Pernikahan Kedua Sang Duda

Pernikahan Kedua Sang Duda
Episode 85


__ADS_3

Sambungan nya Readers...


kita lanjut lagi semoga selalu suka...


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Angga yang masih di ruang kerjanya asyik mengecheek file filenya sembari menunggu biasanya sang istri bila terbangun suka menghampirinya mencari ke ruang kerja, namun sudah pukul sepuluh malam belum ada juga tanda sang istri menghampirinya.


'' Sepertinya istriku pulas sekali tak terbangun dari tidurnya'' Batin Angga


Setelah selesai mengecheek Angga membereskan laptop dan file file nya.


Setelah beres Angga menyiapkan berkas dan file ke dalam tas kerjanya agar besok pagi tak repot mempersiapkan nya.


Angga keluar dari ruang kerjanya langsung menuju kamar nya, ingin segera merebahkan tubuhnya yang sangat lelah setelah menyetir dari Bandung ke jakarta dan besok harus bangun pagi Karena jadwal rapat dan pertemuan sudah menunggunya.


Angga membuka pintu kamarnya pelan takut membangunkan sang istri, Namun saat pintu terbuka Angga terkejut melihat sang istri yang sudah bergeletak di lantai.


'' Astagfirullah sayang'' ucap Angga menuju sang istri yang tergeletak di lantai.


Angga langsung menggendong memindahkan sang istri ke tempat tidur.


'' Sayang, sayang, sayang bangunn..'' ucap Angga mengusap pipi sang istri yang dingin tak merespon.


Memegang tubuh sang istri yang dingin dan tak merespon membuat Angga panik.


Tak menunggu waktu lama Angga langsung menggendong sang istri keluar kamar untuk membawanya ke rumah sakit.


Saat keluar kamar Angga berteriak memanggil Bi minah.


'' Iya pak, Astagfirullah neng via kenapa?'' tanya Bi minah menghampiri Angga yang memanggilnya dan melihat selvia di gendongan Angga.

__ADS_1


'' Istri saya pingsan bi saya mau membawanya ke rumah sakit, saya minta tolong siapkan baju saya dan istri saya dan suruh pak Mardi antar ke rumah sakit ya bi'' suruh Angga.


'' Iya pak,, semoga neng via baik baik saja pak'' ucap Bi minah.


'' Iya amiin bi, sekalian saya titip Safhira ya bi... Assalamualaikum '' ucap Angga langsung keluar membawa sang istri ke dalam mobil sedannya.


Angga menidurkan sang istri di bangku belakang mobil sedannya Agar nyaman bersandar pada bantal yang tersedia di mobil.


Angga langsung masuk ke pintu kemudi dan langsung menjalankan mobil sedannya menuju rumah sakit milik keluarga Dirgantara yang bernaung di Bawah perusahaan nya.


karna sudah malam jalanan sepi, membuat Angga menancapkan gas nya cukup kencang agar cepat sampai.


Kurang dari tiga puluh menit mobil sedan Angga sampai di depan Rumah sakit Pusat Dirgantara yang masih bernaung di perusahaan Dirgantara Group.


Angga memarkirkan Mobilnya langsung di depan UGD dan langsung di sambut perawat membawakan Brangkar untuk pasien.


Namun sebelum perawat datang Angga yang sudah panik langsung menggendong sang istri ke dalam ruang UGD.


Saat selvia sedang di periksa Angga menunggu di luar ruang periksa.


Angga duduk di depan ruang UGD menunggu sang istri di periksa.


Banyak para dokter dan perawat yang menyadari kedatangan Angga, mereka saling berbisik melihat penampilan pemilik rumah sakit yang biasa rapi berjas sekarang tampil begitu sederhana hanya memakai celana pendek dan kaos polos putih namun tak mengurangi ketampanan dan kegagahannya.


Tak lama dokter Dani yang memeriksa sang istri keluar dari ruang periksa.


''Dok bagaimana keadaan istri saya'' tanya Angga panik pada dokter Dani yang memeriksa.


'' Pak Angga tenang, istri pak Angga baik baik saja, sepertinya kelelahan dan kekurangan asuapan makanan sehari ini membuatnya jadi lemas'' ucap Dokter Dani yang memeriksa Selvia.


'' Syukur Alhamdulillah dok, Iya dok kami baru pulang perjalanan dari Bandung, dan hari ini istri saya memang sedang tidak berselera makan malah saya yang sehari ini makan terus menerus setiap melihat makanan'' ucap Angga pada dokter Dani.

__ADS_1


Dokter Dani yang menangani Selvia tersenyum, sepertinya dugaannya benar, namun ia akan membetitahu keakuratannya besok melihat hasil dari lab.


'' Oh begitu, satu lagi pak Angga saya sedang memeriksa diagnosa istri Anda di lab, mungkin besok saya beritahu, sekarang istri anda sudah di beri obat agar beristirahat dan sudah bisa pindahkan '' ucap Dokter


''Iya dok terima kasih banyak'' ucap Angga menyalami Dokter Dani.


Setelah kepergian dokter Dani, Angga langsung memindahkan Sang istri ke ruangan khusus vvip rumah sakit milik keluarga Angga yang bernaung di Dirgantara Group.


Kini Selvia sudah di pindahkan ke ruangan mewah VVip khusus keluarga Dirgantara.


Angga setia duduk di samping tempat tidur sang istri, menatap wajah sendu sang istri yang sudah berganti baju pasien.


'' Sayang maafkan mas ga bisa jaga kamu, sampai kamu kelelahan dan kekurangan makan'' ucap Angga lirih sembari menciumi punggung tangan sang istri.


'' Bodoh sekali kamu Angga, katanya Seorang CEO yang bisa mengurus perusahaan tapi sayang tak becus menjaga istri sendiri... bodoh bodoh kamu Angga'' Batin Angga merutuki dirinya sendiri atas semua yang terjadi pada sang istri.


Selvia yang sudah di beri obat oleh dokter tertidur lelap di tempat tidur besar VVip rumah sakit.


Waktu tengah malam Angga yang sudah tak tahan menahan matanya yang begitu mengantuk karena merasa begitu sangat lelah akhirnya ia naik ke tempat tidur yang besar bersama di samping sang istri.


Angga tertidur memeluk perut rata sang istri dan satu tangannya menggenggam tangan sang istri yang tidak memakai infusan.


Angga menatap wajah sang istri yang sekarang wajahnya sudah kembali hangat tak pucat dan dingin seperti tadi waktu ia temukan terggeletak dilantai kamar.


Angga menyempatkan mencium kening sang istri lama dan terlelap tidur karena sudah sangat mengantuk dan merasakan badannya yang begitu sangat lelah.


🍁🍁🍁🍁🍁


Bersambung dulu ya Readers nanti di lanjut...


jangan lupa selalu like dan coment karya Author, Biar Author makin semangat updatenya....

__ADS_1


__ADS_2