Pertemuan Karena Duka

Pertemuan Karena Duka
Aku Tak Tau Apapun


__ADS_3

David dan Vince duduk berhadapan dan Vince mencoba untuk tenang di hadapan David. Karena dia tidak mau kalau sampai David curiga akan apa yang sudah terjadi pada dia dan Keysha hari ini.


" Vince, cepat jelaskan. "


" Apa yang harus aku jelaskan? Kau saja yang bertanya apa yang mau kau tanyakan. "


Vince bingung mau menjelaskan dari mana. Jadi dia lebih memilih menjawab pertanyaan Dav saja. Dia takut salah menjelaskan yang berakhir David semakin mencurigai mereka berdua nanti.


" Bagaimana cara Keysha bisa mengalahkan mereka semua? "


" Bukan Keysha, tapi aku. "


" Kau? "


" Hemm.. Keysha yang mengendarai mobil dan aku yang menembaki mereka. "


David menganggukan kepalanya mendengar apa yang Vince katakan. Namun dia tidak percaya akan semua hal itu. Dia mau tau, sampai kapan adiknya akan berbohong padanya soal Keysha. Karena Vince sangat melindungi Keysha selama ini.


" Kalau begitu kenapa Keysha mengatakan kalau dia mual karena kamu membawa mobil terlalu cepat? "


" Ya karena dia tidak mau mommy tau hal yang sebenarnya. "


" Berapa sisa peluru di senjata mu? "


" 3"


Pertanyaan cepat dari David ini membuat Vince tak berpikir resiko dari jawabannya. Dia hanya menjawab berdasarkan apa yang dia dengar dari Keysha saja.


" Kemampuan menembak mu ternyata sangat luar biasaya.. Kau bahkan bisa menyisakan peluru saat mengalahkan musuh mu. Berarti tembakan mu tidak pernah meleset dengan strategi yang akurat. Bahkan tangan kamu dan pengelihatan kamu tidak terganggu dengan keadaan yang begitu sulit tadi. Aku sudah melihat bagaimana situasi di tempat kejadian dan aku bisa menggambarkan bagaimana keadaan disana tadi. Ternyata kau jauh lebih pintar dari yang aku duga ternyata. "


Sindiran dari David ini membuat Vince gugup karena tau kalau kakaknya sudah mengetahui kebenarannya. Dia tidak menyangka kalau hanya dengan melihat lokasi kejadian David bisa menggambarkan situasi keadaan disana.


" Kau masih mau berbohong? "

__ADS_1


" Kenapa kau ingin tau? "


" Aku hanya ingin mengetahui apa saja kelebihan Keysha. "


" Aku tidak akan membiarkan mu mendapatkan Keysha bila hanya di gunakan sebagai pemenuhan ambisi mu. "


" Aku ingin menjadi teman dia saja. "


Vince tidak mempercayai perkataan David. Tatapan Vince terlihat sangat tidak mempercayai David dan David hanya bisa menghela napasnya saja. Dia memang salah dulu karena berambisi memiliki Keysha. Namun setelah melihat sikap Keysha yang tidak menyukai setiap perbuatannya, dan bersikap ramah pada Vince membuat dirinya sedikit menginginkan hal yang sama.


David ingin mempunyai teman yang sama seperti Vince dapatkan. Oleh karena itu dia mau berteman dengan Keysha.


" Kau tau kita tidak pernah memiliki kesempatan untuk mempunyai orang yang benar benar tulus dengan kita. Aku melihat kedekatan kamu dengan Keysha membuat aku iri hingga ingin di perlakukan dengan sama olehnya. Pertemanan kalian membuat aku percaya kalau masih ada yang benar tulus di dunia ini. "


Vince tau arti dari ucapan kakaknya. Memang mereka dari kecil tidak pernah bertemu dengan orang yang tulus pada mereka. Apalagi David sedari kecil di didik keras oleh ayah mereka untuk menjadi pria sukses dan pembisnis handal.


