Pertemuan Karena Duka

Pertemuan Karena Duka
Wanita Gila


__ADS_3

Keysha meninggalkan mereka setelah mengatakan semua hal itu. Dia merasa harinya sangat sial saat ini. Baru datang sudah mendapat masalah dengan wanita gila yang mencegatnya karena cemburu, lantas bertemu pria pembuat masalah, belum lagi dengan masalah kerjasama dengan perushaan W Corporation itu. Keysha merasa harinya sangat melelahkan saat ini.


Dengan wajah yang masih merah karena bekas tamparan, Keysha tetap masuk kedalam kelasnya untuk mengikuti mata kuliah yang dia ambil.


Selama jam pelajaran itu, Keysha merasa terus di perhatikan oleh Vince dari arah samping dan itu membuat Keysha risih. Dia berusaha mengabaikannya dengan tetap fokus kedepan sampai kelas berakhir dan Vince menghampiri dia.


" Kamu tidak apa apa? Itu pasti sangat sakit. Wajah kamu sangat merah saat ini. Ayo aku antar mencari obat. "


" Bila kau mencemaskan aku, lebih baik bila kau menjauh dari aku. Aku sudah sangat lelah mengahadapi semua fans yang kau punya itu "


Keysha lalu meninggalkan Vince yang bengong setelah di berikan kata kata begitu oleh dirinya. Keysha benar benar tidak ingin di usik saat ini oleh siapapun. Jadi dia bergegas pergi dari kelas itu menuju perpustakaan untuk mencari beberapa referensi buku untuk dia gunakan mempertegas laporan yang dia buat.


" Aku akan memihat lihat dulu buku di tempat ini. Aku harap nanti ada yang menarik dan bisa aku jadikan bahan untuk laporan aku. Bila memang tidak ada yang bagus, terpaksa aku harus mencari di perpustakaan negara. "


Keysha berjalan menyusuri setiap lorong dibantara rak buku disana dan tidak sengaja mendengar pembicaraan orang disana yang telah membicarakan dirinya.


" Kau tau, anak asia itu berani sekali mengancam Vanesa. Dia bahkan sampai memojokan Vanesa dan ingin memukulnya. Tau karena apa? Hanya karena panggeran kampus kita. Dasar wanita kampung tidak punya sopan santun. Dia menghalalkan segala cara agar bisa mendapatkan Vince. "


Keysha yang sudah malas meladeni semua pemberitaan ini, dia segera pergi ke meja yang ada di perpustakaan dan mengeluarkan laptopnya.


" Wanita itu tidak bisa di berikan kesempatan ternyata. Aku sudah peringatkan dia bagimana cara bersikap. Sudah untung aku tidak meminta tangan dia tadi. Sekarang dia malah menggunakan bibirnya untuk menghina aku dan berkata buruk tentang aku. "

__ADS_1


Keysha mengotak atik laptopnya dan meretas keamanan kampus beberapa saat. Dia bahkan mengacaukan sistem beljar sebentar untuk mengambil beberapa video mengenai Vanesa dan menyebarkannya di group kampus. Dia menyiarkannya di layar pengumuman dan juga menayangkan di setiap komputer yang aktif di sana dengan sambungan jaringan kampus.


Kehebohan langsung terjadi hanya perlu waktu 5 menit semua perilaku Vaniesa terbongkar dan dia menjadi topik hangat di kampus saat ini. Keysha tidak main main dalam membalaskan perbuatan dari Vanesa. Dia menyebarkan banyak video pembullyan yang di lakukan Vanesa selama ada di area kampus. Bahkan perbuatan Vanesa pada Keysha tadi pagi juga ikut ada dalam video itu.


" Kau selalu bermain kasar. Tapi selalu berlagak seperti korban. Sekarang kita lihat bagaimana reaksi mereka semua setelah melihat semua video ini. Jangan pernah mengusik aku kalau kau tidak mau ku usik balik. "


Keysha tidak jadi mencari buku di tempat itu. Dia lebih memilih pergi ke taman tempat biasa dia duduk untuk menyelesaikan pekerjaannya. Sedangkan mahasiswa lain yang di kampus itu, semua sedang sibuk membicarakan Vanesa. Barulah korban pembullyan Vanesa satu persatu berani angkat suara mengenai perbuatan Vanesa pada mereka.


