Pertemuan Karena Duka

Pertemuan Karena Duka
Jangan Ikut Campur


__ADS_3

Pertemuan yang sydah di sepakati oleh Violla dan David terletak di sebuah restoran bintang lima dengan fasilitas vvip di restoran tersebut. David sengaja memesan ruangan khusus agar dia leluasa berbicara dengan Violla tanpa ada gangguan dari orang sekitar.


Tepat saat jam 7 malam, David pergi menuju restoran itu bersama dengan Aston. Tidak ada pengawalan khusus yang mendampingi dia karena dia merasa pertemuan dia dan Violla kali ini hanya untuk memperingatkan Violla saja mengenai urusan Keysha.


" Selamat malam nona. Maaf membuat anda menunggu. "


Aston yang membukakan pintu untuk David langung menyapa Violla di dalam ruangan tersebut. Dia tidak menyangka kalau Violla akan datang cepat hingga menunggu mereka lebih dahulu disana.


David begitu masuk tanpa basa basi langsung mendudukan dirinya di kursi yang di sediakan disana. Tepat berhadap hadapan dengan Violla saat ini.


" Saya akan langsung bicara pada intinya saja. "


David memulai pembicaraan tanpa ada niatan untuk menyapa Violla terlebih dahulu.


" Waaahhh saya tidak menyangka kalau ternyata rumor di luaran sana mengenai tuan muda William ini, benar adanya. Anda terlalu terburu buru dan tidak bisa beramah tamah pada orang lain. Anda mengundang saya datang kemari, setidaknya anda hormati dan hargai saya tuan. "


Sindiran dari Violla tidak berpengaruh sama sekali pada David. Dia tidak perduli pendapat Violla seperti apa tentang dirinya. Karena menurut David Violla adalah orang yang harus dia waspadai saat ini.


" Saya tidak suka basa basi pada orang yang tidak begitu penting untuk saya. "

__ADS_1


" Kalau saya tidak penting untuk anda, lalu kenapa anda sampai meminta bertemu dengan saya? "


" Jangan mengulur waktu. Saya datang hanya untuk membicarakan mengenai Keysha. Jangan pernah anda ganggu kehidupan Keysha lagi."


Violla menyeringai setelah mendengar ucapan David. Menurut Violla, David tidak begitu penting sampai dia harus menuruti perkataannya. Kalau pun David sampai bermain keras pada dirinya, Violla siap untuk menghadapi David nanti.


" Kenapa anda meminta saya melakukan hal itu? Kapan saya mengganggu kehidupan Keysha? Lagipula siapa yang mengatakan kalau saya mengganggu dia? Apa anda punya buktinya? "


" Nona, sebaiknya anda jangan memancing emosi saya lagi. Anda tau maksud saya apa dan semua yang saya katakan adalah fakta."


" Tuan muda, anda juga harus tau, kalau saya paling tidak suka ada orang lain yang ikut campur dalam apa yang saya lakukan. Apa yang saya lakukan pada Keysha sepertinya itu bukan urusan anda. Bukankah Keysha tidak ada hubungan apapun dengan anda. "


Tangan David mengepal di bawah meja. Dia sangat marah pada Violla namun dia tidak bisa bertindak sesuka hatinya saat ini. Kali ini dia hanya harus memberikan peringatan saja pada Violla.


David langsung berdiri setelah mengatakan hal itu. Dia tidak bisa menahan diri lebih lama lagi untuk berhadapan dengan Violla. Batas sabar David sudah sangat tipis untuk sekarang.


"Tuan muda, satu yang harus anda tau, nama besar keluarga anda tidak berpengaruh pada saya. Untuk urusan Keysha, saya harap anda tidak ikut campur lebih jauh lagi. Karena ini adalah urusan saya dengan Keysha saja. Saya paling tidak suka ada orang asing yang ikut masuk dalam urusan kami. "


David yang sudah membelakangi Violla itu, berusaha menahan diri agar tidak langsung menyerang Violla di sana. Kepalan tangan David sudah memutih dan itu di lihat oleh Violla.