" Kau tidak bisa memaksakan apa yang kau inginkan pada Keysha. Karena mendekati dia, menurut aku sangat sulit. Mendapatkan kepercayaannya itu bagai mencari jarum dalam tumpukan jerami. Namun bila sudah dia percaya, dia akan menjadi orang yang siap melakukan apapun untuk orang yang dekat dengannya. "


David semakin ingin untuk berteman dekat dengan Keysha saat mendengar apa yang Vince bicarakan. Dia akan mencoba mendekati Keysha melalui kejadian hari ini.


" Kau boleh tau segalanya. Namun aku tidak akan pernah mau mengatakan semua dari mulut aku. "


Keteguhan Vince membuat David menyerah dan memilih meninggalkan Vince seorang diri di dalam kamarnya. David masuk ke ruang kerjanya karena dia ingin menyelidiki kejadian tadi.


" Aku harus mengecek cctv yang ada di sekitar tempat itu dan memerintahkan anak buah aku mencari tau dalang dari kejadian ini. Aku tidak akan melepaskan siapapun yang berani bermain main dengan keluarga aku. "


David menyuruh anak buahnya menyelidiki segalanya dan dia mencoba mencari informasi melalui internet mengenai kejadian tadi. Apa ada media yang memberitakan kejadian itu atau tidak.


" Kecelakaan biasa? Aku belum mengurus media, lantas siapa yang sudah menangani semua ini? Apa daddy ikut campur dalam masalah ini? Atau memang ada campur tangan orang lain dalam hal ini? "


* Ting*


" Selidiki orang terdekat anda. Siapa tau ada yang telah berhianat dan ingin hal buruk terjadi pada keluarga anda. "

__ADS_1


Pesan singkat dengan jangka waktu itu di terima oleh David. Selesai membacanya pesan itu langsung hilang dan tidak bisa dia lacak kembali.


" Siapa pengirim pesan ini? Kenapa dia bisa tau segalanya? Apa tujuan pengirim pesan ini? Apa dia Keysha? Kalau Keysha, seharusnya dia mengatakan semua ini pada Vince bukan aku. Namun hanya dia orang luar yang terlibat dalam kejadian tadi."


Karena tidak bisa melacak pengirim pesan tersebut, David akhirnya memilih mengabaikan sementara pengirim pesan itu dan fokus pada petunjuk yang di berikan untuk dirinya dari orang itu.


Begitu sampai di apartemennya, Keysha langsung berlari kedalam agar bisa cepat sampai di unit miliknya. Keysha ingin cepat sampai di rumah agar Julian tidak menceramahi dirinya lagi.


" Aku pulang. "


" Selamat datang sayang. "


Julian sepertinya sudah menunggu dia dari tadi. Hingga begitu dirinya sampai, Julian langsung menyambut kedatangannya.


" Kakak menunggu aku?"


" Jelas aku menunggu pacar aku pulang. Kamu masih belum betul sehat sudah sibuk begini. Kalau kamu sakit gimana? "


Keysha berjalan mendekat kearah Julian dan langsung masuk kedalam pelukan Julian. Dia sengaja melakukan hal itu agar Julian berhenti mengomel dan melupakan masalah tersebut.


" Aku sudah pulang. Makasi sudah menunggu aku datang. "


Julian kaget dengan tingkah Keysha yang seperti ini pada dirinya. Namun dia sangat menyukai hal ini. Dia suka bila Keysha bermanja manja pada dirinya begini. Karena itu artinya Keysha benar benar mau memberikan dia kesempatan untuk masuk kedalam kehidupan dia.


" Capek hemm? "


" Hemm apa aku harus masak sekarang? Kita pesan makanan saja ya.. "


" Aku sudah masak Key.. Kamu tenang saja. Julian tidak menyentuh dapur sama sekali. "


Keysha buru buru melepaskan pelukannya pada Julian begitu mendengar suara Ana. Dia malu bila di lihat oleh Ana saat bermesraan dengan Julian.


" Oohh mba Ana.. Makasi mba. Mba masak apa? "

__ADS_1


Keysha menghindari Julian yang ingin kembali memeluk dirinya. Dia tidak mau melakukan itu lagi saat ada orang lain di sekitar mereka.


" Na, kau bicara di waktu yang tidak tepat. Seharusnya aku masih menikmati pelukan dari kekasih aku. Kau mengganggu segalanya. "


__ADS_2