Para dosen yang tau akan kekacauan ini, mereka langsung memanggil Vanesa untuk menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya. Kenapa sampai masalah seperti ini terjadi di kampus dan apa maksud dari semua video yang beredar tersebut.


" Saya sungguh tidak tau pak.. saya pasti di jebak saat ini. Saya tidak tau bagaimana semua kejadian itu bisa terjadi. "


" Kau mengatakan tidak tau ya? lantas kenapa semua video yang beredar itu sama persis seperti yang ada di cctv kampus ini? "


Vanesa tidak bisa bicara apapun lagi. Semua bukti sudah membuat dia terpojok. Jadi dia tidak akan melakukan pembelaan lagi. Dia hanya akan mencari tau siapa penyebar videonya tersebut.


" Aku akan membuat perhitungan untuk kau yang berani menyembarkan rekaman aku ini. Aku tidak akan mengampuni mu. "


Vanesa akan meminta anak buah papanya untuk mencari tau siapa pelaku penyebaran video itu. Vince yang kebetulan ada di cafe dekat kampus, dia juga mendapatkan video itu.


" Ini luar biasa, siapa yang berani melawan Vanesa seperti ini? Di kampus itu hanya baru satu orang yang aku lihat sangat berani padanya. Apa jangan jangan dia ya dalang dari semua ini? "

__ADS_1


Vince juga menjadi penasaran akan hal ini. Banyak hal yang menarik yang dia lihat setelah dia bertemu dengan Keysha di kampus. Dia mulai melupakan kehidupan dia yang sering di kelilingi wanita wanita cantik dan seksi. Dia lebih banyak fokus dalam hal yang menarik perhatiannya.


" Aku sangat penasaran dengn wanita itu. Keysha, kau tidak semudah yang aku kira. Ternyata kau banyak mempunyai rahasia mengenai kehidupan kamu. Aku menjadi semakin tertari pada mu. "


Vince langsung meninggalkan cafe itu dan berjalan mencari Keysha. Dia ingin menemui Keysha untuk mendekati dirinya lagi. Dia tidak peduli berapa kalipun di tolak oleh Keysha, dia akan tetap mendekatinya nanti.


Di apartemen Keysha, Julian sudah merasa lebih baik saat ini. Dia mencoba memulai lagi pekerjaannya dan dia ingin lebih banyak lagi mendapatkan uang untuk membuat bisnisnya nanti.


" Uang yang aku punya memang sudah banyak. Tapi ini belum cukup untuk membuka bisnis yang aku mau. Setidaknya aku harus pelajari dulu cara bermain saham agar aku bisa mendapatkan lebih banyak uang lagi. "


Julian keluar kamar dan mencari di rak buku di ruang tengah tentang cara mempelajari saham. Julian tidak ingin hanya melakukan pekerjaan itu itu saja. Dia mau ada kemajuan lagi di kehidupannya.


Keysha adalah salah satu motivasi dia menjadi lebih baik lagi. Karena karena Keysha, dia yang ingin menyerah dari dulu, sekarang akhirnya ada harapan baru lagi untuk memulai kehidupan baru lagi.


" Apa kesha tidak pusing ya membaca buku tebal tanpa ada gambar sama sekali begini? Atau semua buku ini hanya pajangan saja? "


Julian berpikiran aneh karena melihat semua buku yang ada di rak itu adalah buku dengan bahasa yang berat semua. Tidak ada hiburan atau gambaran menarik menyrut dia.


" Bila ini hanya pajangan, mana mungkin dia membeli semua ini. Kau bodoh Jul.. "


Maki Julian pada dirinya sendiri setelah sadar akan apa yang dia pikirkan sebelumnya.

__ADS_1


__ADS_2