
Peringatan dari Vince tidak di dengarkan oleh nyonya Ana. Dia tetap ingin mejadikan Keysha menantu. Dia mau Keysha menjadi bagian dari keluarga Williams.
" Vince boleh melarang, tapi aku akan tetap berusaha. Aku yakin Dav pasti memiliki rasa untuk Keysha. Terbukti dari sikap Dav yang tiba tiba bisa peduli pada seorang wanita yang dia baru saja kenal. Aku yakin kalau mereka akan cocok bersama. "
Nyonya Ana sudah menyelidiki dan mendengarkan apa saja kelebihan dari Keysha. Selain wajah yang cantik, dia juga sangat pintar dan terlihat sangat berwibawa. Karisma yang di pancarkan Keysha tidak main main. Dia memang tampak berbeda. Itulah kenapa nyonya Ana sangat tertarik menjadikan Keysha sebagai menantunya. Karena akan sangat cocok dengan Dav.
" Aku dengar Keysha bisa bela diri juga. Jadi pasti masih banyak hal lainnya yang menjadi kelebihannta saat ini. Bahkan Dav bisa sampai tertarik padanya pasti ada sesuatu pada diri Keysha hingga membuat kami begitu menginginkan dirinya. "
Nyonya Ana melamun memikirkan bagaimana cara dia untuk mendekatkan Dav dan Keysha. Sedangkan kata Vince mereka baru saja bertengkar karena salah paham.
" Ahhh aku tau. Nara. Dia pasti bisa membatu di saat seperti ini. Dia pasti suka kalau ketemu dengan Keysha. Sekarang tinggal Dav yang aku atur agar mau pergi menemani Nara. Dengan begitu nanti mereka pasti bisa berduaan sambil menjaga Nara. "
Rencana nyonya Ana ini tidak di dukung oleh Vince. Bahkan Vince ingin menggagalkan rencana mamanya karena merasa memang Keysha tidak akan mau di dekatkan dengan David.
" Silakan mommy berencana untuk mendekatkan mereka. Aku akan selalu menghalangi hal itu. Aku tidak mau kalau karena rencana mommy aku kehilangan teman sebaik dia nanti. "
Vince benar benar akan melindungi Keysha dari kakaknya yang terlalu berambisi untuk memiliki Keysha. Bila seandainya David menyukai Keysha dengan tulus, Vince pasti akan mendukung hal itu.
Di rumah sakit, Keysha sudah bersiap untuk pulang. Dia merasa sudah sangat sehat dan siap melakukan semua aktivitasnya kembali. Sedangkan menurut Julian, Keysha masih harus beristirahat dulu dan tidak boleh melakukan banyak pekerjaan.
" Ayo Key, kamu duduk di kursi roda biar aku dorong kamu nanti sampai di parkir mobil. "
Keysha menatap malas kearah Julian. Julian selalu memperlakukannya seperti pasien yang sakit keras saja.
" Aku tidak apa kak. Sini bawa kunci mobilnya biar aku yang bawa mobil nanti. "
Keysha sudah mengambil tas yang berisi baju yang dia pakai namun langsung di ambil kembali oleh Ana. Dia akan membawa semua barang itu dan tidak akan membiarkan Keysha membawa barang berat.
" Mba.. "
" Biar aku saja Key.. kamu tidak lihat itu? Singa mu sudah siap mengaum lagi saat melihat kamu membawa barang berat begini. "
Keysha melihat kearah Julian dan memutar bola matanya malas. Saat dia sudah lelah untuk berdebat, dia akhirnya memilih untuk mengalah saja pada Julian saat ini.
* Braakk*
__ADS_1
" Key... oohh Syukurlah kau sudah sehat. Ada yang mau aku bicarakan. Bisa.. "
" Ayo pergi.. Kau kemari bawa mobil kan Lex? Mobil aku biar di bawa kak Julian dan mba Ana saja. "
Keysha langsung menarik Alex keluar untuk meninggalkan ruang rawat itu dengan cepat. Dia ingin kabur dari Julian karena merasa aturan Julian sangat menyusahkan dirinya.
