Pertemuan Karena Duka

Pertemuan Karena Duka
Wanita Tua Dermawan


__ADS_3

Keysha tepat berada di dekat ibu ibu itu saat ibu itu hampir hilang kesadaran. Untung supir taksi yang Keysha tumpangi juga ikut ketempat itu bersama Keysha saat ini. Jadi mereka lebih mudah untuk membawa Ibu ibu itu kembali kemobil taksinya.


" Pak... maaf saya merepotkan bapak jadinya ini."


" Tidak masalah nona. Anda berbuat baik, jadi saya hanya membantu sedikit. "


Mereka segera membawa ibu itu kerumah sakit terdekat karena harus segera mendapatkan pertolongan.


" Tolong bernapas pelan pelan nyonya. Jangan terburu buru. Coba tenang dan bernapas pelan pelan. "


Keysha terus berusaha membuat ibu itu menjadi lebih baik. Dia tidak berani memeriksa barang bawaan ibu tersebut karena takut di kira pencuri atau memanfaatkan keadaan. Jadi Keysha hanya membantu sebisa mungkin dan berharap bisa cepat sampai di rumah sakit.


Sesampainya di rumah sakit, Keysha di bantu supir taksi membawa ibu tersebut ke UGD. Dan setelah ibu tersebut di tangani, barulah Keysha menyerahkan uang pada supir taksi tersebut.


" Terimakasi pak.. maaf saya hanya bisa memberikan segini. "


" Nona terlalu baik. Jangan memberikan saya uang sebanyak ini. Saya hanya ikut membanyu sedikit. Ini saya kembalikan. "


Supir taksi itu lalu meninggalkan Keysha di rumah sakit menunggu ibu yang di tolongnya. Dan Keysha lupa kalau saat ini dia harus cepat sampai di rumah agar tidak membuat julian kepanikan. Jadi Keysha masih menunggu pemeriksaan selesai baru akan pulang.


" Dok.. bagaimana keadaan nyonya ini? "


" Beliau baik baik saja. Semua bisa kami atasi dengan segera karena anda mengajak nyonya William tepat waktu kemari. "


" Jadi dokter kenal keluarga dari nyonya ini? "


" Iya benar. Keluarga William pemilik rumah sakit ini. "


" Baiklah kalau begitu dok, saya harus pulang sekarang. Tolong hubungi keluarga pasien. Saya tidak bisa menunggu lebih lama lagi. Karena saya masih ada keperluan di rumah. "


" Terimakasi nona.... "

__ADS_1


" Keysha. saya Keysha. "


" Terimakasi nona Keysha. "


Keysha langsung pergi setelah dia memastikan semua baik baik saja. Karena dia baru saja ingat kalau dia harus segera pulang agar tidak membuat Julian kawatir dan berbuat nekad lagi.


" Aku harap Julian tidak nekad lagi. Aku yang tidak terbiasa bersama orang lain begini menjadi sering melupakan kalau ada orang yang harus aku rawat juga di rumah sekarang."


Keysha berlari sepanjang lorong rumah sakit dan tidak sengaja hampir menabrak seorang pria dewasa yang terlihat angkuh berjalan di lorong itu juga. Sepertinya dia juga sedang buru buru ingin menemui seseorang.


" Ooohh maaf maaf. "


Keysha hanya mengatakan kata itu tanpa dia memperharikan wajah dari pria tersebut. Setelah permintaan maaf tersebut Keysha langsung berlari keluar gedung rumah sakit. Pikiran dia tertuju pada Julian saat ini.


" Awas saja kalau dia berani macam macam lagi nanti. Aku pastikan dia akan tinggal di jalanan bila dia melakukan hal bodoh lagi. "


Keysha yang sudah berada di dalam taksi terus mencemaskan keadaan Julian di apartemen tersebut. Sedangkan Julian dia mondar mandir di luar apartemen Keysha karena sebelumnya dia berniat keluar untuk mencari Keysha. Tapi dia lupa dia tidak tau pasword pintu apartemen itu. Jadilah Julian berada di luar dengan cemas memikirkan Keysha dan cara agar bisa masuk kedalam lagi.


