Pertemuan Karena Duka

Pertemuan Karena Duka
Menarik


__ADS_3

Sepanjang pertemuan itu, sudah banyak orang yang melakukan persentasi di hadapan David. Tapi tidak ada satupun dari ide mereka yang menarik hati David saat ini. Hingga tibalah giliran Keysha yang melakukan persentasi saat ini.


Seketika ruangan yang sebelumnya gaduh karena mereka membahas masalah lain lain menjadi sepi dan sunyi saat Keysha berdiri di hadapan semua orang.


Keysha dengan gaya yang elegan dia menampilkan materi yang akan dia sampaikan di layar proyektor. Dan proposal yang dia buat sebelumnya sudah di berikan pada David saat ini.


David memperhatikan dengan detail setiap isi materi yang Keysha bawakan dan semua di rangkum dengan baik oleh dirinya. Hanya saja, saat dia melihat bagian akhir dari materi itu, disana terdapat nama mr. Karl. Dia tidak tau kalau dosen tersebut yang membuat semua materi ini. Karena yang dia tau mr. Karl tidaklah sepintar itu sampai bisa membuat laporan sedetail itu.


" Selidiki siapa wanita ini. Dan apa hubungannya dengan dosen itu.Aku mau secepatnya. Dan jangan umumkan pemenang dari proyek ini karena aku masih ingin mendapatkan informasi yang sebenarnya. "


Asisten David yang bernama Aston menganggukan kepalanya. Dia tau kalau tuannya tidak akan mudah di luluhkan oleh hal yang seperti ini. Jadi sudah pasti mereka semua gagal sekarang. Tapi Aston sangat curiga dengan permintaan bosnya itu. Karena dia ingin menyelidiki seorang wanita saat ini. Dan ini adalah hal yang baru untuk Aston.Karena biasanya Aston hanya akan membereskan wanita yang mencari masalah dengan bosnya itu. Bukan mencari informasi tentang wanita yang sama sekali tidak ada mengganggu bosnya itu.


" Baiklah, hari ini semua persentasi dari kalian sudah selesai di bawakan. Untuk pengumuman mengenai pemenang dari proyek ini tidak bisa kami umumkan sekarang. Karena semua harus di tinjau ulang. Jadi terimakasi untuk kedatangan hadirin semuanya. "


Pertemuan di akhiri begitu saja tanpa ada jawaban pasti dari pihak perushaan dari David. Tapi mr. Karl tidak mempermasalahkan hal itu. Karena dia sangat tau kalau hanya sedikit orang yang biasa berkerja sama dengan perushaan itu.


" Key, kamu akan kembali sekarang? "


" Tentu pak.. Aku ada urusan lagin dan pekerjaan aku sangat banyak. "


" Hemm baiklah. Kamu tidak usah cemas untuk bayaran tetap kamu terima dari saya. Di terima atau tidak proposal yang kita ajukan, kamu tetap dapat bayaran yang saya janjikan. Karena saya melihat semua persentasi kamu tadi dan proposal yang kamu buat sangat sempurna. Dan itu membanggakan untuk saya. "

__ADS_1


Keysha sangat senang mengetahui hal tersebut. Dia tidak menyangka kalau apa yang dia kerjakan akan tetap di hargai walau kerjasama itu tidak berlanjut.


" Terimakasi pak. Saya pamit pulang duluan. "


Interaksi dari Keysha dengan mr. Karl di perhatikan oleh David dari jauh. Dia masih penasaran denga gadis tersebut. Karena sampai akhir di dalam pertemuan itu, Keysha sama sekali tidak ada berusaha menggoda dirinya. Dia hanya menjadi penasaran dengan wanita yang bisa mengabaikan dirinya dan bersikap bisa saja saat ada di sekitar dia.


Di tempat Julian, dia saat ini sedang berada di pasar barang bekas dan sedang memilih alat musik bekas yang masih bisa dia perbaiki dan jual kembali nantinya. Dan dia mendapatkan beberapa barang dengan harga yang murah dan itu sangat mengembirakan untuk dirinya.


