam wengi sosonoan jeng kak Angga'' Ucap Sandi yang bukannya menjawab malah menggoda Selvia.
(ishh teteh mau tau aja, cieeee teteh lagi pacaran lagi yah sama kak Angga, cieee cantik banget lagi makan malam romantis sama kak Angga)
π'' Isshh pika sebeuleun pisan, lain jawab kalah ngaledek, buruan dimana Safhira'' ucap Selvia sedikit berteriak membuat Angga yang tak mengerti langsung bengong di buatnya.
(ishh Nyebelin banget, bukannya jawab ini malah ngeledek, buruan dimana Safhira)
'' Aduh bumil-bumil kamu sensitif sekali baru tadi senang, menangis, sekarang marah marah sayang Sayang'' Batin Angga tersenyum dengan berganti gantinya mood sang istri.
Sandi yang di marahi ibu sumi, dan pak yadi karena meledek sang kakak langsung mengarahkan kamera ponsel nya menuju orang tuanya dan orang tua Angga, juga Safhira yang sedang berkumpul makan malam di villa papi Agung.
__ADS_1
'' Mas mereka dimana kok aku gak kenal tempatnya'' tanya Selvia bertanya pada Sang suami.
Belum sempat Angga menjawab, Suara Safhira langsung membuyarkan pertanyaan Selvia.
π'' Mom... mommy selamat ulang tahun yah, semoga mommy sehat selalu, fhira selalu sayang mommy'' Ucap Safhira dan di ikuti yang lain ikut juga mengucapkan Selamat ulang tahun pada Selvia, sembari melambaikan tangan mereka.
π''Iya sayang,,, terimakasih banyak semuanya, ngomong ngomong Safhira Sedang di mana sekarang? ayo dong menyusul mommy ke Hotel sayang'' pinta Selvia pada Safhira.
π'' Duhhh Mommy.. fhira minta maaf gak bisa menyusul mommy, seharusnya mommy yang menyusul Fhira ke Bali berlibur ke villa nya opa'' jawab Safhira dengan polosnya.
π'' Iya teh buruan kesini, di sini indah sekali di pinggir pantai villa nya'' Suara Sandi menimpali.
π'' Masya Allah, jadi kalian semua ada di Bali... '' ucap Selvia kaget dengan keberadaan mereka.
π'' Iya mommy.. mommy susul fhira kesini yah, soalnya fhira kengen sekali sama mommy'' ucap Safhira memonyongkan bibirnya.
π'' Cuppp iya sayang nanti mommy ijin papa dulu semoga di ijinkan, biar mommy bisa pergi ke Bali menyusul kalian'' jawab Selvia lembut sembari melirik sang suami di depannya yang pura pura biasa saja padahal sedang menahan Senyum saat mendengar keinginan bumil kesayangannya.
π''Iya sayang kami tunggu'' ucap Mami Anggi.
π'' Iya neng di tunggu, hati hati di jalan'' ucap Bu Sumi.
π'' Iya mommy... fhira tunggu, love you mom dadaahhh Assalamualaikum '' ucap Safhira menutup teleponnya.
π'' Iya semuanya Wa'alaikum salam'' jawab Selvia.
Setelah video call mereka selesai, Angga langsung mengajak sang istri untuk meniup lilinnya bersama karena kalau di biarkan lilinya akan habis terbakar.
Setelah Meniup lilinnya, Selvia memotong kue ulang tahunnya dan potongan kuenya langsung di suapkan pada mulut sang suami.
'' Mas makasih atas semuanya, aku tahu ini pasti rencana mas, mas kan yang membuat mereka semua ada di Bali'' ucap Selvia setelah menyuapkan kue pada sang suami.
'' Iya Bumilku sayang, mas udah siapin ini semua dari seminggu yang lalu di bantu papi dan gita, mas ingin di setiap hari hari kamu penuh kebahagiaan, bukan hanya di hari ulang tahun saja sayang'' ucap Angga memberitahu.
'' Terus sekalian ibu, bapak dan Sandi ada di jakarta jadi papi bilang ajak sekalian jalan jalan ke sana'' jawab Angga lagi.
'' Mmmm makasih yah mas... Orang tuaku pasti senang dan bangga sama kamu'' ucap Selvia tersenyum.
'' Iya sayang sama sama, mas akan lakukan apapun untuk buat kamu bahagia'' balas Angga tersenyum manis pada sang istri.
Setelah itu mereka pun makan malam romantis Bersama, Angga membantu sang istri memotong motong daging yang terhidang di meja, Selvia yang lapar terlihat terus antusias makan makanan di depannya dengan lahap, membuat Angga yang menatapnya, tersenyum Senang.
'' Mas gak makan?'' tanya Selvia melihat Angga yang hanya memandanginya.
'' Mmas kenyang sayang, ayo kamu lanjutkan lagi makannya, kita harus siap siap besok pagi, kita akan berangkat menyusul ke Bali'' ucap Angga tersenyum memberitahu sang istri.
'' Mas akan ikut juga?, memangnya gak akan ke kantor? besok kan hari senin mas'' Tanya Selvia yang mengira Angga tak akan ikut, karena Selvia tahu Angga sedang menjalankan beberapa proyek.
'' Mas gak mungkin biarin kamu pergi sendiri sayang, tenang saja di Kantor ada Dito yang menghandle'' Ucap Angga mantap.
'' Mmm.... oke aku lupa, kalau Bapak Angga adalah CEO nya hehehehe'' balas Selvia tersenyum.
Mereka pun makan malam dengan di iringi lagu Romantis yang membuat suasana semakin hangat dan intim.
ππππππ
__ADS_1
Bersambung dulu....