Di rumah sakit, David sudah datang dan dia melihat keadaan mamanya yang sudah terlelap di ruangan UGD. Nyonya Ana belum di pindahkan ke ruangan VIP karena masih harus menunggu pemeriksaan selesai.


David bertanya pada dokter yang sebelumnya berbicara dengan Keysha tersebut. Dan dokter itu menceritakan segalanya tentang penolong nyonya William. Dan itu membuat David menjadi curiga kenapa bisa orang itu tidak meminta bayaran atas apa yang di lakukan untuk mamanya tadi.


" Dimana barang barang mama saya? saya perlu memeriksa apakah ada yang hilang atau tidak. "


Dokter itu menyerahkan tas berserta barang yang memang sebelumnya di bawa nyonya William pada David. Tapi semua itu lengkap tanpa ada satupun benda yang hilang. Jadi David mengerutkan keningnya karena merasa ini hal yang tidak biasa. Dia menaruh curiga kalau yang membuat mamanya sakit adalah yang mengabtarkan mamanya kerumah sakit.


Semua kecuraigaan David itu, karena dia tidak percaya ada orang yang bisa membantu orang lain tanpa imbalan. Karena selama ini keluarga mereka selalu di dekati oleh orang orang yang bermuka dua yang selalu ingin mencari keuntungan dalam kedekatan mereka.


" Selidiki wanita yang membawa mama kerumah sakit hari ini. "


David menghubungi anak buahnya untuk memastikan kecurigaannya pada Keysha. Sedangakan semua data diri Keysha yang penting sudah sia amankan dan tidak akan bisa di akses oleh siapapun tanpa seijin dirinya.

__ADS_1


Jadi David akan sulit mendapatkan data diri Keysha saat ini. Tak lama setelah itu, mama David sadar dan mulai melihat kesekeliling. Dia seperti mencari seseorang saat ini.


" Mama.. mama sudah sadar. "


" David.. "


" Iya.. ini aku. "


" Dimana gadis itu? mama belum mengucapkan terimakasi padanya. "


" Gadis yang mana ma? apa dia yang membuat mama sakit? "


Nyonya Ana langsung melotot pada anaknya. Jangan sampai David berbuat kasar pada gadis yang menolong dia sebelumnya itu.


" Kamu apakan dia Dav? "


" Aku tidak bertemu dengan dia ma. Aku akan menyelidiki dirinya. "


" Dia penolong mama. Dia gadis yang baik. di saat semua orang tidak peduli, hanya dia yang datang menolong mama. Jadi jangan sampai kamu macam macam padanya. Kalau tidak mama akan menghukum kamu. Hanya selidiki saja dia. Supaya mama bisa bertemu dia kembali. "


David merasa mamanya terlalu percaya pada gadis itu. Jadi kecurigaan David pada gadis itu semakin menjadi. Karena David takut kalau mamanya sengaja di dekati untuk mencari keuntungan saja.


" Bagaimana mama bisa sampai sakit begini? "


" Ada anak kecil tadi di taman membawa balon. Tapi balonnya terbang dan saat dia berlari ingin mengabil balonnya, dia jatuh. Mama hanya ingin menolong dia tadi tapi karena langkah mama terlalu cepat, membuat jantung mama sakit. Dan tepat saat itu gadis manis itu datang. "


David mengangguk paham. Mamanya menceritakan tentang gadis tersebut dengan senyum merekah di bibirnya. Seolah dia menemukan sesuatu yang berharga saat ini.


Di apartemen Keysha, Keysha yang baru sampai langsung melihat Julian yang mondar mandir di depan unitnya. Jadi dia sedikit bingung ada apa sebenarnya yang telah terjadi.


" Aku berharap tidak mendapatkan kabar buruk tentang apa yang dia sudah lakukan tadi di dalam apartemen itu. "

__ADS_1


Keysha perlahan mendekati Julian dan menepuk punggung laki laki itu untuk memanggil dirinya. Tapi respons Julian berbeda. Dia malah ketakutan dan berusaha bersembunyi.


" Tolong jangan sakiti saya. Tolong... jangan... "


__ADS_2