Pernikahan Kedua Sang Duda

Pernikahan Kedua Sang Duda
episode 111


__ADS_3

Di Villa papi Agung


Semua keluarga sudah bersiap menunggu, untuk menyambut kedatangan Selvia dan Angga.


Semua mendapat bagian saat nanti memberika surprise pada Selvia.


Villa papi Agung lebih besar dari Villa Angga, di sana terdapat ruangan yang cukup luas untuk menampung banyak orang.


Semua keluarga sudah tidak sabar menunggu, tiba tiba terdengar deru mobil berhenti di parkiran villa.


Ternyata benar.... dua orang yang di tunggu tunggu telah tiba di villa.


Anggita yang menyambut, meminta Selvia untuk menutup matanya dengan kain yang di sediakan Anggita.


'' kakak selamat datang...di villa papi'' Anggita menyambut sang kakak dan kakak iparnya.


''Iya gita.. terima kasih sambutanya... terus yang lain pada di mana... aku kangen sekali mereka.. uuuuhh apalai Safhira'' Selvia langsung menanyakan keberadaan seluruh keluarga besarnya, terlebih sang putri, yang sudah dua hari tidak bersama nya.


'' Kakak Angga... kak via tutup dulu matanya'' Angga langsung meminta ijin untuk menutup mata sang istri.


'' Untuk apa mass... '' Selvia bingung, kenapa matanya harus di tutup.


'' Pokoknya di tutup dulu sayang... mas janji akan baik baik saja'' Angga menutup mata sang istri dengan kain yang di sediakan sang adik, sementara Anggita sudah kembali ke Ruangan, di mana seluruh keluarganya berkumpul.


Angga memapah Selvia, untuk memasuki tempat berkumpul keluarga besar mereka.


'' Mass.. takut.... ada apa sihh..harus di tutup segala'' Selvia merasa tak nyaman.


'' Sudah sebentar lagi sampai...mas akan buka penutup matanya nanti'' Angga yang diam diam ikut deg deg an, tentang surprise untuk sang istri.


Mereka sampai di pintu menuju ruangan itu, Angga berharap sang istri akan senang dengan surprisenya.


Di dalam Anggita menghitung mundur, aba aba akan kedatangan Angga dan Selvia.


'' tiga... dua...satu'' Anggita dan keluarga besarnya langsung berdiri mengeluarkan balon dan menghamburkan kertas warna warni ke arah Selvia, di waktu yang sama Angga membuka pelan kain yang menutupi mata Selvia.

__ADS_1


''Happy Baby Showerr And happy brithday'' ucap semua yang berada di ruangan itu


Semua keluarga menghampur pada bumil, mami Anggi dan bu Sumi langsung mendaratkan ciuman pada bumil yang semakin berseri di setiap hari nya.


Papi Agung dan pak Yadi juga tidak ketinggalan, mereka juga menciumi pucuk kepala bumil yang mulai meneteskan air matanya.


''Masya Allah.... semuanya... terima kasih '' Selvia dengan air mata yang sudah metes karena terharu, Angga sigap langsung membawa sang istri ke dalam pelukan nya.


Setelah pelukannya terlepas, Selvia langsung riweh mencari cari Sang putri yang tidak kelihatan, tiba tiba datanglah gadis kecil yang begitu Selvia rinduka.


'' Mommy...happy baby shower and happy birtday'' suara Safhira yang membuat Selvia tersenyum senang dan langsung membawa Sang putri ke dalam pelukan nya.


Safhira memberikan Bucket bunga yang cukup besar, untuk sang mommy di bantu Anggita.


''Sayang mommy kangen sekali... mulai sekarang jangan jauh jauh dari mommy'' Selvia menciumi pipi gemas Safhira.


'' Mommy dan Calon adik bayi...sehat sehat yahhh...fhira sayang mommy'' Si pintar Safhira mendoakan calon adik kecilnya.


'' Iya... terima kasih doanya.. kakak Safhira '' balas Selvia dan Angga dan menghujani kembali Safhira dengan ciuman.


gampang sedih, gampang senang, gampang marah, kesal, nangis, ahhhh pokonya untuk para suami yang istrinya lagi hamill,, tolong di maklumin yahh)


Selvia sangat bahagia dengan surprise yang di persiapkan keluarga besarnya.


