Pernikahan Kedua Sang Duda

Pernikahan Kedua Sang Duda
eposode 46


__ADS_3

kita lanjuttt.....


Di Bandung


Selesai menunaikan solat maghrib, Selvia berkumpul di ruang tamu rumahnya, rumah Selvia yang kini sudah hampir rapi di dekorasi oleh hiasan hiasan bunga.


''Pak, bu, ini kok dekorannya bagus banget yah, kaya orang mau nikahan saja hiasan nya, mas Angga berlebihan bangett ya, kita kan cuma mau lamaran saja'' ujar Selvia kebingungan.


Pak Yadi dan bu Sumi bingung, mereka saling menatap saling bingung mau jawab apa.


''Ya mungkin nak Angga ingin memberikan yang terbaik buat kamu neng'' ucap pak Yadi santai.


''Iya teteh, tadi juga para tetangga pada bilang sama Sandi, katanya dekorannya bagus pisan, yang nikahan di sini kampung sini saja gak ada yang sebagus ini katanya'' ujar Sandi memberitahu Selvia.


''Iya San, mas Angga gak bilang bilang dulu sama teteh, ih sebel pisan'' balas Selvia.


'' Teh...terus tadi kata tukang dekornya, besok masih bakal dilengkapin lagi, jadi bakalan tambah bagus pisan kali teh'' ucap Sandi lagi.


Pak Yadi dan bu Sumi tidak mau berkomentar, mereka memperhatikan putra dan putri nya saja yang sedang asyik berbincang.


Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 21.00, pak Yadi dan bu Sumi sudah masuk ke kamarnya untuk beristirahat, begitu juga dengan Sandi yang sudah lebih dulu di kamar, Sandi sedang asyik main game di ponsel barunya.


Selvia juga ikut masuk ke kamar nya, Selvia merebahkan tubuhnya di ranjang kecil kesayangannya.


Selvia mencoba memejamkan matanya, tapi rasa kantuk tak juga menyerangnya.


'' Mungkin karena tadi siang banyak tidur ya, sekarang jadi belum mengantuk ''pikirnya Selvia.


Selvia memilih membereskan meja rias sederhana nya, tak lama suara notif pesan terdengar dari ponselnya, ternyata Angga yang mengirim pesan.


mas angga

__ADS_1


📩 sudah tidur belum?


selvia


📩 belum mas, tadi siang sudah banyak tidur, jadi belum mengantuk.


Baru juga Selvia mau menyimpan ponselnya di nakas tempat tidurnya, lagi lagi dering ponsel Selvia berbunyi kembali, ternyata panggilan dari orang yang barusan mengirim pesan padanya.


📞 Hallo Assalamualaikum'' sapa Selvia saat sudah tersambung.


📞 Wa'alaikum salam... nyonya Angga Dirgantara '' jawab Angga menggoda, menyapa Selvia.


Selvia tersenyum malu, pipinya memerah, namun ia berusaha menetralkan suaranya seperti biasa, Selvia tak mau sampai Angga berpikir ia terpesona dengan panggilannya tadi.


📞 Apaan sih mas, masih seminggu lagi juga menikahnya'' ucap Selvia menahan senyum.


📞 Iya sih, tapi saya ingin dari sekarang saja memanggilnya'' balas Angga sembari tersenyum.


📞Terserah mas Angga deh, sekarang ada yang mau Selvia tanya sama mas Angga'' tanya Selvia.


📞Iisshh mas.... Via tanya kenapa sih mas Angga memesan dekorasi lamaran seperti dekorasi pernikahan? sampai sampai para tetangga pada bilang bagus pisan, mewah pisan di kampung belum pernah ada dekorasi seperti ini, mas Angga berlebihan'' cerocos Selvia membuat Angga tersenyum mendengarnya.


📞 Oohh itu.... itu pantas buat kamu, saya yakin setiap wanita mempunyai impian acara lamaran dan pernikahan yang mereka impikan. kenapa kamu tidak suka dengan dekorasi pilihan saya? '' tanya Angga pada Selvia.


Selvia terdiam, bingung mau menjawab apa, Karena sejujurnya Selvia juga begitu sangat suka dengan Dekorasi nya.


''Aduh mas Angga...meni sosweet pisan''ucap Selvia dalam hati.


📞 via, Selvia'' panggil Angga karena Selvia tak kunjung bersuara.


📞 Eeehhh... iiyaa mas suka, tapi sedikit via pikir itu berlebihan mas, itu berlebihan mas di pasang di rumah sederhana seperti rumah via, harusnya dekorasi seperti ini pantasnya di halaman rumah yang bagus''ucap Selvia.

__ADS_1


📞 Ya sudah nanti selesai acara saya akan merenovasi rumah kamu, biar jadi bagus rumahnya...gimana? balas Angga pada Selvia.


📞Aiiiiiihhh gak usah mass, iihhh kenapa jadi kesitu sih obrolannya, iya deh iya, iya semuanya bagus, via suka'' ucap Selvia.


📞 Kan katanya biar pantas, jadi rumah nya akan saya renovasi'' ucap Angga membuat Selvia bingung.


📞isshhh mas Angga, udah jangan dibahas lagi deh, sekarang aku tanya Safhira mana?'' tanya Selvia.


📞Safhira sudah tidur lelap bersama auntynya, fhira begitu semangat menunggu hari besok, dia ingin sekali segera bertemu kamu'' jawab Angga.


📞Syukurlah kalau sudah tidur, aku sangat merindukannya padahal baru juga sehari tidak bertemu'' ujar Selvia


📞Terus kamu tidak merindukan papanya juga sekalian kan sama sudah sehari tak bertemu'' ucap angga menggoda selvia


📞iiiihhh mas Angga apaan sih.. enggalah seharian kita selalu berkomunikasi terus lewat pesan dan telpon.'' ucap Selvia menahan senyum karena Angga kembali menggodanya.


📞Tapi saya jujur via, saya seharian ini ikut merindukan kamu sama seperti Safhira,, bagaimana?'' ucap Angga semakin menggoda Selvia.


📞Iihhh mas Angga, apa sih besok juga kita bertemu''ucap Selvia yang langsung menguap menahan kantuk.


📞Ya sudahlah via, sudah malam juga, kamu sekarang beristirahat lah dulu, saya juga mau istirahat besok akan berangkat pagi menuju Bandung, tunggu kami di sana, dan tunggu surprise di malam lamaran kita.'' ucap Angga menggantung membuat Selvia penasaran.


📞Surprise.... Surprise apa mas? kasih tau via dong, bikin penasaran via aja''ucap Selvia penasaran.


📞Sudah nanti kamu tahu, kalau saya kasih tau sekarang bukan surprise lagi, sudah selamat malam have a nice dream.. good night


Assalamualaikum'' ucap Angga


📞Iiiya mas... wa'alaikum salaam'' jawab Selvia menahan degup hatinya karena godaan Angga dan akhirnya sambungan telpon terputus.


Selvia berbaring memikirkan apa yang Angga katakan padanya, dan lama kelamaan Selvia tertidur juga.

__ADS_1


🎸🎸🎸🎸surprise nya apaa ya? para pembaca..


mas Angga bikin Selvia penasaran aja ya.


__ADS_2