
David yang sudah membersihkan tubuhnya, dia sekarang sedang memeriksa laporan yang di kirimkan oleh asistennya. Dia meminta laporan mengenai proposal dari mr. Karl. Dosen IT yang mengajari Keysha.
Dalam laporan itu terlihat jelas kalau pembuat proposal itu adalah Keysha. Dan yang memberikan poin poin penting adalah mr. Karl. Tapi semua pengembangan proposal itu di lakukan oleh Keysha sendiri. Bahkan cara persentasi dan penampilan materi semua Keysha yang melakukannya.
" Menarik. Dia wanita yang pintar dan juga berbakat. Aku ingin dia bisa berkerja dengan aku dan aku yakin dia akan bisa mengembangkan semua proyek yang aku kerjakan. Hanya saja dia sama sekali tidak mudah di dekati dan dia terlihat tidak peduli dengan lingkungan sekitar"
David mengingat pertemuan mereka di tempat bermain sebelumnya dan dengan penampilan yang berbeda seperti itu, Keysha terlihat sangat manis dan lebih muda dari umurnya. Tapi sikap dia yang cuek dan tidak menyapa dirinya membuat David semakin merasa tertantang ingin dekat dengan Keysha.
" Aku akan mendekati kau lewat kerjasama kita. Apa yang akan kau lakukan setelahnya. Apa kau masih tidak akan terpesona dengan seorang David William. "
David masih belum tau saja kalau dirinya mengincar wanita yang sama dengan adiknya. Dan bahkan Vince saat ini sedang mengatur rencana agar bisa selalu berada di sekitar Keysha saat ini.
Mulai dari Vince yang mengubah jam kuliahnya mengikuti jam kuliah Keysha dan mencari kelas yang sama dengan Keysha. Hingga mencari tau kegiatan apa saja yang Keysha lakukan di luar kampus setiap harinya.
Vince sudah seperti stalker yang sedang mengikuti Keysha kemana mana. Vince sangat penasaran dengan Keysha karena Keysha satu satunya gadis yang tidak mengenali dirinya dan tau siapa keluarganya.
" Keysha.. aku akan membuat kau tau bagaimana pesona seorang Williams nanti. Dan akan aku pastikan kau tidak akan pernah bisa terlepas dari jerat aku nantinya. "
Vince dan David tidak menyadari hal ini. Mereka bersaing untuk mendapatkan wanita yang membuat dirinya penasaran. Tapi mereka tidak menyadari kalau Keysha tidak akan mudah untuk ditaklukan.
Keysha dan Alex sekarang sedang bersama di ruang kerja Alex. Dia mengotak atik komputer di hadapannya dengan sangat serius. Sedangkan Julian, dia berlatih dengan giat di tempat latihan yang sudah di sediakan.
" Kenpa kau tadi berlatih lebih dulu? Biasanya kau selalu melakukan pekerjaan dulu baru berlatih. Ada apa Key? "
" Aku hanya tidak mau kalau Julian tau aku melakukan hal ini. Dia ikut dengan aku kemari karena tau aku latihan beladiri. Selain itu dia belum mengetahui apapun. Aku tidak mau dia tau banyak hal soal aku. Dan dengan latihan seperti tadi, itu akan membuat perhatian dia pada aku berkurang dan dia fokus latihan saja. Hingga aku bisa bebas berkerja sekarang. "
__ADS_1
" Ternyata kau memang sudah merencanakan segalanya dari awal ya Key. Aku yakin kau mengajak dia datang kemari juga bukan karena alasan tidak jelas. Apa yang kau rencanakan sekarang? "
" Tidak ada. Hanya ingin melatih fisik dia biar lebih kuat. Dan aku akan tenang bila meninggalkan dia sendirian di rumah. "
Alex yang taunya Julian adalah kakak dari Keysha menjadi agak bingung dengan ucapan Keysha sekarang. Apa yang membuat Keysha bisa berkata mencemaskan kakaknya bila ada sendiri di rumah. Bukankah kakak Keysha berkerja di negara ini.
