
Angga seketika langsung membawa Selvia ke dalam pelukan nya, saat mereka tiba di dalam kamar hotel yang Angga pesan.
Selvia yang kaget dan hampir saja terjatuh karena tiba-tiba di peluk Angga, langsung mengalungkan kedua tangannya di leher Angga.
Seketika pandangan mereka bertemu. Angga begitu menatap lekat manik mata istrinya. Begitu juga Selvia menatap dalam mata suaminya yang begitu protective terhadapnya.
''Mas... Maafin aku... sudah gak sengaja mengobrol dengan..mmm'' Ucapan Selvia yang terpotong, karena jari Angga telah menahan Selvia melanjutkan ucapannya.
'' Sayang kamu tidak perlu minta maaf... namun mas tetap harus menghukum bibir ini yang sudah lancang bengobrol dengan laki-laki sok tau itu'' Angga meredam emosinnya pada Selvia dan hanya bergurau menyalahkan bibir sang istri.
Selvia spontan mengatupkan bibirnya, setelah mendengar ucapan suaminya yang akan menghukum bibirnya.
Angga yang gemas dengan tingkah sang istri seketika langsung melesatkan bibirnya menciumi bibir sang istri yang sekarang ada dalam pagutan bibirnya.
Angga menciumi bibir Selvia begitu rakus dan dalam, Angga seperti meluapkan rasa cemburunya pada bibir sang istri.
Selvia yang merasa bersalah langsung membalas pagutan bibir sang suami, pagutan bibir Selvia tak kalah dalam dan liar dari Angga. Selvia juga meraba-raba belakang telinga dan dada bidang Angga bergantian.
Angga yang merasakan ransangan Sang istri langsung tersenyum senang dalam hati.
Ciuman mereka sesekali terlepas dan kembali menyatu bagai magnet yang langsung kembali bersatu tarik menarik saat mencoba di pisahkan.
'' Mmm ha... ha..... Apa sudah puas mas??'' tanya Selvia yang juga ngosngosan karena aktifitas ciumannya dengan sang suami.
'' Bibir mas sudah puas... tapii dia malah terbangun sayang'' Jawab Angga sembari membawa tangan mulus sang untuk menyentuh pusakanya yang menegang sempurna di balik celana panjangnya.
__ADS_1
'' Baiklahh... akan aku puaskan sekalian'' Selvia kembali mencium bibir Angga dengan begitu dalam, membuat Angga bersorak dalam hatinya.
Tangan Selvia sekarang aktif membuka jas Angga membuangnya ke sembarang tempat, di lanjutkan membuka kancing kemeja Angga satu persatu dan terakhir Membuka sabuk juga celana Angga membuangnya di lantai.
Selvia menciumi tubuh Angga dari mulai leher, dada perut dan terakhir daerah inti pusaka Angga.
Selvia mulai memainkan pusaka milik Angga yang begitu berurat dan menegang sempurna di dalam mulut mungilnya.
'' Akkhhhh... aww'' erangan kenikmatan keluar dari mulut Angga...saat pusakanya di service mulut sang istri.
Sudah cukup lama Selvia berjongkok memainkan pusaka sang suami, namun karena begitu kuat Angga belum mau mengeluarkan laharnya.
Angga yang tahu sang istri sudah lelah dengan aktivitasnya, Angga langsung mengajak sang istri untuk bangun, Angga juga melucuti dress yang di gunakan sang istri membuangnya di ranjang.
Angga sigap menidurkan posisi sang istri yang masih berbalut kain penutup buah da-da dan juga kain segitiganya di ranjang hotel.
Selvia menggeliat merasakan sentuhan dan ciuman Suaminya.
''Akkhhhhh.... mas... ahhhkk'' Selvia merasakan nikmat permainan bibir sang suami di leher dan gunung kembarnya.
Setelah Menyadari gairah sang istri memuncak, Angga langsung menjepitkan Pusaka miliknya di antara kedua paha mulus sang istri, mengingat Selvia masih dalam masa nifas, membuat Angga belum bisa menerobos inti milik Selvia.
Selvia yang mengerti langsung menahan kedua pahanya agar menghimpit dan menjepit pusaka Angga. Dan Angga langsung memainkan pusaka nya yang begitu besar dan panjang di penuhi rambut-rambut halus di sekelilingnya.
Bibir Angga aktif menciumi bibir dan pu-ting dua gunung kembar milik sang istri.
__ADS_1
Membuat Selvia bergelinjang terus merasakan permainan bibir Angga.
Angga pun begitu menikmati aktivitas pusakanya di himpitan dua paha sang istri.
Setelah cukup lama, Angga bersiap saat merasakan lahar milik pusakanya akan keluar.
'' Akhhhh.... mmmm...uhhhh'' Angga sampai di puncak kenikmatannya dan memuntahkan laharnya di daerah perut sang istri.
Selvia tersenyum senang... akhirnya pusaka sang suami sudah terpuaskan kembali walaupun bukan di puaskan oleh inti miliknya.
Hingga suara ponsel Angga menyadarkan mereka yang sedang merasakan kenikmatan permainan mereka.
Ternyata mami Anggi yang menelpon. Angga bangkit menerima telpon sang mami.
📞Angga.. kalian sudah pulang kerumah?'' Suara mami Anggi cukup kencang, membuat Angga menjauhkan ponsel dari telinganya.''anak gendeng... Safhira sama mertuamu main di tinggal saja... mami kasian sama Safhira dan besan mami sudah sekarang mami akan ajak pulang saja mereka ke rumah mami'' Mami Anggi langsung menutup teleponnya karena ada lagi tamu yang datang, padahal sudah larut malam dan acara akan segera berakhir.
Angga bengong mendengar ucapan sang mami yang menyangka Angga dan Selvia sudah pulang.
Angga menatap jam di dinding, yang ternyata sudah menunjukkan pukul 12.00 malam dan Angga yakini acara di Ballroom hotel akan segera berakhir.
( Pak Angga sihhh... jadinya berabe kan)
Bersambung dulu....
Weekend Author sempatkan update story walaupun author sibuk...
__ADS_1
Next author lanjutkan
Love you.... para penikmat karya Authorr😘