
Keysha yang masih penasaran kenapa markas black hold itu ada di tempat gerasang mempunyai firasat buruk. Dia yang sambil mengawasi keadaan sekitar mencoba mengambil tanah di bawahnya.
" Ini seperti.. "
Keysha mengambil pemantik di dalam sakunya dan mencoba menghidupkannya. Benar saja kalau tanah itu langsung terbakar.
" Dav, tunggu. tempat ini sudah di sirami dengan hidrogen sianida. Ini sangat berbahaya. Bahan ini akan mudah terbakar bila di suhu tertentu. Namun kenapa mereka melakukan hal ini? Ini sangat berbahaya dan mematikan. "
David yang tidak tau apa yang di maksud Keysha berusaha mencerna apa yang di katakannya. Keysha melihat kebingungan itu dan kembali mengambil tanah di bawah mereka dan menyalakan lagi api dari pemantinya.
Tanah itu langsung terbakar dan hal itu membuat David kaget. Kenapa Keysha bisa mengetahui hal seperti itu. Padahal tidak ada tanda tanda atau apapun yang membuat dirinya curiga kalau ada bahan berbahaya di sekitar mereka.
" Dav, kita harus pastikan tidak ada yang membawa tanah itu masuk kedalam markas mereka dan pastikan tubuh kita aman dari tanang ini. Aku takut mereka akan sengaja menyalakan api nanti dan tanah yang menempel pada kaki kita nanti terbakar. "
Ucapan Keysha menyadarkan David kalau Keysha sudah sering melakukan hal seperti ini. Jadi keraguan dia selama ini tidak berguna lagi saat dia sudah mengetahui kalau Keysha sudah berpengalaman dalam hal beginian.
" Kamu tau dari mana? "
" Seharusnya kau lebih memperhatikan hal kecil Dav. Lihat, daerah ini sangat gersang dan tidak ada tamanan yang bisa tumbuh di daerah ini. Sedangkan di lain sisi kau perhatikan itu, tumbuhan yumbuh subur dan tidak ada tanda tanda kalau tamannya tandus. Kau tidak memperhatikan hal itu? Ini pelajaran dasar yang harusnya kau pelajari dan kau pahami.
Hidrogen sianida ini, cairan kimia yang sangat berbahaya Dav. Ini sangat mudah terbakar. Aku jadi ragu mereka tinggal di dalam sana. Atau ada tempat rahasia lainnya yang mereka punya di dekat sini. Sedangkan tempat ini hanya sebagai pengecoh kita saja. "
David semakin tidak percaya dengan semua yang Keysha bilang. Keysha yang biasanya dia lihat elegan dan berkarisma sekarang seperti orang yang berbeda saat menghadapi situasi seperti ini.
" Kau sudah biasa melakukan hal ini Key? "
" Jangan bertanya yang tidak berhubungan dengan apa yang kita lakukan sekarang. Saat ini kita harusnya lebih fokus dalam penyerangan. "
__ADS_1
" Kamu ada ide untuk mengetahui apa itu markas mereka yang asli atau bukan? "
" Bakar. "
" Ha? "
Keysha menatap mata David namun tidak mengatakan apapun lagi. David yang tau maksudnya langsung mengatur anak buahnya untuk me yebar dan memastikan mereka tidak membawa tanah di sepatu yang mereka pakai.
Setelah itu, David memerintahkan mereka semua menyalakan api di dekat tanah itu.
" Ttrrreeettt.. treeeerrtt.. buuurrr... "
Api besar langsung dengan cepat menyebar kesegala arah karena adanya percikan api di tanat tersebut. Anak buah Dav, berusaha lari dengan cepat agar mereka tidak terjebak disana dan ikut terbakar juga. Namun karena penyembaran api sangat cepat, mereka hampir terjebak disana.
