Pernikahan Kedua Sang Duda

Pernikahan Kedua Sang Duda
episode 61


__ADS_3

🌼 Kita lanjuttkaaaaan Readers🌼


Setelah selesai sarapan, Angga dan Selvia langsung bersiap untuk Cheek out dari Hotel, karena tadi bebelumnya Sandi mengirim pesan pada Selvia, memberitahu kalau orang tua dan Sandi mau bersiap pulang ke Bandung, Karena Sang Adik Sandi besok akan melakukan tes untuk masuk Universitas di Bandung.


Angga dan Selvia keluar dari Hotel, Angga tampak gagak dan cool, sedangkan Selvia tampak cantik dengan menggunakan hijab untuk menutupi tanda merah di leher nya, mengingat akibat ulah suaminya semalam.


Orang tua Selvia, juga tak mau merepotkan Angga dan keluarganya, yang begitu melayani segala kebutuhan mereka, Orang tua Selvia begitu bahagia melihat sang putri,Selvia yang sekarang hidupnya penuh kebahagiaan mendapat keluarga yang begitu menerimanya dengan sangat baik.


Angga dan Selvia tiba di rumah Angga, orang tua Selvia langsung menyambut mereka.


'' Assalamualaikum '' ucap Angga dan Selvia masuk langsung menyalami orang tua Selvia.


'' Wa'alaikum salam '' jawab orang tua Selvia


'' Neng ibu sareng bapak bade pamit uih ka Bandung'' ucap bu Sumi


(Neng ibu sama bapak mau pamit pulang ke Bandung''


'' Naha bapak sareng ibu te betah, ni rurusuhan uih deui ka Bandung'' ucap Selvia pada orang tuanya


(kenapa bapak sama ibu ga betah, buru buru banget mau pulang lagi ke Bandung)


'' Betah neng, ngan karunya ke enjing si sandi bade ngiring tes lebet ka unibersitas tea, lebar mun te ngiring tes di anggap gagal cenah'' jawab bu Sumi yang selalu senang menggunakan bahasa sunda.


Selvia yang melihat suaminya bingung akan apa yang dibicarakan dengan sang ibu, Selvia langsung menjelaskan pada Suaminya.


Sandi dari arah taman belakang datang mendengar kedatangan kakak dan kakak iparnya.


'' San, memang tes nya tidak bisa di tunda, agar kalian masih bisa jalan jalan dulu di sini'' tanya Angga pada Sandi.


'' Enggak bisa kak, tesnya hanya berlaku senin sampai jum'at minggu ini saja kak'' jawab Sandi


'' Ya sudah, kakak suruh pak Mardi untuk mengantar kalian pulang, terus tunggu sebentar soalnya kakak sudah pesan oleh oleh dari Toko teman kakak, untuk di bawa ke Bandung, dan sekarang sedang di kirim'' ucap Angga memberitahu.


'' Terima kasih banyak nak Angga, jadi merepotkan padahal gak usah nak'' ucap pak Yadi pada sang menantu.


'' Tidak merepotkan pak, itu hanya Oleh oleh saja semoga bapak dan ibu juga Sandi suka'' ucap Angga.


Tanpa sepengetahuan sang istri, Angga sudah memesan dari mulai baju, kebutuhan pokok dan juga berbagai macam makanan untuk orang tua Selvia, agar bawa pulang ke Bandung.

__ADS_1


'' Mas Angga pesan apa, kok aku gak tau sih'' tanya Selvia penasaran.


'' Mas tadi langsung pesan dari teman mas, saat kamu bilang sandi, ibu dan bapak mau pulang, nanti kamu lihat saja apa yang mas pesan'' ucap Angga tersenyum.


Orang tua Selvia dan Sandi sedang bersiap, sedangkan Angga sedang menunggu barang yang ia pesan untuk orang tua Selvia.


Selvia sedang membantu bi Minah menyiapkan makanan di meja makan untuk makan siang, tak lama kurir yang mengirim pesanan datang, Selvia langsung melihat ke depan rumah, ingin melihat apa yang sudah di pesan sang suami.


Selvia di buat bengong melihat barang yang di pesan sang Suami, Berdus dus berbagai dari mulai macam macam makanan, kebutuhan pokok, dan juga pakaian.


Pak Mardi langsung menata barang tersebut, di bagian belakang dan tengah Mobil Alphard yang akan di gunakan untuk mengantar orang tua Selvia ke Bandung.


Mereka makan siang bersama, sebelum melepas kepulangan orang tua Selvia.


Setelah selesai makan siang orang tua Selvia Pamit pulang, orang tua Selvia mengucapkan terima kasih banyak, akan semua yang Angga berikan pada Selvia dan keluarganya.


