Pertemuan Karena Duka

Pertemuan Karena Duka
Dia Berbeda


__ADS_3

Kemarahan Vince yang seperti itu membuat tuan William dan nyonya Ana bingung. Siapa wanita yang sampai di bela begitu oleh anak bungsu mereka ini.


David kembali dia merasa bersalah karena sudah salah mengeluarkan kata untuk bertanya mengenai Keysha pada Vince. Dia lupa cara memilih kalimat yang pas agar Vince tidak tersinggung dengan ucapannya mengenai Keysha.


" Vince.. "


" Stop David Williams. Aku tau kau adalah kakak ku. Aku juga tau betapa arogan dirimu ini. Namun kau tidak bisa menghina wanita itu dan menyamakan dia dengan wanita lainnya. Lagi pula apa kau tau apartemen aku yang mana yang dia ketahui alamatnya? Kau baru mendengar kata apartemen saja otak mu sudah berpikir terlalu jauh. Kau sungguh kurang ajar David. "


Tatapan nyalang dan suara dingin dari Vince menandakan dirinya benar benar emosi pada kakaknya. Tuan William sampai tidak menyangka putra bungsunya yang terkenal selengekan dan paling santai itu ternyata bisa sangat tegas dan marah saat berhubungan dengan satu wanita.


" Vince tenang dulu nak.. kamu kenapa? kenapa kalian bertengkar begitu? Dav, siapa wanita yang kalian bicarakan ini? Coba kita bicara baik baik dulu. "


Nyonya Ana mencoba menenangkan putranya yang terlihat siap untuk beradu pukulan kembali dengan saudaranya. David yang melihat Vince masih sangat emosi hanya bisa diam dan memikirkan kembali bagaimana dengan Keysha saat ini.


" Vince aku tadi.. "


" Kau bertemu dia dimana? Kenapa kau sampai bisa berkata begitu padanya? Dia dimana sekarang? "


David tidak di berikan menjelaskan apapun oleh Vince saat ini. Dia lebih memilih untuk berbicara dengan Keysha nanti. Jadi dia bisa meminta maaf atas perkataan kakanya yang menyinggung Keysha.


" Secara tidak sengaja di jalan saat aku di serang beberapa musuh. Dia membantu aku dan.. "


" Dia sudah membantu kau dan kau menghinanya? Waaahhh luar biasa kau David. Kau pria yang luar biasa. Kau tidak tau terimakasi saat dalam keadaan seperti itu."


Vince tidak mau lagi mendengarkan apapun dari David dia pergi dari manaion keluarganya dengan keadaan marah. Hanya satu di pikiran dia saat ini, yaitu mencari keberadaan Keysha dan bertanya tentang kondisinya.

__ADS_1


" Key, aku harap kamu baik baik saja. Aku yakin kau pasti terluka karena perkataan pria tidak punya otak itu. Apa mata Dav begitu buta hingga tidak bisa membedakan mu dengan wanita lain. Aku bahkan bisa membedakan sikap mu dengan wanita lain dalam sekali pertemuan. Dav sungguh kurang ajar. Bila sampai Keysha ikut mendiami aku nanti, kau akan habis aku pukuli Dav. "


Vince terus memacu mobilnya sambil mengomel tidak jelas sepanjang jalan. Dia ingin mencari Keysha namun dia tidak tau kemana dia harus mencarinya. Hari juga sudah mulai malam dan dia yakin Keysha pasti sudah pulang kerumahnya saat ini.


" Kenapa aku tidak telpon saja sih? Aku ikut bodoh saat ini. Ini semua karena Dav. Dia membuat semua kacau dan membuat aku tidak bisa berpikir dengan baik. "


Vince mengambil hpnya dan menghubungi Keysha berulang kali. Namun karena hpnya Keysha sengaja silent, dia tidak tau kalau ada telpon dari Vince saat ini.


