Pernikahan Kedua Sang Duda

Pernikahan Kedua Sang Duda
episode17


__ADS_3

Angga, Safhira dan Selvia siap berangkat menuju kediaman keluarga Angga untuk menghadiri syukuran ulang tahun sang mami.


Angga terlihat sangat tampan dengan menggunakan kaos polos putih, celana panjang peach dan di padukan jas navy, Angga begitu terlihat gagah dan cool, Angga sengaja menambahkan Jas karena Angga nanti setelah acara dari rumah sang mami selesai, Angga dan asistennya Dito akan bertemu Fandi untuk meeting membicarakan kerja sama mereka.


Safhira sangat cantik dan lucu menggunakan dress warna pink seperti princeees, baju pilihan Safhira sendiri, Angga dan Safhira menunggu Selvia di sofa ruang tengah yang masih bersiap, soalnya tadi Selvia mendandani Safhira terlebih dahulu barulah ia sendiri bersiap siap.


Selvia turun dari tangga membuat Angga terpana melihatnya, betapa tidak Selvia begitu terlihat berbeda karena yang biasanya cuek dan tomboy, penampilan nya hari ini berubah begitu cantik dan peminim, Selvia menggunkan drees pemperian Anggita dari butiknya, dress dengan berwarna pastel senada dengan dress pesta yang di pakai Safhira, di tambah dengan sedikit polesan make up yang tipis dan natural membuat Selvia tampil berbeda tak seperti biasanya.


Suara Safhira membuyarkan lamunan Angga, Angga kagum dengan tampilan Selvia di depannya.


''Tante via cantik sekali, warna bajunya hampir sama seperti baju Safhira, kita seperti kembarr'' teriak Safhira senang.


'' Kalau sudah siap...ayo kita berangkat'' Ajak Angga berjalan ke luar menuju mobil hitam mewah miliknya, di ikuti Safhira dan Selvia.


Angga gengsi pura pura biasa saja, ia tidak mau wibawanya turun di depan Selvia.


Di dalam mobil selama perjalanan, Safhira terus saja bercanda senang dengan Selvia, hingga Safhira keceplosan berkata dari dalam hatinya, yang sudah beberapa hari ini di pendamnya.


'' Papa... bolehkan Safhira memanggil tante cantik, mommy? '' tanya Safhira yang sontak membuat Angga dan Selvia saling menatap kaget dengan apa yang Safhira katakan.


'' Mmm... tanya saja langsung pada tante via sayang'' ucap Angga yang hanya melirik dan kembali fokus menyetir.


'' Mmmm.. Boleh kok sayang, kalau itu membuat Safhira senang'' jawab Selvia yang sempat bingung... lalu mencium pipi gemas Safhira untuk mencairkan rasa nervousnya, Angga tersenyum di dalam hatinya, saat mendengar jawaban Selvia, Angga hanya melirik ke arah Selvia dan kembali fokus menyetir.


''Kamu baik sekali Selvia.... hati ini seperti nya tak akan rela, bila kamu tidak jadi milik saya dan Safhira'' batin Angga bergejolak, semakin bulat ingin memperistri Selvia.


Angga begitu senang dengan apa yang di katakan Selvia, sontak membuat Safhira begitu senang kegirangan bisa memanggilnya mommy.

__ADS_1


DI rumah orang tua Angga


Mobil Angga tiba di halaman rumah orang tuanya, sang mami yang sudah tak sabar langsung menyambut mereka di depan pintu, di ikuti Anggita di belakangnya setelah menyadari kedatangan mobil Angga.


'' Tuh... mereka sudah datang mi'' ucap Anggita menunjuk mobil Angga yang memasuki halaman rumah.


'' Iya itu mereka, Alhamdulillah sudah sampai'' jawab mami Anggi begitu senang.


Angga, Safhira dan Selvia turun dari mobil di sambut hangat orang tua Angga dan Anggita.


'' Omaaa, Safhira kangen sekali'' ucap Safhira senang turun dari gendongan Selvia menuju sang oma yang sudah beberapa hari ini tidak bertemu.


