Pernikahan Kedua Sang Duda

Pernikahan Kedua Sang Duda
episode 125


__ADS_3

Angga membopong tubuh berisi Selvia untuk kembali ke Kamar mereka, karena malam semakin larut dan tubuh Angga yang begitu lelah ingin segera beristirahat.


'' Aku belum ngantuk mas'' Suara Selvia di samping nya saat Angga akan memulai memejamkan matanya yang begitu merasa kantuk.


Angga langsung berbalik menatap wajah segar istri kesayangannya, mungkin karena tadi sudah sempat tertidur pulas makanya Selvia tidak merasakan kantuk kembali.


'' Yah sudah.. kita menonton film saja biar mas temani'' Angga akhirnya bangkit dari tidurnya dan langsung mengambil remot menyalakan TV digital di kamar merek.


'' Bumil Mau nonton apa? biar mas carikan '' Angga mulai memilih-milih Film yang berada di layar sambungan digital netflix.


Selvia yang posisi tidur pun bangkit ingin ikut mencari film yang ingin dia tonton.


'' Sini mas, aku cari yang bagus...'' Selvia mengambil alih remote TV dari tangan Angga.


Angga kembali ke posisi rebahannya, badannya yang lelah benar-benar dalam posisi rebahan.


Selvia pun akhirnya menemukan film yang ia cari, Selvia memilih film korea untuk ia tonton malam itu.


Setelah Filmnya di mulai Selvia langsung mengambil posisi ternyamannya bersender di dada bidang Angga sembari memeluk pinggang Angga.


Angga yang lelah terus menahan kantuknya untul tidak tertidur sembari membalas pelukan hangat istri tercinta nya.


Hingga saatnya tiba di adegan ciuman panas di drama korea itu, membuat Angga yang tidak pernah menonton drama korea pun langsung menatap ke arah Sang istri yang begitu khusu menatap layar TV.

__ADS_1


Angga yang tak nyaman pun mulai menggerakkan posisi tidurannya dan langsung di sadari Selvia.


'' Kenapa mas...'' Selvia terganggu karena posisi Angga yang tidak bisa diam.


'' Tidak Sayang...mas hanya ingin melepas selimut saja, sepertinya udaranya sedang panas sekali ''Angga beralasan...karena merasa tidak nyaman semenjak melihat adegan di Film tadi membuat jiwa kelelakiannya langsung on ready.


Rasa kantuk dan lelah yang Angga rasakan pun sekarang langsung hilang sirna. Kini yang ada hanya ada tekanan panas dari otak bawah dan atasnya ingin ikut merasakan yang tadi di lihatnya.


'' Panas yah mas... ya udah sini... biar di buka aja bajunya'' Selvia berinisiatif langsung membuka baju kaos yang di pakai suaminya.


Setelah Selvia membuka kan baju kaosnya, tanpa aba-aba Angga langsung menarik bumil cantik di depannya ke dalam dekapannya.


''Sayang... kamu gak mengerti yah?'' Angga bersuara sembari merenggangkan pelukannya dan menatap wajah sang istri di depannya.


'' Mas kepanasan setelah melihat adegan tadi di film itu..'' Angga memberi kode sang istri yang polos tidak mengerti yang ia rasakan.


'' Oohhh.... adegan tadi mas.. itu udah biasa ada di drakor-drakor mas, malah ada adegan yang lebih.... '' Selvia terhenti di kala pikiranya karu konek dengan yang di maksud Angga suaminya.


''Cuuuupppp.... mmpppphh'' Angga tidak tinggal diam langsung melesatkan ciuman panas nya pada bumil cantil di depannya.


Selvia yang mengerti langsung membalas ciuman panas sang suami tidak kalah liarnya.


Mereka pun berciuman panas dan liar cukup lama, sesekali mereka melepas ciuman mereka dan kembali lagi hingga ciuman Angga turun ke leher jenjang Selvia dengan lembutnya.

__ADS_1


Suara suara erotis pun mulai keluar dari bibir mungil Selvia bersamaan dengan suara drama di layar televisi, dikala ciuman Angga di lehernya menyesap dalam dan tangan Angga yang begitu aktif di kedua gunung sintal kembar miliknya.


''Akhhhh maasss'' Selvia sudah mulai meracau merasakan nikmat foreplay Angga.


Melihat sang istri sudah terbawa gairah nya, Angga dengan cepat bangkit untuk melepas sisa pakaianya dan langsung membuka baju hamil baby doll yang digunakan Selvia.


Setelah mereka polos... Angga kembali menyusuri mengabsen seluruh anggota tubuh polos sang istri yang begitu membuatnya gemas ingin segera melahapnya.


Angga juga sempat bercengkrama dengan calon anaknya di dalam perut sang istri saat Angga menciumi perut buncit sang istri yang kini kandungannya akan memasuki delapan bulan kehamilanya.


''Sayang...mas sudah tidak tahan'' Angga menatap mesum sang istri yang begitu pasrah karena sama sama kalut di terpa gairah.


''Lakukan mas... aku juga menginginkannya'' Selvia tersenyum manis membalas tatapan mesum sang suami.


Angga memulai permaiannya... namun tetap mengutamakan keamanan untuk bumil di bawah kungkungnya.


Suara suara erotis dari kamar mereka pu saling bersahutan, apalagi Selvia sudah tidak terhitung sudah berapa kali merasakan pelepasanya karena ulah suami gagahnya.


Angga terus melem melek, tubuhnya yang semula lelah setelah lembur di kantor langsung on ready saat berhadapan dengan surga dunianya.


(Aduhhhh bumiilll....aku ikutan bergairah panas jadinya..... hehehehehhe)


bersaambung dulu yahhhh....

__ADS_1


__ADS_2