Pernikahan Kedua Sang Duda

Pernikahan Kedua Sang Duda
episode 128


__ADS_3

Rumah sakit Dirgantara


Selvia sudah berada di brangkar khusus untuk ibu melahirkan, semua alat dan keperluan untuk proses melahirkan secara normal sudah di persiapkan oleh para dokter yang akan menangani peoses persalinan dadakan istri pewaris Dirgantara Group Company.


Selvia sudah tidak terlihat pucat setelah mendapatkan tranfusi darah setelah dirinya sempat kehilangan banyak darah yang di akibatkan Hentakan Angga yang cukup kencang dan lama saa mereka berolah raga di ranjang.


Selvia terus berdzikir dan berdo'a sembari merasakan mulas dan panas yang semakin sering terjadi. Apalagi dengan rasa nya Selvia sudah tidak bisa berkata-kata lagi nikmat nya sangat luar bisa, begitu berbeda sangat kontras dengan rasa yang ia rasakan ketikan making love bersama suaminya.


(Iya betul sekali bu selvia.... hihihi bikinnya enak pisan ngeluarinnya nikmat luar biasa tidak bisa di artikan oleh kata-kata hehehe... para readers menikah dan sudah melahirkan pasti merasakan yang di rasakan oleh ibu Selvia)


Dokter kandungan dan Angga sudah masuk ke ruangan dimana Selvia sebentar lagi akan mempertaruhkan hidupnya untuk melahirkan buah cinta mereka.


Angga langsung menghampiri istri kesayangannya, Angga juga mendaratkan kecupan di semua bagian wajah sang istri hingga tiada terlewat. Semua mendapatkan ciuman dari Angga.


Dokter di bantu dokter yang lain dan juga beberapa perawat untuk membantu persalinan menantu keluarga Dirgantara.


Tangan Selvia mulai mencengkram pada telapak tangan Angga yang langsung di balas cengkraman oleh Angga untuk memberi dukungan pada istrinya.


'' Sayang....mas yakin kamu pasti bisa'' bisik Angga menyemangati sang istri. Selvia hanya menganggukan kepala tidak bisa berkata apa-apa karena terus merasakan mulas dan tekanan panas di perutnya.


Dokterpun sudah mulai sigap memberi aba-aba saat sudah mulai terlihat kepala bayi di jalan lahir inti Selvia.


'' Ayoo... ibu Selvia terus di atur nafasnya...jangan di pejamkan matanya... ayo lihat ke arah perut ibu Selvia jangan pejamkan matanya saat mengejan'' ucap Dokter kandungan itu saat Selvia kelelahan memejamkan matanya.


Angga sigap langsung memberikan ciuman di pipi istrinya untuk memberi semangat.


''Sayang...ayoo kamu pasti bisa... anak kita sudah tidak sabar ingin bertemu kamu mommy nya'' ucap Angga berkaca-kaca.

__ADS_1


Tampilan Angga sekarang jauh berbeda dengan Angga yang dingin dan berwibawa di kesehariannya di perusahaan.


Muka yang lesu, lelah dan menyedihkan harus melihat Sang istri yang begitu kesakitan saat terjadi kontraksi.


Kalau bisa memilih Angga akan menyuruh dokter agar melakukan tindakan operasi caesar saja menggunakan obat yang paling mahal agar istri tercintanya tidak merasakan sakit yang begitu luar biasa.


Namun akibat ulah sembrononya menggauli Selvia berlebihan yang mengharuskan melahirkan secara normal dimana Selvia akan merasakan kesakitan yang luar biasa.


Pikiran Angga sudah tidak menentu. Dalam pikirannya nya sekarang yang penting anak dan istrinya Selamat.


Angga akan menebus kesalahan dan kecerobohan nya pada sang istri dikala nanti.


''Pembukaan sudah sempurna...ayo siapkan semuanya'' Seru Dokter Kandungan pada patner dokter di sebelahnya.


Angga terus mencengkram tangan istrinya dan sesekali menciumi pucuk dan kening istrinya bergantian.


''Ayo ibu Selvia di sambung lagi nafasnya... ayooo terusss... terusss..sambung lagi.... ayooooo... sedikit lagi....ayooo jangan ditekan panggulnya jangan di angkat-angkat'' Dokter kandungan itu terus memberikan arahan.


''Mmmm.... emmmm.... aahh.... emmmmmm.....Ahhhh'' Selvia terus mengatur nafasnya saat mengejan.


'' Iya... ayoooo Kepalany sudah terlihat... sedikit lagi ibuuu....ayo sedikit lagi kasihan bayi nya sudah ingin keluar bu'' asisten dokter kandungan ikut memberi arahan karena kepala bayi akan segera keluar, sudah berada di antara inti kepemilikan Selvia.


''Ayoo sayang... bismillah kamu bisa...sayanggg'' Angga terus menciumi pucuk kelapa Selvia yang begitu penuh dengan keringat. Di tambah wajah Angga yang begitu berkaca-kaca akan meneteskan air mata.


Melihat perjuangan Selvia melahirkan menyadarkannya akan pengorbanan sang mami saat melahirkan kannya dan pengorbanan bu sumi ibu mertuanya saat melahirkan istri kesayangannya.


'' eemmmmmmmm....'' Selvia mengejan keras.Dan terdengar.

__ADS_1


''Eaaa... eaaaa...eaaaa'' Akhirnya bayi mungil terlahir secara normal dari Selvia permata dewi istri pewaris tahta Dirgantara Group.


'' Alhamdulillah pak Angga bayinya laki-laki. Sehat sempurna tidak kurang suatu apapun'' Ucap dokter kandungan tersebut.


''Alhamdulillah Baby boy'' balas Asisten dokter yang ikut membantu.


''Sayangg... sayangggg Alhamdulillah anak kita sudah lahirr..laki-laki'' Angga sudah tidak bisa membendung lagi air mata yang tadi di tahan nya, yang akhirnya jatuh juga melihat pengorbanan Selvia sang istri melahirkan buah cinta mereka.


Apalagi yang terlahir bayi laki-laki yang sudah begitu di idamkannya, walau pun mau bayi laki-laki atau perempuan sama saja.


Namun Setelah mempunya Safhira, Angga sempat menginginkan punya anak laki-laki untuk pelengkap nya. Dan Akhirnya sekarang kedinginan nya terwujud.


Angga begitu bersyukur akan semua nikmat yang sudah Alloh berikan kepadanya.


Hidupnya Sekarang semakin Sempurna. Mempunyai istri yang cantik juga baik hati dan sepasang anak yang cantik dan tampan.


Angga terus melesatkan ciuman di seluruh wajah Selvia dengan penuh cinta. Angga begitu bersyukur semua nya berjalan dengan lancar.


'' Iyaaa....mass syukur Alhamdulillah '' Selvia tersenyum simpul membalas senyuman Angga suaminya.


Angga langsung memberi minum Selvia yang sudah kehilangan tenaga dan kekuatan nya saat proses melahirkan buah hati mereka.


Saat Selvia di tangani perawat untuk di bersihkan dari darah sisa melahirkan. Angga bergegas mengahampiri ke arah dokter yang sedang membersihkan bayi laki-laki nya.


Selesai di bersihkan. Dokter kandungan tersebut menyerahkan bayi calon penerus pewaris dirgantara pada Angga sang ayah untuk di Adzankan di telinga kanannya.


(Aduhhhh terharu sekali.... selamat ya pak angga dan bu Selvia Babynya baby boy)

__ADS_1


Bersambung dulu....


__ADS_2