
lanjuttt...
selalu Semangat Readers💖
Tak terasa hari sabtu tiba, hari yang di mana, hari yang di tunggu Angga dan Selvia, juga kedua keluarga besar mereka Angga dan Selvia.
Karena malam nanti, akan di selenggarakan Resepsi Syukuran Pernikahan Angga dan Selvia yang akan di langsungkan di Ball room Hotel milik Fandi.
Kedua keluarga besar Angga dan Selvia, pada sore ini sudah bersiap menuju Hotel yang di tuju, yakni Hotel milik Fandi yang di mana tempat acara resepsi akan di langsungkan.
Semua keluarga mendapat jatah Satu unit kamar untuk bersiap siap.
Terutama pasangan pengantin baru yang akan menjadi pusat perhatian nanti malam.
Angga dan Selvia sudah mulai bersiap di kamar hotel, yang sudah di persiapkan untuk tempat bersiap mereka.
Di Ballroom Hotel Fandi di temani Anggita sedang mengechek, semua keperluan untuk nanti malam yang akan di hadiri ratusan orang tamu undangan.
Saat Anggita sedang menjelaskan semua keperluan, Fandi tiba tiba tertegun merasa bangga pada gadis multi talenta di depannya ini.
Kenapa Fandi tidak menyadari bahwa wanita di depannya ini sangat Pintar, pekerja keras namun tetap elegan dan sopan.
''Fan, fan... kok melamun sih...aku kan lagi jelasin'' panggil Anggita pada Fandi di depannya.
'' Ma, aaaf git, aku tadi kepikiran sesuatu jadi gak simak penjelasan kamu'' ucap Fandi berbohong padahal ia sedang melamun Anggita.
'' iiishh nyebeliin, aku cape cape jelasin kamu malah gak simak'' ucap Anggita cemberut.
'' Sekali lagi maaf git, yang penting kan semua nya sudah siap, okke'' bujuk Fandi.
Di kamar Hotel Angga dan Selvia
Angga dan Selvia yang sedang rebahan di tempat tidur, yang berada di kamar Hotel mereka, mereka saling memeluk satu sama lain, Saat mereka asyik bercanda, mereka di kagetkan dengan ketukan pintu kamar hotel mereka, ternyata kedatangan mereka kedatangan orang dari pihak MUA yang akan me make up Selvia.
Ternyata Anggita yang sudah memesan Pihak MUA untuk me make up Selvia, Anggita juga memesan pada Pihak MUA agar memberikan pelayana plus lulur dan spa pada Selvia, untuk memanjakan sang pengantin agar rileks, karena nanti malam akan terus meyapa ratusan tamu.
Selvia langsung memdapat perawatan dari pihak MUA dari mulai pijatan, luluran dan berendam dalam ramuan khusus Pengantin agar mengencangkan seluruh otot otot tubuh dan kewanitaan sang pengantin, di tambah agar rileks, terlebih Lagi otot otot kewanitaan agar semakin kencang.
'' Memang harus yah mba, saya di giniin'' tanya Selvia yang kurang nyaman di pijat karena tak terbiasa.
'' Iya nona... ini paket yang sudah di pesan, kami hanya melaksanakan tugas saja'' jawab orang dari pihak MUA tersebut.
Selvia pasrah, menurut Selvia mungkin ini kemauan Angga sang suami yang selalu tak memberitahukan nya lebih dulu.
Setelah di pijat dan di lulur, sebelum berendam Selvia melakukan mandi wajib dulu karena darah haidnya sudah kering.
Namun hal itu Angga belum mengetahuinya,kalau Selvia sudah selesai masa haidnya, kalau Angga sudah tau mungkin Angga sudah mengurung Selvia dan tak ada yang bisa mengganggu nya.
Setelah mandi wajib selesai, baru kemudian Selvia berendam dalam rendaman yang sudah di siapkan oleh pihak MUA.
Selama Selvia mendapat perawatan Angga memilih ke kamar orang tuanya yang sedang bersama Safhira di sana.
