Pertemuan Karena Duka

Pertemuan Karena Duka
Jangan Gengsi


__ADS_3

Keysha tersentak kaget saat mendengar perkataan Alex. Dia lupa kalau di sana masih ada Alex yang mendengar permbicaraannya tadi.


" Lex.... "


" Kau harusnya mengakui kalau kau sangat mencintai dia Key.. "


Keysha hanya menghela napasnya mendengar apa yang Alex katakan. Dia ingin mengatakan hal itu pada Julian tapi dia sadar akan dirinya sendiri kalau dia belum bisa menjadi wanita yang di diinginkan Julian. Dia tidak mau masalah mereka yang sebelumnya kembali terulang kalau dirinya kembali menjalin hubungan dengan Julian.


" Kau tidak mengerti. "


" Jangan gengsi untuk mengakui perasaan kamu oada Julian Key. Kau harus berani mengatakannya agar dia tau. Jangan sampai dia nanti bersama dengan wanita lain disana. Walau aku sendiri meragukan hal tersebut. Karena kalian sama saja, saling mencintai tapi masih menahan diri. "


" Aku tidak mau masalah aku dan dia yang sebelumnya terulang lagi. Jadi biarlah begini dulu. Dia melakukan pekerjaannya dan aku juga melakukan hal itu sekalian mempernaiki diri."


Alex sudah tau masalah Julian dan Keysha sebelumnya jadi hanya bisa memberikan dukungan saja untuk Keysha sekarang. Tidak ada yang bisa Alex bantu bila berhubungan dengan pola pikir mereka berdua.


Kalau seandainya hanya beda cara berpikir mungkin masih bisa Alex nasehati namun ini hal yang lain jadi Alex tidak bisa melakukan apapun.


" Baiklah.. Jangan berpikir banyak lagi mengenai hubungan kamu dan Julian dulu. Ingat saja nanti dia akan menghubungi kamu lagi. Sekarang ayo pikirkan masalah aku dulu sekarang. "


Alex yang tidak mau membuang waktu saat Keysha masih bersamanya ingin segera menyelesaikan masalah yang dia hadapi saat ini.


" Lex, aku tidak bisa menyinggung mereka lebih dulu sebelum mereka menyinggung aku. Karena sangat sulit bila aku sampai harus menyinggung pejabat pemerintahan. "


" Lalu kita hanya menunggu saja saat ini? "


" Aku akan mencoba mencari jalan untuk hal ini. Yang jelas aku tidak akan membiarkan mu melawan mereka sendirian. Apalagi hal ini mereka rencanakan dari awal. Namun sepertinya mereka tidak tau kalau aku ada bersama kamu. "


" Orang orang hanya mengenal Queen Key.. Jadi mana mungkin mereka tau itu kamu. "

__ADS_1


Keysha menyeringai. Maksud dia bukanlah mengenai Queen tapi memang orang itu tidak tau kalau Alex punya patner selama ini.


" Lex, mereka juga tidak tau Queen. Kalau mereka tau, mungkin mereka akan lebih hati hati dalam bertindak. "


" Apa hanya karena rancangan itu saja mereka mengincar aku? "


" Kalau tidak salah dugaan aku ini, mereka sebenarnya sedang mengincar pasar gelap internasional. Aku yakin ada sosok kuat yang sedang melakukan hal ini. Aku mau mengetahui hal itu dulu jadi sebelum semua jelas, kau harus berhati hati. Tinggalah di tempat ini dan kau jangan keluar dari sini. Aku tidak mau kau kenapa kenapa nantinya. "


Alex mengangguk. Dia juga memang merencanakan hal itu. Dia tidak mau sampai kecolongan dua kali karena keteledorannya sendiri. Apalagi saat ini fokus Alex tidak lagi terpecah karena hal lain. Jadi tidak ada alasan dia keluar dari markasnya ini.