" Key.. kau bilang kalau Julian adalah kakak kamu. Tapi kenapa dia kamu cemaskan sampai seperti itu? Apa yang kau sembunyikan pada aku saat ini?"
Keysha merasa bodoh karena lupa kalau dia mengatakan pada Alex kalau Julian adalah kakaknya. Dia lupa kalau sudah berbohong seperti itu pada Alex sebelumnya. Jadi sekarang dia sedang memikirkan bagaimana cara untuk membohongi Alex kembali.
" Apa hal yang aneh kalau saudara saling menghawatirkan satu sama lainnya? Aku rasa semua itu wajar. Kenapa kamu menjadi bertanya hal yang aneh? "
Alex walau tidak percaya, dia berusaha menganggukan kepalanya saat Keysha bicara. Dia tau ada hal yang belum ingin Keysha ceritakan pada dirinya saat ini.
Alex berkata begitu dalam hatinya. Dia hanya memandangi Keysha yang sibuk dengan komputer di hadapannya untuk meretas sistem keamanan sebuah tempat.
" Ketemu. "
Ini yang di suka oleh Alex. Keysha walau dia bicara dengan dirinya, tapi dia tetap berkerja dengan fokus.
" Kay tau itu letaknya dimana? "
" Tau. cepat kirim mereka yang paling dekat dengan tempat ini untuk menyelinap kedalam"
" Apa kau yakin? Tidak ingin menggunakan binatang kecil kamu dulu? "
__ADS_1
Keysha menatap Alex di belakangnya. Dia menaikkan sebelah alisnya dan bicara dengan nada mengejek.
" Apa kemampuan mereka sekarang lebih buruk dari binatang kesayangan aku itu? Kau sepertinya sangat percaya dengan binatang buatan aku itu. "
Alex tidak bisa berkata kata lagi. Apa yang di katakan oleh Keysha memang sangat benar. Dia lebih bisa mempercayai alat buatan Keysha yang berupa lebah kecil. Tapi kamera yang ada di dalam mata lebah itu dapat menangkap gambar yang sangat bagus dan jernih.
" Suruh anak buah mu mengaktifkan alat itu. Dan kita lihat hasil pengintaiannya sekarang. "
Keysha tau kalau Alex tidak bisa bicara apapun lagi setelah dirinya mengatakan hal itu. Tapi apa yang di minta Alex memang sangat wajar. Karena akan sangat beresiko bila anak buah Alex langsung menyelinap masuk kedalam tempat itu.
" Lex.. kau yakin orang yang membayar kau ini bukan penjahat dalam pekerjaan ini? "
" Ya aku yakin. Dia bilang anaknya di culik dan dia di mintai tebusan yang luar biasa. "
" Tapi ini kenapa di dalam tempat ini sangat sepi dan damai? Coba kau pastikan lagi. Suruh anak buahmu untuk mengintai klien mu saat ini. "
Keysha melihat semua keadaan di dalam tempat itu baik baik saja. Dia tidak dapat menemukan sesuatu yang mencurigakan. Jadi dia berpikir kalau klien yang membayar Alex itu adalah orang jahat.
Tapi saat Keysha mengatur alatnya untuk semakin masuk kedalam tempat itu, dia tidak sengaja melihat sinar inframerah. Dan itu tandanya ada jebakan di tempat itu.
" Ahh Lex sudahlah. Kita akan melihat dulu orang yang berani menggunakan alat berbahaya ini. Karena aku yakin bila ada yang melewati sinar itu, tubuhnya akan di belah sendirinya."
" Astaga.. ini orang menawan anak kecil dan menggunakan hal begitu untuk apa? "
" Aku yakin tujuan dia bukan hanya uang. Kita cari tau dulu apa yang terjadi sebenarnya saat ini. "
__ADS_1