
Kejadian sebelum David kembali kerumah. Keysha yang saat itu sedang menghubungi Julian, dia kebingungan mencari alasan agar Julian tidak marah lagi pada dirinya. Karena dia tidak mungkin bisa berbohong pada Julian saat sedang melakukan video call.
" Key.. "
" Aaahh iya kak.. "
" Kamu tidak mau bilang kamu ada dimana? "
" Aku takut kakak salah paham lagi. "
" Kamu berada di rumah David? "
Keysha langsung diam dan menatap Julian saja. Dia melihat perubahan raut wajah Julian kembali. Dan itu terlihat jelas kalau ada kekecewaan di sana.
" Kak dengar, aku tidak mungkin bersama dengan David. Kakak tau kalau aku hanya mencintai kakak. Bisakah kakak percaya pada aku? "
" Key, bila aku di bandingkan dengan dia.. "
" Bisa tidak kakak jangan membandingkan diri kakak lagi dengan orang lain? Apa kakak tidak ingat kalau kita mengakhiri hubungan dulu karena hal yang sama? Kak, walau saat ini kita tidak ada mengatakan kalau kita pacaran, tapi kita saling tau kalau kita sama sama saling mencintai. Aku tidak akan berbohobg lagi mengenai perasaan aku pada kakak. Aku mencintai kakak. Ketakutan kakak disana sama juga aku rasakan ditempat ini. Kakak takut aku dengan David, aku juga sama takut kakak menyukai wanita lain disana. Jadi kak, bisakah kita tidak berdebat mengenai hal ini lagi? "
Tatapan memohon dari Keysha dan semua ucapan manis yang Keysha bilang tadi membuat lega hati Julian. Dia sangat ingin memeluk Keysha saat ini. Namun tidak bisa dia lakukan karena jarak yang memisahkan mereka.
" Kakak, apa hari ini kakak lupa makan? Kakak pasti lupa makankan? Aku tau hal itu. "
" Aku gak lupa Key. Hanya tidak ingin makan saja."
" Aku tadi ingin menemui kakak di sana. Namun ada kendala hingga aku tidak bisa datang kesana saat ini. Nanti saat kuliah aku sudah selesai atau saat aku sudah menyusun skripsi, aku akan datang menemui kakak. "
Julian akhirnya bisa tersenyum melihat Keysha. Walau hatinya masih gundah, namun pengakuan Keysha tadi cukup membuat dirinya tenang.
__ADS_1
" Key, aku mencintai kamu. "
" Aku tau. "
" Hanya kamu yang aku punya Key, tolong jangan tinggalin aku. Kamu adalah alasan aku bertahan sampai sekarang. Aku yang awalnya sudah menyerah dalam menjalani semuanya, akhirnya bertemu dengan kamu dan aku mempunyai tujuan baru setelah bertemu dengan kamu. Tolong jangan tinggalkan aku. "
Keysha tersenyum pada Julian karena dia tau maksud dari perkataan Julian saat ini. Memang kisah hidup mereka berdua penuh dengan luka dan akhirnya bertemu dan saling melengkapi kekurangan masing masing, dan saling mengobati luka.
" Kak, aku tidak akan meninggalkan kakak. Kakak adalah rumah untuk aku. Sudah sangat sering aku katakan hal itu. Kakak tempat ternyaman untuk aku beristirahat. Jadi mana mungkin aku meninggalkan kakak. "
" Aku takut di buang lagi dan di tinggalkan Key. Aku subgguh takut. Akhir akhir ini aku juga selalu bermimpi buruk. Aku takut kamu kenapa kenapa. Maka dari itu aku lebih sensitif saat ini. Apa kamu ada masalah Key? "
Keysha diam saja. Dia tidak mau membebani Julian dengan masalah yang dia hadapi sekarang. Sudah cukup dia di bantu keluarga William dan Alex saja.