'' Nak Angga..bapak mengucapkan terima kasih banyak atas semuanya dan juga salam kan pada orang tua nak Angga, maaf bapak tidak bisa mampir ke rumah'' ucap pak Yadi pada menantunya.


''Iya pak sama sama, nanti Angga kabari papi sama mami Angga, bapak dan ibu sama Sandi hati hati, nanti kabari kami kalau sudah sampai Bandung'' ucap Angga sambil menyalami mertuanya, di ikuti Selvia yang bersedih melepas kepulangan keluarganya.


'' Tong nangis neng, ku ibu sareng bapak di do'a ken sing bahagia rumah tanggana dunia sareng akheratna, trus sing lancar perjalanan na bade ka Balina'' ucap bu Sumi menciumi sang putri


'' Kak Angga, teh Selvia, Sandi pamit semoga selalu bahagia buat teh Selvia, kak Angga juga de Safhira, trus do'ain Sandi biar berhasil ya Teh'' ucap Sandi sambil menyalami Angga dan Selvia


'' Makasih banyak San, kak Angga dan teh Selvia pasti selalu do'ain yang terbaik semoga semuanya di lancarkan'' Ucap Angga.


'' Iya benar san, teteh titip ibu sama bapak yah'' ucap Selvia


'' Iya siap teh'' jawab Sandi.


Mereka pun pamit berangkat dengan Sandi duduk di depan dengan Pak Mardi sedangkan pak Yadi dan bu Sumi di bagian tengah dan di belakang penuh dengan barang oleh oleh yang Angga belikan.


Setelah melepas kepulangan keluarga Selvia, Angga dan Selvia masuk ke kamar mereka, karena mereka akan mempersiapkan pakaian yang akan di bawa ke Bali.


Saat sampai kamar mereka, mereka bukannya bersiap, Angga malah langsung menggendong Selvia ke atas tempat tidur dan langsung mengungkungnya.


'' Mmass... katanya mau bersiaapp mmpp'' ucap Selvia yang terpotong, karena bibirnya langsung di serang oleh Angga.


Bukannya menjawab, Angga langsung membungkam bibir mungil sang istri, yang selalu membuatnya candu ingin terus mengulumnya.

__ADS_1


Angga melepaskan ciuman nya, saat Selvia mulai kehabisan nafas.


'' Sayang... Mas ingin seperti semalam lagi'' bisik Angga sensual di telinga Selvia.


'' Maas... baru juga semalam kita melakukan nya, apa mas tidak lelah, terus kita kan harus bersiap untuk berangkat mas'' ucap Selvia menahan tangan Angga yang mulai menggerilya ke mana mana.


'' Mas tidak lelah sayang, malah mas akan semakin semangat kalau sudah di service sama milik kamu sayang'' ucap Angga menunjuk bagian inti bawah Selvia.


'' iishhh mas Angga...bisa saja'' ucap Selvia tersenyum malu.


'' Boleh ya Sayang, sekali saja habis itu kita siap siap'' ucap Angga merayu Selvia.


Selvia tak kuasa menolak, melihat Suaminya yang sudah begitu berhasrat menginginkan nya.


'' Boleh kan sayang'' ucap Angga lagi, Selvia tersenyum dan menganggukan kepalanya.


Angga langsung turun dari ranjang mengunci pintu kamar mereka dan langsung membuka baju dan celana nya, Angga kembali berjalan ke ranjang, untuk membuka hijab dan dress panjang yang di pakai sang istri.


Selvia tersenyum melihat nya, walaupun begitu semangatnya, Angga tidak melupakan untuk mengunci pintu kamar mereka.


Dan dengan cepat terjadilah pergulatan panas seperti yang mereka lakukan semalam.


Setelah Satu setengah jam mereka melakukan olahraga ranjang mereka, Akhirnya mereka berdua sampai di pelepasan mereka yang entah sudah yang keberapa kali, mereka sampai tak mengingat nya, apalagi Selvia, sudah lemas tak berdaya karena Angga terus saja menggempurnya.


Angga mengerang cukup kencang, saat Angga merasakan pelepasan pamungkasnya.


'' Auuuuhhhh... viaaaa'' erangan Angga, suaranya memenuhi kamar mereka.


'' Terima kasih sayang, mas sangat puas sekali'' ucap Angga tersenyum dan di balas senyum indah Selvia.


Maklum, Angga sudah off selama lima tahun lebih, makannya sekarang Angga langsung merasa candu dengan tubuh Selvia.


Setelah mereka menyelesaikan olahraga ranjang mereka.


Mereka yang sama sama lelah, akhirnya langsung tertidur saling berpelukan.


🍀 Di pending dulu Honeymoon nya karena Angga dan Selvia nya ketiduran nanti kita lanjut lagi readers🍀


Jangan lupa selalu semangatin Author biar tambah semangattttt..

__ADS_1


__ADS_2