Pernikahan Kedua Sang Duda

Pernikahan Kedua Sang Duda
episode 93


__ADS_3

Kita Lanjuttttkann readers...


Selalu semangatttt


πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“


Selvia tak mendengar ucapan Angga, Selvia terus memeluk erat sang suami yang sedang merasa tak nyaman karena menahan hasrat akibat perbuatan sang istri yang terus memeluknya erat, dan menggesek gesekan hidungnya di dada bidang Angga.


'' Sayang sudah jangan terus menggoda mas, jangan sampai salahkan mas bila mas melakukan lebih pada mu sayang'' ucap Angga serak menahan gairah hebat dari tubuhnya.


Angga langsung terpancing karena sudah hampir seminggu setelah Sang istri di nyatakan positif hamil, Angga belum menjamah tubuh sintal sang istri yang begitu sangat ia rindukan dan membuatnya candu.


'' Siapa yang menggoda mas, aku hanya ingin memeluk mas saja'' ucap Selvia yang terus memeluk Angga.


'' Sayang mas tak tahan kalau kamu terus seperti itu, kamu sudah membuatnya bangun'' ucap Angga membawa tangan mungil sang istri memegang juniornya.


'' Isshh mas aku kan hanya memeluk saja'' ucap selvia cemberut melepas tangannya setelah memeluk junior Angga.


'' Jangan cemberut seperti itu, membuat mas semakin gemas saja sama kamu sayang'' ucap Angga langsung mengungkung sang istri yang cemberut di bawah kungkungannya.


'' Mas Angga sih mesum, nyebelin'' ucap Selvia pura pura kesal, padahal ia senang bisa bercanda kembali dengan sang suami setelah kesalah pahaman mereka kemarin.


'' Siapa yang mesum mas hanya ingin ini dan ini saja, sudah seminggu mas tidak merasakan nya, mas rindu sekali'' ucap Angga sembari menunjuk kedua benda sensitif sang istri dan menatap intens di bawah kungkungannya.


'' Boleh yah sayang, mas sudah konsultasi Dokter Dani semalam katanya boleh asalkan melakukannya pelan'' ucap Angga lagi.


Selvia melototkan mata nya mendengar sang suami yang sampai konsultasi pada Dokter Dani menanyakan masalah hubungan intim.


'' Ya ampun mas malu malu in iihhh nanyain begituan sama dokter Dani'' ucap Selvia gemas pada sang suami.


'' Sayang habisnya mas sudah tak tahan apalagi kalau melihat mu cemberut terus dari kemarin membuat mas gemas ingin langsung menyerang kamu di atas ranjang, makanya mas langsung konsultasi pada Dokter dani'' ucap Angga sembari mengelus ngelus wajah sang istri.


'' issshh mas tapi kan malu masalah begitun di konsultasiin'' ucap Selvia lagi lagi cemberut membuat Angga gemas padanya.


'' Tuh kan mulai cemberut lagi membuat mas gemas, sayang sekarang bolehin mas yah melakukannya biar sekalian kita menghapus kesalah pahaman kita di sini kemarin'' ucap Angga beralasan karena tak tahan dengan juniornya yang sudah libur seminggu ini meronta ronta ingin keluar.


'' Terserah mas saja, aku ga bisa menolak nanti dosa'' ucap Selvia pura pura cuek padahal senang dengan apa yang di inginkan sang suami.


Angga tersenyum lebar langsung mencium bibir merah muda sang istri dengan lembut.


Selvia yang juga sama menginginkan nya langsung membalas ciuman sang suami membuat Angga semakin tersenyum senang di buatnya.


Angga turun dari tempat tidur untuk mengunci pintu ruang pribadinya dan mematikan semua akses CCTV yang terpasang di ruanganya, Angga tak mau keintimannya dengan sang istri terekam CCTV.


Setelah selesai Angga langsung membuka kemeja dan celana nya dan kembali ke tempat tidur melucuti dress yang di gunakan sang istri.

__ADS_1


Angga tersenyum sudah seminggu tak melalukannya.


Setelah mereka berdua polos Angga kembali mencium bibir sang istri dengan semangat, ciuman yang semula lembut kini menjadi panas mereka saling membelit kan lidah dengan lihainya.


Ciuman Angga turun ke leher jenjang sang istri menyisakan tanda merah di leher sang istri membuat sang istri melenguh di buatnya.


Setelah puas di leher Angga beralih ke dua benda kenyal sang istri yang menggantung sempurna dan langsung di lahapnya dengan lembut.


Selvia lagi lagi di buat melenguh dengan perlakuan sang suami yang bermain main di daerah sensitifnya.


Melihat sang istri sudah di landa gairah, Angga segera mengarahkan kepemilikannya menuju kepemilikan sang istri dengan pelan sembari bibirnya terus bermain di Pu**ing sang istri.


'' Auwwwhh mass'' lenguhan Selvia ketika merasakan rasa nikmat yang sudah seminggu ia tidak rasakan.


'' Tahan sayang,, Mas akan pelan pelan melakukannya'' ucap Angga serak karena sama sama merasakan nikmat tiada tara.


Angga menghentak kan kepemilikannya ke pemilikan sang istri dengan pelan namun tak mengurangi kenikmatannya.


