Pertemuan Karena Duka

Pertemuan Karena Duka
W Corporation


__ADS_3

Keysha sampai di kampus dan masih saja dia harus bertemu dengan Vince yang sudah menunggu dirinya. Keysha agak heran dengan pria tersebut karena dia tidak mengerti jalan pikirannya. Kenapa dia selalu di cegat saat dia baru sampai di kampus.


" Pagi.. Kali ini kamu ingat dengan aku bukan? "


" Pagi.. iya aku ingat. Kamu yang kemarin salah mengira aku teman kamu bukan? Sekarang ada apa? kalau mau meminta maaf, aku tidak masalah untuk itu. Lupakanlah. "


Vince lagi lagi kaget dengan ucapan Keysha. Sekarang dia tau kalau Keysha memang tidak mengenal dirinya. Bukan karena berpura pura agar dia perhatian pada Keysha.


" Kamu tidak kenal aku? "


" Huuuft kamu tau, kamu membuang waktu aku di sini selama 5 menit dengan obrolan yang tidak penting. Aku harus pergi karena ada yang perlu aku lakukan dan yang pasti lebih penting dari sekedar bicara dengan kamu. Permisi. "


Vince menatap heran dengan wanita di hadapanya ini. Dia tidak mengira kalau akan berhadapan dengan seseorang yang sama sekali tidak mengenal siapa dirinya dan terpesona dengan ketampanan dia.


" Kau sungguh tidak pernah mendengar siapa aku? "


Keysha sudah berjalan menuju ruang dosen. Dan di sebelahnya ada Vince yang terus mengikutinya dengan pertanyaan petanyaan bodoh menurut Keysha.


" Dengar.. aku sudah sampai di ruang dosen. Aku tidak mau di ganggu lagi dengan pertanyaan seperti itu. Sekarang dengar jawaban aku dengan baik. Aku tidak kenal dengan kamu. Tidak tau siapa kamu. Dan tidak pernah melihat kamu. Aku juga tidak peduli kamu siapa dan dari mana, keluarga siapa. Aku kemari untuk belajar jadi jangan ganggu aku dan ikuti aku lagi. "


Lengkap dengan jawabannya, Keysha langsung masuk kedalam ruang dosen untuk mencari Mr. Karl. Tapi dia di suruh menunggu dulu karena beliau belum sampai di kampus.


Di luar, Vince semakin penasaran dengan Keysha. Dia pertama kali di perlakukan seperti ini oleh seorang wanita. Dan sama sekali tidak di kenal. Dia menjadi tertantang untuk menaklukan Keysha saat ini.

__ADS_1


" Kau wanita pertama yang membuat aku sangat tertarik dan tertantang untuk mendapatkan kamu. Aku akan pastikan kalau aku bisa mendapatkan kamu nanti. Kau akan tau kalau tidak akan ada yang bisa menolak pesona seorang William. "


Vince kembali melewati lorong itu menuju kelas yang akan dia ikuti. Sepanjang jalan dia mengukas senyum tipisnya karena dia merasa lucu dengan tingkah laku Keysha. Mereka belum berkenalan tapi sikap Keysha sudah sangat tidak ramah padanya.


" Bila dia tau aku dari keluarga William, apa yang akan dia lakukan ya? apa dia akan mulai mengejar aku? Atau dia akan berhati hati dalam bersikap dengan aku nantinya? Sungguh manis dan membuat aku tertantang untuk mendapatkanya. Aku akan membuat dia tertarik pada aku segera mungkin. "


Vince yang akan masuk kedalam kelasnya kembali di goda oleh wanita disana. Dan begitulah kehidupan Vince selama di kampus. Dia pria yang sangat pintar dan pintar bergaul. Hanya saja dia sangat playboy. Dia suka berpetualang kesana kemari untuk memuaskan keinginannya mencari wanita yang pas dan cocok untuk dirinya.


Sampai akhirnya saat ini dia melihat ada wanita yang membuat dia merasa tertarik Wanita Asia yang sangat cantik dengan badan kecil dan kulit yang kuning langsat. Vince sangat menyukai penampilan wanita itu tapi lebih tertarik lagi dengan karakter wanita itu.


