
Keysha sudah di ajak keluar dari perusahaan W Corporation oleh Vince, tapi Keysha masih mendiami dia. Hingga Vince bingung harus berbuat apa saat menghadapi Keysha yang seperti ini.
" Key aku minta maaf. Aku janji tidak akan mengulang kesalahan yang sama lagi. "
Keysha tidak menanggapi perkataan Vince. Dia langsung berjalan menjauh dan mencari taksi untuk mengantar dirinya pulang. Namun Vince tidak membiarkan Keysha pergi begitu saja. Dia ingin mendapatkan maaf dulu dari temannya ini.
" Key, maaf... "
Keysha tetap mengabaikan Vince sampai Vince terus merengek seperti anak kecil pada Keysha dan menarik perhatian orang sekitar.
" Jangan buat aku bertindak kasar pada mu Vince. Aku benar benar emosi saat ini. Jangan sampai aku memukul mu di tempat ini dan berakhir menjadi berita utama di media besok. Kalau anak bungsu dari keluarga Williams di pukul oleh seorang wanita asia. "
Vince tidak peduli akan hal itu. Yang paling penting untuknya saat ini adalah mendapatkan maaf dari Keysha sesegera mungkin.
" Kalau kamu mau memukul aku, pukul saja. Kalau kamu takut menjadi berita besok, ayo ikut aku. Aku akan tunjukan dimana tempat kamu bisa bebas memukul aku sesuka hati mu. Aku benar benar minta maaf karena melakukan kesalahan yang sangat fatal. Maaf Key, kita tetap berteman bukan? ".
Keysha merasakan ada yang sedang mengawasi mereka saat ini. Jadi dengan segera dia harus mengajak Vince pergi dari tempat itu sebelum terlambat.
" Vince, seberapa hebat kamu dalam mengendarai mobil? "
" Ha? "
" Jawab. "
" Sangat cepat hingga tidak ada yang bisa mengejar aku bila aku sudah benar benar mengendarai mobil ku. "
" Kalau begitu ayo. "
Keysha langsung masuk kedalam mobil Vince dan Vince segera mengikutinya tanpa bersuara lagi. Walau dia tidak tau maksud dari Keysha, tapi dia sadar kalau saat ini ada hal yang serius akan terjadi. Jadi dengan cepat Vince menyalakan mobilnya dan mengendarai mobilnya dengan cepat.
Benar saja dugaan Keysha, mereka di kejar beberapa mobil dan sepertinya mereka akan dalam masalah besar bila sampai di tangkap.
" ****. Siapa mereka? Kenapa mereka mengejar kita? "
__ADS_1
" Kalau kau ingin tau, coba saja berhenti dan bertanya sebentar pada mereka. Siapa tau dengan murah hati mereka akan menjelaskan segalanya pada mu nanti. "
Tanggapan yang di berikan Keysha itu membuat Vince melotot pada Keysha. Melihat betapa santainya Keysha saat ini, semakin membuat Vince heran. Kenapa Keysha begitu santai menghadapi keadaan yang seperti ini. Karena biasanya setiap wanita, pasti akan berteriak ketakutan saat di ajak mengebut seperti saat ini olehnya.
" Kau santai sekali Key. Sepertinya kamu sudah biasa mengalami hal ini, "
" Bukankah kau sendiri tadi bilang kalau kau sudah sungguh sungguh mengendarai mobil mu, tidak akan ada yang bisa mengejar kamu nanti. Jadi aku rasa saat ini kita akan aman kalau bisa meninggalkan mereka jauh di belakang kita. "
Perkataan Keysha yang terlalu santai itu semakin membuat Vince tidak percaya akan hal tersebut. Dia sungguh tidak mengerti kenapa bisa Keysha begitu santai di saat situasi yang sangat berbahaya begini.
* Dor*
* Dor*
* Dor*
Tembakan 3 kali itu di arahkan pada mobil yang mereka kendarai. Hingga membuat Vince kaget bukan main. Dia punya senjata di mobilnya, hanya saja dia takut bila dia menggunakanya sekarang, Keysha akan dalam keadaan bahaya dan bisa saja ketakutan nanti.