Selvia terus melenguh di buatnya, karena sang suami terus menerus membuatnya lagi dan lagi menuju pelepasan.


'' Mas auhhhhh ahhhh'' ******* Selvia kembali lolos dari bibir mungilnya.


'' Ayo sayang, nikmatilah'' ucap Angga yang terus membuat sang istri kelimpungan merasakan kenikmatan akibat ulahnya.


Angga terus mengentak hentakan kepemilikannya dengan kepemilikan sang istri dengan ritme sedang sembari terus bibirnya terus bermain di dua benda kenyal sang istri yang begitu menantang ingin terus di lahapnya.


Sudah hampir satu jam mereka masih asyik bergulat di ruang pribadi Angga.


Lenguhan demi lenguhan terus menggema di ruangan itu kerena dua insan yang begitu semangat saling memuaskan satu sama lain.


Angga dan Selvia saling meluapkan segala keresahan hati mereka yang kemarin sempat di rundung kesalah pahaman dan sekarang melebur hilang dengan aktifitas ranjang mereka.


'' Auhhh mas sudaaah ahhh'' ucap Selvi menyerah terus di gempur sang suami.


Sedangkan Angga yang masih kuat belum mau menyemburkan laharnya dan masih betah dengan penyatuannya dengan sang istri.


'' Sabar sebentar lagi sayang'' Ucap Angga yang terus semangat menggempur sang istri.


Angga terus menggempur sang istri dengan lembut dan pelan namun sedikit menaikan ritme permainannya.


Sudah hampir dua jam permainan ranjang mereka, Angga kalut Mengerang ingin menuju klimaksnya nya dan tak lama menyemburkan cairan kental di dalam rahim sang istri.


'' Auwwww sayangggg'' erangan Angga menuju pelepasannya.


Selvia tersenyum mengingat begitu kuat dan begitu pintarnya sang suami memanjakannya di Atas ranjang.

__ADS_1


Angga menjatuhkan tubuh polosnya di samping tubuh polos sang istri.


'' Sayang ini nikmat sekali, sudah seminggu mas menahannya dengan susah payah'' ucap Angga tersenyum langsung membawa tubuh polos sang istri ke dalam pelukannya.


Selvia tersenyum manis membalas ucapan kepuasan sang suami.


Mereka yang kelelahan akhirnya tertidur saling memeluk di bawah selimut tebal yang Angga tarik dari ujung tempat tidur untuk menutupi tubuh polos mereka.


-----


Sudah pukul satu siang Selvia terbangun dari tidurnya, Selvia turun dari tempat tidur setelah terlepas dari pelukan sang suami yang terus memeluknya dan meraih bathrobe yang tersedia di lemari ruangan pribadi Angga.


'' Mas ayo bangun udah lewat dzuhur nih'' ucap Selvia mengelus lembut pipi sang suami.


Angga mengerjapkan matanya dan memegang dan membawa tangan sang istri yang mengelus pipinya di ciumnya dalam.


'' Sayang maafkan mas sudah membuatmu lelah, gimana apa ada yang sakit setelah kita berhubungan tadi'' tanya Angga khawatir pada kandungan sang istri mengingat tadi cukup lama menggempur sang istri hingga dua jam.


'' Tidak mas semua baik baik saja jangan khawatir, aku akan ingatkan mas kalau aku merasa tak nyaman'' jawab Selvia tersenyum manis pada sang suami.


'' Ya sudah kita mandi sekarang, habis solat kita mampir makan dulu baru pulang'' ucap Angga bangun dari tidurnya mencium pipi sang istri yang begitu tersenyum manis padanya.


'' Ya udah aku udah lapar sekali mas'' ucap Selvia mengajak sang suami ke kamar mandi.


Mereka mandi bersama di bawah guyuran shower saling menyabuni badan mereka satu sama lain.


Selesai mandi mereka mengambil air wudhu untuk melaksanakan solat dzuhur bersama.


Setelah selesai solat Selvia bingung karena tidak menaruh baju ganti di kantor jadi mau tak mau menggunakan drees saleem yang tadi yang ia pakai, kalau Angga langsung mengganti dengan kemeja dan celana yang tersedia di lemari ruang pribadinya.


'' Nanti kita mampir ke butik Anggita dulu untuk menganti baju mu sayang dan nanti mas akan taruh baju ganti di sini biar nanti tak repot lagi'' ucap Angga bersuara melihat kebingungan sang istri.


'' Iya mas makasih banyak, ga pa pa aku pakai ini dulu saja masih bersih kok'' ucap Selvia tersenyum.


Setelah selesai bersiap mereka keluar dari ruangan Angga berjalan menuju lift selama di lift Angga tak lepas terus memepet menggandeng erat tubuh sang istri.


Setelah pintu lobby terbuka mereka langsung menuju mobil Sport Angga yang terparkir di area parkir khusus Petinggi Dirgantara Gruop.


Angga menyapa petugas dan security di sana menjalankan mobilnya ke jalanan ibu kota.


🌹🌹🌹🌹🌹


Bersambungggg..


Nanti kita lanjutkan kembali.

__ADS_1


__ADS_2