" Hari ini sepertinya cukup. Aku akan pulang saja sekarang. Aku secepatnya harus memperbaiki alat alat ini dan menjualnya kembali. "


Julian mendapatkan Harmonika, Gitar, Biola dan juga Saksofon. Semua barang itu sangat murah dia dapatkan. Dan nanti saat di perjalanan pulang, Julian akan mampir lagi di toko alat musik untuk membeli alat yang bisa dia gunakan untuk memperbaiki semua alat musik yang dia beli. Dan juga, dia akan membeli alat yang akan menjadi pendukung dia membuat video untuk di upload di canel miliknya.


" Kemana nih? Kenapa lama sekali pulangnya? Jangan jangan dia ada masalah lagi? "


Keysha sangat cemas dengan keadaan Julian saat ini. Karena ini pertama kalinya Julian keluar sendirian tanpa dirinya.


" Sebaiknya aku hubungi saja lah. "


Keysha mencoba menghubungi Julian dan ternyata Julian sudah ada di dalam taksi dan dalam perjalanan pulang. Jadi Keysha mulai tenang dan akhirnya menuju kamar untuk membersihkan dirinya. Dia agak teledor kali ini. Dia biasanya selalu waspada terhadap siapapun yang dia temui. Tapi saat pertemuan tadi, Keysha tidak ada memperhatikan kalau David mulai tertarik pada dirinya karena Keysha yang terlihat cuek dan dingin itu.


" Hari ini sangat melelahkan. Tapi nanti aku harus menyelesaikan pekerjaan dari Alex dan juga membuat daftar materi untuk kelas besok."

__ADS_1


Dalam acara bersantainya pun Keysha masih sibuk dengan pikiranya. Dia bahkan tidak tau kalau Julian sudah sampai di apartemen. Dan Julian membawa semua barangnya masuk kedalam kamar.


" Nanti saja kalau semua sudah benar baru aku kasi lihat Keysha. Kalau masih rusak begini, mainin pun tidak akan bisa. "


Julian lalu mandi setelah menrapikan semua barang yang dia telah beli. Dan saat keluar dari kamar, dia berpapasan dengan Keysha. Dia melihat tatapan Keysha sangat tajam pada dirinya. Jadi dia sedikit ragu untuk mendekati Keysha.


" Kapan kakak datang? Kenapa lama sekali keluarnya? Apa yang kakak cari tadi? "


Ini kedua kalinya Keysha bicara sangat cepat pada Julian. Kalau dulu dia di marahi karena melakukan hal bodoh. Dan sekarang dia di marahi karena cemas.


" Aku hanya mencari beberapa barang untuk bisa aku gunakan memulai pekerjaan aku Key.. Aku baik baik saja. Jadi tenanglag oke. "


Keysha menganggukan kepalanya setelah dia melihat sendiri keadaan Julian yang baik baik saja saat ini. Sedangkan di mansion William, David saat ini sedang duduk di ruang kerjanya sambil memperhatikan foto seorang gadis. Dia adalah Keysha. Wanita yang menarik perhatian dari David.


Bukan tanpa alasan David tertarik pada Keysha, dia bisa merasakan kalau Keysha adalah wanita yang sangat banyak teka tekinya dan misterius.


" Kau wanita yang menarik Keysha.. Aku akan pastikan semua dugaan aku benar sebelum aku menjerat kamu agar kau mau berkerja sama dengan perusahaan aku. Wanita yang mempunyai kepintaran seperti kamu, tidak boleh di sia siakan hanya untuk menjadi pesuruh dari orang yang tidak berguna. "


kilatan mata tajam David menunjukan ambisi yang besar untuk bisa mendapatkan Keysha. Dia ingin mengikat Keysha di bawah kekuasaannya dan mengembangkan perusahaan dia lebih maju lagi.


Ambisi ini yang selalu membuat seorang David William menjadi pengusaha no 1 di eropa.

__ADS_1


__ADS_2