" Apa kau tidak membawa senjata? Cepatlah. "
" Itu di bawah tempat duduk mu, laci kecil. "
Vince berkata dengan ragu begitu dia memberitahukan tempat senjatanya pada Keysha. Setelah senjata itu ada di tangan Keysha, dia melihat berapa peluru yang ada di dalamnya, ternyata isinya 8 peluru dan itu artinya dia tidak boleh meleset dalam menembak nanti.
" Pelankan lanju mobil mu dan tetap pertahankan agar tetap setabil nanti. "
Vince secara naluriah dia mengikuti arahan Keysha dan Keysha dengan mudah membidik supir dari mobil yang sudah berada di sebelahnya.
* Dor, dor*
Keysha menembak dua orang yang ada disana dan mobil itu pu oleng hingga hampir menabrak mobil mereka berdua.
" Mundur, putar. Maju dengan pelan. "
__ADS_1
Setiap arahan Keysha itu di ikuti oleh Vince dengan baik. Hingga dia mendengar ada beberapa suara tabrakan di belakangnya dan do barengi dengan suara ledakan.
Mobil yang bisa menghindari tabarakan dan ledakan itu, tetap mengejar mereka berdua dan Keysha langsung membuka lebar kaca mobil Vince dan dia mengeluarkan tubuhnya untuk menembaki mereka yang baru keluar dari kobaran api yang ada di tengah jalan itu.
* Dor*
* Dor*
* Dor*
Semua di tembaki dengan tepat oleh Keysha dan sekarang dia sudah menghabiskan peluru. Namun ternyata mobil yang mengejar mereka semua sudah habis di kalahkan oleh Keysha.
" Masih 3 peluru lagi. Ayo cepat bawa mobil mu ke tempat yang aman. "
Vince masih tidak bicara pada Keysha karena dia cukup kaget dengan semua perbuatan yang Keysha lakukan tadi. Semua perintah yang Keysha berikan padanya, itu adalah arahan yang selalu di gunakan kalau dirinya bersama dengan David menghadapi musuh mereka. Ini seperti sudah mengatakan kalau Keysha sudah terbiasa melewati hal hal yang menegangkan selama ini.
Vince membawa Keysha ke sebuah mansion dan itu adalah mansion keluarganya. Ini adalah tempat teraman menurut Vince untuk mereka saat ini. Namun Keysha merasa tidak nyaman bila di ajak ke rumah Vince saat ini.
" Vince apa kau tidak bisa membawa aku ke tempat lain lagi sekarang? Aku tidak mau kemari. "
" Ini tempat teraman untuk kita sekarang Key. Percayalah, tidak akan ada yang berani menyakiti atau menyerang kita di tempat ini. "
Akhirnya Keysha diam saja setelah itu. Dia hanya memikirkan bagaimana cara dia nanti pulang ke apartemennya sebelum malam tiba. Karena Julian pasti akan sangat cerewet bila dia tidak sampai di rumah saat malam tiba. Selain itu, dia bisa saja nanti akan di awasi lebih parah lagi oleh Julian bila dia melanggar kesepakatan mereka saat ini.
" Vince, kau sendiri masuklah ke dalam rumah mu. Aku harus segera pulang. "
Vince tidak membiarkan Keysha pulang begitu saja. Karena kemungkinan besar mereka masih di kejar saat ini.
" Maaf Key, aku takut kamu masih dalam bahaya saat ini. Jadi kamu tidak boleh pulang dulu saat ini. Nanti bila sudah aman, baru aku akan mengantar kamu pulang. "
"Nanti akan ada yang menjemput aku. Jadi kamu tidak usah mengantar aku pulang. "
Keysha memang berencana agar Alex menjemputnya nanti. Sekaligus dia harus menyidiki siapa yang sudah mengejar mereka barusan.
__ADS_1