Cukup lama Keysha menunggu Mr. Karl dan itu dia gunakan untuk mengerjakan proyek yang di berika oleh temannya Alex. Tidak ada waktu yang di buang percuma selama ini oleh Keysha. Dia selalu memanfaatkan waktu walaupun hanya sebentar saja.


Saat Mr. Karl datang, mereka langsung menuju ruang untuk diskusi pribadi. Mereka akhirnya hanya berdua saja disana.


" Sudah buat kerangkanya saja pak. Saya mau bertanya mengenai perusahaan yang akan kita ajukan proposal ini. Perusahaan apa itu? "


" Saya bukanya sudah mengatakan nama perusahaannya pada kamu. "


" Belum pak. Maka dar itu saya bertanya. Bapak hanya memberika saya materi saja. Selain itu bapak juga memberika fasilitas pada saya. Hanya itu saja. "


" Oke Oke.. nama perushaan itu W Coporation. Perusahaan raksasa yang ada di negara ini. Dia sudah menguasai sebagian besar pasar Eropa. "


Keysha hanya menganggukan kepalanya saja. Nanti dia akan menyelidiki tentang perusahaan itu.

__ADS_1


"Keluarga Williams bukan keluarga biasa jadi jangan sampai kamu salah dan menyinggung mereka nanti. Jadi aku ingin kamu membuat semu proposal itu dengan baik. Bila bisa berkerja sama dengan salah satu perushaan itu, sudah di pastikan akan mendapat untung yang besar nanti."


Keysha mulai penasaran dengan perusahaan itu. Dia berbicara dlsebentar mengenai perusahaan itu dengan dosenya dan setelahnya dia membahas mengenai oroposal dan pekerjaan lainnya lagi.


Saat jam kelasnya akan di mulai, Keysha akhirnya meminta melanjutkan lagi di pertemuan lain kali pada disennya itu.


" Pak.. saya ada kelas juga pagi ini. Jadi untuk hasil diskusi yang lain kita bahas lain waktu saja ya. Maaf tapi saya memang harus pergi."


* Baiklah. Bila tidak dapat bertemu dengan saya, kamu bisa mengirimkan email saja pada saya nanti. "


" Baik pak permisi. "


Keysha pergi tersegesa gesa menuju kelasnya. Dia bahkan tidak memperhatikan Vince dia lewati begitu saja di hadapanya saat ini. Sedangkan Vince, dia menggelengkan kepalanya saat melihat Keysha yang melewati dirinya tanpa melirik dia.


" Kau sungguh tidak peduli dengan lingkungan sekitar. Bahkan aku ada di tempat ini kau tidak lihat. Tunggu saja nanti, aku buat kau hanya akan memandang aku dan mencari aku saja. "


Keysha benar benar sibuk sampai hari menjelang sore. Dan saat akan pulang, Keysha ingat kalau dia harus pulang cepat saat ini. Karena dia mau mengajak Julian untuk pergi belanja.


" Hari aku semakin sibuk saja saat ini. Aku harap semua berjalan lancar. Dan Julian nanti tidak akan mengalami gangguan kepanikan di dalam mall nanti. Aku tidak mau membuat keebohan di tempat umum. "


Keysha mempercepat jalannya agar bisa cepat menyelesaikan pekerjaan dia. Tapi Vince yang memang sudah mengincar dirinya, terus mengganggu Keysha. Vince ingin mengantarkan Keysha kerumahnya. Tapi Keysha pura pura tidak mendengar dan dia memilih untuk mengabaikan pemuda itu.


" Orang itu membuat aku pusing saja. Pekerjaan aku banyak dan sekarang harus berhadapan dengan pria gila di kampus. Sungguh mengerikan. Apa dia tidak bisa membiarkan aku menyelesaikan kuliah ini tanpa adanya masalah? aku hanya ingin melakukan apa yang aku inginkan saja. Tanpa gangguan dari orang lain lagi. Sudah cukup untuk aku yang terganggu oleh Julian jangan di tambah lagi. "

__ADS_1


__ADS_2