
di lanjutttt deuui...
Selvia makan siang bersama orang tua dan Sandi adiknya, Selvia begitu lahap sekali, makan masakan sang ibu, apalagi makan dengan lalapan yang segar segar, di tambaj sambal dan ikan asin menambah nafsu makannya.
Selesai makan bersama, mereka berbincang membicarakan untuk acara lamaran besok malam, walaupun hanya di hadiri dua keluarga inti dan tetangga terdekat saja, tetapi Angga sudah menyuruh orang kepercayaannya yang berada di Bandung untuk mendekor dan mempersiapkan segala srsuatunya, Angga tidak ingin membuat repot orang tua Selvia.
Pak Yadi begitu Bangga dengan sikap tanggung jawab Angga, Angga begitu cepat dan sigap dalam mempersiapkan segalanya.
''Neng.. katanya besok bakal ada yang mendekornya, tadi orang nya sudah mensurvei buat acara besok malam, terus bakalan berapa mobil keluarga nak Angga dari jakarta'' tanya pak Yadi pada selvia.
''Iya pak, mas Angga bilang sudah menyuruh orang buat ngurusin semuanya biar ibu sama bapak gak repot, terus kata mas Angga palingan dua atau tiga mobil pak, hanya keluarga inti mas Angga saja'' jawab Selvia.
''Bapak sama ibu do'akan, semoga semuanya di beri kelancaran sampai hari pernikahan nanti ya neng'' ucap pak Yadi mendo'akan kelancaran pernikahan Selvia.
''Iya terima kasih pak, bu, Amiin ya robbalalamiin'' jawab Selvia.
Setelah bercengkrama bersama orang tuanya, Selvia pamit ke kamar ingin segera beristirahat, karena matanya sudah tak bisa di ajak kompromi merasakan lelah, padahal tadi di perjalanan dari jakarta menuju Bandung sudah tidur lama, tapi tetap saja masih Selvia masih mengantuk.
Di rumah orang tua Angga
Safhira yang baru pulang sekolah, merajuk tak mau makan siang, padahal mami Anggi dan para bibi sudah membujuk Safhira, sampai sampai Anggita pun yang sedang sibuk pembukuan di cafe, di suruh sang mami untuk segera pulang, agar ikut membujuk Safhira supaya mau makan.
Safhira yang sedari pagi hanya minum susu dan roti saja, terus bekal sekolahnya yang sudah di bawa ke sekolah tak di sentuh sama sekali, membuat Mami Anggi khawatir di buatnya.
Anggita yang tiba di rumah orang tuanya, langung bergegas membujuk Sang ponakan.
''Princess aunty yang cantik jelita, ayo di makan sayang, besok kan kita akan ke Bandung untuk ketemu mommy Selvia'' ucap Anggita berusaha menyuapi Safhira.
''Memang beneran aunty, kita akan ke Bandung, ketemu mommy? '' tanya Safhira.
''Tentu sayang...besok kita semua akan kesana mengantar papa Angga melamar mommy via, makanya fhira harus makan biar besok kuat dan sehat saat ke Bandung'' jawab Anggita.
''Ookkk kalau begituuu auntyyy, fhira mau makan yang banyak, biar Safhira sehat karena mau ketemu mommy'' ucap Safhira yang langsung melahap makanan yang di suapi Anggita.
__ADS_1
Di Kantor
Angga masih di sibuk kan oleh Berkas berkas yang harus di tanda tangani, karena besok siang Angga dan keluarga akan berangkat ke Bandung untuk lamaran, jadi Angga berusaha menyelesaikan berkas berkasnya hari ini.
tqak terasa jam sudah menunjukan 16.00 waktu pulang kantor tiba, para karyawan sudah mulai meninggalkan kantor, namun tidak dengan sang CEO yang masih berkutat mengecek file file dari klien dan harus mengirim pada klien.
Terdengar suara ketukan pintu, di dalam ruangan Angga.
''Masuk '' ucap Angga.
''Pak Angga masih sini, mau saya buatkan kopi atau teh Pak biar fress'' ucap Winda ternyata yang datang ke ruangan Angga adalah Winda.
Winda Menyadari Angga masih berada di ruangnya, Winda langsung memanfaatkan waktu untuk menggoda Angga, karen sudah mulai sepi, para karyawan kantor yang lain sudah mulai meninggalkan kantor.
