
Violla Quenza mempunyai sisi yang sangat berbeda dari penampilanya yang cantik. Dia adalah sosok yang sangat kejam dan juga misterius. Namun semua sifatnya itu terbentuk karena kehidupan dia yang kelam di masa lalu. Violla selalu di pandang rendah oleh setiap orang yang ada di sekitarnya karena dirinya terlahir di keluarga muskin.
Orang tua Violla sebenarnya bukan dari golongan tidak mampu. Namun karena orang tua Violla menentang keinginan keluarga mereka, dengan terus ingin hidup bersama, tidak ada di keluarga dari pihak ibu Violla ataupun ayahnya yang mengakui orang tua Violla sebagai keluarga lagi.
Itulah kenapa akhirnya kehidupan miskin mereka jalani sampai Violla lahir dan besar di keluarga tersebut. Violla sangat pintar dan cepat memahami keadaan di sekitarnya. Jadi dia tau kalau dirinya selalu di rendahkan oleh orang orang kaya. Namun kehidupan keluarga Violla yang miskin tidaklah lama karena saat Violla sekolah dasar, usaha orang tua Violla semakin berkembang dan taraf kehidupan mereka semakin meningkat.
Namun semakin sukses kehidupan keluarga Violla, semakin berat juga cobaan yang mereka hadapi. Banyak yang iri akan kesuksesan keluarga itu dan akhirnya dalam perjalanan bisnis, orang tua Violla mengalami kecelakaan. Itu disaat Violla bersekolah di sekolah menenah pertama. Jadi begitu usia 15 tahun, Violla sudah terpaksa harus menghidupi dirinya sendiri karena perusahaan yang di bangun oleh orang tuanya tiba tiba di ambil alih oleh pamannya sendiri. Adik kandung ibunya Violla. Daren adalah nama dari paman Violla. Dia adalah pria yang sangat di benci oleh Violla sampai saat ini. Karena Daren ikut andil dalam setiap penderitaan yang di dapat oleh Violla selama ini.
Violla yang sejak kecil menghidupi dirinya sendiri dengan berbagai usaha menjadikan dirinya pribadi yang kuat dan tertutup. Dia orang yang ambisius dan segala yang dia mau harus dia dapatkan. Begitu juga dengan keinginan dia sekarang yang begitu terobsesi pada Keysha yang dia tau bernama Quresha.
Daren yang di peringatkan oleh Violla merasakan ketakutan di hatinya. Dia selalu merasa ada kegelapan dari kehidupan Violla selama ini. Namun Daren selalu mengabaikan hal itu dan tetap memeras keponakannya untuk hidup mewah yang sedang dia nikmati saat ini.
" Aku paman mu Violla. Kau setidaknya harus hormat pada ku. "
Violla mendengus mendengar ucapan pamannya. Dia tidak peduli akan semua yang didengarnya tersebut dan memilih pergi meninggalkan pamannya yang masih diam di ruang tamu sendirian.
" Aku di abaikan lagi oleh anak itu. Kalau saja dia tidaklah kaya, aku tidak akan sudi menemui dia dan berbicara padanya. "
Gerutuan dari Daren sebenarnya sama saja dengan isi hati dari Violla. Violla juga tidak mungkin akan membiarkan parasit seperti pamannya tetap di dekat dirinya bila tidak ada sesuatu yang menguntungkan untuknya.
" Andai saja kau tidak aku perlukan lagi, sudah lama kau aku lenyapkan Daren. Aku tak peduli kau adik ibu aku atau bukan. Saat kau berani bertindak semena mena pada aku, kau harusnya sudah menerima akibat dari perbuatan mu. "
__ADS_1
Violla yang sudah berada dalam kamarnya, akhirnya duduk termenung mengingat apa saja yang sudah dia lalui selama ini. Semua tindakan buruk yang dia dapatkan dan luka yang dia terima dari banyak orang membuat hatinya semakin dingin dan sulit di dekati.
