Pertemuan Karena Duka

Pertemuan Karena Duka
Apa yang Terjadi


__ADS_3

Saat sampai di mansion keluarga Williams, Keysha di sambut ramah oleh para pekerja disana. Pengawal dan maid yang ada di mansion itu begitu melihat Keysha datang, mereka langsung menyambut dengan ramah. Bahkan sampai mengantarkan Keysha masuk kedalam mansion tersebut.


" Kamu sudah datang sayang.. Apa kabar? Lama sekali kamu tidak pernah datang kemari. "


Begitu melihat kedatangan Keysha, nyonya Ana langsung menyambut dengan gembira. Bahkan dia memeluk Keysha dengan erat.


" Aku baik mom. Mommy sepertinya tambah sehat dan bugar sekarang ini. "


Saat ingin menjawab perkataan Keysha, perhatian mereka teralihkan oleh suara yang terdengar di belakang nyonya Ana.


" Kamu hanya mau memeluk mommy mu saja sayang? Daddy kamu tidak peluk? "


Keysha melepaskan pelukannya pada nyonya Ana dan beralih memekuk tuan Williams.


" Apa kabar dad? Daddy gak biasanya masih ada di rumah. Apa sekarang daddy gal sibuk? "


" Kamu datang kemari jadi untuk apa daddy berkerja? Kamu jauh lebih penting dari berkas berkas kerjasama itu."


Keysha hanya tertawa menanggapi perkataan tuan William. Saat mereka masih berdiri di tempat itu, Vince datang dari kamarnya untuk menghampiri Keysha juga.


" Bila sudah anak perempuannya datang, apapun bisa di tunda. Bahkan semua hal penting akan di lupakan. "


" Kau hanya bisa mengeluh saja Vince. Keysha baru datang jangan cari ribut. Apa semua akan berdiri saja? Kalian tidak mau mengajak Keysha duduk? "


David menimpali obrolan itu. Menurut Keysha ini adalah hal yang aneh saat ini. Kenapa semua orang berkumpul saat dia datang. Karena biasanya tuan William dan David adalah tipe pria yang workaholic. Mereka sangat kecanduan berkerja. Sampai kadang lupa dengan urusan yang lain.


" Kamu di rumah juga Dav? "


" Tentu. Kamu tidak mau aku ada di rumah? "


Kebingungan di wajah Keysha membuat semua yang ada di sana tersenyum senang. Mereka tau kalau Keysha tidak biasa melihat semua orang berkumpul di tempat itu. Apalagi mereka semua adalah orang sibuk. Untuk meluangkan waktu berkumpul bersama saja akan sangat sulit. Namun kali ini mereka bisa berkumpul hanya karena Keysha datang ke mansion mereka.


" Jangan bingung Key, kami hanya senang saja kamu mau datang ke rumah ini. "


Vince menarik tangan Keysha agar mau duduk lebih dekat dengan dirinya. Nyonya Ana yang melihat tingkah laku anaknya segera menepis tangan Vince yang menarik Keysha dan segera menarik kembali pinggang Keysha agar Keysha lebih dekat dengan dirinya.

__ADS_1


" Mom.. "


" Apa? Kamu sudah bersama Keysha di kampus. Mommy sangat jarang bertemu dengan Keysha. Jadi biar mommy bersama Keysha saat ini. "


" Sudah sudah. Vince, aku bosen dekat dengan kamu. Lagipula aku yakin kamu belum mandi sekarang. Walaupun kamu memakai parfum, tetap saja kamu tidak bisa menipu aku. Jadi lebih baik aku dekat dengan mommy. "


" Kau.. "


Memang benar kalau di rumah Vince sangat jarang untuk mandi. Dia hanya akan mencuci wajah dan gosok gigi saja. Kalau mau mandi, biasanya Vince lakukan kalau dia akan keluar rumah saja.


" Key, boleh daddy bertanya serius pada kamu sekarang? "


" Tentu, apa itu dad? "


Ini yang Keysha tunggu. Alasan di balik pemanggilan dia datang ke mansion Williams. Apalagi dengan semua anggota keluarga yang berkumpul, sudah pasti ada masalah yang ingin mereka bahas.


