
Tak terasa waktu sudah sore hari, setelah menunaikan solat ashar Angga, Selvia dan Safhira bersiap berangkat menuju Bandung.
Safhira terlihat begitu senang, karena bisa jalan jalan bersama mommy dan papa nya, karena baru kali ini Safhira bisa merasakan jalan jalan dengan orang tua lengkap seperti teman teman nya.
Safhira biasanya bila jalan jalan hanya di temani aunty dan oma nya, karena Angga selalu sibuk bekerja, berbeda dengan sekarang Safhira begitu ceria melihat ke kiri dan ke kanan jalan begitu bahagia bisa bersama Selvia dan Angga.
Angga sengaja menyetir mobil sendiri tidak membawa supir, karena Angga ingin lebih intens bersama Safhira dan Selvia tanpa kehadiran orang lain, Angga berpikir sekalian ingin lebih mengenal Selvia dan keluarganya lebih dekat mengingat Angga ingin segera mempersunting Selvia, walaupun mereka baru saling mengenal.
Di tengah perjalanan Angga membelokan mobilnya untuk mengisi bahan bakar, Di rest area di daerah cipularang Angga menghentikan mobilnya dulu untuk mengisi bahan bakar dan beristirahat
Ini adalah kali pertama perjalanan terjauh Angga setelah menjadi duda, menyetir mobil sendiri setelah Angga menggantikan posisi sang papi menjadi CEO dirgantara group, biasanya Angga selalu menggunakan supir, namun kali ini spesial, Angga ingin merasakan qulity time dengan Selvia dan sang putri.
'' kita beli oleh oleh dulu yah, untuk orang tua kamu dan adik kamu via'' ucap Angga saat sudah selesai mengisi bahan bakar.
Karena di Rest Area tempat Angga mengisi bahan bakar juga banyak terdapat kios dan toko yang menjual oleh oleh khas jawa barat.
'' Gak usah mas Angga nanti merepotkan, kita mulai jalan saja lagi biar cepat sampai'' jawab Selvia yang tak mau merepotkan Angga.
'' Via dengar yah, tidak ada penolakan, kita turun sekarang, Safhira mau ikut papa beli oleh oleh untuk nenek dan kakek Safhira di Bandung'' ucap Angga pada Safhira dan itu membuat Selvia tersenyum senang mendengarnya.
Angga mengatakan orang tua Selvia, sebagai nenek kakek Safhira.
__ADS_1
''Mauuuu pa, biar nenek dan kakek senang, Fhira bawakan oleh oleh'' ucap Safhira senang dan langsung dapat ciuman oleh Selvia karena Safhira ada di pangkuan Selvia.
'' Anak pintar'' ucap Selvia setelah mencium pipi Safhira.
Mereka turun dari mobil menuju toko oleh oleh khas jawa barat, khususnya oleh oleh khas Bandung.
Angga dan Safhira terus memilih oleh oleh untuk orang tua Selvia di kampung.
Selvia hanya tertegun melihat Angga dan Safhira yang antusias memilih oleh oleh untuk orang tuanya, hingga suara Angga mengagetkan Selvia dan membuyarkan lamunannya.
'' Apa kamu ingin diam saja via, tidak mau memilihkan oleh oleh untuk orang tua kamu.'' tanya Angga mengagetkan Selvia.
'' Eeh iya mas, terserah mas Angga saja, via gak mau ngerepotin'' ucap Selvia yang menolak karena tak mau merepotkan.
Angga menuntun tangan Selvia ke arah rak rak oleh oleh di sana, agar Selvia bisa memilih apa yang di sukai orang tuanya.
'' Pilihlah apa yang orang tuamu suka, dari tadi Saya bingung mau pilih mana takutnya salah memilih'' ucap Angga setelah membawa Selvia ke depan rak rak yang terdapat berbagai macam oleh oleh.
'' Via ayo pilih saja, ingat tak ada penolakan, jangan sampai saya memborong semuanya bila kamu tak memilih'' ucap Angga lagi, setelah melihat Selvia yang ragu ragu untuk memilih.
Mendengar itu Selvia memberanikan diri memilih makanan yang di sukai orang tuanya, Selvia tidak mau Angga sampai memborong semua yang ada di toko itu.
__ADS_1
Safhira menemani Selvia memilih oleh oleh, Selvia hanya memilih Beberapa saja, ia tak mau merepotkan Angga, walaupun Angga sebentar lagi akan menjadi suaminya bukan berarti Selvia bisa seenaknya memanfaatkan kebaikan Angga, Selvia ingat Angga akan menjadi suaminya, tapi suami yang belum mencintainya, mengingat pernikahan ini hanya demi kebahagiaan Safhira putri Angga.
Angga bengong saat melihat pilihan Selvia, yang hanya mengambil beberapa pack saja, Angga tak tinggal diam, Angga langsung mendekati Selvia untuk menanyakannya.
'' Kenapa hanya sedikit yang kamu beli via'' tanya Angga melihat keranjang belanja yang di pegang Selvia hanya beberapa pack saja.
'' Segini juga sudah cukup mas'' Jawab Selvia gugup.
Tak tinggal diam Angga langsung memanggil karyawan toko oleh oleh tersebut, dan langsung menyuruh karyawan toko tersebut untuk mengambilkan tambahan bungkusan oleh oleh lagi.
'' Tolong... ambilkan masing masing 10 untuk semua makanan yang istri saya pilih'' ucap Angga pada karyawan oleh oleh tersebut.
Selvia di buat melongo sekaligus kaget, Angga membeli 10 dari setiap kue yang Selvia pilih, padahal menurut Selvia ia sudah memilih cukup banyak, itu juga sekaligus untuk cemilan Safhira nanti selama di Bandung.
Dan yang lebih melongonya lagi Angga menyebut Selvia istrinya.
''Aduh gusti, ieu duda terus nyieun aku baper'' batin Selvia senang.
'' Pak ini sudah selesai'' ucap karyawan itu pada Angga dan Angga langsung membayarnya di kasir sekalian meminta tolong untuk mengantarnya ke mobil.
'' Tolong antar ke mobil saya yah'' ucap Angga pada karyawan tersebut, karna oleh oleh yang di beli Angga berkardus kardus.
__ADS_1
''Iya pak'' ucap karyawan itu dan Angga tak lupa memberikan uang tips cukup besar untuk jasa membawakan oleh oleh ke mobilnya.
๐๐๐maafkan author yang masih banyak salah dalam penulisannnn.