Pertemuan Karena Duka

Pertemuan Karena Duka
Kenyamanan yang di Takutkan


__ADS_3

Melihat Julian yang ketakutan menyadarkan Keysha kalau perbuatan dia tadi itu sangat salah. Dia seharusnya tidak mengagetkan Julian seperti itu. Dia lupa kalau Julian masih trauma dengan apa yang sudah dia alami sebelumnya.


" Hei.. ini aku Keysha.. Julian tenanglah.. ini aku Keysha. "


Berkali kali Keysha memanggil Julian agar tersadar dari ketakutannya sampai akhirnya Julian mulai merespons perkataan Keysha.


" Kamu sudah pulang? "


Keysha menganggukan kepalanya dan membantu Julian untuk berdiri lagi. Keysha tidak menanyakan apapun. Dia hanya membantu Julian berdiri dan setelah itu dia membuka pintu apartemennya. Dan mengajak Julian untuk masuk kedalam.


Sampai di dalam, Julian ataupun Keysha masih tidak bicara. Keysha hanya menuntun Julian untuk duduk di sofa ruang tengah dan dia ke dapur untuk mengambil air.


" Ini minum dulu. "


Julian menerima air itu dan meminumnya. Keysha duduk di sebelah Julian dan ingin bertanya pada Julian. Tapi Julian lebih dahulu menceritakan segalanya pada Keysha.


" Aku tadi cemas akan keadaan kamu. Jadi aku pikir aku akan mencari kamu keluar. Tapi saat aku keluar, aku tidak tau harus mencari kamu dimana. Jadi aku memutuskan masuk lagi. Tapi naasnya aku tidak tau pasword pintu tempat ini.Maka dari itu aku diam sendirian di luar sana. "


Keysha tersenyum lucu mendengar penjelasan Julian. Jadi dia sedari tadi terkunci di luar karena tidak tau cara untuk masuk kedalam rumahnya. Bukan karena Julian membuat masalah di dalam aparteme dan sengaja menunggu Keysha di luar untuk mengatakan hal itu.


" Aku tadi sangat sibuk. Maaf tidak mengabari. Aku terbiasa sendirian. Jadi tidak pernah berpikir kalau ada yang menunggu aku kembali ketempat ini. "


Julian menganggukan kepalanya. Tapi saat dia ingin bicara lagi, perutnya tiba tiba berbunyi sngat keras. Julian memang belum makan dari siang tadi. Dia takut mengorder makanan karena tidak punya uang untuk membayarnya.


" Kamu belum makan? Kenapa tidak order saja tadi? "

__ADS_1


" Aku tidak ada uang. Bagaimana bisa order makanan.? "


Keysha menghela napas lelah. Dia lupa untuk memberitahukan pada Julian kalau semua orderan itu akan masuk kedalam tagihan Keysha nanti.


" Jadi dari siang kamu belum makan? "


Julian tidak menjawab. Dia malu untuk merepotkan Keysha lagi. Tapi diamnya Julian sudah membaut Keysha paham akan apa yang terjadi.


" Sebenatar aku akan order makanan dulu."


Keysha mengorder makanan yang bisa di masak dengan cepat. Dia juga akan makan bersama Julian nanti. Karena dia memang belum makan dari pagi. Ini kebiasaan buruk untuk Keysha selama ini. Dia tidur kurang dan makan juga tidak teratur. Itu membuat dia sering kali terkena penyakit magh yang parah. Tapi dia tidak pernah kapok untuk mengulangi kesalahannya. Karena sibuk dan pikiran yang terlalu fokus pada kerjaan, membuat dia abai pada kesehatannya.


" Dengar Julian.. setiap kamu order makanan di tempat ini, kamu tidak perlu membayar apapun. Semua tagihan akan masuk kepada aku. Tidak akan ada yang meminta uang pada kamu. Jadi kamu bisa tenang untuk mengorder makanannya. Besok jangan ulangi hal ini lagi. Aku tidak mau dengar kamu tidak makan dan berakhir dengan tidak meminum obat kamu lagi. "


" Aku mau mandi dulu setelah itu kita makan bersama"


Mengatakan ingin mandi tiba tiba Keysha ingat akan sesuatu. Dia belum membelikan Julian pakaian untuk gantinya hari ini. Sungguh hari ini hari yang berat untuk Keysha. Dia bahkan tidak bisa tenang dari pagi.