" Lompat kesisi kiri kalian. Cepat. "
" Bugg.. "
Merek berguling guling di sana dan tubuh mereka menyangkut di sebuah pohon. Api itu tidak ada mengejar mereka lagi dan sekarang semua tempat di lahan yang di sirami dengan hidrogen sianida oleh Charles langsung terbakar dan nyala apinya semakin besar. Karena panas di bagian luar dari markas itu, akhirnya cairan yang masih mereka punya dan di simpan di dalam markas ikut meledak dan langsung di sambar oleh api kembali.
" Booommm"
Ledakan itu sangat besar dan Keysha yang bersembunyi di tempat yang rindang itu melihat beberapa orang keluar dari sisi lain dalam hutan dekat sana.
" Aku mendapatkannya. "
Senyum menyeringai di wajah Keysha dan ucapan yang Keysha bilang semua di perhatikan oleh David. Ini semakin membuat dirinya tercengang dengan apa yang dia saksikan saat ini.
__ADS_1
" Kau masih banyak menyimpan rahasia ternyata Key. Aku tidak menyadari hal ini. Pantas saja Julian akan merasa minder saat bersama kamu. Bila dia tau sisi kamu ini, aku yakin dia semakin tidak percaya diri bisa bersama dengan kamu lagi nanti. "
David hanya bisa berkata dalam hatinya sambil memperhatikan wajah Keysha. Dia tidak lagi melihat kearah markas itu. Dia lebih fokus pada Keysha saat ini.
" Jangan lihat aku seperti itu. Aku tau kamu punya banyak pertanyaan, namun saat ini bukan saatnya kau bertanya. Sekarang ayo kita hampiri markas mereka yang asli dan berikan sapaan manis untuk sepupu kamu dan juga pacarnya. "
David menggelengkan kepala begitu menyadari sikap santai Keysha saat ini. Aura di dekat Keysha memang menekan dirinya namun masih bisa dia atasi. Tapi sikap santai Keysha ini sedikit membuat David takut. Karena dari perkataan Keysha yang santai itu, dia sudah mengetahui bahaya yang akan dia lihat nantinya.
" Aku baru kali ini melakukan hal ini dengan gaya santai seperti ini Key. Aku biasanya memimpin mereka dengan sikap yang tegas dan tidak ada bercanda seperti kamu ini. "
" Kau akan cepat tua bila selalu melakukan hal itu. Coba saja kau lebih perhatikan hal hal kecil di sekitar mu. Kau pasti akan lebih mudah terhindar dari bahaya. Percaya atau tidak, itu yang selama ini aku lakukan. Waspada pada lingkungan sekitar dan selalu curiga dengan segala hal. Namun jangan bodoh juga, kau harus bisa membedakan bahaya dan tidaknya. "
David seperti orang baru yang di ajari oleh Keysha saat ini. Namun itu sangat berguna untuk David. Selama ini dia hanya mengandalkan kekuatan dan kesigapan saja tanpa memperhatikan hal hal kecil begitu.
" Aku sepertinya akan sangat suka melakukan hal ini dengan mu Key. Aku suka cara kamu melakukan hal ini. "
" Cepat jalan Dav, sebelum mereka menyebar dan menghadang kita di tempat ini. "
Keysha tidak menanggapi apapun dan langsung memerintahkan David bergerak cepat. Begitu mereka sampai di tempat yang aman, Keysha dan David melihat banyak orang yang keluar dari satu bangunan mewah yang ada di tengah hutan itu dan mencoba melihat kearah luar untuk memastikan kalau markas palsu mereka itu benar terbakar atau tidak.
" Sial.. siapa yang melakukan hal ini? Selama ini belum ada yang tau kalau disana ada bahan berbahaya. Sekarang siapa yang tau akan hal ini? "
" Maaf bos, apa ini tidak sengajak terjadi? karena bisa saja mereka tidak tau kalau ada bahan itu dan menyalakan api untuk menerangi jalan mereka. "
" Buuugg"
" Bodoh.. kau bodoh.. apa kau pikir mereka bodoh? Mana ada orang yang datang dengan cara seperti itu. Kau gila. Ini sengaja mereka lakukan saat ini. Aku yakin itu. "
__ADS_1