" Kau takut jatuh cinta lagi Lex? "


" Tidak ada yang sungguh tulus pada aku Key"


" Ucapan mu seolah juga meragukan aku sekarang Lex. "


" Maksud aku soal cinta. Kau tidak mungkin aku kencani bukan? "


" Kenapa tidak mungkin? Apa aku kurang menarik untuk kamu Lex? Aku tidak cantik? Atau aku kurang seksi? "


Cara Keysha menggoda Alex begitu membuat Alex merinding. Karena semua gaya Keysha tersebut tidaklah cocok dengan sifat Keysha biasanya. Apalagi Alex yang memang tidak menyukai wanita membuat dia tambah geli melihatnya.


" Sudah Key.. kau hanya berani melakukan hal ini karena tau aku tidak akan melakukan hal seperti itu pada mu. "


" Karena tau akan hal itu, makanya aku menggoda kamu Lex. Bila kau normal, lain lagi ceritanya. Tidak akan pernah kau melihat aku melakukan hal tersebut. "


" Julian pasti akan sangat kerepotan dengan tingkah kamu ini bila kamu terus memperlihatkan tingkah ini pada lawan jenis. Tapi untung saja kau bukanlah tipe wanita yang seperti itu. "


Keysha menghembuskan napasnya lelah. Dia masih memikirkan hubungan dia dengan Julian nantinya.

__ADS_1


" Key, apa begitu beratnya masalah kamu dengan Julian? "


" Jangan bicarakan hal itu. Sekarang aku mau kau melihat gambar dari Violla. Kau harus tau siapa wanita itu dan betapa gilanya dia selama ini. "


Keysha mengalihkan pembicaraannya dengan Alex karena tidak mau membahas Julian kembali. Dia lebih baik menyibukan diri dulu dengan hal lain sebelum Julian menghubunginya nanti.


Julian setelah menghubungi Keysha suasana hatinya menjadi membaik dan dia ingin segera menyelesaikan meetingnya dan menghubungi Keysha kembali.


Sekretaris Julian yang melihat perubahan raut wajah Julian setelah menerima telpon tersebut menjadi tidak senang. Dia yakin kalau yang menghubungi Julian tadi adalah wanita, dan itu berarti saingan untuk dirinya.


" Tak akan aku biarkan orang lain merebut pria yang aku inginkan ini. Dia sangat sempurna jadi tak akan aku lepaskan dengan mudah. Siapapun wanita yang menghubungi Julian tadi, aku akan halangi dia untuk berkomunikasi dengan Julian lagi. "


Sekretaris Julian mulai merencanakan sesuatu agar tidak ada yang mengganggu dirinya mendekati Julian lagi.


Sedangkan Julian yang moodnya sedang baik, bisa bersikap lebih ramah pada para karyawannya dan menyelesaikan meetingnya dengan cepat.


" Baiklah, meeting kali ini sudah selesai. Saya harap ada peningkatan tiap minggunya untuk pekerjaan kita nanti. "


Rapatbtelah di tutup dan itu artinya Julian akan segera menghubungi Keysha untuk melepaskan rindunya. Namun saat Julian sampai di ruangannya dan ingin menghubungi Keysha, sekretarisnya datang dan dengan sengaja menumpahkan kopi di meja kerja Julian hingga mengotori pakaian Julian saat itu.


" Aduuuhh maaf pak.. maaf.. Saya tadi hany ingin memperlihatkan hasil meeting kita tadi. Maaf pak saya tidak sengaja. "


Julian tanpa bicara langsung pergi ke toilet untuk membersihkan pakaiannya. Hanya saja hp miliknya tidak dia bawa dan masih ada di atas meja kerjanya.


" Ini saatnya. Aku akan menyingkirkan saingan aku saat ini. "


Sekretaris Julian mengambil hp milik Julian dan kebetulan tidak terkunci karena tadi memang Julian ingin menghubungi Keysha. Nomor Keysha juga sudah langsung terlihat baru hp itu menyala. Jadi semua langkahnya dipermudah.


" Ahhh ternyata aku sangat diberkati karena tanpa perlu repot repot aku langsung menemukan nomor wanita yang menjadi saingan aku saat ini. "

__ADS_1


Dengan lancang, sekretaris Julian memboikir nomor Keysha dan setelah itu langsung menghaous nomornya dari hp Julian. Jadi nanti kalau ada telpon dari Keysha, telpon itu tidak akan bisa masuk dan Julian juga tidak akan bisa menghubungi Keysha lagi.


__ADS_2