Namun begitu matanya bersitatap dengan seseorang di balapan liar itu, disaat itu Violla merasakan semangat membara lagi dan ingin memiliki orang tersebut.
"Quresha, kau adalah alasan aku merasakan semangat ini lagi. Aku ingin memiliki mu agar aku bisa selalu merasakan semangat seperti ini terus. Apa yang kau punya hingga aku begitu tertarik pada mu Quresha? Aku menatap mata mu seperti aku melihat bayangan diri aku di dalamnya. Kau mempunyai hal yang sama seperti aku. Namun aku belum tau apa itu. Aku akan secepatnya mengetahui itu semua setelah kau bisa aku miliki."
Orang yang sedang di bayangkan oleh Violla saat ini sedang sangat sibuk menyusun segala macam tugas dan juga mencari sumber sumber yang bisa memperkuat laporannya.
" Key, apa kau harus melakukan semua ini dengan cepat? Apa kau sungguh akan pergi dari negara ini? "
" Apa kau mau aku menetap selamanya di tempat ini? "
" Tentu. "
" Vince, bila aku terus ada di negara ini, semua mimpi yang ingin aku wujudkan tidak akan bisa terpenuhi. Aku mau mengejar semua pencapaian aku Vince. "
" Apa Julian sudah pergi? "
" Tentu.. "
Jawaban singkat Keysha itu membuat Vince menyadari kalau dirinya salah menanyakan soal Julian. Namun bagaimana pun juga dia penasaran dengan kisah percintaan dari temannya itu.
__ADS_1
" Key, apa kamu merindukan Julian? "
" Apa perlu kamu tanyakan hal itu lagi Vince? "
" Key, kalau kamu tidak mau berjauhan dengan dia, kenapa kamu mendukung dia untuk pergi? "
" Demi semua ego dan mimpinya. "
Vince yang memang tidak begitu tau mengenai masalah Keysha dan Julian ingin bertanya lagi. Namun Keysha menghindar dan tidak ingin membahasnya kembali. Jadi Vince hanya bisa pasrah dan menerima saja apa yang di inginkan Keysha.
" Baiklah, mari lanjutkan mencari buku yang kau perlukan. "
Vince dan Keysha sibuk dengan tugasnya dan Ana sibuk belajar di apartemen Keysha mengenai bisnis. Dia bertekad menjadi pintar sebelum nantinya pergi meninggalkan Keysha.
" Aku harus bisa mendapatkan bekal ilmu untuk bertahan hidup nanti. Aku tidak mau bila harus menjadi pembantu Keysha saja nantinya. Aku mau kedudukan yang sama seperti Keysha dan juga Julian. Jangan sampai ada yang merendahkan aku lagi nanti. "
Ana sudah benar benar salah paham akan keadaan yang terjadi saat ini. Namun Keysha membiarkannya saja tanpa mau meluluskan situasinya. Keysha hanya ingin Ana menemukan tujuannya dan melakukan apa yang ingin dia lakukan nanti. Jadi tidak ada tuntutan dari Keysha untuk Ana agar Ana ikut bersama dia nantinya.
" Jadi nona, apa anda mengerti dengan apa yang saya jelaskan? "
" Saya perlu belum begitu paham dengan semua ini. Kenapa pelajarannya sesulit ini? Apa ada bahasa yang lebih mudah untuk menjelaskan mengenai sistem kerja ini? "
__ADS_1
" Maaf nona, ini adalah teori dasar dari bisnis. Untung dan rugi seharusnya bisa anda pahamni dengan mudah karena ini sering kali anda hadapi di kehidupan sehari hari. Untung dan rugi dalam bisnis sama saja dengan apa yang terjadi di kehidupan sehari hari kita. Namun hanya bahasa yang berbeda. Jadi untuk hal ini, sebaiknya nona baca buku yang saya berikan dulu, karena pertemuan kita selanjutnya kita akan membahas mengenai saham. "
Wajah Ana pucat mendengar hal ini. Dia tidak menyangka kalau begitu sulit untuk belajar bisnis.