Pertemuan Karena Duka

Pertemuan Karena Duka
Kau Sungguh Berani


__ADS_3

Tidak ada yang pernah melakukan hal itu pada David selama ini. Biasanya orang orang akan selalu memaklumi apa yang di lakukan oleh David tanpa berani menegurnya. Namun kali ini berbeda, David di tegur langsung oleh seorang wanita yang ada di depannya dan baru akan berkerja sama dengan dirinya.


" Kamu bilang apa? "


David memastikan lagi pendengarannya atas apa yang di katakan oleh Keysha barusan. Dia masih kaget dengan apa yang di katakan oleh Keysha sebelumnya.


" Apa anda sakit mr. Williams? Anda sama sekali tidak memperhatikan apa yang dari tadi kami jelaskan. Maaf kelancangan saya bila anda tersinggung. Saya hanya ingin memastikan kesehatan anda saja. "


David tersenyum tipis mendengar semua itu. Sindiran dari Keysha sungguh di bungkus dengan sempurna oleh Keysha dengan kata kata manisnya. David suka akan hal ini.


" Saya tidak sakit nona. Saya hanya sedang memikirkan sesuatu, apa kita pernah bertemu sebelumnya? "


" Maaf tuan, apa saat ini sudah bisa membicarakan mengenai hal lain selain pekerjaan? "


David paham kalau Keysha tidak nyaman jadi dia mempersilakan mereka melanjutkan penjelasan mereka kembali. David seperti arahan Keysha, dia mulai fokus pada materi dan nanti akan menanyakan apa yang membuat dirinya penasaran pada sosok wanita di hadapannta ini.


" Baiklah.. semua materi pembahasan ini saya rasa tidak perlu ada perbaikan lagi. Kita bisa langsung nanti memulai semua proyeknya. Untuk saat ini mari kita makan malam bersama dulu. "


David sengaja memesan banyak makanan untuk di hidangkan di meja mereka agar dia dapat mengamati apa yang di sukai oleh Keysha dan bagaimana cara Keysha bersikap saat makan di hadapan David.


" Silakan makan."


Aston mempersilakan mereka memulai makanan. Keysha yang paham akan apa yang ada di pikiran David, dia mengikuti apa saja yang di ambil oleh Mr. Karl. Dia makan sedikit karena memang dirinya tidak begitu menyukai masakan negara itu dan terlebih dia bukan tipe orang yang suka makan sambil di awasi.


" Nona Keysha, bolehkah saya betanya? "

__ADS_1


" Jangan terlalu sungkan tuan. Anda adalah orang yang berpengaruh, anda bisa menanyakan apa saja pada saya tanpa ragu. "


Keysha sudah memberikan kesempatan untuk David bertanya tetapi bukan berati Keysha akan mau menjawabnya.


" Apa kita pernah bertemu sebelumnya? "


" Maaf untuk pertanyaan tuan yang ini, saya sungguh tidak pahan kenapa anda menanyakannya pada saya. Akan tetapi, semoga anda percaya dengan apa yang akan saya sampaikan. "


Keysha menjeda perkataannya untuk menarik napas dan berusaha untuk tetap ramah dan sopan di hadapan David. Walaupun saat ini hati Keysha sangat marah dan kesal pada pria di depannya.


" Saya tidak pernah tau akan siapa anda sebenarnya dan saya baru tau dari dosen saya mr. Karl. Saya mungkin sudah tinggal di negara ini cukup lama, tetapi selama ini perhatian saya bukan tertuju pada pembisnis atau perusahaan besar. Saya hanya mahasiswa bisa yang hanya menatap dunia dengan pandangan yang sempit saja. "


Cara Keysha menjawab apa yang di tanyakan David membuat David semakin penasaran kenapa bisa orang yang tidak mengenal dirinya bisa sebegitu menarik dan bahkan bisa sangat sempurna dalam bersikap. Apa yang selama ini telah dia lewatkan.