" Haaaahhh aku lupa untuk mencarikan kamu pakaian. Tunggu aku keluar dulu untuk membeli baju ganti untuk kamu"


Keysha ingin pergi lagi tapi di tahan oleh Julian. Dia tidak mau Keysha pergi malam malam begini hanya demi membelikan dirinya pakaian.


" Tidak usah. Aku akan cuci pakaian ini nanti. Dan besok pasti sudah kering. Jadi pakaian ini bisa aku pakai lagi besok. "


" Terus malam ini kamu pakai apa? "

__ADS_1


" Aku lihat tadi di toilet ada bathrobe jadi aku bisa pakai itu untuk tidur nanti. Kamu jangan keluar malam malam. Tempat ini sangat berbahaya."


Lagi lagi perasaan hangat itu menghampiri Keysha tapi sebisa mungkin di abaikan lagi olehnya. Keysha menganggukan kepala dan melihat kearah jam tangannya.


" Baiklah aku akan mandi dulu. Setelah itu baru kita makan bersama bila makanan itu sudah datang. Nanti bila ada bel berbunyi itu pasti makanannya. Jadi tolong di ambil oke"


Julian menganggukan kepalanya. Dia membiarkan Keysha masuk kedalam kamarnya dan dia masih duduk di sofa menunggu makanan datang.


" Apa yang harus aku lakukan saat ini. Aku merasa Julian membuat sisi lain dari diri aku muncul kembali. Dia menyadarkan aku kalau aku selama ini kesepian tinggal sendirian. Bahkan untuk makan dan tidur aku tidak bisa mengaturnya. Tempat ini tidak pernah aku anggap rumah. Tapi tempat singgah. Karena aku lebih sering berada di luar. Tapi saat hari ini dia berada di tempat ini, suasana menjadi berbeda. "


Keysha sangat takut akan keadaan yang sekarang ini. Dia takut terbiasa dengan hadirnya Julian. Dan bila nanti Julian pergi, tempat dia akan sepi kembali. Hal itu akan menyulitkan Keysha lagi untuk kedepannya. Karena dia harus beradaptasi lagi dengan keadaan yang sekarang.


Keysha mandi dan setelah itu dia keluar kamar untuk melihat apa makanan yang dia order sudah tiba atau belum.Ternyata sudah sampai dan Julian saat ini sedang menata semua makanan di meja makan dekat dapur.


Keysha berhadapan dengan Julian tidak ada menjaga sikap apapun. Karena Keysha tidak ada memikirkan ketertarikan fisik pada Julian. Jadi tidak ada Keysha mencoba untuk berperilaku manis layaknya untuk menggoda lawan jenis. Keysha menolong Julian murni karena kasihan saja.


" Makanan sudah sampai ternyata. Ayo mari makan. Aku mau lanjut kerja lagi. "


" Kamu selalu sibuk begini. Apa kamu tidak lelah?"


" Kita makan dulu. Ini cara untuk menghargai makanan. Jadi tidak boleh bicara saat sedang makan. Selain itu sebagai bentuk sopan santun. Jadi nanti saja kita bicara lagi. Saat ini mari makan dan nimati semuanya. "


Keysha memang terbiasa seperti itu. Makan tidak boleh bersuara dan semua obrolan akan di mulai bila sudah selesai makan. Semua tingkah laku itu di terapkan Keysha saat bersama Julian. Dia tidak mau nantinya Julian ribut di meja makan saat makan dengan dirinya lagi.


Julian tidak lagi berbicara apapun setelah mendapatkan teguran oleh Keysha. Tapi dia tetap penasaran akan kehidupan yang di jalani Keysha selama ini. Hingga nanti dia berencana akan menanyakan semuanya pada Keysha.

__ADS_1


__ADS_2