__ADS_1


Namun reaksi Violla hanya tersenyum saja melihat keadaan David. Dia membiarkan David pergi meninggalkan restoran itu tanpa memesan makanan apapun. Sedangkan Violla masih disana dan berencana makan malam disana.


" Sungguh menarik. Sangat menarik. Seorang wanita seperti mu ternyata mampu membuat seluruh keluarga Williams bergerak serempak. Aku yakin masih sangat banyak keistimewaan yang kamu miliki hingga membuat mereka semua melindungi kamu saat ini. Keysha, semakin kamu berusaha menjauh dari aku, semakin aku ingin memiliki kamu. "


Sambil makan Violla berkata demikian. Senyum kecil terus menghiasi bibirnya saat mengingat bagaimana ekspresi wajah David saat berbicara dengan dirinya tadi.


" David William. Kau pria hebat yang banyak di incar oleh para wanita. Namun kisah hidup mu yang selama ini kau tutupi dengan rapat aku sudah ketahui. Sangat disayangkan memang kalau pria setampan kamu ternyata memiliki rasa benci terhadap wanita. Bahkan rasa benci mu itu sekarang menjadikan mu penyuka sesama jenis. Namun saat melihat kau tadi begitu membela Keysha, aku yakin kau perlahan sudah mulai tertarik pada gadisku itu. Hanya saja sangat di sayangkan kalau kau tidak akan pernah bisa bersama dengan dirinya. Karena yang memiliki Keysha hanya aku. Cuma aku yang boleh memiliki dia. "


Tatapan mata Violla sangat tajam saat berbicara begitu. Dia seperti orang lain saat ini. Karena Violla yang David temui dan Violla yang sekarang jelas sangat berbeda. Baik dari tatapan mata serta cara bicaranya. Hal ini juga yang tidak banyak orang tau mengenai Violla.


Di dalam mobil sepanjang perjalanan pulang, David memejamkan matanya untuk meredam amarah yang ada di dadanya. Sedikit saja dia sekarang di ganggu, David akan siap meledakan semua emosinya.


" Violla, siapa sebenarnya kau. Kenapa aku merasakan ada kemiripan dirimu dengan Keysha. Namun Keysha masih lebih santai dan pintar mengatur emosi daripada kamu. Tatapan mata mu sangat tajam saat bicara dengan aku tadi. Walau bibir mu tersenyum dan dengan gerakan tubuh yang terlihat sangat santai, tapi aku merasa kau siap menerkam aku dengan tatapan mata mu itu. "


David terus diam dan begitu sampai di mansion, David segera masuk kedalam kamar untuk berganti pakaian dengan pakaian olah raga. Dia ingin meluapkan emosinya dengan latihan tinju saat ini.


Keysha yang kebetulan lewat dan melihat David, dia ingin menyapa David. Namun David tidak ada melihat dirinya David hanya melewati Keysha begitu saja tanpa ada niatan menyapa sama sekali.


" Dia kenapa? Sepertinya dia sangat marah sekarang? Apa yang membuat David marah? Siapa yang barani mengganggu singa itu? Sepertinya cepat atau lambat aku akan mendengar ada perusahaan yang bangkrut karena ulahnya. "

__ADS_1


Keysha memutuskan untuk menunggu David untuk keluar kamar dulu baru bertanya oada dirinya nanti. Namun tak lama Keysha menunggu David, David keluar kembali dengan pakaian olah raganya dan tidak menyapa dia kembali.


" Huuufft apa aku sudah tidak bisa terlihat sekarang? Kenapa dia sudah dua kali lewat di dekat aku dan tidak menyapa aku? Apa sebegitu kesalnya dia pada orang itu? Aaahhh keterlaluan sih ini.. Siapa orang itu ya..? "


__ADS_2