Pernikahan Kedua Sang Duda

Pernikahan Kedua Sang Duda
episode 81


__ADS_3

Maafkan Author baru sempat Update karena di weekeend adalah hari sibuk Author, tapi Author walaupun sibuk akan selalu sempatkan Update untuk Readers setia Author.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Angga dan selvia asyik saling memandikan satu sama lain, mereka berendam di Bathtube dengan air hangat untuk merileks kan tubuh lelah mereka.


Setelah selesai mereka langsung mengambil air wudhu untuk melaksanakan solat dzuhur bersama.


Selvia lebih dulu keluar dari kamar mandi, di susul sang suami.


'' Kenapa bengong sayang'' tanya Angga melihat sang istri duduk diam di kasur dengan bathrobe nya.


'' Mas.. masa aku pakai baju yang semalam'' jawab selvia.


'' Oh.. iya sayang mas lupa memberitahu kamu di ransel mas ada baju ganti kamu yang mas bawa dari rumah kita'' ucap Angga memberitahu.


Selvia tersenyum karena begitu perhatiannya sang suami padanya, akhirnya ia tak harus memakai setelan baju tidur nya bekas semalam.


'' Mas... kok sempat sempatnya bawain baju aku di ransel mas'' ucap Selvia sembari mengganti baju nya di hadapan Angga, membuat Angga menelan salivanya.


'' Mas sudah merencanakan semuanya sayang, mas sudah berniat mengajak mu ke hotel untuk menyelesaikan semuanya, mas tak mau ibu dan bapak sampai tahu dengan kesalah pahaman kita'' ucap Angga menghela nafas.


'' Iya mas makasih yah, atas semua perhatian dan pengorbanan mas Angga untuk ku'' ucap Selvia


'' Iya sayang itu sudah kewajiban mas, untuk selalu membahagiakan mu'' jawab Angga.


Mereka solat bersama, Untung nya pihak Bali World Hotel menyediakan peralatan untuk Solat.


Selesai solat Angga dan Selvia langsung bersiap untuk Cheek out dari Hotel.


Angga tampil cool dengan kaos putih polos dan celana biri dongker, dan selvia tampil feminim namun santai dengan drees panjang pilihan sang suami yang membawa drees selvia dari rumah mereka di jakarta.


Mereka turun dari Hotel langsung ke meja resepsionis hotel untuk cheek out.


setelah selesai Angga langsung menggandeng mesra sang istri ke parkiran hotel menuju Mobil sport miliknya.


Angga membuka kan pintu mobil untuk sang istri setelah itu ia beralih membuka pintu kemudi untuk dirinya.


Angga menjalankan mobil sportnya membelah kota Bandung yang cuacanya cukup terik di siang hari itu.


Setelah menepikan mobilnya di parkiran Rumah Mode Factory Outlet Bandung tempat belanja paket lengkap yang menjual berbagai kebutuhan Fashion dengan kualitas eksport.


Di Rumah Mode Factory Outlet Angga dan Selvai membeli berbagai mainan baju, tas dan sepatu dengan kualitas eksport untuk Safhira, Sandi dan Orang tua Selvia.


Rumah mode factory outlet yang berada di Jl. Dr Setiabudi , pasteur , kec. Sukajadi, kota Bandung.


Di sana juga terdapat cafe dan toko makanan yang menjual oleh oleh dan makanan ringan khas Bandung yang bernuansa Jawa dan Bali dengan interior apik dan memorable sangat cocok untuk berfoto selfi di setiap sudut nya.

__ADS_1


Angga mengajak sang istri untuk mampir ke salah satu cafe di sana.


'' Sayang kita mampir ke cafenya dulu yu'' ajak Angga


'' Langsung pulang saja lah mas, aku kasihan Safhira pasti sudah menunggu kita'' jawab Selvia yang selalu kepikiran sang putri.


'' Ya sudah sayang.... Ayo'' ajak Angga merangkul pundak sang istri keluar dari kawasan Rumah mode factory outlet menuju mobil sport Angga.


Setelah mereka masuk mobil Angga langsung menjalankan Mobil mereka menuju rumah Orang tua Selvia.


Sepanjang perjalanan Angga tak henti henti melirik wajah Ceria sang istri, Angga bersyukur kesalah pahaman dengan sang istri telah selesai.


Angga tak bisa membayangkan bila sang istri masih marah seperti kemarin pasti dirinya sudah tak bisa tenang memikirkannya.


Tak lama mereka sampai di depan rumah Orang tua Selvia, disana Sandi langsung membuka kan gerbang Karna sebelumnya Selvia sudah mengirim pesan pada sang adik.


Angga langsung memarkirkan mobil sportnya di halaman rumah Orang tua Selvia, Saat Angga dan Selvia keluar dari mobil Safhira dan orang tua Selvia langsung menyambut kedatangan mereka dari dalam rumah.


