Pernikahan Kedua Sang Duda

Pernikahan Kedua Sang Duda
episode 130


__ADS_3

Jam menunjukan pukul 07.00. Orang tua Angga dan Anggita sudah datang untuk menemui cucu keduanya yang telah lahir pukul 04.00 dini hari dan selesai di observasi langsung menempati ruangan inap khusus bersama Selvia.


'' Maasya Allah sayang Selamat...Semuanya berjalan dengan lancar...maafkan mami tidak menemani kamu sayang...Angga memberitahu telat sayang.'' Seru mama Anggi saat baru tiba langsung memeluk dan menciumi kening Selvia.


'' Iya mi.. Syukur Alhmdulillah ini berkah do'a mami juga semuanya di lancarkan sama Alloh...tidak apa-apa mi..ini semua serba mendadak'' Selvia tak mungkin menceritakan semuanya awal mulai pada sang ibu mertua.


Angga mengabari keluarga nya saat Selvia dan Baby boynya masih di ruang observasi waktu subuh tadi.


Angga pun langsung mengabari keluarga Selvia yang berada di Bandung. Angga juga menyuruh Pak Mardi setelah mengantarkan barang keperluan baby boy ke rumah sakit untuk menjemput keluarga istrinya di Bandung. Agar siang ini bisa sampai jakarta.


Mami Anggi begitu gemas dengan cucu keduanya itu, ia tidak lepas selalu di dekat sang cucu sampai turun tangan untuk mengganti popoknya yang sudah penuh. Sampai-sampai membuat papi Agung terbahak-bahak saat mami Anggi terkena pancaran air kencing baby boy saat mami Anggi akan memakaikan popoknya yang baru.


'' Duhhh... baru mau pake popok langsung pipis lagiii'' seru Mami Anggi saat terkena pancaran air kencing baby boy.


'' Hahahaaaahahha...mami mendapat dorprise ni dari cucunya ''tawa papi Agung. Sontak membuat yang lain tertawa juga.


-------------------......'--------


Pukul 10.00 keluarga Selvia tiba dari Bandung dan juga Safhira yang sekalian di jemput oleh Pak mardi dari kediaman Angga. kedatangan mereka kemudian langsung di sambut hangat oleh keluarga Angga yang sudah tidak sabar menunggu kedatangan besannya.


Safhira langsung memeluk Sang mommy saat sampai di ruangan di gendong oleh Sandi.

__ADS_1


'' Mommy kangen banget sayang'' Selvia menghujani banyak ciuman di pipi Safhira yang begitu ia rindukan.


'' iya Mommy...fhira juga kangen mommy, ..... sekarang dimana adik bayinya...fhira mau bertemu....kata om Sandi adik fhira baby boy'' Safhira sudah tidak sabar mencari-cari adik bayinya.


Anggita langsung membawa ponakan cantiknya ke dalam ruangan dimana baby boy tidur...Agar Selvia bisa bersalaman dengan Bu sumi.


Bu sumi langsung memeluk putri kesayangannya dan menumpahkan air mata bahagianya mendapatakan cucu pertama dari putrinya.


'' Neng Selamet ya... kenapa mendadak neng..ibu jadi gak bisa nemenin neng lahiran'' Bu Sumi yang begitu sedih tidak bisa menemani Selvia melahirkan. Menumpahkan air matanya di pelukan sang putri.


'' Gak apa-apa bu... ini kejadiannya mendadak bu...dede bayinya udah pengen keluar..jadinya gak sempet kabarin ibu sama mami juga baru Angga kasih tau setelah bayinya lahir...'' Angga langsung ikut bersuara karena Selvia malah ikut terbawa menangis.


Mami Anggi ikut menangkan besannya yang begitu terlihat sedih.


'' Sudah besann... yang penting anak cucu kita selamat..saya juga yang dekat di jakarta tidak menemani karena Angga juga tidak sempat lagi untuk memberitahu karena kepanikannya'' Ucap Mami Anggi seraya memeluk bu Sumi besannya.


Setelah drama Bu sumi menangis... akhirnya mereka tertawa bersama saat Baby boy hadir di hadapan mereka setelah terbangun dari tidur nya.


'' Masya Alloh...meni kasep pisan neng'' bu Sumi saat menggendong cucu pertama nya untuk pertama kalinya.


(masya Allah.... sangat ganteng sekali neng)

__ADS_1


'' Enya atuh bu pasti kasep.. .. saha hela atuh akina'' Pak yadi langsung menimpali istrinya. Karena besan dan menantunya tidak mengerti ucapan bu sumi.


(iya dong bu pasti ganteng... siapa dulu dong kakeknya)


Semua ikut tertawa setelah Sandi memberitahu yang lain arti dari ucapan orang tuanya.


'' Hahahaha iya pak yadi benar... siapa dulu dong ini kita kakeknya'' Papi Agung langsung menimpali besan laki-lakinya setelah Sandi memberitahu arti ucapan mereka.


Angga dan Selvia juga yang lain ikut tertawa melihat tingkah orang tua mereka.


Angga bersuara ditengah-tengah obrolan kedua keluarga besarnya. Sembari tangan kanan memegang papan dan tangan kirinya menggenggam tangan kanan Selvia yang duduk di ranjang.


Sedangkan baby boy di kerubuti oleh Safhira sang kakak dan oma-oma nya di dalam ranjang bayi berwarna putih.


'' Mohon maaf... perhatian sebentar semua.. Angga dan istri Angga mau memberitahu yang tadi semua yang ada di sini tanyakan...yakni nama baby boy... Angga dan Istri sudah mempersiapkan nama untuk anak kedua Angga....mmmm'' Angga menjeda membuat yang lain penasaran.


'' Ayoo siapa namanya...jangan buat penasaran'' ucap semua yang ada di ruangan itu. Tentu yang suara nya paling kencang Sandi dan Anggita yang sudah sangat tidak sabar dengan nama sang ponakan.


(Siapa yahhh para readers nama baby boy nya)


kita lanjut nanti....bersambung dulu yaaaa

__ADS_1


__ADS_2