''Oma juga kangen sayang, Safhira sudah lama tidak menginap di rumah oma'' jawab mami Anggi.


Angga langsung menggandeng pundak Selvia menuju sang mami, untuk mengenalkannya.


Selvia yang di gandeng Angga, bengong sesaat dengan apa yang Angga lakukan padanya, Ini kesekian kalinya mereka bersentuhan.


'' Wah cantiknya Angga, calon mommy Safhira, mami sekarang tak perlu repot repot lagi mencari calon untuk mu'' ucap mami Anggi sambil tertawa melihat Selvia yang sangat manis dan sederhana.


'' Ayo masuk... papi sudah menunggu di dalam'' ucap Anggita sambil menggendong sang ponakan cantiknya Safhira.


'' Bagaimana kabar papi? ini kenalkan Selvia calon ibu sambung Safhira pi'' ucap Angga pada sang papi kembali mengenalkan Selvia setelah mereka masuk ke dalam rumah.


'' Syukurlah, papi ikut senang, kamu sudah menemukan calon ibu untuk Safhira ga, segeralah pinang jangan berlama lama tak baik'' ucap papi Agung tersenyum Sembari meraih Safhira yang menyalaminya.


'' Mommy....fhira mau pipis udah gak tahan'' ucap Safhira pada Selvia, sambil menahan pipis dan Selvia langsung mengantarnya menuju kamar mandi.

__ADS_1


Semua yang ada di situ saling menatap, Safhira begitu akrab dengan Selvia, bahkan Safhira sudah memanggil Selvia dengan sebutan mommy, membuat mereka tersenyum senang mendengarnya.


Angga bersuara karena melihat yang lain menatapnya.


'' Safhira gak mau dipisahkan sama Selvia, mereka sudah seperti prangko, terus saja menempel tidak bisa di pisahkan, malahan sekarang sama Angga cuek sekali semenjak ada Selvia'' ucap Angga memberitahu yang lain yang bengong melihat Safhira yang begitu dekat dengan Selvia secepat itu.


'' Pasti lah ga, Safhira sudah sangat menginginkan seorang ibu seperti teman temanya, makanya Safhira begitu senang sekarang sudah ada Selvia yang di anggap sebagai ibunya'' ucap mami Anggi senang.


'' Trus mau kapan? kak Angga akan berencana menikahi Selvia, jangan lama lama loh kak.. nanti keburu di ambil Fandi'' goda Anggita pada sang kakak.


'' Asal kakak tau ya.... Fandi l juga menaruh hati pada Selvia, terlihat dari cara Fandi berbicara dan mendekati Selvia pada waktu itu di cafe, dan hal itu yang sudah membuat kakak kesal kan'' goda Anggita lagi yang langsung dapat pelototan mata elang sang kakak.


'' Angga maunya sih secepatnya, demi kebahagiaan dan kebaikan Safhira juga, namun kembali lagi pada Selvia, Angga tak mau memaksakan...Selvia berhak untuk memutuskan nya'' ucap Angga memberitahu niatnya.


Tak lama Safhira dan Selvia kembali dari kamar mandi menuju di mana yang lain berkumpul.


'' Ayo sudah kumpul semua, kita makan nasi tumpeng buatan mami dulu, ini enak sekali'' ucap mami Anggi antusias.


Mereka pun segera memulai makan bersama, di buka dengan do'a yang di pimpin papi agung, setelah selesai mereka langsung makan bersama.


Sesekali mereka bercengkrama karena kelucuan Safhira.


Setelah selesai makan bersama, Angga dan Anggita bergantian memberikan kado untuk sang mami dan Selvia juga yang sudah menyiapkan kado Sederhana untuk mami Anggi.


Mereka begitu bahagia berkumpul bersama, apalagi melihat Safhira yang tak mau jauh dari Selvia selalu mengikuti Selvia kemana saja menjadi hiburan bagi mereka.


**Terus dukunggg authorrr ya plisssa

__ADS_1


selau tinggalkan like dan komen yaaaa


terima kasiiiih**


__ADS_2