Orang tua Selvia tersenyum bahagia melihat putri kesayangannya sangat Bahagia bersama suami dan Safhira yang begitu menyayanginya.


Angga langsung menyalami orang tua Selvia, sedangkang Selvia langsung memeluk sang putri yang langsung menghabur pada nya.


Angga di bantu sandi membawa belanjaan ke dalam rumah dan langsung di Unboxing oleh sang Safhira, sang istri dan keluarganya.


Angga tersenyum melihat kebahagiaan keluarganya..


'' Iya San sama sama'' jawab Angga.


''Papa terima kasih mainannya Fhiraa senang sekali'' ucap Safhira memeluk Angga.


'' Iya Sayang '' jawab Angga langsung mencium pipi gemas Safhira.


'' Bapak sama ibu juga ucapkan terima kasih nak Angga atas semuanya, ibu dan dan Bapak selalu merepotan Nak Angga '' ucap pak yadi.


'' Sama sama pak, bu, Angga sama sekali tak merasa di repotkan, Justru Angga yang sudah merepotkan bapak, ibu juga sandi, yang harus di titipin safhira'' ucap Angga


'' Tidak sama sekali nak Angga, malah ibu senang tidak adanya kalian kemarin jadi buat Safhira dekat dengan kami'' ucap bu Sumi.


'' Iya pa, fhira sangat senang bersama nenek dan kakek juga Om sandi, fhira tadi di ajak jalam jalan ke pasar menaiki kuda delman fhira sangat senang sekali'' ucap Safhira yang masih di pangkuan Angga.


'' Syukurlah kalau Safhira senang, safhira tidak merepotkan nenek dan kakek juga om sandi'' tanya Angga.


'' tidak pa, tanyakan saja pada nenek dan kakek juga om Sandi'' jawab Safhira.


'' Tidak nak Angga safhira sangaat baik dan menurut tak sudah pintar dalam segala hal, sudah cocok tuh punya Adik'' ucap bu sumi di angguki yang lain.


Angga dan Selvia tersenyum mendengar kedekatan Safhira dan orang tua Selvia.

__ADS_1


'' Iya pak, bu doakan semoga sesegera mungkin kami di beri keperyaan adik untuk Safhira'' jawab Angga tersenyum.


'' Eh iya Angga lupa mau nanya, apa bapak dan ibu suka dan nyaman dengan hasih Desain renovasi rumahnya'' tanya Angga


'' Masya Alloh nak, bapak sama ibu sangat bersyukur sekali, ini begitu sangat mewah nak Ibu sangat senang dan nyaman, Terima kasih banyak nak Angga sudah mau merenovasinya'' jawab pak Yadi.


'' Syukur alhamdulillah pak, bu Angga senang mendengarnya'' ucap Angga.


Selvia bersyukur sekali dengan ketulusan sang suami yang menyayangi keluarganya.


Menjelang sore Selvia membantu sang ibu memasak untuk makan malam.


Sedangkan Angga, Sandi dan Pak yadi menemani Safhira yang asyik dengan kelinci kelinci milik Sandi di taman belakan rumah.


----------?


Tak terasa waktu sudah menjelang maghrib mereka bersiap melaksanakan Solat Maghrib berjamaah di ruang keluarga.


Dengan Angga yang menjadi imam mereka khusu melaksanakan Solat maghrib bersama.


Selesai Solat mereka makan malam bersama di ruang keluarga lesehan di karpet di ruang tamu, walaupun sudah ada meja makan tapi mereka merasa lebih nikmat bila makan bersama lesehan di lantai saja.


Selesai makan meraka berkumpul menonton TV bersama.


Mereka bercengkrama bersama, Sandi banyak bertanya dan bercerita pada Angga tentang jurusan yang ia ambil setelah masuk univversitas.


Waktu semakin larut, Safhira terlihat sudah terlelal di karpet bulu saat asyik menonton kartun kesayangan nya.


Saat Angga ingin memindahkannya langsung di sela pak yadi.


'' Nak Angga biarka neng Safhira tidur bersama bapak dan ibu seperti malam kemarin, mumpung masih di sini, ibu sama bapak ingin dekat sama cucu'' ucap Pak Yadi.


'' Iya nak Angga'' ucap bu sumi.


Angga tersenyum dengan kebaikan orang tua sang istri. Ia senang malam akan berdua bersama sang istri dan berniat mengulang olahraga seperti di hotel pagi tadi.


'' Oh.. iya pak, bu, biar Angga pindahkan ke kamar ibu sama bapak soalnya fhira berat'' ucap Angga langsung memindahkan sang Putri.


Karena malam semakin larut mereka sama sama masuk ke kamar masing masing untuk beristirahat.


🌼🌼🌼🌼


Bersambung duluuu


jangan lupa like dan comeent Readers


haturnuhun.

__ADS_1


__ADS_2