Setelah itu Selvia dan Angga langsung menyalami dan mengucapkan banyak terima kasih, kepada kedua orang tua mereka dan yang lainnya ada sandi dan juga Fandi.


Semuanya memberikan selamat dan do'a untuk Selvia dan si jabang bayi.


'' Happy brithday... selalu yah sayang... lancar sampai nanti persalinan'' mami Anggi Antusias memegang perut Selvia yang membuncit.


''Iya neng geulis... sehat salamet sampe melahirkan'' ibu Sumi ikut mendoakan dan mengelus calon cucu di perut sang putri.


'' Teh via bahagia selalu dan sehat sehat sampai lahiran'' Sandi ikut memeluk sang kakak, mereka sedari kecil begitu dekat.


'' Kak Via...happy selalu dan sehat lancar sampai persalinan...aku udah gak sabarrr dengan ponakan kedua ku...pasti akan semakin ramai nanti'' Anggita memeluk Selvia.

__ADS_1


''Gita makasih banyak yah.... ini semua pasti kamu yang urus...semoga Allah balas kebaikan mu....gak lupa semoga segera kepelaminan...biar mami segera punya cucu dari kamu hehehe'' Selvia berharap kebahagiaan segera memihak pada sang adik ipar.


''Iyaaa Amiiin.... makasih bumil doanya'' Anggita kembali memeluk Selvia.


''Iya terima kasih doanya....sehat dan lancar yah via'' Fandi menghampiri Anggita dan Selvia.


''Iya kak fandi... bersegeralah mempersunting adik iparku ini'' Selvia langsung...sontak membuat Anggita malu di buatnya.


Mereka melanjutkan sesi berfoto dengan background balon, pita warna warni dan tulisan Baby shower and Happu brithday yang telah di siapkan Anggita semalam.


Setelah acara berfoto selesai, Para kaum laki laki langsung berkumpul di atas meja makan, di sana sudah terhidang berbagai makanan.


Semua makan bersama sama, selesai makan mereka kembali mengobrol dan bersantai di area Villa yang terdapat kolam dan taman.


Namun tidak dengan Fandi yang seperti mengobrol serius dengan Angga.


Entah apa yang di obrolkan mereka, mereka tampak serius berbincang, seperti membahas hal yang private, karena mereka mengobrol cukup berjarak dari yang lain.


Sedangkan bumill sudah mode sigap menemani sang putri makan, di temani ibu Sumi yang ingin terus di dekat cucunya.


Bu sumi bercerita, bahwa bu sumi begitu bahagia melihat kebahagiaan rumah tangga Angga dan Selvia.


Orang tua Selvia begitu bersyukur, Selvia di kelilingi keluarga besar yang begitu baik hati, saling melengkapi dan tidak membeda bedakan.


''Neng, ibumah bahagia pisan, semua keluarga nak Angga baik pisan, ibu sama bapak gak menyangka akan bisa jalan jalan ke Bali sama seperti orang orang, neng kita harus bersyukur sama Allah, mempertemukan kita dengan orang orang baik'' Bu sumi mencurahkan kebahagiaan bisa berkumpul dan berbaur dengan keluarga Angga yang notabene jauh berbeda dengan keluarga Selvia.


''Iya bu..via juga tidak henti henti bersyukur dan berterimakasih sama Alloh, ini juga berkat doa ibu dan bapak, via bisa sampai seperti sekarang ini'' Selvia berkaca kaca, mengingat kembali perjalanan hidupnya.


Bu sumi juga di buat kagum pada sang putri, walaupun Sebentar lagi Safhira akan punya adik, namun Selvia dan Angga tetap akan mengutamakan Safhira sebagai prioritas utama.


Tidak ada yang di bedakan, walaupun Safhira tidak terlahir dari rahimnya, namun Selvia sudah menganggap Selvia putri kandung nya sendir, Alloh hanya dititipkan Safhira terlahir dari rahim Alm Dita.


Di sela sela berkumpul, Angga tiba tiba berdiri memberi pengumuman, bahwasanya nanti malam, Angga secara khusus ingin mengajak semua keluarganya untuk makan malam di Hotel milik Fandi.


(Sepertinya akan ada lagi surprise yang di siapkan... tapi entahbuat siapa yah surprisenya)

__ADS_1


Bersambung dulu.....


__ADS_2