" Apa masalah kamu dengan Alica? "


Keysha seketika menatap David setelah mendengar pertanyaan itu. Dia yakin kalau David yang mengatakan hal ini pada keluarganya. Karena Vince belum tau masalah dia dengan Alica yang terbaru.


Tangan tuan William sudah terkepal keras begitu pula dengan nyonya Ana. Mereka tidak terima Keysha di permalukan dan di tampar begitu oleh orang lain.


" Apa yang kamu lakukan untuk membalas perbuatannya? "


Vince yang tidak sabar menunggu kelanjutanya bertanya pada Keysha. Hal itu membuat tatapan Keysha tertuju pada Vince saat ini.


" Aku hanya semakin memprovokasinya dan bersikap sebagai wanita elegan dengan menggiring opini pengunjung disana agar mendukung aku dengan David. Namun aku juga sudah memberikan peringatan pada dia secara pribadi saat itu. "


Vince tau kalau masalah Alica tidak akan selesai dengan mudah melalui ayahnya saja. Sudah pasti mengingat sifat Keysha, Alica akan membayar langsung perbuatannya yang berani menampar wajah Keysha itu.


" Kamu sudah punya rencana untuk Alica? "


" Belum"


" Daddy akan hancurkan perusahaan keluarganya."

__ADS_1


" Menurut aku, sebaiknya daddy jangan lakukan hal itu. Aku tidak mau terjadi masalah dengan perusahaan daddy nanti. Aku hanya meminta Dav menyelesaikan urusannya dengan Alica saja. Untuk Alica sendiri, biar aku yang urus. Aku mau mengembalikan apa yang dia berikan pada aku. "


Keysha tidak menutupi sifat buruknya di hadapan keluarga tersebut. Dia tidak mau berpura pura baik di hadapan mereka lagi.


" Daddy dukung semua keputusan mu dear. Hanya saja bila kamu punya masalah apapun, tolong bilang sama daddy, daddy akan membantu kamu nanti. "


Keysha tersenyum menanggapi hal tersebut. Nyonya Ana yang tak terima kalau suaminya mencuri perhatian Keysha, dia langsung menggenggam tangan Keysha untuk mengalihkan perhatiannya.


" Mommy akan selalu bersama kamu sayang. Mommy akan mendukung apapun yang kamu lakukan. Bila perlu, mommy akan ikut dalam semua rencana kamu. "


David dan Vince hanya bisa menggelengkan kepala mereka melihat tingkah orang tua mereka itu.


" Seperti anak kecil. "


Pikiran David dan Vince sama tentang orang tua mereka. Karena mereka sibuk merebutkan perhatian dari Keysha.


" Aku pulang... "


"Ooohh Nara dari mana mom? "


" Anak itu kenapa sudah pulang sih? "


Bukannya menjawab pertanyaan Keysha, Nyonya Ana malah berguman kenapa cucunya itu sudah datang saat Keysha masih ada di rumah mereka.


" Nara.. Welcome Home.. "


Nara mendengar suara Keysha yang menyapanya seketika berhenti dan melotot kearah Keysha. Dia tidak percaya kalau Keysha datang ke mansion tersebut saat ini.


" Kakak cantik... "


Nara berlari mendekati Keysha begitu Keysha tersenyum padanya. Rasa lelah dan mengantuk yang awalnya Nara rasakan seketika lenyap saat dia melihat Keysha.


" Kakak kapan datang? Kenapa tidak ada yang bilang sama aku kalau kakak hari ini datang? Kalau tau kakak kemari aku tidak akan mau sekolah tadi. Aku akan tetap diam di rumah menunggu kakak. Apa kakak akan menginap di sini? Kakak nanti tidur dengan Nara ya.. Nara punya buku cerita baru. Nanti bisa baca bersma. Nara juga punya mainan baru. Kakak mau ya.. ya.. ya... mau ya.. "


Perkataan Nara yang tidak bisa di rem itu membuat semua yang ada di tempat tersebut diam dan tidak bisa berkata apapun. Bahkan Keysha yang awalnya mengelus kepala Nara, tangannya langsung berhenti begitu mendengar banyak sekali perkataan yang terlontar dari Nara.

__ADS_1


__ADS_2