Setelah proses perawatan Selvia selesai, Pihak MUA langsung memulai me make up Selvia, dengan riasan yang begitu elegan dan glamor, mungkin orang tak akan menyangka kalau itu Selvia, riasan dari pihak MUA benar benar sangat sempurna, Selvia begitu cantik dan mempesona.
Membuat Pihak MUA itu sendiri berdecak kagum.
__ADS_1
'' Nona katanya, menikahnya sudah minggu kemarin ya'' tanya Pihak MUA
'' Iya tepatnya sabtu Minggu yang lalu, memangnya kenapa mba'' tanya Selvia penasaran.
'' Enggak apa apa, kami hanya kagum melihat nona seperti gadis perawan saja, manglingi sekali'' jawab pihak MUA tersenyum.
''Da emang masih parawan, meren pikiran manehna mah abdi teh ges di parawanan ku mas Angga, padahal mah kan acan kaburu kadatangan semah bulanan'' batin Selvia tersenyum
(Ya emang masih perawan, mungkin pikiran mereka aku udah di perawanin sama mas Angga padahal kan belum keburu kedatangan tamu bulanan.
Tak lama Angga datang ditemani Anggita yang sekalian memberikan Gaun pengantin yang akan di gunakan Selvia dan baju tuxedo untuk Angga yang warnanya senada dengan gaun Selvia.
'' Masya Allok kak via manglingi sekali '' ucap Anggita yang kagum melihat hasil riasan pada Selvia.
'' Iya mba, kayak pengantin yang masih gadis saja bercahaya'' ucap Pihak MUA kembali bersuara.
Angga tersedak akan obrolan Anggita dan pihak MUA.
'' Iya gak tau saja kalian, memang istriku masih gadis belum ku sentuh'' batin Angga tersenyum.
Angga terus menatap kearah Selvia, yang begitu cantik mempesona membuatnya tak sabar ingin menerkamnya.
'' Semoga haidnya sudah selesai, aku sudah benar benar tidak kuat untuk menahannya'' ucap Angga dalam hati.
Mata Angga tak lepas menatap sang istri perawannya, Selvia yang sedang di bantu oleh Anggita dan Pihak MUA mengenakan baju pengantin dan hijabnya.
'' Selvia kamu begitu sempurna, Perpect sekali'' batin Angga kagum.
Sekarang giliran Angga yang bersiap, tak lama Angga sudah selesai mengenakan Tuxedonya.
Selvia begitu kagum di buatnya, saat melihat sang suami, mantan dudanya yang begitu tampan mempesona.
Tak terasa waktu menunjukan pukul 19.00 dimana sebentar lagi akan di mulai acara Resepsi Angga dan Selvia.
Di Ballroom Hotel sudah banyak tamu yang berdatangan dari mulai teman, rekan kerja dan kolega Angga dari luar negri pun sudah mulai datang menghadiri resepsi CEO Dirgantara Group.
Semua keluarga besar pengantin sudah hadir di meja khusus keluarga, tampak keluarga Angga berdampingan dengan orang tua selvia mereka sangat bahagia dengan kebahagiaan putra putri mereka.
Keluarga Angga sungguh sangat menghargai keluarga Selvia, yang walaupun keluarga Selvia datang dari keluarga sederhana, namun keluarga Angga sungguh sangat menghormati besan nya itu, tak memandang sebelah mata, tak membedakan satu sama lain.
MC yang bertugas di acara Resepsi Angga dan Selvia sudah mulai membuka Acara tersebut.
Disana juga sudah Ada teman teman Selvia yang juga pegawai cafe Anggita yang sudah mulai datang, mereka tak sabar ingin melihat sang pengantin yang sudah sah menikah seminggu lalu itu, akan segera hadir di antara tamu undangan.
Tak lama Angga dan Selvia datang menuju tempat acara setelah MC memberi aba aba memberi tahu dan mempersilahkan pengantin untuk segera hadir di acara Resepsi mereka.
Angga dan Selvia datang melewati karpet emas panjang yang sudah di sediakan khusus untuk di lewati pasangan pengantin tersebut.
Semua orang yang hadir bertepuk tangan, bersorak dan berdecak kagum melihat pasangan yang begitu serasi sangat sempurna sekali.