" Key, tolong jangan ikut marah pada aku Key, kau boleh marah pada David, namun jangan ikutkan aku juga. Siapa nanti yang aku jadikan teman bila kau menjauh. "


Vince benar benar takut bila dia kehilangan teman seperti Keysha. Dia takut tidak ada yang bisa berteman dengan tulus lagi bersama dirinya nanti.


Keysha yang saat itu sudah sampai di apartemennya, dia tidak menyadari kalau Vince berulang kali menghubungi dirinya. Dia juga tidak tau kalau Julian juga sempat menghubungi dirinya tadi.


" Kak.. "


" Darimana kamu? Aku hubungi kamu kenapa tidak kamu angkat? Kamu tau bukan Key, dibluar sangat bahaya untuk kamu bila keluar sendirian begini. Kamu sadar akan hal itu bukan? "


Ayunda seketika diam mendengar berbagai pertanyaan yang di lontarkan oleh Julian padanya. Padahal dia sebelumnya sudah berpikir kalau Julian itu tidak akan begitu kawatir akan dirinya lagi karena sudah dekat dengan Ana.


" Aku... "


" Jul, kau harusnya membiarkan Keysha masuk dulu baru bertanya begitu. Lihatlah dia kebingungan dengan sikap kamu ini. Dia bahkan belum sempat melepas sepatunya. "


Ana tiba tiba muncul dan berkata begitu dan membuat semua bayangan Keysha tentang perhatian Julian tersebut sirna. Raut wajah Keysha kembali di buat senormal mungkin olehnya dan berjalan mendekati Julian dengan perlahan.

__ADS_1


" Aku dari tempat Alex kak. Untuk telpon aku tidak tau kakak menghubungi aku. Maaf bila aku terlambat pulang dan membuat kalian kawatir. "


Keysha yang ingin melewati Julian, di tahan lengannya oleh Julian. Di saat itu baru Keysha sadar lengannya terluka karena terkena pukulan saat menyelamatkan David tadi.


Melihat Keysha agak meringis, Julian langsung membalik tubuh Keysha dan meneliti penampilan Keysha kembali.


" Kamu kenapa? Kamu terluka? Coba lihat tangan kamu. Kenapa kamu meringis tadi? "


" Aku tidak apa kak.. Hanya lelah setelah latihan dengan Alex tadi. Aku ke kamar dulu. "


Begitu Keysha ingin pergi, dia ingat kalau dia belum membuatkan mereka berdua makan malam. Jadi Keysha menghentikan langkahnya dan berbalik menatap Julian dan Ana lagi.


" Apa kalian sudah makan malam? Aku lupa kalau tadi belum sempat masak untuk makan malam kalian berdua. "


" Jangan pikirkan kami Key, tadi Ana sudah masak untuk makan malam, kamu sudah makan? Mau aku panaskan makananya? "


Lagi lagi Keysha menghembuskan napas beratnya karena perkataan Julian. Dia merasa sudah tidak di butuhkan lagi dan ada atau tidaknya dirinya semua akan biasa saja. Jadi dia harus kembali lagi menjadi dirinya yang sebelumnya dan bersiap untuk sendiri lagi nanti.


" Aku sudah makan kak.. makasi. Aku kekamar saia dulu. "


Keysha langsung masuk kedalam kamarnya dan menekan kuat dadanya yang terasa sangat sesak saat membayangkan apa yang dia pikirkan saat ini.


" Kau harus kembali lagi menjadi diri kamu yang sebelumnya Key, kau itu harus membiasakan diri untuk sendiri lagi. Jangan terlalu bergantung dengan orang lain lagi. Kau harus sadar akan siapa dirimu. Semua orang bahkan sudah menganggap kau begitu rendah karena kau terlalu dekat dengan beberapa orang. Harusnya kau tetap menjaga diri untuk tetap sendirian sampai akhir. "


Keysha menangis di dalam kamarnya karena mengingat semua yang dia alami pada hari ini. Dia merasa kesal dan marah saat dirinya di hina oleh David. Dia juga merasa tidak nyaman dengan kedekatan Julian dengan Ana. Hingga dia hanya bisa meluapkan semua itu dengan tangisan saja.

__ADS_1


__ADS_2