" Baiklah.. saya paham akan hal itu.. Semoga dengan kerjasama ini, kita bisa lebih mengenal dengan baik nantinya. "


" Untuk kerja sama ini, saya akan usahakan yang terbaik tuan. Ini adalah proyek dari dosen saya, saya hanya sekedar membantu saja. "


Mereka akhirnya mengobrol ringan di saat makan malam itu. Selesi dengan semua jamuan, Keysha dan mr. Karl akan pergi dari restoran. Mereka berpisah saat sudah sampai di parkiran mobil.


" Key.. kamu sangat beruntung bisa dekat dengan seorang tuan muda Williams. "


" Maaf pak.. saya benar benar tidak paham kenapa semua orang mengatakan hal itu. Saya ikut dengan anda karena hanya kerja sama ini. Jadi tolong jangan sampai nanti bapak melakukan hal yang tidak saya setujui."


Mr. Karl baru saat ini mendengar perkataan Keysha yang terdengar sangat serius dan tidak mau di bantah. Jadi dia hanya menganggukan kepala saja dan membiarkan apa yang Keysha inginkan terjadi.

__ADS_1


Mereka berpisah dan keysha yang ingin memasuki mobilnya, di hadang oleh Aston asisten dari David.


" Nona, tuan Williams meminta bicara dengan anda sebentar saat ini. Mari ikut dengan saya. "


" Maaf tuan, tetapi ini sudah larut malam, bila ada masalah proyek yang ingin di bicarakan lagi, kita bisa bicara semuanya nanti di pertemuan selanjutnya. Setidaknya tuan anda bisa paham kalau seorang wanita jeluar malam tidak baik untuk keselamatannya. "


Aston terpaku mendengar jawaban Keysha. Dia bahkan tidak sadar saat Keysha sudah meninggalkan dirinya dan masuk kedalam mobil. Dari kejauhan, David melihat semua hal itu dan tersenyum puas.


" Ini wanita yang aku cari. Aku mau dia menjadi milik aku. Dia sangat bisa menjaga dirinya dan bisa mengambil sikap. Memang tidak salah saat aku mulai tertarik padanya. "


Ketertarikan David pada Keysha bukan tertarik karena dia menyukai Keysha, melainkan karena ambisinya. Dia ingin memiliki Keysha agar dia bisa memiliki patner yang sama dalam berkerja nanti.


Sedangkan Keysha yang sudah sadara akan ambisi David, dia segera mengabaikannya dan menjaga jarak dari David.


" Kau menganggap semua wanita sama buruknya dengan masa lalu mu tuan Williams, aku tidak akan pernah mau menjadi bagian dari ambisi gila mu itu. "


Keysha melaju mobilnya untuk kembali ke apartemen dengan cepat. Karena saat ini jam sudah menunjukan pukul 10.30 malam.


" Apa kak Julian masih menunggu aku pulang saat ini? Aku harap dia sudah tidur karena akan sangat merepotkan bila dia nanti melihat ekspresi wajah aku. Dia pasti akan cepat menebak bagaimana kondisi aku saat ini. "


Keysha sudah tidak bisa lagi membohongi Julian saat ini. Dia bahkan sudah tidak bisa menggunakan topengnya lagi di depan Julian. Semua sikap tegar dan kerasnya, sudah di ketahui oleh Julian dengan baik. Tidak ada lagi hal yang bisa dia tutupi.


Julian yang berada di apartemen Keysha, dia saat ini sedang berdiri di balkon apartemen tersebut sambil melihat kebawah. Dia ingin melihat apa Keysha sudah datang apa belum.


" Keysha lama sekali datangnya. Ini sudah sangat larut tapi dia masih di luar. Apa yang dia lakukan saat ini? "

__ADS_1


Tak lama saat Julian bergumam begitu, terlihat mobil yang di kendarai Keysha melintas dan itu berarti Keysha sebentar lagi akan sampai di unitnya.


" Dia sudah tiba sebaiknya aku tunggu dia di sofa saja. Aku tidak mau bila nanti dia mengira aku menungu dia di luar dari tadi. "


__ADS_2