" Tidak sama sekali kak. Aku hanya sibuk kuliah dan menangani beberapa pekerjaan. Kakak jangan terlalu kawatir pada aku. Kata nyonya Ana, ibu dan David. Kita sering salah paham karena sedang merindukan satu sama yang lain. Jadi mungkin kecemasan kakak itu juga bagian dari rasa rindu kakak yang besar untuk aku. "
Pengalihan pembicaraan yang Keysha lakukan saat ini ternyata tidak di ketahui oleh Julian. Karena saat ini Julian berhasil Keysha tipu dan akhirnya mereka mengobrol biasa dan hubungan mereka sudah membaik.
" Astaga aku sampai lupa mengabari Alex. "
Keysha segera menghubungi Alex untuk berbicara dengan dirinya. Dia tidak mau membuat Alex cemas karena dia kemarin tidak memberirahukan kalau dirinya akan menginap di kediaman Williams.
" Halo Lex. "
" Darimana saja kamu? Kenapa kau tidak memberikan aku kabar dari kemarin? Apa kamu baik baik saja Key? "
" Ya aku baik Lex. Maaf aku kemarin lupa. Banyak hal yang mengganggu konsentrasi aku kemarin. "
Alex menunggu Keysha melanjutkan perkataannya. Namun ternyata Keysha tidak melanjutkan ceritanya.
__ADS_1
" Apa yang mengganggu kamu? "
" Anak kecil di rumah ini. Keponakan David dan Vince menyita waktu aku di tempat ini Lex. Lex, bagaimana mengenai perkembangan kasus mu? kamu dapat informasi dari Max? "
Alex yang awalnya tersenyum di sebrang sana, sekarang menunjukan wajah serius bercampur kesal.
" Orang itu tidak mau bicara apapun Key. Dia tetap tutup mulut dan selalu mencibir aku. Aku tidak menyangka sudah tertipu oleh dia selama ini. "
" Lex, aku yakin dia hanya suruhan saja. Kamu jangan keras padanya. Semakin kamu bertindak keras, kamu akan semakin sulit mendapatkan informasi. Kita coba selidiki secara oerlahan. Nanti aku akan coba bicarakan hal ini dengan David dan keluarga Williams mengenai masalah ini. "
" Jangan terlalu dekat dengan mereka, aku takut Julian akan cemburu"
Keysha tertawa mendengar apa yang Alex katakan. Karena memang sebelumnya Julian sempat cemburu dengan dirinya.
" Aku mengerti. "
" Key, Aku terus mengawasi wanita benalu itu. Dia saat ini sudah kembali kepekerjaan lamanya. Dia sendiri yang masuk kedalam club malam dan kembali menawarkan dirinya menjadi pekerja disana. "
Keyaha merasa sakit saat mendengar kabar Ana yang kembali kepada kehidupan lamanya. Rasa bersalah itu masih Keysha rasakan. Namun dengan seperti ini, itu artinya Ana tidak mau belajar dari pengalamaman dan tidak mau berubah menjadi lebih baik. Tidak mau berkerja keras dan berusaha lebih.
" Kau memikirkan wanita itu sekarang? "
" Hemm.. "
" Biarlah dia Key. Dia memang benalu. Seharusnya dia bisa berubah dengan mencari pekerjaan yang baik. Namun ternyata dia memilih kembali pada hidup lamanya. Padahal anak buah aku aku syruh membantu dia mendapat pekerjaan. Namun dia tidak mau dan tetap memilik pekerjaan yang gampang dan hanya bermodal penampilab saja. "
Walau Keysha marah dan kesal pada Ana, Keysha tetap tidak bisa berbuat lebih jahat lagi padanya.
"Lex, tolong buat dia kembali kenegaranya Lex. Aku mohon pada kamu. Aku tidak tega melihat dia menderita di negara ini. Setidaknya kalau di negaranya, dia bisa lebih mudah mencari pekerjaan nanti. Suruh siapapun untuk menolong dia dan langsung mengirim dia balik kenegaranya. Berikan juga dia sejumlah uang untuk nanti dia melanjutkan hidup. "
__ADS_1
Alex tau ini akan terjadi jadi tadi tanpa Keysha minta dia sudah melakukan hal tersebut. Namun lagi lagi Ana yang menolak. Dia tidak mau kembali lagi kenegaranya.
" Aku sudah melakukan semua itu Key. Hanya saja, wanita itu keras kepala dan memilih tetap tinggal di negara ini."