''Tidak usah Winda, saya sebentar lagi juga selesai, kamu kalau mau pulang, silahkan pulang saja,'' jawab Angga dingin tetap fokus menatap laptop, tidak menghiraukan kehadiran Selvia.
''Sialannn..gue cantik dan Sexy gini di anggurin, padahal gue udah touch up lagi make up gw'' batin Winda kesal karena tak di lihat Angga sedikit pun.
''Ya sudah pak, saya pamit'' ucap Winda lembut padahal hatinya sangat kesal saat keluar dari ruangan Angga.
''Dito... semuanya sudah saya cek jadi tinggal kamu kroscek kembali takut ada yang keliru, Dito besok malam adalah hari lamaran saya jadi besok pagi saya sudah di Bandung, jadi
tolong kamu handle semuanya, terus selama saya tidak ada tolong kamu urus dulu dan kabari saya kalau ada apa apa'' titah Angga pada Dito sang Asisten.
''Iya siap pak, saya ucapkan Selamat sebelumnya atas lamaran bapak, semoga semuanya di lancarkan sampai hari H pernikahan pak'' ucap Dito ikut senang.
''Iya Amiin ya robbal alamiin dit, terima kasih banyak atas doanya, semoga kamu juga segera menyusul, saya sudah yang kedua sedangkan kamu belum sama sekali hehhe'' jawab Angga tertawa menepuk bahu Dito, dan bersiap berbarengan untuk meninggalkan kantor Dirgantara group.
Angga langsung ke rumah orang tuanya, Angga tak sabar untuk menemui sang putri yang sedari kemarin berada di rumah sang mami, Angga juga akan sekalian mempersiapkan keberangkatan ke Bandung besok dari rumah sang mami, jadi Angga akan sekalian menginap di sana.
Di Bandung
Selvia baru saja selesai mandi, setelah bangun tidur Selvia langsung membersihkan diri.
__ADS_1
Di ruang tamu Selvia mendengar suara keramaian, ternyata pas Selvia lihat sudah ada beberapa orang yang sedang mulai mendekor, orang orang yang akan mendekor sudah mulai mengerjakan tugasnya, mendecor ruangan dan halaman rumah Selvia.
''Hahhh....kalau di lihat lihat dekorannya seperti dekor untuk acara pernikahan, belum selesai saja sudah terlihat mewah sekali, mas Angga pesan dekorasinya berlebihan'' batin Selvia bingung.
Selvia memilih kembali ke kamar nya, Selvia kembali membereskan baju bajunya yang di bawa dari kostan, untuk di rapihkan dan dimasukan ke dalam lemari.
Baru saja membereskan beberapa baju, terdengar suara dering dari ponselnya, ternyata saat di lihat nama mas Angga yang tertera di layar ponsel Selvia.
Ternyata saat Angga sampai di rumah mami Anggi, Safhira langsung meminta sang papa untuk menelpon mommy Selvia.
π Hallo Assalamualaikum mas'' sapa Selvia.
π Wa'alaikum salam mommy, fhiraa kangen sekali sama mommy'' jawab Safhira yang langsung mengambil ponsel dari tangan Angga, saat teleponnya mulai tersambung.
π Eehhh sayangnya mommy, bagaimana sayang kabarnya? sudah makan apa belum? iya mommy juga kangen sekali sama fhira'' Jawab Selvia tersenyum senang kembali menatap wajah gemas Safhira.
π fhira baik mommy, tadi Fhira baru saja makan di suapin sama aunty, Fhiraa sudah gak sabar untuk bertemu mommy'' jawab Safhira lembut.
π Iya sayang mommy juga udah gak sabar, besok mommy tunggu ya kedatangan fhira'' ucap Selvia.
π Iya mommy, tunggu fhira besok yaa'' balas Safhira
π Okke Sayang, ya sudah sekarang udah adzan maghrib Safhira jangan lupa solat yah, terus mommy juga mau solat dulu, nanti mommy telpon lagi oke..'' ucap Selvia.
π Oke siap mommy, sampai bertemu besok di Bandung... dahhh ...assalamualaikum'' ucap Safhira
πWa'alaikum salam sayang''balas Selvia.
Safhira langsung memberikan ponsel nya pada sang papa, Safhira langsung menuruti perintah sang mommy untuk solat, kemudian Safhira menemui sang oma untuk mengajaknya solat maghrib bersama.
up lagi semoga sukaaa...
mohon dukungannya ya biar author lebih semangatt
__ADS_1
Terima kasiiiihhh