" Key.. tunggu.. "
" Sudah Jul.. dia sudah lari begitu apa kamu pikir dia akan denga mudah kamu kejar? Dia pergi dengan orang yang dia kenal. Kamu jangan kawatir. "
" Kau tidak tau kalau Keysha masih sakit. "
Ana tidak bisa mengatakan apapun lagi. Dia memilih diam saat menghadapi sifat Julian yang begitu protektive pada Keysha.
" Kenapa lari? Kita bisa mengerjakam semuanya di dalam sana tadi. "
" Aku tidak mau berlama lama dekat dengan kak Julian. Rasanya aku tercekik dengan semua aturan yang dia tetapkan. "
" Kenapa dia berani mengatur kamu? "
Alex menahan tawanya mendengar cerita Keysha. Karena baru kali ini ada yang bisa mengatur Keysha sampai seperti itu. Namun yang paling penting adalah, Keysha mengijinkan dirinya di atur.
" Aku tau kau tidak mempunyai hubungan darah dengannya. Dia waktu ini cerita mengenai hal itu. Lantas kenapa kamu membiarkan dirinya mengatur hidup mu? Apa kamu menyukainya Key?"
Keysha tidak bisa menjawab apapun dan memilih tetap berjalan menuju parkiran tempat mobil Alex berada. Namun begitu sampai di mobil itu, Keysha tidak sengaja melihat ada beberapa pria yang sebelumnya mengejar Ana datang ke rumah sakit itu.
" Kau harus bisa menangkap wanita ini nanti. Bos bisa marah bila kita tidak membawanya dengan cepat kehadapan bos. "
" Aku mengerti. Aku akan membawa dia keluar dari rumah sakit ini tanpa membuat keributan. "
Pembicaraan mereka itu di dengar oleh Keysha. Perhatian Keysha yang teralihakan oleh hal lain membuat Alex penasaran. Jadi Alex tidak jadi masuk kedalam mobilnya dan ikut memandang krarah pria yang di tatap Keysha.
Julian dan Ana sudah tiba di parkir. Mereka melihat Keysha masih ada di tempat itu dan memandang seseorang di sana. Begitu Ana melihat siapa yang di pandang Keysha, tubuhnya seketika bergetar ketakutan. Julian melihat reaksi Ana yang seprti itu menjadi bingung. Namun dia tetap membantu menenangkan Ana.
" Kau kenapa? "
__ADS_1
" Itu.. mereka... "
Ana tidak bisa berbicara lancar. Dia mendadak menjadi gugup untuk berbicara. Sedangkan Keysha yang melihat kalau Ana dan Julian sudah sampai di parkiran, dia menghela napasnya dan mendekati pria yang ingin mendekati Ana.
" Kalian mau kemana? "
" Kami ada urusan.Sebaiknya nona manis tidak ikut campur. "
" Bila aku ingin ikut campur bagaimana? "
Pria itu melihat kearah Keysha dan memperhatikan wajahnya.
" Ooohh kau wanita yang sebelumnya menolong wanita itu bukan? Sebaiknya kau minggir dan jangan ikut campur. Ini adalah urusan kami, bila tidak ingin terluka menyinhkirlah. "
Keysha yang sudah lama tidak menggerakan tubuhnya merasa tertarik dan bersemangat untuk menghajar mereka.
" Sayangnya aku sudah ikut campur begitu dia aku selamatkan. "
* Bug*
* Bug *
* Tak*
* Kreeet*
Keysha dengan gerakan cepatnya melumpuhkan mereka berdua dengan beberapa pukulan dan mematahkan kakinya dengan cara di injak keras oleh Keysha.
" Bilang pada bos mu, dia tidak bisa kalian sentuh lagi. Bila dia masih menginginkan wanita itu, kalian akan berhadapan dengan ku. "
" Kau... kau akan menyesal karena telah melakukan hal ini. Kau akan tau akibatnya telah melawan kami. "
Keysha memperhatikan tato di tangan mereka berdua dan langsung tau mereka suruhan siapa.
" Kalian yang belum tau berurusan dengan siapa. "
__ADS_1
Keysha menyeringai setelah mengatakan hal itu. Dia melihat kearah Julian dan Ana sebelum pergi meninggalkan mereka bersama Alex.