Angga yang gagah dan tampan menggandeng mesra sang istri yang begitu cantik mempesona, kecantikan Selvia begitu membius semua para pria yang menghadiri acara tersebut.
Semua mata hadirin yang hadir tertuju pada mereka berdua, banyak yang memuji dengan kecantikan dan keanggunan Selvia yang begitu mempesona, apalagi dengan baju pengantin yang glamor dan elegan, namun tetap islami dengan hijabnya.
Dan para wanita yang hadir di sana, juga begitu terpesona pandangannya tertuju pada CEO Dirgantara Group yang begitu tampan dan gagah.
__ADS_1
Angga langsung naik ke atas panggung di dampingi sang istri tercinta untuk memberikan informasi pada hadirin, karena banyak yang bertanya tanya kapan ijab kobul mereka.
''Assalamualaikum wr.wb para hadirin yang saya hormati yang telah hadir, yang tidak bisa saya sebut satu persatu.
Saya Angga prayudha dirgantara dan di samping saya istri saya tercinta Selvia permatadewi.
karena banyak yang bertanya kapan prosesi ijab kobulnya kami.
Saya di sini Ingin memberitahukan bahwa kami telah melaksanakan ijab kobul kami minggu lalu, tepatnya di kampung halaman istri saya di Bandung, jadi malam hari ini tinggal Syukuran Resepsi Pernikahan kami.
Untuk itu kami persilahkan untuk para Hadirin menikamati semua hidangan yang sudah tersedia.
Terima kasih Wasalamualaikum wr. wb
Semua hadirin menikmati live music juga hidangan mewah yang banyak tersaji di sana.
Angga dan Selvia tak henti henti menebar senyum pada para kolega dan teman bisnis yang bergantian menyalami dan mengucapkan selamat pada mereka.
Termasuk Dito sang Asisten dan juga seluruh staf dan karyawan juga memberikan selamat pada sang Atasan.
Selvia juga begitu senang karena semua teman teman nya saat bekerja di cafe juga hadir memeriahkan malam resepsi Selvia.
Giliran Fandi menyalami dan mengucapkan selamat pada Angga dan Selvia di temani Anggita yang sedari tadi tak nyaman karena selalu di tatap intens oleh Fandi.
'' Selamat bro dan kamu via semoga Sakinah, mawaddah, warohmah hingga maut memisahkan kalian'' ucap Fandi dan di amiinkan angga dan selvia.
Semakin malam para tamu satu persatu meninggalkan tempat acara, sedangkan sang Pengantin melakukan sesi foto bersama keluarga besarnya.
Tak terasa Acara pun selesai, para keluarga mulai meninggalkan Ballroom tempat acara, ada yang pergi ke rumah ada juga yang menginap di hotel.
orang tua Angga memilih pulang membawa Safhira yang tertidur, agar tidak mengganggu Angga dan Selvia yang akan menginap di Hotel.
Karena mereka ingat saat di Bandung mereka tidur bertiga bersama Safhira.
begitu pun keluarga Selvia memilih tidur di rumah Angga di temani bi Minah dan pak Mardi yang mengantar mereka.
Angga dan Selvia berjalan menuju kamar hotel tempat mereka tadi bersiap sebelum Acara.
Saat mereka membuka kartu akses masuk, dan saat pintu masuk terbuka, mereka terkejut karena Kamar yang tadi berantakan, bekas bersiap mereka tadi, sekarang sudah di hias bak kamar khusus pengantin.
Angga dan Selvia saling menatap seperti saling bertanya dalam Hatinya.
'' Mas kamu yang memesan ini semua'' tanya Selvia bersuara.
Angga mengelengkan kelapa, tanda ia tak tahu menahu soal itu.
Namun mereka yakini, ini pasti ulah Anggita di bantu Fandi sang empunya Hotel.
Angga dan Selvia masuk langsung mejatuhkan tubuh mereka yang lelah di atas tempat tidur King Size yang penuh hiasan bunga mawar merah dan putih berbentuk hati.
🌺Bersambung menuju MP.....
Selalu dukung dan Semangaaaaatttin Author ya....
biar makin semangat nulisnya... 🌺
__ADS_1